Warga Ngamuk, Listrik Byarpet, Kairo Tetap Ekspor Gas ke Israel
Kairo, IRIB News-Krisis pemadaman listrik di Mesir dengan alasan sikap masyarakat yang boros energi dan dimulainya ekspor gas negara ini ke rezim Zionis Israel menyulut gelombang amarah rakyat terhadap pemerintah Mesir. Demikian diberitakan Qodsna Selasa kemarin (24/8) mengutip surat kabar Mesir al-Muhith.
Ibrahim Yousri, mantan Duta Besar Mesir yang kini berprofesi sebagai ahli hukum ini meminta dikeluarkannya hukum pengadilan guna dihentikannya ekspor Gas Mesir ke Zionis Israel. "Di saat pemerintah menuding warga boros dalam mengkonsumsi energi dan memaksa mereka hidup dalam terjangan musim panas, bagaimana bisa Kairo menjual gas ke Zionis Israel dengan harga murah?" tandas Yousri.
Ahli hukum Mesir ini mengatakan, "Kami tidak memprotes ekspor gas Mesir ke negara-negara lain. Tapi protes kami pada kebrobrokan dalam mengelola kekayaan alam oleh para pejabat Mesir dan itu dilakukan tanpa izin bangsa ini."
Ibrahim Yousri menjelaskan, "Bayangkan, di hari pertama ekspor gasnya ke Israel, Kairo telah merugi 5,13 juta dolar. Artinya, kerugian ini tidak dapat dijustifikasi dengan apapun. Tidak dengan alasan perjanjian damai atau hak pemerintah!"
"Tidak ada hubungannya antara ekspor gas dan perjanjian damai. Oleh karenanya, kami menuntut pemerintah untuk membatalkan kontrak penjualan gas ke Israel. Karena kontrak ini merugikan negara dan bangsa," tegas Yousri.
Menurutnya, buat negara yang sedang berkembang seperti Mesir masih sangat membutuhkan banyak investasi demi memperbaiki ekonominya. Untuk itu tidak boleh pemerintah melakukan kontrak dengan Israel yang hanya merugikan negara. Mesir bukan negara yang berlimpah dari sisi kekayaan alam. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh berbuat semaunya.
Ibrahim Yousri mengatakan, "Kami menuntut pemerintah agar meninjau masalah ini dan mengambil langkah-langkah yang ditempuh Vladimir Putin, Perdana Menteri Rusia di mana ia memberlakukan harga internasonal untuk penjualan gas, bukannya menandatangani kontrak 20 tahun dengan Israel. Kini, harga gas telah melonjak naik dan Israel membeli gas Mesir hanya seharga 1 dolar. Sementara gas di pasar internasional saat ini dihargai 12 dolar."(IRIB/SL/MZ)
--
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment