Assalamu'alaikum Wr.Wb
Absolutely agree
Wassalamu'alaikum Wr.Wb
Jenny Heru P
B 6344 SRU 'Black Viper'
B 6225 NG 'Silver Red'
++++++++++++++++++++++++++++
Staff Pengendalian Internal HUB IV
PT.Bank Bukopin,Tbk
HUB IV : Clean, Care, Better, Innov8 !!
-------------------------------------------------------------------
BERKENDARA AMAN, AMAN BERKENDARA !!
PATUHI RAMBU LALULINTAS, CERMIN PRIBADI ANDA
-------------------------------------------------------------------
Please consider the environment before printing this e-mail
----- Original Message -----From: Dani PermanaSent: Wednesday, May 13, 2009 16:31Subject: [Milis_Iqra] Re: Anis Matta : Kita Terganggu Masalah CawapresWa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh
2009/5/13 Abi_Raihana <djenny@bukopin.co.id>
Assalamu'alaikum Wr.WbSecara prinsip saya setuju dengan Mas Dani kekuasaan/bagi2 kekuasaan.. tapi kalo kagak ada yang berkuasa kira kira solusinya gimana Kanda?
[Dani] Disetiap Negeri itu sudah pasti harus ada yang berkuasa, namun cara dan system saja yang berbeda-beda. Coba saja mislanya ketika SBY, memunculkan nama Budiono, jika mereka para parpol itu legowo atas "pendapat pribadi" SBY, apa yang salah? sudah terlihat jelas diman Wakil Sekjen PKS, ketika acara di TVOne bersuara tinggi karena pemberitahuan nama DR. Budiono itu dianggap mendahului para parpol koalisi. Disitu kan jelas, muka-muka orang yang ingin berKUASA.
Padahal kalau dilihat, Nama DR. Budiono itu belumlah di umumkan secara resmi oleh Demokrat, namun kita lihat sendiri tingkah laku parpor-parol yang berkoalisi dengan Demokrat? padahal DR. Budiono adalah seorang profesional
Coba Analisa:
PKB mengajukan Muhaimin sebagi CAWAPRES
PAN mengajukan Hatta Rajasa dan Sutrisno
PKS mengajukan Tifatul dan Hidayat Nur Wahid
Apakah jika SBY mengambil Muhaimin, maka bagaimana dengan PAN dan PKS
Apakah jika SBY mengambil Hatta Rajasa sebagai CAWAPRES, maka bagaimana denga PKB dan PKS
Begitu seterusnya.....
Coba jika SBY ngambil dari kalangan profesional ? orang-orang yang GOLPUT "Mungkin" bisa-bisa ikut memilih. Kalau saya pribadi memang lebih cenderung ke orang di luar parpol.
(Jenny)saya juga kurang suka dengan sikap PKS akhir2 ini..saya lebih suka PKS 5 tahun yang lalu diam2 menghanyutkan..atau mungkin belum saatnya muncul???;-D(dani) engga ada komen untuk yang ini.... yang pasti dan yang jelas bahwa masing-masing golongan akan merasa lebih dan selalu membangga-banggakan golongannya. Coba lihat saja nanti....Wassalamu'alaikum Wr.Wb(Dani) wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Jenny Heru P
B 6344 SRU 'Black Viper'
B 6225 NG 'Silver Red'
++++++++++++++++++++++++++++
Staff Pengendalian Internal HUB IV
PT.Bank Bukopin,Tbk
HUB IV : Clean, Care, Better, Innov8 !!
-------------------------------------------------------------------
BERKENDARA AMAN, AMAN BERKENDARA !!
PATUHI RAMBU LALULINTAS, CERMIN PRIBADI ANDA
-------------------------------------------------------------------
Please consider the environment before printing this e-mail----- Original Message -----From: Dani PermanaSent: Wednesday, May 13, 2009 11:41Subject: [Milis_Iqra] Re: Anis Matta : Kita Terganggu Masalah Cawapresdari berita-berita yang terkait Dudah dipastikan memang yang dicari dari parpol-parpol itu adalah "KEKUASAAN". Sebetulnya kalau mereka berpikir demi kepentingan Bangsa ini, apa salahnya dengan DR. Budiono?
Coba kita pikirkan bersama, apa yang dicari PKS, PAN, PKB dan partai yang melebihi 2.5% suara itu? Tiada lain adalah "KEKUASAAN".
Terlihat tidak dewasanya Sekjen PKS tersebut dibawah dengan mengatakanyang di kutip oleh Warna Islam "Menurut sekjen PKS itu, partainya bisa saja keluar dari koalisi. ", So what?
Makannya kemaren saya GOLPUT, karena memang yang dicari oleh para parpol itu adalah KEKUASAAN bukan kemakmuran Rakyat. Kalau mereka memang berniat memakmurkan rakyat, membuat segalanya lebih baik, Mengapa diantara mereka saling berebut Kekuasaan baik di Legislatif maupun di Eksekutif?
Itulah demokrasi yang diklaim oleh para parpol itu adalah baik demi kehidupan bernegara, padahal jauh dari tuntunan Kitabullah dan As Sunnah....
2009/5/13 najla abu <najla.abu@gmail.com>
siapakah yang menentukan arah jalannya partai ini..?President, Dewan Syuro atau Sekjen..?Anis Matta : Kita Terganggu Masalah Cawapres
Selasa, 12 Mei 2009 10:57
Anis Matta, Sekjen PKS
warnaislam.com — "Kita terganggu masalah cawapres, karena yang ada pemberitahuan, bukan pembicaraan," ujar Seketaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Anis Matta. Hal itu dikatakannya mengomentari pilihan SBY atas Boediono sebagai cawapres.
Menurut sekjen PKS itu, partainya bisa saja keluar dari koalisi. Segalanya bisa saja terjadi, jika seandainya SBY tetap bertindak tanpa melakukan pembicaraan dengan partai-partai yang berkoalisi dengan Partai Demokrat.
Tapi sekarang belum bisa dipastikan. "Sekarang kan belum tanda tangan, belum ada yang pasti. Kata pak SBY, anything can happen," imbuhnya.
Yang pasti masih menurut Anis, PKS akan melakukan pembicaraan dengan beberapa partai yang tergabung dalam koalisi untuk mendukung SBY. "Kita akan mengadakan pembicaraan dulu dengan PAN, PKB, dan PPP terkait masalah ini," terang dia.
Anis mengaku tak masalah dengan merapatnya PDI-P ke SBY . "Sebenarnya tidak masalah dengan PDIP-nya, tapi masalah (cawapres) ini tidak dibicarakan dengan kita yang sudah ada sebelumnya," kata dia.
penulis :
Administrator
--
--
http://adanipermana.co.cc
http://it-database.blogspot.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
No comments:
Post a Comment