(whe~en)
memangnya ada larangan urun rembug ya mas?
[Dani] Biasanya kalau ada yang urun rembug di awali dengan kalimat ini "maaf urun rembuk" atau seperti mas Nandang sebelumnya "maaf ikut menyela pembicaraan..." kalau ga ada awalan, ga aka nada orang yang tahu…
(Wheen) saya kan hanya mencoba berniat baik menengahi, karena sebenarnya saya juga merasa kalimat mas Dani ke mas Nandang itu koq kalau dirasakan agak tidak halus.
Bukan bermaksud menggurui juga sich ke mas Dani, cuma karena haditsnya ditujukan ke mas Nandang, kalau tidak ada korelasi dengan tindakan mas Nandang ga mungkin kan?
(Dani) Jiah cape deh…. Korelasi ya ada lah… silahkan di baca lagi…
(Wheen)
Padahal mas Nandang kan cuma menanyakan kenapa dalam menilai Hanung mas Dani cuma bereferensi satu film PBS?
Di email terpisah mas Nandang juga forward film lain sebagi referensi, gitu loch mas.
{Dani] Jiah juga… yang menilai Hanung itu siapa? Ga baca deh… :D Mungkin Taufik Ismail beganti nama jadi Dani Permana sekarang.. Sekarang subjeknya saya ganti…
(Wheen)Kalau mas Dani keberatan minta maaf ya ga masalah koq,
saya kan cuma usul mas Dani minta maaf atas kesalahpahaman kalimat.
Memang mungkin minta maaf itu berat sekali
[Dani] permintaan maaf itu harus memiliki latar belakang yang jelas... mungkin silahkan membaca lagi emailnya Mas Nandang ke saya pada "Mon 9/27/2010 4:09 PM"…. Kirain saya dah closed…
2010/9/28 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
(Whe-en)
Jadi hadits tsb mas Dani tujukan kpd siapa?
Bagaimana jika mas Dani minta maaf kepada mas Nandang karena menyebabkan kesalahpahaman mas Nandang merasa dituduh banyak bicara?[Dani] Dalam diskusi sebelumnya antara saya dan Mas Nandang…
Mungkin kopas saja biar ga ngulang2…
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Knapa juga anda mempertanyakan tentang AAC? Yang dibahas kan PBS…
Kalau tidak ada yang dikomentari ya jangan di kometari…..
Sesungguhnya Allah tidak menyukai banyak bicara, menghambur-hamburkan harta dan terlalu bertanya bertanya (yang tidak perlu). (HR. Bukhari)
Barangsiapa banyak bicara maka banyak pula salahnya dan barangsiapa banyak salah maka banyak pula dosanya, dan barangsiapa banyak dosanya maka api neraka lebih utama baginya. (HR. Ath-Thabrani)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertama : saya tidak menyebut orang dan yang menganggap Mas Nandang Banyak Bicara, anggapan itu datang dari beliau sendiri. ISLAM itu bersifat preventif… mencegah sebelum terjadi…
Kedua : "kesalahpahaman mas Nandang merasa dituduh banyak bicara?" pertanyaanya : SIAPA yang menuduh? Cermati email sebelumnya…
Milis ini sekarang Sensi ma "Tuduhan" kanyanya… J sedikit2 tuduhan, sedikit2 menganggap dituduh, atau bahkan tuduhan beneran…
Emang M WN ga ada yang di bahas lagi, koq nge-reply email saya yg ke Mas Nandang… :D….Kalau memang Mas Nandang menganggap Mas Hanung bukan Sepilis seperti yg di ungkapakan Pak Taufik Ismail, dengan menampikan film AAC bahwa Hanung berhasil dalam film AAC, yang harus disadari adalah HANUNG adalah Manusia.. "Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga" .
Masa Hanung tidak boleh di kritik Mas Nandang atas film PBS, kalau di AAC ga ada kritik yang jangan dibahas… itulah "Kalau tidak ada yang dikomentari ya jangan di kometari….. "
--~~~~~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment