Monday, January 31, 2011

RE: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

 

From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of whe.en9999@gmail.com

 

[Dani Permana] Biarlah semua orang tahu, yang terpenting mereka tidak mengetahui niat saya sebenarnya

Whe-en
Niat baik saja tidak cukup mas, mas dani pasti lebih tahu itu dalilnya, coba sebutkan :-)

[Dani Permana] Niat saya itu hanya ingin sharing, bahwa diluar pemahaman M WN yang selama ini di pahami ada mempermasalahkan sanad hadist Iyadh bin Ghanim


Whe-en
Memangnya saya dukun mas?
Saya kan bertanya berkali2 sama mas dani maksudnya apa?
Kalau memang mas dani tidak berkeyakinan dhoif, kenapa tindakan mas dani bertentangan?

[Dani Permana] bertentangan dimananya, saya Cuma menyampaikan perbedaan terhadap apa yang selama ini M WN pahami

Mas dani jelas2 membela satu kepentingan, sehingga orang yang berkeyakinan dibela mas dani langsung membela mas dani dan mengcounter saya, untungnya mas dani bilang hanya saya dan mas dani yang berpendapat, yang lain biar ga ikut2an, tapi tetep saja kan?

[Dani Permana] Bukan membela satu kepentingan, tapi memberikan sebuah pelajaran bahwa sampai dimana seseorang istiqamah dalam memgang apa yang dia pahami


Kalau mas dani tidak berpihak tapi tindakannya lain, itu merugikan saya sebagai lawan diskusi, ini juga alasan saya mundur, ada seseorang yang saya delete dari antrian moderator mailnya karena kalau muncul cuma mendeskreditkan saya dengan seakan2 membela mas dani, kita sudah berjanji menjadikan diskusi ini profesional, makanya saya delete, Insya Allah nanti saya kirim ke tim moderator.

[Dani Permana] Jika M WN kokoh memegang ilmu, biarpun sendiri maka tidak aka ada kata "itu merugikan saya sebagai lawan diskusi"

Diskusi agama bukan soal menang kalah mas dani, ini buat saya, tapi mencari kebenaran, kalau masih ada politik muter2 seperti yang mas dani lakukan, ya saya mundur saja. Apalagi sudah dimulai dengan kesimpulan dari orang sebelah, setengah jalan juga belum koq sudah bisa menilai hadits, hebatnya, saya saja puyeng cari takhrijnya, penyerangan pribadi yang tidak ada hubungannya dengan diskusi dari orang luar, dsb,

[Dani Permana] Jika bukan masalah menang kalah mengapa M WN beranggapan bahwa "itu merugikan saya sebagai lawan diskusi".. komedi kali muter-muter….

Karena jelas2 tindakan mas dani berpihak dan tidak bisa mempertanggungjawabkan pertanyaan saya soal menisbatkan hadits dhoif kepada Rasulullah.

[Dani Permana] itu kan menurut M WN saya berpihak ke salah satunya, bagaimana saya mau bertanggung jawab wong yang menyatakan hadist itu bermasalah bukan saya. Saya hanya menyampaikan apa yang berbeda.

Bukan diskusi ilmiah menurut saya.
Saya pikir saya akan menemui diskusinya mas dani yang seperti dulu, ternyata tidak dan ada niat tersembunyi yang entah apa maksudnya. Kawan dijadikan lawan, lawan dijadikan kawan bisa bisa.

[Dani Permana] tersenyum ah… biar dikasih tau berkali-kali tetep aja "Ngeyel"….. saya sudah katakana dari awal… "saya Cuma menyampaikan perbedaan terhadap apa yang selama ini M WN pahami"



No comments:

Post a Comment