Thursday, June 24, 2010

Re: [Milis_Iqra] Syiah

(pak Rosyid)
Kalau disini tidak ada perbedaan ya dalam kitab sucinya? maksud saya  masih AlQuran.
Kalau dari syahadat gimana mbak?
Kalau dari cara beribadahnya bagaimana mbak?
Apakah syiah di bulan ramadhan puasa? atau tidak?
 
(Whe~en)
Sabar ya Pak, kita bahas pelan pelan saja :-)

 
On 6/24/10, Muhammad Amir Rosyidi <rosyid2007@gmail.com> wrote:
Alhamdulillah....semoga rekan-rekan bisa mulai tanpa prasangka yang tidak-tidak, semua bisa berdiskusi dengan hati dan ilmu.

Untuk memperoleh gambaran yang jelas, di bawah ini diberikan daftar perbedaan antar faham Syi'ah dan faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

HAL AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH SYI'AH PENJELASAN
Kedudukan Ali Sebagai Khalifah ke IV dan termasuk salah satu dari Khulafa Rasyidin. 1. Sebagai Imam yang maksum, yaitu terjaga dari salah dan dosa.

2. Memiliki sifat-sifat Ketuhanan, dan mempunyai kedudukan di atas manusia.




Tidak terdapat dalam ajaran Islam.
Kedudukan Abu Bakar, Umar dan Usman Sebagai Khalifah ke I, II dan III dan termasuk Khulafa Rasyidin 1. Kekhalifahannya tidak sah, karena menyerobot dari pemiliknya yang sah yaitu Ali.

2. Mengingkari dan mengutuk kedua beliau itu.




Pengingkaran dan pengutukan disini menurut golongan Syi'ah termasuk soal prinsip yang harus dilakukan. Ahlus Sunnah berpendapat orang tak boleh mengutuk saudara seagamanya.
Kedudukan Kekhalifahan (Khilafah) 1. Pemimpin umat yang harus memenuhi syarat-syarat kepemimpinannya.

2. Siapapun dapat menduduki jabatan ini asal memenuhi syarat dan dengan cara yang sah.

3. termasuk masalah keduniaan dan kemashlahatan.




1. Khalifah atau lebih tepat Imam harus keturunan Ali dan bersifat maksum.

2. Mempunyai sifat-sifat Ketuhanan.

3. Kedudukannya lebih tinggi dari manusia biasa, sebagai perantara antara Tuhan dan manusia.

4. Termasuk masalah keagamaan dan menyangkut keimanan (Rukun Iman).

5. Sebagai penjaga dan pelaksana syari'at.

6. Apapun yang dikatakan atau diperbuat dianggap benar, dan yang dilarang dianggap salah.







Ijma' Sebagai sumber hukum ketiga. 1. Tidak ada Ijma. Ijma dalam pengertian biasa berarti memasukkan unsur pemikiran manusia dalam agama, dan itu tidak boleh.

2. Ijma hanya dapat diterima apabila direstui oleh Imam, karena Imam adalah penjaga dan pelaksana Syari'at.







Hadits 1. Sebagai sumber hukum kedua

2. Dapat diterima bila diriwayatkan oleh orang yang terjamin integritasnya, apapun golongannya.




Penerimaan hadits dilakukan secara diskriminatif. Hanya hadits yang diriwayatkan oleh Ulama Syi'ah saja yang diterima. Golongan Syi'ah bersikap diskriminatif. Golongan Ahlus Sunnah bersikap terbuka.
Ijtihad 1. Mengakui adanya Ijtihas sebagai dianjurkan oleh Qur'an dan Hadits.

2. Ijtihad adalah sarana pengembangan hukum dalam bidang-bidang keduniaan.




Ijtihad tidak diperkenankan karena segala sesuatu harus bersumber dan tergantung Imam. Kekuasaan Imam menurut Syi'ah bersifat religius otoriter.
Nikah Mut'ah 1. Tidak boleh.

2. Dipandang sebagai menyerupai perzinahan.

3. Dipandang merendahkan derajat wanita.

4. Mentelantarkan anak/keturunan.




Dihalalkan dan dilaksanakan serta merupakan identitas dari golongan Syi'ah Imamiah. Ahlus Sunnah memandang nikah Mut'ah mengandung segi-segi negatif pada masyarakat.

Golongan Syi'ah berorientasi kepada kepentingan dan kesenangan pribadi.




Kalau disini tidak ada perbedaan ya dalam kitab sucinya? maksud saya  masih AlQuran.
Kalau dari syahadat gimana mbak?
Kalau dari cara beribadahnya bagaimana mbak?
Apakah syiah di bulan ramadhan puasa? atau tidak?



On Thu, 2010-06-24 at 13:02 +0700, whe - en wrote:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Rekan rekan MI,
 
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/

"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment