Tuesday, November 9, 2010

Re: [Milis_Iqra] Sisi lain Mbah Marijan

Mba Sugi Arti,
Senang rasanya menemukan satu lagi orang yang berpandangan luas dan bijaksana seperti mba.
Dan saya yakin, usia mba masih muda, yang berarti membari harapan baru bahwa ketika generasi muda menjadi tua, kebijaksanaan dan wawasan berpikir sudah terbentuk.

Mba Sugi benar, saya punya alasan yang saya anggap baik diantaranya adalah:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam telah bersabda : "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya". [Bukhari no. 6018, Muslim no. 47]

 

Rasulullah  Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda "Aku menjamin sebuah rumah di surga paling bawah bagi siapa yang meninggalkan debat meskipun ia benar, sebuah rumah di surga yang tengah bagi siapa yang meninggalkan dusta meskipun bergurau, dan sebuah rumah di surga paling tinggi
bagi siapa saja yang berakhlak baik"
[HR. Abu Dawud, hadits ini dihasankan oleh Syaikh Albani]

Rosulullah Shollallohu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
"Tidaklah suatu kaum tersesat setelah mendapat petunjuk, melainkan karena suka debat"
[HR. Ahmad, Tirmidzi, Shohihul Jami']



Selain itu, saya masih ingat kata mas dani, seorang muslim tidak akan jatuh ke lubang yang sama dua kali.
Walaupun pendidikan saya biasa biasa saja dibanding rekan rekan yang saya sudah kehilangan kepercayaan saya kepada mereka, termasuk mas dani, saya tidak mau jatuh ke lubang yang sama dua kali.

Saya cuma berhati hati mba Sugi, terus terang, jika mba Sugi mengikuti diskusi saya dengan beberapa orang di masalah Syiah yang terakhir, disitu saya banyak mendapat pelajaran agar saya benar benar berhati hati dan tidak mudah percaya dengan seseorang, seperti:
1.  Ketika out of box, kita bisa menilai seseorang baik, open minded, bijaksana, dsb.  Namun ketika kita ada masalah atau urusan dengan yang bersangkutan barulah kita tahu type orang tersebut sebenarnya dari cara menyelesaikan masalah dan cara menghadapi orang lain.  Benarkan bjaksana atau hanya kamuflase, dsb.
2.  Saya benar2 kehilangan kepercayaan saya kepada beberapa orang, namun yang sangat saya sesalkan adalah kehilangan kepercayaan saya kepada mas Dani tidak dengan yang lainnya.  selama ini, Saya mengandalkan mas Dani sebagai orang yang konsisten dan tidak pernah memihak, Jika benar mas Dani akan bilang benar jika salah akan bilang salah, tidak bisa dikuasai oleg kepentingan tertentu atau seseorang, namun semua bisa melihat kenyataannya saat itu. memang Allahlah pemilik hati manusia, saya tidak bisa berbuat apa2, cuma bisa berharap suatu saat mas dani bisa kembali seperti mas dani yang dulu.  saya sadar tidak bisa mnegharapkan itu, karena saya bukan siapa siapa mas dani, bahkan mungkin jika mas Dani ingin menyingkirkan seseorang di dunia ini, saya yakin sayalah no satu yang ingin disingkirkan.
Namun, jika umat Islam yang berilmu seperti mas Dani, saya sangat prihatin itu saja.
3.  Saya pernah bertabbayun saat itu mba, namun betapa kagetnya saya karena jawaban mas dani saya mudah tersinggung dan pak Andri bahkan memberikan statemen jika badan tidak luka, tidak akan sakit, dan lebih parahnya saya dianggap mempunyai kelainan psikology.
Jika saya diam, maka itu lebih baik seperti hadits diatas daripada saya berbicara tidak baik, dan anggaplah ini sebagai sentilan dari saya agar semua orang sadar dan tidak egois.  Hanya mau tabbayun untuk kepentingannya sendiri namun berkata tidak baik jika seseorang tabbayun.

Saya lebih baik diam walaupun ada yang bilang berdiskusi dengan saya males, dsb.... dan itu dikeluarkan oleh orang yang sama.  Bukankah harusnya mereka sadar mba Sugi, bahwa dengan kediaman saya, mungkin saya jauh lebih males menghadapi mereka dan sangat tidak percaya kepada mereka, namun tidak perlu saya ungkapkan kan?

4.  saya pernah mendapat kalimat tidak enak dari seseorang di milis ini, namun sebagai korban, justru saya yang dinasehati habis habis-an dan orang yang berkata kasar didiamkan.  Dimana keadilan di milis ini?
Ditambah lagi karena saya tidak mengidolakan Ahmadinejad, saya bukan penganut Syi'ah, saya benar benar mendapat perlakuan yang saya anggap berlebihan.  dan saat itu tak satupun membela saya, yang ada justru ikutan mumpung lagi diserang.
Dima orang yang bilang katanya muslim itu bersaudara?  yang saya lihat hanya mas addin yang dengan bijaksana memberi pandangannya.

Jadi kalau saya diam mBa Sugi, harusnya orang yang saya diamkan bisa instropeksi diri, tidak perlu saya mengumbar kata kata tidak baik seperti mereka, begitu menurut saya.

Kalau semua itu saya ungkap, bukan berarti saya tidak memaafkan, namun ada pepatah sekali lacur ke ujian, tidak akan dipercaya seumur hidup.  Resiko dari apa yang sudah rekan2 lakukan terhadap saya, akan menjadi bahan evaluasi saya seumur hidup.
Seperti kata mereka, berani berbuat, berani menanggung resiko, dan resikonya adalah saya kehilangan kepercayaan dan respect saya terhadap mereka.

mungkin itu saja penjelasan saya mba Sugi, karena kalau dijelaskan semua terlalu banyak.

2010/11/9 sugi arti <bunda.sugi@gmail.com>
Mohon maaf jika saya (warga baru milis iqra)ikut berkomentar,

Pak Andri yang saya hormati, saya lihat pak Andri sudah menuliskan sebagai berikut

Padahal jawabannya sederhana yakni "ya" dan "tidak" dan masalah saya anggap selesai, seandainya ya, krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta, seandainya tidak krn Allah pula sy memohon maaf atas ketidak nyamanan pertanyaan ini, namun sy sdh memperoleh gambaran jelas mengenai permasalahnnya

menurut saya jika bapak sudah menuturkan hal diatas apakah menjadi sangat penting sekali ya untuk mengetahui jawaban dari Mba Wheen (betul ga penulisan namanya), apalagi jika di trace postingan asal dari pertanyaan pak Andri itu ya memang jelas berasal dari Mba Wheen. kan berarti jawabannya 'ya' dan kalau ya menurut pak Andri krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta. terus apalagi yang dikejar ya pak...mohon maaf saya tidak pandai dalam agama ini.. dan juga saya tidak paham tentang niat baik pak Andri yang terus meminta konfirmasi...
kan mungkin saja mba Wheen punya alasan baik kenapa tidak menjawab saat-saat  ini...Wallahu 'Alam


sekali lagi mohon maaf ya Pak...

buat mba Wheen...jawab ajalah mba...hehehe




Pada 9 November 2010 17.15, andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com> menulis:

Assalamua'alaikum,

Apakah mbak Whe en sendiri sudah tabayun atau hanya menganjurkan orang lain untuk tabayun?

Kalau sudah tabayun hasil tabayun itu apa, apakah dengan tidak menjawab pertanyaan saya itu cermin dari tabayun?, apakah tidak membaca perintah Allah:
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, 
sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal
kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?
 [Al Baqarah : 44]

Terima kasih

Wasalamu'alaikum




2010/11/9 whe - en <whe.en9999@gmail.com>

Dear All,
saya ambil dari milis sebelah,
semoga bermanfaat bagi yang ingin tabbayun

---------- Forwarded message ----------
From: Nugroho Laison <nugon19@yahoo.com>
Mohon maaf mengganggu, mohon izinnya...



Karena bencana Merapi ini...mau tidak mau nama Mbah Marijan pun dibicarakan...walau orangnya telah meninggal dunia.

Banyak ucapan, dari yg positif, hingga negatif...seolah berlomba memberi justifikasi dan penghakiman kpd Mbah Marijan.

Seperti...

Seberapa kental Mbah Marijan dgn nuansa kejawen-nya?
Kenapa Mbah Marijan mau menerima tawaran iklan salah satu minuman berenergi?
Apa benar Mbah Marijan nyeker (jalan kaki tanpa alas kaki), semua pada ikut nyeker?
Apakah Mbah Marijan sholat?
Apakah Mbah Marijan muslim atau bukan?

Bila ingin tabayyun (cross-check) dan melihat sisi lain dari Mbah Marijan, ikuti wawancara Tarbawi dengan salah seorang putri dari Mbah Marijan pd edisi terkini.

Insya Allah, prasangka yang ada, terutama yang negatif, bisa terkurangi...terlepas dari kekurangan yg dimiliki oleh Mbah Marijan.



Wassalam,




Nugon

Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal


__,_._,___



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment