Nah mas, kalau membahas diskusi salah satunya belum nonton gmana dunk? Jadi cuma dapat info katanya dan katanya... Yang satu sudah nonton dan satunya lagi belum, hanya tau dari komentar2 yang sudah nonton... Sampai salah satu dari yang diskusi mengucapkan sumpah demi Allah (krn sudah nonton)..
Saya sendiri belum nonton, jadi mau liat, yang katanya orang2 keren itu kyk apa, coz hampir di setiap forum kalo Spesial Effectnya itu yang ngejual banget.. bukan jalan ceritanya...
2009/11/18 Ndy Ndy212 <nugraha212@gmail.com>
2009/11/18 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>Hmmm, kalau saya bukan menanggapi diskusi tentang perbedaan pandangan antara mas Arman dan A Dani, cuma mencoba meluruskan, soalnya A Dani bilang :
Sebenarnya jika mau konsern kepada permasalahan, yang di bahas seharusnya
bukan nonton filmnya, tapi isi dari film tersebut, mau judulnya 2012 A, 2012
B, 2012 C hingga Z, karena Nonton film itu ada ada kisaran hati (hawa nafsu)
antara penasaran dan tidak penasaran. Coba kalau konsern di isi film
tersebut maka ilmu yang akan memainkan peran bukan kisaran hati.
[Dani] JB 2 : jika demikian entah saya dan MUI yang salah melihatnya, bahwa saya melihat menjidlah yang hancur sedangkan gereja yang tidak hancur. Lalu jika demikian apa maksudnya jika dikatakan "doomsday" jika sebagian hancur dan sebagian lagi tidak? Bukankah itu hanya bohong belaka? Segala sesuatu yang tidak bersumber dari Firman Allah pasti terjadi perdebatan dan itu terbukti, dalam film ini. Saya satu mengklaim begini yang lainnya mengklaim begitu.
dan saya menanggapi bahwa film 2012 itu ada 2 (bahkan ada beberapa). Jadinya kan nggak nyambung kalau mau dijadikan bahan diskusi, si A nonton film 2012 A, si B nonton film 2012 B. Itu saja :) Jadi kalau mau membahas/mendiskusikan suatu topik, tentunya obyek yg akan dijadikan bahan perdiskusian harus sama.
No comments:
Post a Comment