Terima kasih atas masukan Mas Her, semoga Allah selalu membimbing kita untuk menjadi muslim yang lebih baik dari hari ke hari, dan karena Allah saya menyatakan masalah ini selesai.
Kemudian saya mengajak kepada semuanya untuk menggunakan milis ini menjadi sarana saling belajar, saya sendiri merasa masih sangat bodoh dalam menyikapi semua hal yang terjadi, sehingga saya harus banyak belajar dari pihak manapun, sebab ilmu tidak berbanding lurus dengan usia, dan kebijaksanaan juga tidak berbanding lurus dengan keilmuan, kalau kita cermati kedua sisi kehidupan (ilmu dan kebijaksanaan) dapat dicari melalui milis ini, salah satu kebijakan adalah bagaimana mencari jalan keluar dari berbagai masalah yang berbeda, kebijakan bukan mencari menang dan kalah, kebijkan adalah mencari "benar" tanpa mempermalukan yang salah dan kalah.
Bagi saya belajar yang baik adalah disamping mempelajari literatur juga berinteraksi langsung dengan subyek sehingga bisa lengkap memperoleh gambaran apakah literatur telah dilaksanakan dengan baik secara nyata dilapangan, dan milis ini mempunyai keduanya.
Pada kesempatan ini pula saya memohon maaf kepada semua miliser kalau merasa tidak nyaman dengan hal yang saya timbulkan, namun jujur saya tidak bermaksud untuk melakukan hal itu, kemudian untuk mbak Whe en saya juga mohon maaf kalau telah menuntut sesuatu diluar kemampuan mbak Whe en, cuma saran saya marilah kita sama-sama introspeksi diri, saya memang bukan siapa-siapa tapi saya tidak boleh merasa kecil dihadapan siapapun kecuali Allah, tapi saya juga tidak boleh merasa besar dihadapan siapapun apalagi di hadapan Allah, kita adalah setara, usia hanyalah sekedar angka.
Terima kasih
Wasalamu'alaikum
Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this messagePak Andri,
Menurut saya bapak tidak perlu lagi meminta mbak wheen untuk menjawab pertanyaan itu.
Dengan kesabaran bapak aja saya sudah mendapatkan pelajaran disini,
malah saya tidak ingin melihat seolah olah bapak yang salah dalam hal ini.
Saya tidak ingin melihat bapak mengemis ngemis jawaban dari mbak wheen!
Menurut saya bapak sudah cukup memberi pelajaran ke mbak wheen, bagaimana bertanggung jawab,
Saya bukannya tidak nyaman dengan keinginan bapak untuk meminta jawaban, tetapi saya jadi terharu juga.
Orang yang sudah memperlakukan bapak tidak berani mengatakan kebenaran.
Orang yang selama ini memberi pelajaran pada kita semua dimilist ini.
Mungkin pada saat ini beliau tidak bersedia menjawab karena "malu,atau tinggi hati, atau apalah …..
Tetapi semoga pada suatu hari nanti, akan di jawab juga.
Karena bagaimanapun juga kalau dia mempunyai hati yang bersih, pasti akan dilakukan.
Untuk mbak Whe en,
Tolong jawab aja langsung ke pak Andri.
yang namanya manusia memang tempatnya salah dan khilaf.
Kalau mbak wheen masih punya orang tua, dan menghargai orang tua lakukan saja.
Maaf saya bukan menggurui, tetapi sesama muslim wajib mengingatkan.
From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of andri subandrio
Sent: Tuesday, November 09, 2010 7:35 PM
To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sisi lain Mbah Marijan
Intinya betul mbak Sugiarti, dan terima kasih mbak atas masukannya, Tapi saya perlu jawaban tegas dari yang bersangkutan dan ternyata belum dijawab hingga sekarang, saya tidak mengemis jawaban, tapi saya minta pertanggung jawaban, sifat seorang muslim bila berbuat harus berani bertanggung jawab, apakah sulitnya untuk menyatakan iya atau tidak?
Dan dalam aturan milis inipun tidak ada satu pasal yang melarang anggota untuk mengejar jawaban atas suatu pertanyaan, dan kalau pertanyaan saya ini menjadikan miliser yang lain merasa tidak nyaman saya mohon maaf, tapi apakah harus saya yang harus dijadikan alasan ketidak nyamanan, bukankah saya hanya perlu jawaban, kenapa tidak ada satupun yang mencoba untuk membuat pihak yang ditanya mengeluarkan jawaban.
Apakah karena hanya pertanyaan seorang tua yang tak perlu dijawab dan nantinya akan capek dengan sendirinya?, kemudian dengan mengabaikan pertanyaan terus mengajarkan tabayun kepada orang lain?, itu yang perlu saya luruskan bukankah Allah berfirman: Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. [Ash Shaf : 2-3]
Dengan saya mengejar jawaban, bukankah saya sedang berusaha menghidarkan ybs dari kebencian Allah sesuai dengan Firman tersebut diatas, apakah saya keliru kalau ingin menyelamatkan sesorang dari kebenciaan Allah?
Jawaban bukan penting atau tidak penting tetapi memberi tahu orang untuk bertanggung
jawab atas apa yang telah dilakukan adalah merupakan hal penting dan bagian dari saling
menasehati, sesuai dengan firman Allah dalam surat Wal Asyr.
Namun yang saya menjadi tidak mengerti, kenapa menjadi saya yang ditanya apakah
jawabannya penting atau tidak penting, kenapa bukan Mbak Whe en yang ditanya apakah
menjawab pertanyaan P Andri Bukan hal yang penting?
Saya memang orang tua dan berapa kali sudah saya katakan bahwa ilmu dan hal lain,
miliser jauh lebih pandai dari saya, hal yang saya miliki yang tidak bisa disaingi oleh miliser
lainnya adalah saya berpengalaman menjadi muda sedangkan miliser yang lain belum punya
pengalaman menjadi tua, itu saja.
Dan saya memang bukan siapa-siapa, oleh karena itu jawaban dari sesiapa menjadi penting
bagi saya untuk mengisi kebukan siapaan saya untuk menjadi sesiapa.
Disamping itu dalam mengejar jawaban ini sayapun masih selalu menjaga tata kerama serta
sopan santun baik dalam bersikap maupun dalam bertutur kata, serta tetap menjaga etika
dan tidak kelura dari koridor Quran dan Sunnah, mohon dikoreksi bila keliru.
However, saya berterima kasih kepada mbak Sugiarti yang telah ikut memberi masukan
berharga kepada saya, semoga Allah membalas budi baik mbak, dan semoga intensitas saya
dalam mengejar sesuatu menjadi semangat mbak buat meraih hal yang lebih positif demi
mengubah generasi ke depan untuk menjadi generasi yang bertanggung jawab yakni generasi
yang berani mengakui kesalahan/kekeliruan kalau memang itu keliru
dan juga berani mengatakan kebenaran kalau itu benar.
Sekali lagi saya memang bukan siapa-siapa maka jawaban atas satu hal menjadi
sangat penting buat saya untuk mengisi kebukan sesiapan saya agar saya dapat menjadi
sesiapa.
2010/11/9 sugi arti <bunda.sugi@gmail.com>
Mohon maaf jika saya (warga baru milis iqra)ikut berkomentar,
Pak Andri yang saya hormati, saya lihat pak Andri sudah menuliskan sebagai berikut
Padahal jawabannya sederhana yakni "ya" dan "tidak" dan masalah saya anggap selesai, seandainya ya, krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta, seandainya tidak krn Allah pula sy memohon maaf atas ketidak nyamanan pertanyaan ini, namun sy sdh memperoleh gambaran jelas mengenai permasalahnnya
menurut saya jika bapak sudah menuturkan hal diatas apakah menjadi sangat penting sekali ya untuk mengetahui jawaban dari Mba Wheen (betul ga penulisan namanya), apalagi jika di trace postingan asal dari pertanyaan pak Andri itu ya memang jelas berasal dari Mba Wheen. kan berarti jawabannya 'ya' dan kalau ya menurut pak Andri krn Allah sy membuka pintu maaf meski belum diminta. terus apalagi yang dikejar ya pak...mohon maaf saya tidak pandai dalam agama ini.. dan juga saya tidak paham tentang niat baik pak Andri yang terus meminta konfirmasi...
kan mungkin saja mba Wheen punya alasan baik kenapa tidak menjawab saat-saat ini...Wallahu 'Alam
sekali lagi mohon maaf ya Pak...
buat mba Wheen...jawab ajalah mba...hehehe
Pada 9 November 2010 17.15, andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com> menulis:
Assalamua'alaikum,
Apakah mbak Whe en sendiri sudah tabayun atau hanya menganjurkan orang lain untuk tabayun?
Kalau sudah tabayun hasil tabayun itu apa, apakah dengan tidak menjawab pertanyaan saya itu cermin dari tabayun?, apakah tidak membaca perintah Allah:Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan,
sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal
kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?
[Al Baqarah : 44]
Terima kasih
Wasalamu'alaikum
2010/11/9 whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Dear All,
saya ambil dari milis sebelah,
semoga bermanfaat bagi yang ingin tabbayun---------- Forwarded message ----------
From: Nugroho Laison <nugon19@yahoo.com>Mohon maaf mengganggu, mohon izinnya...
Karena bencana Merapi ini...mau tidak mau nama Mbah Marijan pun dibicarakan...walau orangnya telah meninggal dunia.
Banyak ucapan, dari yg positif, hingga negatif...seolah berlomba memberi justifikasi dan penghakiman kpd Mbah Marijan.
Seperti...
Seberapa kental Mbah Marijan dgn nuansa kejawen-nya?
Kenapa Mbah Marijan mau menerima tawaran iklan salah satu minuman berenergi?
Apa benar Mbah Marijan nyeker (jalan kaki tanpa alas kaki), semua pada ikut nyeker?
Apakah Mbah Marijan sholat?
Apakah Mbah Marijan muslim atau bukan?
Bila ingin tabayyun (cross-check) dan melihat sisi lain dari Mbah Marijan, ikuti wawancara Tarbawi dengan salah seorang putri dari Mbah Marijan pd edisi terkini.
Insya Allah, prasangka yang ada, terutama yang negatif, bisa terkurangi...terlepas dari kekurangan yg dimiliki oleh Mbah Marijan.
Wassalam,
Nugon
Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!
http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal
__,_._,___
--~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=---
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment