karena saya tahu, saya bicara apapun salah dimata mas dani dan teman2 baru mas dani
ga ada pembelaan apapun dari saya
dibaca dulu donk
cuma bilang sekarang banyak yang mengatasnamakan orang lain itu saja
satu orang mengatasnamakan semua
beberapa orang mengatasnamakan semua, dsb
yang mengatasnamakan semua itu punya empati ga disaat seperti ini?
yang cuma mencari cari kesalahan mereka apakah punya empati juga?
dan masih banyak lagi, ga bisa disebutkan satu persatu
disaat keadaan mereka seperti ini?
Saya juga cuma berterimakasih koq kepada mas Jenny
setidaknya dengan pertanyaan mas Jenny menunjukkan
tidak semua masyarakat Jogja berbuat seperti itu
jadi menurut mas dani mana yang benar :
Beginilah Islam kejawen
atau
Nasrani kejawen?
bukankah dengan menyebut kedua duanya yang satu salah?
kalau salah mau tidak minta maaf kepada yang disalahi?
itu pertanyaan saja,
ga dijawab ga apa apa juga sich, biasanya juga begitu koq :-)
tapi tetep idola saya Ahmaddani (Permana) :-D
kalau di MI
Jadi tinggal ralat, ga pake minta maaf segala hehehehe[Dani] Seandainya Mbak WN paham lebih mendalam siapa ". DR. Sapto Raharjo, SIP" alias Romo Sapto, pasti nyengir… apa agama ". DR. Sapto Raharjo, SIP". Terkadang orang banyak bicara si A dan si B, tapi tidak mengetaui siapa sebanarnya "Romo Sapto" yang memiliki nama asli ". DR. Sapto Raharjo, SIP" dan kenapa di panggil Romo?
Disalahsatu social networkingnya …. Kenapa di panggil Romo "Ini gelar dari teman-teman yang menganggap saya dituakan sehingga dipanggil Romo".
Mungkin kalau dia paham, bagaimana bentuk "Hukum Sedekah Bumi, Larung Sesajen Dan Labuhan Gunung" yang dilakukan sebagian masyarakat di lereng Merapi, dan hal-hl yang berbau syririk disetiap satu soro yang dilakukan masyarakt joqga…. Mungkin informasi belum sampai kepadanya… jadi apapun di bela yang penting Jogja.
Padahal masalah Aqidah bukanlah masalah kasian mengenai warga "Muntilan, Maguwoharjo, dsb" tapi masalah Iman kepada Allah. Apakah dilakukan oleh masyarakat Jogja or lainnya, jika ada hal yang berbau syirik dan menyalahi Syari'at,maka hal itu adalah Batil…..
2010/11/9 Ayahnya Hana <djenny@bukopin.co.id>
Assalamu'alaikum Wr.Wb,
Paguyuban Tri Tunggal dan Romo
itu kalo dr namanya nasrani mas
maaf sekedar nanya
Wassalamu'alaikum Wr.Wb
-------------------------------------------
Ilahi lastu lilfirdausi ahlan, walaa aqwa 'ala naaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainnaka ghafirudz- dzanbil 'adzimi....
**Pembayaran/Janas KPO**
----- Original Message ----- From: "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com>
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Sent: Tuesday, November 09, 2010 11:41 AM
Subject: [Milis_Iqra] Warga Yogya Gelar Upacara Tolak Bala Korban Merapi
Beginilah Islam kejawen... padahal hal tersebut diharamkan dalam agama....
lihat 2 artikel sebelumnya yang telah dikirim....
TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam
Paguyuban Tri Tunggal melakukan upacara tolak bala di Tugu Yogyakarta.
Upacara tolak bala ini dilakukan agar tak ada lagi korban bencana Merapi dan
lahar dingin.
"Tolak bala ini kami lakukan karena masyarakat Yogyakarta dalam kepanikan,"
kata Romo Sapto, coordinator Paguyuban Tri Tunggal di Tugu, Senin, (8/11).
Dengan menolak bala kepanikan, dia berharap akan tercipta ketentraman di
DIY. Tolak bala juga dilakukan agar tak ada lagi korban bencana alam akibat
letusan Gunung Merapi dan ancaman banjir lahar dingin.
Titik Tugu Yogyakarta sengaja dipilih karena dianggap terhubung dengan
Gunung Merapi dan Pantai Selatan. Menurut Romo Sapto, upacara tolak bala
merupakan tradisi kebudayaan Jawa yang bertujuan membuat harmoni kehidupan.
Ruwat tolak bala ini dinamakan Mahesa Lawung dengan sesaji Raja Sonya.
Upacara diawali dengan gamelan yang disertai tarian srimpi. Tak berapa lama
seekor kerbau ditutup kain putih. Kerbau itu disembelih dan dibawa ke desa
Hargobinangun, Kaliurang. "Kepala kerbau akan ditanam dan dagingnya
dibagi-bagikan kepada pengungsi," ujarnya. Banyak warga yang kebetulan
melintas di Tugu Yogyakarta menyaksikan dan mengabadikan upacara ini. Sumber
:
http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja/2010/11/09/brk,20101109-290437,id.ht
ml
----
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment