Wednesday, July 28, 2010

Re: [Milis_Iqra] Menentukan Awal Ramadhan Dengan Hilal dan Hisab



2010/7/29 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
2010/7/29 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
Sebenernya kalau di katakan Ru'yat itu salah, berarti Rasulullah SAW dan para sahabatnya adalah orang-orang yang salah dalam menentukan Ramadhan karena mereka radhiaAllahu 'anhum menggunakan Ru'yatul hilal. Dan kemungkinan puasa mereka jadi tidak sah karena menggunakan ru'yat hilal. Berarti para ulama dan umatnya Muhammad Rasulullah hingga sekarang yang berpaham Ru'yat al hilal adalah orang-orang yang salah, jumud, taklid karena mengikuti Rasulullah???

[Arman] : Apa khabar mas Dani.,
Seperti yang saya sampaikan pada kesempatan terdahulu bahwa rukyah cenderung lebih banyak salah ketimbang hisab bil'ilmi memang demikian adanya, saya tidak berbicara tentang rukyah yang dilakukan oleh Rasul dijamannya karena beliau Saw sendiri pastinya sekalipun menggunakan rukyah tetap ada dibawah bimbingan dari Allah sehingga apa yang beliau lakukan tidaklah salah. Ini bisa terbuktikan dengan seringnya jumlah beliau berpuasa 29 hari dibanding 30 hari, bertolak belakang dengan kita sekarang ini yang justru sering 30 hari dari 29 harinya. Meski demikian peluang untuk meninggalkan rukyah atau penglihatan secara visual terhadap bulan juga sudah di-isyaratkan oleh Rasul dan dipertegas oleh sejumlah ayat didalam al-Qur'an seperti surah Yunus dan al-An'am yang sempat saya bahas pada beberapa kesempatan lalu.

Kesalahan pada rukyah yang kemudian saya sampaikan berkaitan dengan kasus-kasus diluar dari masa hidupnya Rasulullah seperti kasus Sdr. Addin di Sulawesi.
Bagaimanapun kita bukan Rasul yang dibimbing oleh Allah secara langsung.
 
[Dani] Alhamdulillah baik Mas Arman.... Bukankah hadist-hadist yang tertera di thread ini terutama ru'yat al hilal adalah wahyu juga?
 
"Dan tiadalah yang diucapkannya (Muhammad) itu menurut kemauan hawa nafsunya." (Q.S. An-Najm:3). Yang dikikuti para sebagian ulama adalah wahyunya, karena metode yang dilakukan dizaman Rasulullah dengan ru'yatnya tentulah beda dengan keadaan sekarang, belum ada pada zamanya yang disebut teleskop atau alat2 canggih lainnya.


[Arman] : Oleh sebab itulah mas Dani makanya saya bilang bahwa Rasul beda dengan kita, beliau merukyat berdasar wahyu sementara kita sebatas menduga-duga dengan mempertengkarkan dugaan-dugaan tersebut.


 
Sedangkan faktor kebanyakan 30 hari di banding 29 hari-nya, sudah barang tentu itu sudah ada kesepakatan antar organisasi Islam dengan pihak pemerintah. Karena tidak mungkin pemerintah dalam hal ini Badan Hisab Rukyat Departemen Agama mengambil keputusan tanpa adanya kesepakatan antar organisasi keislaman, kerena apa yang mereka lakukan selama ini adalah cukup transfaran dan keputusan yang diambil berdasarkan kesepakatan bersama.  



[Arman] : Maaf untuk poin ini saya tidak sepakat mas, pernahkah antum mendengar atau membaca bahwa pemerintah sering memaksakan kehendak dalam memutuskan hari Iedul Fitri dengan pertimbangan ekonomi-politik dan sebagainya ? Masih ingat beberapa tahun lalu dimana ada menteri yang justru berbeda lebaran dengan pemerintah sendiri, termasuk kalau saya tidak salah adalah menteri agama sendiri ? waktu itu, mereka hari ke-30 sudah tidak berpuasa karena memang keyakinan yang ada pada mereka berdasar ilmunya demikian tetapi sholat Ied-nya ditunda satu hari kemudian.

Terlalu sering negeri kita ini dan menjadi fakta tak terbantahkan muncul pemaksaan kehendak serta dagelan politik, bahkan agamapun dijadikan semacam komoditi yang disesuaikan dengan kepentingan mereka.


 
[Arman]

Apa yang dimaksud dengan melihat bulan sabit setelah ijtimak terjadi sehingga menghasilkan kepastian dan kejelasan mengenainya memiliki maksud untuk membuktikan sudah masuknya bulan baru atau syahida asy-syahr. Secara keilmuan, khususnya Astronomi modern yang sudah sampai pada taraf sedemikian majunya seperti jaman kita sekarang ini hal tersebut jelas-jelas bisa dilakukan tanpa kita harus melakukan rukyat secara lahiriah. Dengan kata lain maka kita bisa merukyat bil'ilmi atau bil'aqli dan ini bukan bid'ah atau bertentangan dengan metode Rasul.
 
[Dani] saya baru denger Mas Arman istilah rukyat bil'ilmi atau bil 'aqli? yang baru saya ketahui sebatas meru'yat dengan dalil :)




[Arman] : Maaf, maksud saya Hisab bil'ilmi bukan rukyat, saya salah tulis.

 
--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment