Wednesday, June 30, 2010

[Milis_Iqra] Fwd: [Dana_Abadi] Fw: [Mualaf Indonesia] - Bersikap lemah lembut terhadap sesama muslim dan tegas terhadap non-muslim



---------- Forwarded message ----------
From: Nugroho Laison <nugon19@yahoo.com>
Date: 2010/7/1
Subject: [Dana_Abadi] Fw: [Mualaf Indonesia] - Bersikap lemah lembut terhadap sesama muslim dan tegas terhadap non-muslim
To: Majelis Rasulullah <majelisrasulullah@yahoogroups.com>, tauziyah <tauziyah@yahoogroups.com>, Komunitas Tarbawi <tarbawi_community@yahoogroups.com>, Dana Abadi Umat <dana_abadi@yahoogroups.com>, Muhammadiyah Society <Muhammadiyah_Society@yahoogroups.com>, eramuslim yahoogroups <eramuslim@yahoogroups.com>, WarnaIslam yahoogroups <warnaislam@yahoogroups.com>


 



Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal




Bersikap lemah lembut terhadap sesama muslim dan tegas terhadap non-muslim
Assalamu'alaikum wr wb,

ayat ini menarik sekali belakangan ini bagi saya,

Al Maa'idah 54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir 

banyak orang mengartikan "keras" yang terjemahan "izzah" dari ayat tersebut. benarkah begitu? banyak beberapa pilihan kata terjemahan lain seperti ketat, tegas, koheren untuk kata tersebut. arti2 ini dalam analisis merujuk ke satu kata yaitu "tegas". karena gak ada salah satu artinya yg mengatakan "keras" dalam bentuk perlakuan kasar (kekerasan/kejahatan). bertahun2 saya percaya makna "tegas" adalah harus galak dan pemarah, itu tegas yg saya pahami. gak sepenuhnya juga banyak di kalangan masyarakat kita menyalah artikan tegas.

seorang client, dia membuka pikiran saya soal makna "tegas". dia bilang "Project Manager Pak A itu kerjanya marah2 terus, ngamuk2". saya tanya "emangnya kalo Pak B yang sebelum dia itu suka marah2 gitu gak sih?". kata dia "si Pak B orangnya TEGAS!!". saya tanya "wahhhh... berarti si Pak B itu lebih pemarah yah???" kata dia "enggak, pak B gak pernah marah apalagi ngamuk, dia orgnya wise dan ngasih solusi"...dalam pikiran saya "upsss!!! selama ini saya salah paham akan makna itu". benar gak sih yang client saya itu bilang dg yang saya pahami selama ini?? karena sebenernya setelah saya pikir2 banyak org yg emosionil, pemarah, justru bukan org yg tegas. orang yg plintat-plintut, sekarang ngomong gini, nanti lain, tergantung keadaan dan apakah menguntungkan dia atau tidak. dari hal ini saya mendapat makna baru tegas adalah BERPRINSIP!!

daripada saya ngalor ngidul, mending kita lihat dari prespektif islam... apasih tegas yg dimaksud? apakah versi keras, marah2, atau diartikan gak sedikit dari rekan aktivis islam lakukan "mengkafir2kan orang non-muslim".... ya saya tau, yg menolak islam adalah kafir statusnya, tapi tidak usahlah kita menuding atau menghujat mereka. karena Rasulullah pun setau saya gak pernah mengatakan org lain kafir atau sesat sekali pun (baca di tulisan saya sebelumnya "Rasulullah yang tidak pernah menghujat"). dulu saya pernah diomeli waktu masih ROHIS di SMA, saya diomeli karena mengajarkan fisika pada beberapa teman dan di dalamnya ada org2 non-muslim. katanya temen saya "mereka itu kafir!! gak patut antum ngajarin mereka!!" bahkan beberapa muslim cukup antipati terhadap non-muslim bahkan non-muslim itu masih sanak keluarga (apalagi ortu).

Al 'Ankabuut 8. Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. 

Luqman 15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. 

bahkan quran mengajarkan tetap berbuat baik kepada orang tua yg non-muslim

coba saya kutip dari referensi2 islami, tentang perlakuan Rasulullah terhadap non-muslim ...tentunya dalam kondisi normal, bukan keadaan membela diri atau perang.

At Taubah 6 "Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui."

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Amri dari Nabi Sallallahu 'alaihi wa Sallam, "Barangsiapa yang membunuh kafir mua'hid, maka ia tidak akan mencium bau syurga, padahal bau syurga dapat tercium dari jarak 40 tahun perjalanan.".

Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Sallallahu 'alaihi wa Sallam, "Perhatikan, barangsiapa membunuh kafir mua'hid, maka ia mendapat celaan Allah dan RasulNya. Sungguh aku berlindung dari celaan Allah dan ia tidak akan mencium bau syurga, padahal bau syurga dapat tercium dari jarak 40 tahun perjalanan."

Imam Baihaqi mengeluarkan hadis dari Abdurrahman al-Bilmani, "Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa Sallam telah membunuh seorang Muslim yang membunuh kafir mua'hid. Kemudian beliau bersabda, 'Aku telah memuliakan darah orang yang memohon perlindungan".

kafir mua'hid = org kafir yg tinggal di negara yg mempunyai perjanjian dengan daulah islam 
kafir dzimmi = org kafir yg hidup dibawah daulah islam

Rasulullah bersabda, "Barang siapa bertindak zalim terhadap seorang yang terikat perjanjian keamanan dengan kamum muslimin atau mengurangi haknya atau membebani lebih dari kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa ridlonya, maka akulah yang akan menjadi lawan si zalim itu kelak di hari kiamat." (HR. Abu Daud& Baihaqi).

Sabdanya lagi, "Barang siapa mengganggu seorang dzimmiyyun sungguh ia telah menggangguku, dan barang siapa menggangguku sungguh ia telah mengganggu Allah." (HR. Tabrani).

Rasulullah saw pernah bersabda: "Barangsiapa membunuh seorang Mu'ahad (yakni yang terikat perjanjian dengan kaum muslimin) tidak akan mencium bau harum surga, sedangkan harumnya dapat tercium dari jarak perjalanan empat puluh tahun (HR. Ahmad dan bukhari).

Pernah juga dihadapkan kepada Ali ra seorang muslim yang telah membunuh seorang Dzimmi. Ketika terbukti kesalahannya itu, Ali memerintahkan agar ia dibunuh. Akan tetapi, sebelum hal itu terlaksana, datanglah keluarga si korban dan
berkata: "Saya mengampuninya." Ali bertanya kepadanya: " Jangan-jangan ada orang yang telah mengancam atau mempertakutimu?" "Tidak," kata orang itu, "Tapi saya pikir pembunuhan terhadap si pembunuh tidak akan menyebabkan saudaraku itu hidup kembali. Berilah aku uang tebusan, aku rela sepenuhnya."Ali berkata: "Anda lebih mengetahui. Barang siapa trikat dengan Dzimma kami, maka darahnya sama seperti darah kami (kaum Muslimin) dan diyat (uang tebusannya) seperti diyat kami," (HR Thabrani dan Baihaqi).

hartanya juga dilindungi....

pesan-pesan Umar kepada Abu Ubaidah ialah: "Cegahlah kaum Muslimin dari bertindak zalim terhadap mereka ( yakni ahlu dzimmah), mengganggu ataupun memakan harta mereka kecuali dengan cara-cara yang menghalalkannya."

dari sini jelas, ketegasan yg ditunjukan bukanlah bermakna kekerasan, tetapi mengenai hal-hal yg prinsip, seperti tidak mengikuti acara keagamaan org lain, tidak memberi ucapan selamat pada acara keagamaan agama lain, tidak mengikuti acara do'a bersama yg dipimpin secara cara agama lain, menolak hal2 yg diharamkan Allah SWT misalnya makan babi, minum alkohol, berzinah, atau berani utk minta break buat solat saat meeting dst dst dst.

lalu kenapa lemah lembut kepada sesama muslim? maksudnya "berbaik2" ....

Al Hujuraat 10. Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. 

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang muslim itu adalah saudara muslim lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan menghinakannya. Barang siapa yang membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan memenuhi keperluannya. Barang siapa yang melapangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat nanti. Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat (HR Muslim)

pada hakikatnya sesama muslim adalah saudara, dan harus mengayomi. bukanlah saling tunjuk satu sama lain KAFIR! SESAT! BID'AH!

"Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Sesungguhnya agama itu mudah dan seseorang tidak akan sangat menguatkan agama kecuali ia mengalahkannya, maka berlaku pertengahanlah, mendekatkan dirilah, berilah khabar gembira dan mohonkan pertolongan pagi, sore dan sedikit pada akhir malam." (HR: Bukhari)

"Dari Anas ra. Dari Nabi saw., Beliau bersabda: "Mudahkanlah dan jangan mempersulit, beri berita gembiralah dan jangan membuat berita yang menjadikan orang lari." (HR: Bukhari)

intinya di sini, kita mempermudah saudara kita semakin mengenal islamnya, hargai setiap improvement yg ada, kalau tadinya gak solat, trus solat, bantu dia, jangan dikatai2 kafir, kalau orang sudah dikata2i dan dibuat kecil hati sejak awal, bagaimana dia mau berkembang? bagaimana dia mau mendalami islam? bisa2 kita menjadi penyebab dia menjadi tidak mau mengenal islam apalagi jadi murtad ... naudzubillahi min dzalik. kalau dg org non-muslim, mereka ada yg kafir dan musyrik, adalah wajar jika kita punya perbedaan yg mendasar akan hal itu. kita harus tau batasan pergaulan dg mereka. tapi kalau sama2 muslim? ya saling membantu dan saling mengingatkan saja.... berbesar hati dan pengertian atas kekhilafan saudaranya.

karena pada hakikatnya Islam tidak mengajarkan kita mengutamakan diri sendiri utk masuk surga.

At Tahrim 6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu 

Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah saw.: Kapankah kiamat itu tiba? Rasulullah saw. bersabda: Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya? Lelaki itu menjawab: Cinta Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah saw. bersabda: Kamu akan bersama orang yang kamu cintai (HR Muslim)

mohon maaf kalau ada salah2 kata, kebenaran milik Allah SWT.
mohon maaf atas kemiskinan ilmu saya, semoga bermanfaat.
terima kasih.

wassalam

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment