Tuesday, October 19, 2010

Re: [Milis_Iqra] PM Turki Tak Mau Bicara Dengan PM Israel

Hal yang saya suka dari Erdogan salah satunya adalah tindakan nyatanya :-)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "F a i z a L" <faizal@busanagroup.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Tue, 19 Oct 2010 13:18:44 +0700
To: Milis_Iqra<Milis_Iqra@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] PM Turki Tak Mau Bicara Dengan PM Israel


Rita Uli Hutapea - detikNews
 
Ankara - Perdana Menteri (PM) Turki Tayyip Erdogan masih menyimpan dendam pada PM Israel Benjamin Netanyahu terkait penyerangan pasukan Israel terhadap konvoi kapal Freedom Flotilla di perairan Gaza beberapa bulan lalu.

Erdogan hingga kini tak mau berbicara dengan Netanyahu. Bahkan dia tak akan menghadiri konferensi perubahan iklim di Athena, Yunani jika Netanyahu datang ke pertemuan itu.

Turki yang dulu menjadi sekutu dekat Israel, telah menjadi pengkritik tajam negeri Yahudi itu sejak 9 aktivis Turki tewas dalam serangan Israel pada Mei tersebut.

"PM yang bangga dengan intervensi bersenjata seperti itu adalah PM yang tidak ingin saya ajak bicara," kata Erdogan pada Skai TV seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (19/10/2010) sebelum kunjungannya ke Athena.

"Menyangkut isu ini, saya pikir Israel nyaris ke titik kehilangan teman yang sangat penting di Timur Tengah dan itu adalah Turki," cetus Erdogan.

"Saya pikir mereka harus membayar atas kelancangan ini yang mencirikan kebijakan pemerintahan ini," imbuhnya.

Erdogan menurut rencana akan menghadiri konferensi Mediterania mengenai perubahan iklim yang akan digelar di Athena pada Jumat, 22 Oktober mendatang.

"Jika PM Israel ikut serta dalam event ini, saya tak akan ada di sana," tegas Erdogan.

Belum jelas apakah Netanyahu akan hadir di konferensi tersebut. Dalam situs konferensi tersebut, Israel tidak termasuk negara-negara yang telah terkonfirmasi untuk berpartisipasi.

(ita/nrl)
Regards
F a i z a l

--
This message has been scanned for viruses and
dangerous content by MailScanner, and is
believed to be clean.

No comments:

Post a Comment