Date: Mon, 31 Jan 2011 20:31:21
To: <
milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To:
milis_iqra@googlegroups.comSubject: Re: [Milis_Iqra] Perajam di Afghan dibawa ke pengadilan
Apakah menurut mas Aendang alquran kurang lengkap??
On 1/31/11,
aendangzr@yahoo.co.id <
aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
> Mari kita sama sama tanya ke mas aba,saya juga sedang bertanya nih mas
>
> Salam
> Sent from BlackBerry® on 3
>
> -----Original Message-----
> From: Hadi Muttaqien <
hadimttq@gmail.com>
> Sender:
milis_iqra@googlegroups.com> Date: Mon, 31 Jan 2011 08:40:34
> To: <
milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To:
milis_iqra@googlegroups.com> Subject: Re: [Milis_Iqra] Perajam di Afghan dibawa ke pengadilan
>
> Kelihatannya yang benar itu hukum dari barat/eropa, eks penjajah Indonesia,
> apa demikian?
>
> 2011/1/27 Nandang Sudrajat <
aendangzr@yahoo.co.id>
>
>> Kamis, 27/01/2011 11:19 WIB
>> Perajam di Afghan dibawa ke pengadilan
>> *BBCIndonesia.com* - detikNews
>>
>>
>> Taliban berada dibelakang hukuman rajam terhadap pasangan di Kunduz
>>
>> Para pelaku rajam yang melempari batu terhadap pasangan lelaki dan
>> perempuan hingga mati di Afghanistan utara dilaporkan akan dibawa ke
>> pengadilan.
>>
>> Kebijakan ini diambil oleh otoritas setempat setelah rekaman gambar
>> pembunuhan melalui rajam tersebut itu mengemuka di publik.
>>
>> Pasangan lelaki dan perempuan itu dituduh telah berzina di kawasan distrik
>> Dashte Archi di provinsi Kunduz Agustus silam.
>>
>> Ratusan orang menghadiri perajaman tersebut tetapi tidak ada satupun yang
>> didakwa, karena kawasan itu masih dikuasai oleh Taliban.
>>
>> Setelah menyaksikan rekaman gambar tersebut, kepala polisi Kunduz Jenderal
>> Daoud Daoud mengatakan pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut
>> akan bisa dikenali.
>>
>> "Penyelidik khusus polisi telah dikirim ke kawasan itu oleh otoritas
>> Afghan
>> dan Nato.
>>
>> Rekaman berdarah
>> Rekaman video ini dimulai dengan Siddqa seorang wanita berusia 25
>> tahun,berdiri di dalam lubang setinggi pinggang dan tertutup oleh burka
>> biru.
>>
>> Ratusan orang dari pedesaan setempat berkumpul ketika dua orang ulama
>> menyampaikan hukuman rajam karena terbukti berzina.
>>
>> Selanjutnya dalam hitungan dua menit, hukum rajam dilakukan. Ratusan batu,
>> beberapa diantaranya berukuran lebih besar dari kepalan lelaki dewasa
>> dilemparkan ke kepala dan badan wanita tersebut.
>>
>> Dia mencoba untuk keluar dari lubang, tetapi jumlah batu yang dilempar
>> terlalu banyak sehingga dia tidak kuasa menahan lemparan batu. Kemudian
>> sebuah batu besar dilempar tepat di kepalanya dan dia sekarat didalam
>> lubang
>> bersimbah darah.
>>
>> Ajaibnya Siddqa masih hidup, dan ulama kemudian mengatakan hukuman
>> selesai.
>> tetapi seorang anggota Taliban justru mendekati wanita itu dan menembaknya
>> sebanyak tiga kali.
>>
>> Kemudian pasangannya, Khayyam, mendapat giliran rajam berikutnya.
>> Tangannya
>> diikat di belakang. Sebelum ditutup matanya, dia sempat melihat ke kamera
>> telepon yang digunakan untuk merekam kejadian ini. Dia terlihat menantang.
>>
>> Akibatnya, lemparan rajam terhadapnya semakin brutal. Ratusan batu
>> menghantamnya, dia sempat terdengar menangis namun kemudian terdiam.
>>
>> Pasangan ini sebelumnya sempat kabur ke Pakistan, tetapi kemudian mau
>> kembali setelah dibujuk kalau kembali tidak akan mendapatkan hukuman,
>> tetapi
>> ternyata janji itu palsu.
>>
>> Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid dalam sebuah wawancara telepon
>> membela hukuman tersebut.
>>
>> "Setiap orang yang tahu tentan Islam mengerti kalau rajam dengan dilempar
>> batu diatur dalam Quran, dan itu adalah hukum Islam,
>>
>> "Ada orang yang menyebut ini tidak manusiawi, tetapi hal itu justru
>> menghina nabi. Mereka ingin membawa pemikiran barat ke negara ini.
>>
>> Perwakilan Nato Mark Sedwill mengatakan Taliban justru memiliki pandangan
>> hukum Islam yang mengerikan. Seraya menambahkan kalau pemerintah Afghan
>> perlu memperbaiki sistem hukumnya.
>>
>> "Masyarakat seakan diteror karena tidak punya pilihan, oleh karena itu
>> kami
>> ingin menghilangkan Taliban di masyarakat.
>>
>> Ahmed Nader Nadery, oanggota Komisi Hak Asasi Manusia Afghanistan yang
>> menyaksikan tayangan video secara utuh mengatakan, hal itu mengingatkannya
>> saat Taliban berkuasa penuh di Afghanistan.
>>
>> "Bukan hanya mengingatkan saya atas masa lampau di Kabul dan bagian lain
>> negeri ini, tetapi juga menciptakan perasaan ketakutan dan menimbulkan
>> kebencian, khawatir bagaimana jika Taliban kembali berkuasa, katanya.
>>
>> Nadery menambahkan, "pemerintah Afghan dan masyarakat internasional gagal
>> menangani Taliban.
>>
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung :
Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com>> Keluar :
Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com>> Situs 1 :
http://groups.google.com/group/Milis_Iqra>> Mod :
moderator.milis.iqra@gmail.com>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung :
Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com> Keluar :
Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com> Situs 1 :
http://groups.google.com/group/Milis_Iqra> Mod :
moderator.milis.iqra@gmail.com> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung :
Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com> Keluar :
Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com> Situs 1 :
http://groups.google.com/group/Milis_Iqra> Mod :
moderator.milis.iqra@gmail.com> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung :
Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com Keluar :
Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com Situs 1 :
http://groups.google.com/group/Milis_Iqra Mod :
moderator.milis.iqra@gmail.com-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment