Mas Nandang….. jawab no#1 dulu yah…. Sebenarnya pertanyaan mas Nandang ga ribet dan teramat rasional/logic… namun susah untuk jawabannya….
semoga mas Nandang termasuk kedalam hadist ini
Rasulullah SAW bersabda: “Menghemat dalam nafkah merupakan sebagian pendapatan (belanja), dan mengasihi serta menyayangi orang lain adalah sebagian akal, sedangkan bertanya dengan baik adalah sebagian dari ilmu. (HR. Ath-Thabrani/ 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press)
======
From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of Nandang Sudrajat
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka pun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”. (QS. Al A’raaf: 11-18) ada beberapa pertanyaan dari dialog tersebut, mudah2 an teman milis bisa memberi pencerahan, 1, Allah maha tahu apa apa yg tersembunyi ". Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.(QS.Al-Mujadilah : 7)" mustahil sifat allah tidak mengetahui. yang jadi pertanyaan adalah kenapa dalam dialog surat al a' araaf tsb diatas Allah masih bertanya kepada iblis “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu” padahal berdasarkan rujukan ayat quran diatas Allah maha mengetahui segala sesuatu? [Dani Permana] Mari kita sama-sama bandingkan dengan ayat berikut “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".” (Al Baqarah : 30) Logically, bahwa sebenarnya Malaikat sudah mengetahui bahwa “……(khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah” dan Allahpun mengetahui hal itu, namun Allah berfirman “"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".”” Seolah-olah Allah memberitahukan kepada para malaikat bahwa apabila di bumi ada makhluk, maka mereka akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah di sana. Perkataan malaikat ini bukanlah sebagai bantahan kepada Allah sebagaimana diduga orang, karena malaikat disifati Allah sebagai makhluk yang tidak dapat menanyakan apa pun yang tidak diizinkan-Nya. Ibnu Juraij berkata bahwa sesungguhnya para malaikat itu berkata menurut apa yang telah diberitahukan Allah kepadanya ihwal keadaan penciptaan Adam. Maka malaikat berkata, ”Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya?” Ibnu Jarir berkata, ”Sebagian ulama mengatakan, ’Sesungguhnya malaikat mengatakan hal seperti itu, karena Allah mengizinkan mereka untuk bertanya ihwal hal itu setelah diberitahukan kepada mereka bahwa khalifah itu terdiri atas keturunan Adam. Mereka berkata, ”Mengapa Engkau hendak menjadikan orang yang akan membuat kerusakan padanya?” Sesungguhnya mereka bermaksud mengatakan bahwa di antara keturunan Adam itu ada yang melakukan kerusakan. Pertanyaan itu bersifat meminta informasi dan mencari tahu ihwal hikmah. Maka Allah berfirman sebagai jawaban atas mereka, ”Allah berkata, ’Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui,’ ” yakni Aku mengetahui kemaslahatan yang baik dalam penciptaan spesies yang suka malakukan kerusakan seperti yang kamu sebutkan, dan kemaslahatan itu tidak kamu ketahui, karena Aku akan menjadikan di antara mereka para nabi, rasul, orang-orang saleh, dan para wali. Insya Allah, Karena itu mereka (Malaikat) berkata, “Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha-bijaksana.” (Albaqarah: 32). Hikmah dibalik itu semua adalah … ilmu…. Kembali ke ““Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu” padahal berdasarkan rujukan ayat quran diatas Allah maha mengetahui segala sesuatu?” Hakikatnya secara default, alam semesta dan seluruh makhluk sudah berada dalam kondisi mentauhidkan Allah. Mentauhidkan Allah di sini terbukti dengan tunduknya semua makhluk kepada Allah, mengikuti perintah Allah, berjalan menurut orbit yang sudah ditetapkan Allah. Bahkan sikap Iblis itupun sudah dalam garis keesaan Allah, di mana semua itu merupakan sebuah pelaksanaan dari seluruh rangkaian Kekuasaan Allah. Hanya dinilai dari aspek Iblis sendiri, Iblis tidak melahirkan ketauhidan tersebut. Pertanyaan yg disertai dialog Allah dalam ayat diatas adalah hikmah pengajaran tentang sikap kesombongan Iblis yang mengabaikan perintah-Nya. Kalau dilihat dari rujukan “Allah maha mengetahui segala sesuatu” memang betul Allah mengetahui segala sesuatu, namun pengetahuan itu yang dishare oleh Allah kepada makhluk2nya dengan dialog-dialog sebagaimana diolog itu terjadi pada surah (Al Baqarah : 30) dan disitulah “"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".”” Demikian yang bisa saya jawab… kurang lebihnya mohon maaf, yang lainnya InsyaAllah jika ada waktu luang…. Mungkin dr yang lain bisa menambahkan… |
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment