istilahnya bukan diributkan Ahen
tapi didiskusikan
mana yang benar mana yang salah
tentu saja dengan dalil
karena paramater bener salahnya ibadah bukan ada pada pendapat kita
apalagi rasulullah bersabda semua sudah dijelaskan
kalo ada yang takut dengan dalil saya ga tahu harus comment apa
kita memang belum pernah mendiskusikan hal ini
tapi kalau ada yang mau mendiskusikan hal ini sayapun ok ok saja
silahkan yang merasa bisa, sharing ilmunya.
jadi bisa tambah ilmu, tambah kosakata dalil
Saya tidak setuju kalau pendapat ulama yang harus dikutip
yang dikutip ya dalilnya dulu
pendapat ulama boleh asalkan ada keterangan darimana pendapat ulama itu diambil, bukan pendapat pribadi,
memang kita tidak pernah melihat nabi sholat,
tapi banyak riwayat shahih yang ada bagaimana gerakan sholat itu
jadi kalau ada dalil yang shahih dari nabi, kenapa milih pendapat selainnya?
bagaimana aHen?
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
----- Original Message -----From: Ndy Ndy212Sent: Wednesday, August 12, 2009 1:38 PMSubject: Re: Bls: [Milis_Iqra] Re: RAHASIA DIBALIK DZIKIR JAHARsaya rasa, maksud mengembalikan kepada jumhur para ulama itu, jika ada perbedaan pendapat (sekalian saya jelaskan, itu bukan pendapat saya, hanya mengungkapkan, bahwa ada juga orang2 yg punya pendapat seperti itu), yang diungkapkan bukan pendapat kita sendiri yang ilmunya masih rendah, tapi mengutip pendapat2 para ulama yang sudah tentu ahli di bidangnya. Contoh, salam sholat saja ada bermacam-macam gerakan, yang menurut kita yg tidak bisa melakukannya, bisa jadi menganggapnya "aneh". Padahal kita belajar sholat, gerakannya ingin meniru nabi. Sebagaimana yg tercantum di hadis :"sholat lah kalian, sebagaimana melihat aku sholat."
Nah masalahnya, kita kan tidak mungkin (istilah Mbak Whe en "ga make sense") melihat Nabi sholat, nah kita belajar dari para ulama, tata cara,mereka pun dulunya tentu begitu. Lantas apakah perbedaan gerakan sholat itu juga diributkan ? Tentu tidak, soalnya kita tidak/belum pernah sekalipun melihat gerakan "ASLI" sholatnya nabi. Ada yang pas melakukan takbiratul ihram, tangannya diletakkan di depan pusar, ada yang di depan dada, ada yang gerakannya seperti silat (pernah saya lihat), ada yg seperti menari. Apakah kita juga pernah meributkan hal itu ?
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
No comments:
Post a Comment