Mungkin maksudnya begini mba WN, hisab digunakan untuk membantu kapan sebenarnya untuk melakukan rukyat, bukan sekedar untuk nyunah sy kira karena selain penetapan Ramadhan tetap berdasar pada terlihatnya bulan dan mungkin sebenarnya inilah yg harus kita lakukan "menguji perhitungan/perkiraan"
Menguji perhitungan(hisab) ini sendiri apakah sudah pernah dilakukan ?
Apakah hisab ini adalah hal yg tak mungkin salah?
Sy kira ngga ya, untuk kasus di indonesia sudah di hitung bahwa musim kemarau april-september tapi kok ngga bener ya, lah wong dirumah sy hampir tiap hari hujan...
Kemudian sy pernah ditugaskan keluar kota (saya lupa) di daerah sulawesi atau maluku utara, waktu itu cuaca masih terang benderang tiba2 terdengar azan maghrib(kondisi matahari belum terbenam seperti gambaran dalam hadist yg di tulis oleh mas Arman) , lalu dalam perjalanan menuju masjid berpapasan dengan jamaah mesjid tersebut sy bertanya" loh kok masih terang sudah adzan ya pak? Apakah sudah masuk waktu maghrib?" Bapak itu cuma menjawab " o iya pak kalau disini magrib jam ....."
Dari sini sy berfikir apakah hisab itu selalu benar? Sy kira tidak, karena kalau manusia yg menghitung pasti dimungkinkan untuk salah dan keliru. Kebenaran hanyalah milik Allah ta'alla dan RasulNya,
Nah pertanyaan sy sudah adakah yg memperbaiki hal2 yg keliru dalam metode hisab ini? Tolok ukurnya apa? Menurut sy pribadi, (ini pribadi loh hanya dengan menggunakan akal seorang yg hampir tidak lulus sarjana) ru'yah inilah (yg dalilnya jelas) yang menjadi tolok ukur keberhasilan/kebenaran dari penghitungan kita.
Bagi saya hisab adalah salah satu upaya memperjelas kondisi yg digambarkan dalam hadist2 tentang waktu sholat dan penetapan ramadhan serta syawal dengan memasukkannya dalam perhitungan waktu bukan sebagai penentu. Karena Rasulullah sallallahu alaihi wassallam ternyata sudah mempermudahnya tanpa harus pandai berhitung.
Dan tanpa bermaksud menjadi banci, inkosisten, tidak punya pendirian, bahkan disebut munafik, kesimpulan sy pribadi sebagai seorang awam dengan alasan yg sy kemukakan diatas bahwa hisab tidak selalu benar, kita menggunakan hisab sebagai pembantu sedangkan rukyat sebagai penentu.
Wallahu 'alam bishowab
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 28 Jul 2010 13:53:36 +0700
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Menentukan Awal Ramadhan Dengan Hilal dan Hisab
jadi maksudnya ru'yatul hilal disini apa jika sudah dihitung dulu?
melengkapi biar nyunah atau gimana?
belum melihat koq memastikan kelihatan
kalau pas titik derajatnya tinggi ga masalah, pasti kelihatan,
kalau titik derajatnya tipis trus ketutupan awan apa ya kelihatan?
kalau ga kelihatan trus gimana?
On 7/28/10, wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> wrote:
-- Ada lagi contohnya:
Surabaya - Jika bulan Ramadhan sebelumnya antara PBNU dengan Muhammadiyah selalu berbeda. Namun pada bulan puasa kali ini, PWNU dan PW Muhammadiyah Jatim kompak awal puasa pada Rabu, 11 Agustus 2010.
Hal itu merupakan hasil dari perhitungan Hisab, pada Selasa, 10 Agustus mendatang yang diperkirakan akan terlihat hilal (bulan) di titik 3,38 derajat (di atas garis pandang terbenamnya matahari) dengan lama posisi di ufuk (di posisi matahari terbenam) sekitar 14,32 menit.
Anggota Badan Hisap dan Rukyat PWNU Jatim Sholeh Hayat, Senin (12/7) mengatakan, penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan Hisab (perhitungan matematis) dan Rukyat (melihat hilal atau bulan) yang telah dilakukan PWNU.
"Dengan posisi ini, hilal dipastikan akan terlihat sehingga keesokan harinya, atau pada Rabu 11 Agustus bisa ditetapkan sebagai awal Ramadhan. Kalau menjelang Maghrib hilal terlihat, besoknya berarti kan sudah puasa," ungkap Sholeh yang juga Wakil Ketua PWNU Jatim ini.
Selain itu, menurut dia, berdasarkan rujukan dari 21 kitab kuning tentang astronomi yang biasa dipakai NU, bulan Syaban akan berakhir pada 10 Agustus, sehingga pada 11 Agustus sudah masuk bulan Ramadhan.
Kendati demikian, pada 10 Agustus 2010 nanti, PWNU tetap akan melakukan Rukyatul Hilal di beberapa lokasi, di antaranya di menara Masjid Agung Surabaya, Pantai Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Kenjeran Surabaya, Pantai Sraung Pacitan, Pantai Ambet Pamekasan, Pantai Plengkung Banyuwangi dan Pantai Serang Blitar. "Melihat hilal akan tetap kita lakukan," tegas Sholeh.
2010/7/28 wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
Kalau hal itu menurut saya itu juga sesuatu yang sudah dimengerti para ahlinya mbak, jadi gak perlu kecewa :-), ini contohnya:========
Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menyusun jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H/2010 M dan menetapkan awal Ramadhan untuk Sumut, 11 Agustus 2010. Namun untuk menetapkan awal memulai ibadah puasa Ramadhan 1431 H secara resmi masih menunggu pengumuman Kementerian Agama RI .
"Insya Allah tahun ini peluang untuk perbedaan tidak ada. Mudahan-mudahan semuanya sepakat, sesuai perhitungan seluruh aliran ahli hisab di seluruh Indonesia telah terjadinya ijma' atau kesepakatan, awal Ramadhan 1431 H, jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010," ujar Ketua Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut, Arso, tadi malam.Dijelaskan Arso, berdasarkan ijma' diperkirakan, 10 Agustus 2010 dan malam 11 Agustus 2010 hilal sudah berada di atas ufuk. Sesuai kreteria rukyah mabin menentukan jika kurang dari dua derajat, maka 1 Ramadhan jatuh pada, 11 Agustus 2010. Sedangkan untuk, 1 Syawal diperkirakan jatuh pada Jumat, 10 September 2010.
"Tapi sebagai bangsa yang punya pemimpin, kita memerlukan pengumuman resmi dari Kementerian Agama dalam menentukan awal Ramadhan dan Sawal," sebut Arso.
Masih kata Arso, nanti menjelang hari H awal Ramadhan daerah-daerah, termasuk BHR Sumut kembali melakukan rukyah hilal (observasi) di lapangan. BHR Sumut rencananya akan melakukan observasi di Lantai 9 Kantor Gubernur, Jln Diponegoro Medan.
"Rencana kita melakukan rukyah hilal di lantai sembilan kantor gubernur, tapi ada juga yang usul di tempat pembangunan menara ovservasi di Sicanang. Tapi itu, masih belum pasti, karena pembangunanya belum selesai," papar Arso.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment