Monday, January 24, 2011

Re: [Milis_Iqra] Tampar Israel, Rusia Dukung Negara Palestina

setelah itu terjadi ini

----
MOSKWA, KOMPAS.com — Ledakan di ruang kedatangan internasional di
bandar udara Domodedovo, Moskwa, Rusia, Senin (24/1/2011) pukul 16.32
waktu setempat, menimbulkan berbagai versi.

Meski terdapat banyak versi, baik saksi mata maupun petugas
investigasi setuju bahwa serangan teroris ini menggunakan bahan
peledak kuat. Sebagian besar bukti menunjukkan bahwa ledakan dilakukan
oleh seorang pengebom bunuh diri.

Versi pertama menyalahkan lemahnya kontrol di bandara di ruang
kedatangan. Menurut saksi mata yang berada di dekat lokasi ledakan,
saat ledakan terjadi di ruang kedatangan banyak sopir (mayoritas sopir
taksi) dan orang berkerumun.

Menurut laporan, kemungkinan para teroris masuk ke kerumunan tersebut,
lalu meledakkan bom. "Bom ada pada seorang pria, yang merupakan salah
satu yang menyambut, ia berada di dekat dengan kafe Asia," jelas Iliya
Lichtenfeld, yang mendapatkan informasi dari staf di bandara.

Versi kedua mengatakan, bom berasal dari salah satu bagasi pesawat
yang baru saja tiba. Namun, versi ini diragukan karena seharusnya bom
sudah terdeteksi dari titik keberangkatan pesawat (bandara dari negara
sebelum Rusia) sehingga tidak mungkin bisa lolos hingga masuk ke
bandara Domodedovo.

Terlebih lagi masih belum diketahui sekiranya dengan penerbangan
(maskapai) atau negara mana bom itu bisa lolos sampai ke Rusia. Versi
ketiga mengatakan, bom itu diletakkan di suatu tempat, lalu diledakkan
dari jarak jauh.

Ledakan di bandara Domodedovo merupakan salah satu serangan bom
terburuk. Sebelumnya, pada Maret lalu terjadi serangan bom bunuh diri
di dua stasiun metro (kereta bawah tanah) kota Moskwa.

Menurut laporan terbaru, jumlah korban tewas dari ledakan telah
mencapai 31 orang. Lebih dari 130 korban luka, 20 di antaranya berada
dalam kondisi kritis dan 10 dalam keadaan luka parah. Di tempat
serangan dikirim 56 ambulans untuk memberikan pertolongan pertama.

------

sangat mencurigakan


Pada tanggal 19/01/11, F a i z a L <faizal@busanagroup.com> menulis:
> sumber
>
> REPUBLIKA.CO.ID, JERICO, Wilayah Palestina - Presiden Rusia Dmitrey Medvedev
> mengkonfirmasikan pada Selasa (18/1) bahwa negaranya berkomitmen mendukung
> pembentukan negara Palestina merdeka dengan Jerusalem sebagai ibukota dari
> negara tersebut. Hal itu disampaikan dia saat, mengunjungi Tepi Barat
> kemarin.
>
> Ia juga menegaskan bahwa Israel harus menunda proyek pembangunan permukiman
> sebelum pembicaraan perdamaian disepakati. Dalam jumpa pers bersama dengan
> Kepala Otorira Ramallah di Jericho, Tepi Barat Sungai Jordan, Selasa (18/1)
> kemarin, Presiden Rusia Dmitry Medvedev menekankan soal pembentukan negara
> Palestina merdeka dengan batas wilayah tahun 1967. Medvedev menyatakan bahwa
> Rusia mendukung pelaksanaan program ini.
>
> Ia mengatakan, "posisi Rusia terhadap isu negara Palestina tidak pernah
> berubah akan tetap sama."
>
> Dalam pernyataannya, Presiden Rusia mendesak Israel untuk menghindari
> langkah-langkah unilateral dan komitmen dengan resolusi dan ketetapan
> internasional demi mewujudkan perdamaian. Medvedev mengumumkan dukungannya
> kepada hak bangsa Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan al-Quds
> sebagai ibukotanya.
>
> Pada kesempatan itu, ketua Otorita Ramallah Mahmud Abbas menyatakan bahwa
> Rezim Zionis Israel harus menghentikan pembangunan proyek permukiman dan
> mentaati resolusi dan ketetapan internasional. Abbas menuduh Israel
> menjalankan program yang dimaksudkan untuk mengubah identitas dan demografi
> kependudukan Beitul Maqdis.
>
> Lebih lanjut, Mahmoud Abbas menyebut blokade atas Jalur Gaza sebagai
> tindakan kejam. Abbas meminta Israel untuk menghentikan blokade ini.
>
> Red: Djibril Muhammad
> Sumber: Arab News/IRIB/AHF
>
> Regards
> F a i z a l
> --
> This message has been scanned for viruses and
> dangerous content by MailScanner, and is
> believed to be clean.
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment