lagi2, alasan yg tak masuk akal
http://www.warnaislam.com/berita//2010/7/21/23520/Spanyol_Tutup_Masjid_dan_Tahan_Imamnya.htm
Spanyol Tutup Masjid dan Tahan Imamnya
Rabu, 21 Juli 2010 06:32
warnaislam.com — Pihak berwenang Spanyol menutup sebuah masjid di kepulauan Ibiza dan menahan imamnya dengan tuduhan melakukan kekerasan terhadap beberapa siswa di sekolah masjid tersebut.
Suratkabar setempat Diario de Ibiza memberitakan, Pengawal Sipil Spanyol menutup masjid utama di kota Sant Antoni, di kepulauan Mediterannia Ibiza,dan menahan sang imam asal Maroko, Kharin, atas dakwaan memukul 12 siswa Sekolah Budaya Arab.
Polisi Sant Antoni melakukan penyelidikan terhadap sang imam, setelah menerima sejumlah keluhan dari orangtua siswa yang melaporkan anaknya dipukul sang imam di bagian kepala, lengan, dan punggung saat belajar di masid sekolah.
Kaum Muslim di kepulauan itu merasa kaget dengan penutupan dan penangkapan tersebut, meski kebanyakan menolak memberikan komentar. Polisi meminta warga tidak memberikan komentar kepada pers demi menjaga citra Spanyol sebagai negara yang menghormati kebebasan beragama.
Warga yang berkomentar kepada pers menyatakan kekecewaannya atas penutupan masjid tempat anak-anak mereka belajar Quran dan sejarah-budaya Arab.
Seorang ibu kelahiran Maroko, Anissa, yang mengenakan jilbab, mengaku anak gadisnya belajar di masid untuk mendalami agama dan kebudayaan Islam. "Saya juga ke masjid itu untuk shalat dan belajar tentang Islam. Kini hal itu tidak bisa lagi saya lakukan (karena masjid ditutup)," ujarnya seperti dikutip Al Arabiya News Channel (20/7).
Seorang warga, Manuel León, 80, mengaku masjid tersebut tidak pernah bermasalah. "Muslim yang datang ke masjid untuk shalat tidak pernah mengganggu siapa pun," jelasnya.
Juana Reina, 78, sepakat dengan León dan menegaskan bahwa kaum Muslim yang datang ke masjid sangat penuh damai dan tidak pernah menimbulkan masalah apa pun.
"Mereka biasanya shalat di dalam masjid dan kadang-kadang di pekarangannya," katanya. "Mereka pernah mengajak saya masuk dan makan bersama mereka."
Semua orang Spanyol yang diwawancarai, termasuk kalangan pejabat, menyatakan sependapat bahwa masjid tersebut tidak bermasalah sama sekali. Penutupan masjid mendapatkan perhatian lebih karena mendekati bulan Ramadhan.
"Kami tidak pernah punya masalah dengan warga Muslim," tegas José Ramon Serra dari pemerintah setempat.
Komunitas Muslim di kepulauan Ibiza berumlah sekitar 1,537 orang — hampir 1,488 asal Maroko, sisanya dari Iran, Iraq, Saudi Arabia, Afghanistan, dan Uni Emirat Arab. (mel/alarabiya/zonaislam.com).
ASM. Romli
--
This message has been scanned for viruses and
dangerous content by MailScanner, and is
believed to be clean.
No comments:
Post a Comment