Friday, February 11, 2011

Re: [Milis_Iqra] Intisari untuk milis_iqra@googlegroups.com - 25 Pesanpada 15 Topik

Paham wahabi juga muncul dari daerah munculnya kawarij,

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: milis_iqra+noreply@googlegroups.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Fri, 11 Feb 2011 08:09:21 +0000
To: Penerima Intisari<milis_iqra+digest@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Intisari untuk milis_iqra@googlegroups.com - 25 Pesan pada 15 Topik

Grup: http://groups.google.com/group/milis_iqra/topics

    "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com> Feb 11 03:07PM +0700 ^
     
    Kaum Yang Masih Muda Belia Namun Lemah Pemahaman <http://alhikmah.web.id/2011/02/kaum-yang-masih-muda-belia-namun-lemah-pemahaman/>
     
     
    Friday, February 11, 2011 15:01
     
    Posted in category Artikel <http://alhikmah.web.id/category/artikel/>
     
    Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam sudah memprediksi bahwa di akhir zaman akan ada sekelompok orang yang mereka pintar membaca al Qur'an namun bacaan itu tidak sampai kapada pemahaman dihatinya, bacaan Al Qur'an mereka tidak sampai ke kerongkongannya. Dan diantara mereka pun berbicra seperti perkataan manusia yang terbaik ykani Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
     
    Terkadang kitapun terkesima dengan pola atau gaya mereka berbicara dengan membawakan ayat-ayat Al Qur'an, dan bisa jadi jika yang diajak bicara tidak memiliki dasar pemahaman yang kuat tentang Al Qur'an dan ilmu-ilmu syari'at lainnya maka mereka akan terpedaya.
     
    Abu Dawud menukilkan dalam kitab sunannya sebuah hadist bisa menggambarkan sikap mereka ini.
     
    Dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata, "Ali radliallahu 'anhu mengirimkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam emas yang masih kotor dengan debu. Beliau kemudian mambagi-bagikannya kepada empat orang; yaitu Al Aqra' bin Habis Al Hanzhali, Al Mujasyi'I, Uyainah bin Badr Al Fazari dan Zaid Al Khail Ath Tha'i. kemudian ke salah orang dari bani Nabhan, Alqamah bin Ulatsah Al 'Amiri dan seorang dari bani Kilab." Sa'id Al khudri berkata, "Orang-orang Quraisy dan Anshar kemudian marah, mereka mengatakan, "Beliau memberikan kepada tokoh-tokoh penduduk Najd dan membiarkan kita." Beliau pun bersabda: "Aku hanya melunakkan hati mereka." Sa'id berkata, "Kemudian datanglah seorang laki-laki yang matanya cekung, berdahi lebar, janggut panjang dan kepala gundul. Laki-laki itu berkata, "Wahai Muhammad, bertakwalah kamu kepada Allah!" Beliau bersabda: "Siapa yang taat kepada Allah jika aku bermaksiat! Bukankah Allah mempercayaiku untuk menyampaikan amanah kepada penduduk bumi, sementara kalian tidak mempercayaiku." Sa'id berkata, "Lalu ada seorang lelaki yang memohon izin untuk membunuh laki-laki tersebut, dan aku kira orang itu adalah Khalid bin Al Walid. Namun beliau melarangnya." Sa'id berkata, "Ketika orang tersebut telah berlalu pergi, beliau bersabda: "Sesungguhnya dari keturunan orang ini akan muncul suatu kaum yang membaca Al-Qur'an namun tidak melampaui kerongkongannya. Mereka keluar dari Islam sebagaimana keluarnya anak panah dari busurnya. Mereka membunuh orang-orang Islam namun bersikap baik kepada penyembah berhala. Jika aku mendapati mereka, maka aku akan membunuh mereka sebagaimana pembunuhan kaum Ad (kaumnya Nabi Hud)."(Sunan Abu Dawud No. 4136]
     
    Benih-benih orang-orang yang dimaksud oleh Rasulullah diatas memang sudah ada pada masa Nabi Muhammad sendiri, dan terus berkelanjutan hingga zaman para sahabat hingga saat sekarang, karena memang Rasulullah telah membahas hal tersebut dengan sabdanya
     
    Dari [Ibnu Umar] Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan muncul generasi yang membaca Al Qur'an namun tidak melewati kerongkongan mereka, setiap keluar satu generasi maka akan terputus." Ibnu Umar berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap keluar generasi akan terputus sebanyak dua puluh kali, hingga keluar di antara keturunan mereka Dajjal." [Sunan Ibnu Majah No. 170]
     
    [Abdullah bin 'Amru] berkata; aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Akan keluar suatu kaum dari arah timur, mereka membaca Al Qur'an tetapi tidak pernah melewati kerongkongan mereka, setiap tanduk mereka dipotong maka akan tumbuh tanduk yang baru, sehingga di sisa-sisa mereka itu akan muncul Dajjal." [Musnad Ahmad No. 6658]
     
    Maksud dari sabdanya "setiap tanduk mereka dipotong maka akan tumbuh tanduk yang baru" adalah setiap generasi mereka hilang/mati maka akan berdatangan generasi berikutnya yang pola pikir dan tingkah lakunya sama hingga suatu saat munculnya Dajjal.
     
    Fakta munculnya Khawarij bukanlah pada masa Ali r.a. sebagaimana sebagian para ahli sejarah menyebutkan, tapi sudah muncul pada masa Utsman r.a. baik secara ajaran maupun dalam bentuk aksi nyata. Buku sejarah banyak menyebutkan ini seperti buku sejarahnya Imam At‑Thabari dan Ibnu Katsir. Dalam buku tersebut orang yang memberontak kepada Utsman r.a. disebut Khawarij. Hal ini dikuatkan oleh fakta sejarah berikutnya dimana mereka berhasil membunuh Utsman r.a. Kemudian umat Islam membai'at Ali r.a. termasuk sebagian besar orang‑orang yang telah membunuh Utsman r.a. Sementara itu Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Aisyah, dan sahabat yang lain keluar dan menuntut pembelaan terhadap Utsman r.a. Ali r.a. berkata, "Saya setuju dengan pendapat Anda, tapi mereka sangat banyak dan bercampur dalam pasukan kami." Ali r.a. menghendak masalah Khalifah diselesaikan dahulu baru menyelesaikan orang‑orang yang membunuh Utsman. Kemudian antara pihak Ali r.a. dan Aisyah r.a. sudah terjadi kesepakatan bahwa mereka tidak akan berperang kecuali untuk menuntut pembunuh Utsman, tapi orang‑orang yang membunuh Utsman membuat fitnah lagi dalam Perang Jamal. Mereka memisahkan diri jadi dua, sebagian bersama Ali dan sebagian bersama Aisyah; dan mereka berdua saling melempar lembing, dan satu sama lain mengatakan bahwa Ali telah berkhianat dan Aisyah telah berkhianat, maka terjadilah apa yang terjadi dalam Perang Jamal.
     
    Pada waktu terjadi peperangan antara Ali r.a. dengan Muawiyah r.a., mereka juga bersama Ali dalam suatu peperangan yang terkenal dalam sejarah disebut Perang Shiffin. Dalam buku‑buku tarikh Syi'ah juga ditulis dalam buku‑buku tarikh Sunnah, disebutkan ada pihak ketiga yang netral di antaranya Abdullah bin Umar, Abu Musa Al‑Asyari, Zaid bin Tsabit, dan yang lainnya yang mencoba mengadakan ishlah pada keduanya dan mempertemukan keduanya. Terjadilah suatu dialog antara utusan Ali r.a. dengan Muawiyah bin Abi Sofyan.
     
    "Apakah Anda memerangi Ali karena Anda ingin menjadi khalifah?" Muawiyah berkata, "Saya tahu diri saya. Saya tahu diri saya jauh di bawah Ali, dan tidak ada dalam benak saya keinginan untuk menjadi khalifah. Saya keluar berperang untuk menuntut darah Utsman." "Apa betul Anda tidak ingin menjadi khalifah?" Berkata Muawiyah, "Andaikata Ali menyerahkan siapa pembunuh Utsman niscaya saya orang yang pertama berbai'at." Akantetapi suasana dikacaukan oleh orang‑orang tadi yang akhirnya terjadi Perang Shifiin.
     
    Ketika pihak Muawiyah hampir kalah, atas usulan Amru bin Al‑Ash untuk meletakkan mushaf di pucuk pedang sebagai tanda ingin berunding. Ali r.a. tahu bahwa ini tipu daya tetapi orang‑orang Khawarij meminta Ali untuk menerimanya bahkan memaksa dan mengancam:
     
     
    لئن أتيت لنفعلنّ بك كما فعلنا بعثمان لنقتلنك كما قتلنا عثمان
     
     
    "Jika engkau menolak, kami akan memperlakukan Anda sebagaimana kami memperlakukan Utsman dan kami akan membunuh Anda sebagaimana kami telah membunuh Utsman."
     
    Akhirnya Ali r.a. menerima dengan terpaksa, kemudian menyuruh panglima perangnya Asytar An‑Nakha'i untuk menerima tahkim. Tapi Asytar juga keberatan atas perintah itu karena ia tahu benar unsur tipuannya sangat besar. Namun, lagi‑lagi orang‑orang Khawarij memaksa Asytar dan mengatakan apa yang dikatakan kepada Ali r.a., maka Asytar pun menerima tahkim itu.
     
    Ketika Ali r.a. tahu bahwa pihak Muawiyah mengutus Amru bin Al‑Ash, seorang yang diketahui ahli diplomasi, maka Ali r.a. mengutus Abdullah bin Al‑Abbas. Tapi lagi‑lagi orang Khawarij membuat ulah dan berkata, "Kalau Anda mengutus Ibnu Abbas apa bedanya Anda dengan Utsman. Kami memerangi Utsman karena dia selalu mengangkat keluarganya sendiri. Sekarang Anda mengutus Ibnu Abbas, keponakan anda sendiri." Mereka meminta yang menjadi utusan dari pihak Ali adalah Abu Musa Al‑Asy'ari, tokoh netral. Tapi Ali tahu kalau Abu Musa bukanlah orang yang cocok pada masalah ini, dia terlalu lugu (ikhlash). Mereka bersikeras dan mengancam Ali r.a., sampai dalam hal ini Ali berkata,
     
     
    كنت بالأمس أميرا وكنت اليوم مأمورا
     
     
    "Dulu saya bisa memimpin tapi saya sekarang jadi dipimpin."
     
    Kemudian setelah acara tahkim usai dengan hasil yang sangat merugikan Ali r.a., permasalahan ternyata belum selesai. Orang Khawarij membuat ulah lagi dengan mengkafrkan Ali r.a. dengan berkata,
     
     
    كفرت لأنك حكمت رجالا في حكم الله, إن الحكم إلا لله
     
     
    "Anda telah kafir karena Anda telah menyerahkan urusan tahkim kepada orang dalam hukum Allah. Tiada yang berhak menghukum melainkan Allah."
     
    Dan mereka keluar dari pasukan Ali -jumlah mereka sebanyak 12.000 orang-, maka terpaksa Ali menghadapi mereka dan menyuruh Ibnu Abbas untuk berdiskusi dengan mereka.
     
    Fenomena sikap Khawarij banyak terjadi sekarang dan biasa disebut Neokhawarijisme bahkan bisa jadi dekat dengan kita, apalagi hal itu telah diprediksi oleh Rasulullah saw. Ibnu Abbas ketika mengadakan dialog dengan mereka menyebutkan beberapa ciri‑ciri di antaranya: Mereka sangat wara', pakaiannya sangat sederhana, muka mereka pucat karena jarang tidur malam, jidatnya hitam, telapak tangan dan kakinya kapalan, dan meraka disebut qura' yaitu orang yang bagus bacaannya dan lama bila membaca Al-Qur'an. Lih : disini… <http://www.dakwatuna.com/2008/khawarij-dan-sifat-sifatnya/>
     
    Di akhir zaman sekarang pun kita diingatkan kembali dengan sabdanya "
     
     
    قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُإِذَا حَدَّثْتُكُمْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَأَنْ أَخِرَّ مِنْ السَّمَاءِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَكْذِبَ عَلَيْهِ وَإِذَا حَدَّثْتُكُمْ فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ فَإِنَّ الْحَرْبَ خَدْعَةٌ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَأْتِي فِي آخِرِ الزَّمَانِ قَوْمٌ حُدَثَاءُ الْأَسْنَانِ سُفَهَاءُ الْأَحْلَامِ يَقُولُونَ مِنْ خَيْرِ قَوْلِ الْبَرِيَّةِ يَمْرُقُونَ مِنْ الْإِسْلَامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ لَا يُجَاوِزُ إِيمَانُهُمْ حَنَاجِرَهُمْ ………….
     
     
    ['Ali radliallahu 'anhu] berkata; "Sungguh, aku terjatuh dari langit lebih aku sukai dari pada berbohong atas nama beliau shallallahu 'alaihi wasallam dan jika aku sampaikan kepada kalian tentang urusan antara aku dan kalian, (ketahuilah) bahwa perang itu tipu daya. Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang bersabda: "Akan datang di akhir zaman suatu kaum yang masih muda belia namun lemah pemahaman (kurang kekayaan intelektual). Mereka berbicara dengan ucapan manusia terbaik namun mereka keluar dari agama bagaikan anak panah melesat keluar dari target buruan yang sudah dikenainya. Iman mereka tidak sampai ke tenggorokan mereka. …………". (Sahih Bukhori No. 3342)
     
    Dari [Abdullah bin Mas'ud] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Di akhir zaman akan muncul kaum berusia muda, lemah akal, mereka membaca Al-Qur'an tidak mencapai kerongkongan (sebatas di mulut tak sampai hati), mereka mengatakan dari perkataan orang terbaik, mereka meninggalkan agama dengan cepatnya seperti terlepasnya anak panah dari panah." Berkata Abu Isa: dalam hal ini ada hadits serupa dari 'Ali, Abu Sa'id dan Abu Dzarr, hadits ini hasan shahih. diriwayatkan dalam selain hadits ini dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam yang menyebutkan ciri-ciri kaum itu, mereka membaca Al-Qur'an dan tidak mencapai kerongkongan, mereka meninggalkan agama dengan cepatnya seperti terlepasnya anak panah dari panah itu tidak lain adalah kaum Khawarij Al Haruriyah dan kalangan Khawarij lain. (Sahih Bukhori No. 4669, 6418, Sahih Muslim No. 1771, Sunan Abu Dawud No. 4138, Sunan Nasai No.4033, Sunan Ibnu Majah No.164, Musnad Ahmad No. 882)
     
    Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda : "Mereka baik dalam berkata tapi jelek dalam berbuat, mengajak untuk mengamalkan kitab Allah padahal mereka tidak menjalankannya sedikitpun." (HR. Al-Hakim)
     
    Pernahkah kita melihat orang-orang seperti mereka di kehidupan nyata kita pada saat ini…. semoga bisa menjadi bahan renungan kita bersama.
     
    Wallahu'alam bishowab..
     
    Sumber : http://alhikmah.web.id/2011/02/kaum-yang-masih-muda-belia-namun-lemah-pemahaman/
     

     
    Regards,
    Dani Permana
     
    " Always desire to learn something useful."

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 10:40AM +0700 ^
     
    *FPI Mau Menggulingkan Presiden SBY?*
     
    Jumat, 11/02/2011 08:27 WIB |
    email<http://www.eramuslim.com/berita/nasional/send/fpi-mau-menggulingkan-presiden>|
    print<http://www.eramuslim.com/berita/nasional/cetak/fpi-mau-menggulingkan-presiden>
     
     
     
    Di tengah-tengah keramaian di media massa, terkait dengan kasus Cikeusik,
    Padeglang, di mana tiga orang anggota Ahmadiyah mati, dan opini terus
    diarahkan kepada ormas FPI (Front Pembela Islam), yang dianggap 'biang'
    kekerasan. Presiden SBY sudah meminta kepada aparat untuk menindak tegas dan
    membubarkan FPI, yang dituduh melakukan kekerasan.
     
     
     
    Menanggapi sikap pemerintah yang akan membubarkan FPI itu, Juru bicara FPI,
    Munarman, menegaskan pihaknya siap menggulingkan pemerintah Presiden SBY.
    Aksi penggulingan itu dilakukan jika SBY berupaya membubarkan FPI se bagai
    organisasi masyakarat. "Kita akan menghimpun tenaga untuk mencegahnya,
    bahkan menggulingkan SBY", ucap Munarman kemarin.
     
     
     
    Selanjutnya, jika rencana pembubaran itu diteruskan FPI akan menjadikan
    Yudhoyono seperti Zine al Abidin Ben Ali, Presiden Tunisia yang terguling.
    "Indonesia akan seperti Mesir", tambahnya.
     
     
     
    Presiden Yudhoyono mengeluarkan kecamannya di Kupang terhadap organisasi
    masyarakat yang melakkan kekerasan.
     
     
     
    Pernyataan SBY itu terkait dengan peristiwa yang terjadi di Cikeusik,
    Padeglang,dan peristiwa yang terjadi di Temanggung. "Jika perlu dibubarkan
    dan dicarikan alasannya yang sesuai hukum dan demokrasi", ujar SBY.
     
     
     
    Dibagian lain, Komisi HAM, mencium adanya rekayasa aksi yang diikuti 1.500
    orang (versi Polri), yang menewaskan tiga orang anggota Ahmadiyah. "Kasus
    ini luar biasa. Kami menduga kuat ada rekayasa", ujar Ridha Saleh,
    Komisioner Mediasi Komnas HAM. Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti,
    menyampaikan bahwa rekayasa kasus Cikeusik oleh massa yang menggunakna pita
    biru bukan tanpa tujuan. "Untuk mengalihkan isu vertikal caranya dengan
    menciptakan konflik horizontal", ujar Haris Rusli Moty.
     
     
     
    Lebih lanjut, ada kemiripan motif kasus kekerasan agama di Cikeusik dan
    Temanggung dengan kasus konflik Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan B eragama
    dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan sebuah ormas di Monas, pada 1 Juni 2008
    lalu.
     
     
     
    Kasus Monas untuk mengubur gerakan yang menggugat kenaikan BBM. "Kekerasan
    agama di Cikeusik dan Temanggung bisa saja mengubur isu kebohongan yang
    diangkat oleh para tokoh agama", ujarnya. (mh/tmp/mi)
     
     
     
    http://www.eramuslim.com/berita/nasional/fpi-mau-menggulingkan-presiden.htm
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> Feb 11 03:34PM +0800 ^
     
    presiden mau membubarkan ormas yang bertindak anarkis.!!!!!!!!!!
    jadi ingat presiden Bush ketika terjadi peristiwa 11 september dalam pidatonya untuk memobilisasi dukungan internasional dalam kampanye "perang menumpas terorisme". Ancamannya  if you're not with us, you're against us - kalau tidak ikut kami, Anda menjadi musuh kami. Dengan nada congkak dan mengancam  memaksa negara-negara lain untuk bergabung dengan negeri nya "menumpas terorisme".
    mudah mudah presiden kita tidak demikian adanya.
     
     
    --- Pada Jum, 11/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
     
     
    Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
    Judul: [Milis_Iqra] FPI Mau Menggulingkan Presiden SBY?
    Kepada: Milis_Iqra@googlegroups.com
    Tanggal: Jumat, 11 Februari, 2011, 10:40 AM
     
     
     
    FPI Mau Menggulingkan Presiden SBY?
    Jumat, 11/02/2011 08:27 WIB | email | print
     
    Di tengah-tengah keramaian di media massa, terkait dengan kasus Cikeusik, Padeglang, di mana tiga orang anggota Ahmadiyah mati, dan opini terus diarahkan kepada ormas FPI (Front Pembela Islam), yang dianggap 'biang' kekerasan. Presiden SBY sudah meminta kepada aparat untuk menindak tegas dan membubarkan FPI, yang dituduh melakukan kekerasan.
     
    Menanggapi sikap pemerintah yang akan membubarkan FPI itu, Juru bicara FPI, Munarman, menegaskan pihaknya siap menggulingkan pemerintah Presiden SBY. Aksi penggulingan itu dilakukan jika SBY berupaya membubarkan FPI se bagai organisasi masyakarat. "Kita akan menghimpun tenaga untuk mencegahnya, bahkan menggulingkan SBY", ucap Munarman kemarin.
     
    Selanjutnya, jika rencana pembubaran itu diteruskan FPI akan menjadikan Yudhoyono seperti Zine al Abidin Ben Ali, Presiden Tunisia yang terguling. "Indonesia akan seperti Mesir", tambahnya.
     
    Presiden Yudhoyono mengeluarkan kecamannya di Kupang terhadap organisasi masyarakat yang melakkan kekerasan.
     
    Pernyataan SBY itu terkait dengan peristiwa yang terjadi di Cikeusik, Padeglang,dan peristiwa yang terjadi di Temanggung. "Jika perlu dibubarkan dan dicarikan alasannya yang sesuai hukum dan demokrasi", ujar SBY.
     
    Dibagian lain, Komisi HAM, mencium adanya rekayasa aksi yang diikuti 1.500 orang (versi Polri), yang menewaskan tiga orang anggota Ahmadiyah. "Kasus ini luar biasa. Kami menduga kuat ada rekayasa", ujar Ridha Saleh, Komisioner Mediasi Komnas HAM. Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti, menyampaikan bahwa rekayasa kasus Cikeusik oleh massa yang menggunakna pita biru bukan tanpa tujuan. "Untuk mengalihkan isu vertikal caranya dengan menciptakan konflik horizontal", ujar Haris Rusli Moty.
     
    Lebih lanjut, ada kemiripan motif kasus kekerasan agama di Cikeusik dan Temanggung dengan kasus konflik Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan B eragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan sebuah ormas di Monas, pada 1 Juni 2008 lalu.
     
    Kasus Monas untuk mengubur gerakan yang menggugat kenaikan BBM. "Kekerasan agama di Cikeusik dan Temanggung bisa saja mengubur isu kebohongan yang diangkat oleh para tokoh agama", ujarnya. (mh/tmp/mi)
     
    http://www.eramuslim.com/berita/nasional/fpi-mau-menggulingkan-presiden.htm
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 02:59PM +0700 ^
     
    (mas Nandang)
    presiden mau membubarkan ormas yang bertindak anarkis.!!!!!!!!!!
     
    (whe~en)
    bertindak anarkhis tidak boleh dibubarkan????????
    maaf, saya bicara tidak ada sangkut pautnya dengan FPI, tidak ada sangkut
    pautnya dengan Ormas yang lain juga,
    biar ga salah sangka.
     
    Islam tidak pernah mengajarkan anarkhisme.
    Kalau mas Nandang bisa kasih dalil Islam mengajarkan anarkhisme silahkan
    disebutkan.
    Boleh add a friend
    Karena saya *belum pernah menemukan dalil* Islam menghalalkan anarkhisme.
     
    regards
    whe~en
     
     
    2011/2/11 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 02:38PM +0700 ^
     
    mewakili rakyat yang minta dibubarkan
     
    regards
    whe~en
     
    ---------- Forwarded message ----------
    From: rifky pradana <rifkyprdn@yahoo.com>
    Date: 2011/2/11
     
     
     
    Harus tegas !, aliran Ahmadiyah itu harus dikeluarkan dari Islam !!!, atau
    dibubarkan !!!... Hanya itulah jalan keluarnya...
     
    *
     
    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida memiliki pandangan yang sangat berbeda dengan
    sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).
     
    Menurut Laode, untuk dapat keluar dari persoalan Ahmadiyah yang
    berlarut-larut,
    maka aliran tersebut harus dikeluarkan dari Islam atau dibubarkan.
     
    "Harus tegas, jangan berputar-putar lagi. Keluarkan Ahmadiyah dari Islam
    atau
    bubarkan saja. Itu jalan keluarnya," ujar Laode dalam diskusi Perspektif
    Indonesia di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (11/2/2011) siang.
     
    Menurut Laode, persoalan Ahmadiyah ini jangan melulu berputar pada penegakan
     
    HAM.
     
    Pembubaran Ahmadiyah ini, sambung Laode, tidak akan bertentangan dengan
    konstitusi.
     
    Karena menurutnya kepentingan berbangsa dan bernegara harus diutamakan.
    "Konstitusinya perlu dilihat dalam konteks yang benar. Negara ini jangan
    dibiarkan terus kacau," terangnya.
     
    "Jangan biarkan satu masyarakat banyak terus berkonflik karena kelompok
    kecil
    pengganggu," sambungnya.
     
    *
    Wakil Ketua DPD : Keluarkan Ahmadiyah dari Islam atau Bubarkan
    http://www.detiknews.com/read/2011/02/11/135152/1569335/10/wakil-ketua-dpd-keluarkan-ahmadiyah-dari-islam-atau-bubarkan?9911032
     
    ***
     
    [Non-text portions of this message have been removed]
     
     
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com> Feb 11 02:05PM +0700 ^
     
    ---------- Forwarded message ----------
    From: wirawan <wirawan.smg@gmail.com>
    Date: Thu, 10 Feb 2011 06:50:54 +0700
    Subject: [Tauziyah] Inilah Kronologis Pelecehan Islam oleh Pendeta
    Antonius & Kerusuhan Temanggung
    To: Tauziyah <Tauziyah@yahoogroups.com>
     
    Inilah Kronologis Pelecehan Islam oleh Pendeta Antonius & Kerusuhan
    Temanggung
     
    *TEMANGGUNG (voa-islam.com) –* Ulah Pendeta Antonius Rechmon Bawengan ini
    sungguh keterlaluan dan biadab. Secara terang-terangan, pendeta berdarah
    Manado ini menyebarkan buku dan selebaran hujatan terhadap Islam.
     
    Di kampung orang, pendeta kelahiran 58 tahun silam ini menyebarkan dua buku
    berjudul "Ya Tuhanku Tertipu Aku" dan buku "Saudara Perlukan Sponsor (3
    Sponsor, 3 Agenda dan 3 Hasil)" yang penuh dengan pelecehan Islam, antara
    lain: menghina Allah dan Nabi Muhammad sebagai Pembohong; ibadah haji adalah
    simbol kemesuman Islam; Hajar Aswad adalah simbol dari –maaf– vagina; tugu
    Jamarat di Mina adalah simbol dari –maaf– kemaluan laki-laki; umat Islam
    yang shalat Jum'at di masjid sama dengan menyembah dewa Bulan karena di atas
    kubah masjid terdapat lambang bulan-bintang; Islam agama bengis dan kejam;
    dan masih banyak lagi hujatan lainnya. Yang lebih menyesatkan lagi, Pendeta
    Antonius menukil ayat-ayat Al-Qur'an dalam hujatan-hujatan tersebut.
     
    Inilah kronologis kasus penodaan agama ini:
     
    *SABTU, 23 OKTOBER 2010*
     
    Pendeta Antonius menginap di rumah saudaranya di Dusun Kenalan,
    Desa/Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Ia hanya semalam menginap di
    tempat itu untuk melanjutkan perjalanan ke Magelang. Namun waktu sehari
    tersebut digunakan untuk membagikan buku dan selebaran berisi tulisan yang
    menghina umat Islam.
     
    Pagi hari pukul 08.00, Antonius menyebarkan dua buku berjudul "Ya Tuhanku
    Tertipu Aku" dan buku "Saudara Perlukan Sponsor (3 Sponsor, 3 Agenda dan 3
    Hasil)." Modusnya, dua judul buku tersebut diletakkan begitu saja di
    halaman rumah warga setempat, termasuk di halaman rumah Bambang Suryoko.
     
    Karena isi buku-buku itu meresahkan masyarakat, maka Bambang Suryoko
    didukung warga lain dan sejumlah organisasi kemasyarakatan melaporkan
    Pendeta Antonius ke polisi, yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap
    yang bersangkutan.
     
    ….Di kampung orang, pendeta berdarah Manado ini menyebarkan buku Kristen
    yang menghina Allah dan Nabi Muhammad sebagai Pembohong; ibadah haji adalah
    simbol kemesuman Islam; umat Islam yang shalat menyembah dewa Bulan, dll….
     
    *SELASA, 26 OKTOBER 2010*
     
    Buntut dari tulisan yang memancing emosi umat Islam ini, Antonius ditahan di
    Polres Temanggung sejak 26 Oktober 2010. Pria yang KTP-nya tercatat sebagai
    warga Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit Jaktim ini didakwa melakukan
    tindakan penistaan agama. Ia dijerat dengan ketentuan pasal 156 huruf a KUHP
    (primer), dan pasal 156 KUHP (subsider), dengan ancaman hukuman penjara
    selama 5 tahun.
     
    *KAMIS, 20 JANUARI 2011*
     
    Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Temanggaung, Kamis (20/1/2011) berlangsung
    nyaris ricuh. Agenda dalam sidang yang dipimpin Dwi Dayanto SH itu mendengar
    keterangan tiga saksi, yaitu Fahrurazi, Ketua RT Dusun Kenalan Kecamatan
    Kranggan, dan dua warganya yakni Bambang Suryoko dan Agus Adi Cahyono.
     
    Ribuan umat Islam Temanggung mendatangi pengadilan untuk menghadiri sidang
    kasus penistaan agama atas terdakwa Pendeta Antonius dengan agenda
    pemeriksaan saksi.
     
    Pengunjung sidang menudingkan jari telunjuk ke arah terdakwa dan terus
    meneriakkan kalimat kecaman yang menyebut terdakwa merupakan teroris yang
    sebenarnya, sehingga harus dibunuh atau dihukum mati. Majelis hakim berulang
    kali mengetukkan palu meminta pengunjung sidang diam untuk mendengarkan
    keterangan para saksi.
     
    Namun massa yang marah tidak menghiraukannya. Mereka terus saja mencaci dan
    meneriaki terdakwa. Bahkan saat polisi yang berjaga di ruangan sidang
    mencoba menenangkan kemarahan pengunjung, massa tetap tidak mengindahkannya
    dan terus berteriak.
     
    Seusai persidangan, massa langsung berhamburan berusaha menyerang terdakwa.
    Saat terdakwa keluar ruang sidang, Antonius langsung disasar sejumlah massa.
    Antonius pun dipukuli sehingga wajah dan bahunya mengalami memar-memar.
    Namun polisi segera mengamankannya meninggalkan ruang sidang.
     
    ….Dalam buku Kristen yang disebarkan Pendeta Antonius, Hajar Aswad
    dilecehkan sebagai simbol vagina; tugu Jamarat di Mina dihina sebagai simbol
    dari kemaluan laki-laki….
     
    Aksi kejar dan baku pukul berlanjut kala terdakwa dimasukkan ke mobil
    tahanan. Kalah jumlah personel, polisi berkali-kali mengeluarkan tembakan
    peringatan ke udara. Polisi berusaha membubarkan massa.
     
    *KAMIS, 27 JANUARI 2011*
     
    Pekan berikutnya, Kamis (27/1/2011) sidang lanjutan kembali digelar dengan
    agenda mendengarkan keterangan para saksi, termasuk saksi ahli dari Majelis
    Ulama Indonesia (MUI).
     
    Untuk mengamankan jalannya sidang, kepolisian menerjunkan 1 SSK lengkap
    dengan 2 mobil Barracuda, water canon dan pasukan anti huru-hara (PHH).
     
    Prosesi persidangan berlangsung lancar dan tanpa ada kericuhan apapun.
    Berkali-kali pekikan takbir bergema di ruang sidang utama Pengadilan Negeri
    Kabupaten Temanggung. Ketertiban para pengunjung sidang yang terdiri dari
    berbagai elemen kaum muslimin masih terkendali.
     
    Namun di saat sidang dinyatakan selesai dan akan dilanjutkan pekan depan,
    sontak massa berlarian menghampiri tersangka Pendeta Antonius yang secepat
    kilat dilindungi oleh aparat kepolisian. Massa menjadi beringas saat
    menyaksikan petugas menyelamatkan tersangka ke dalam mobil Barracuda.
    Mereka berlarian mengejar dan mengepung sekitar gedung pengadilan, namun
    petugas berhasil melarikan si penghujat itu.
     
    Puluhan massa yang tidak sabar dan geram mendengar ulah pendeta penghujat
    itupun melampiaskan kemarahan mereka dengan melakukan sweeping di seluruh
    ruangan gedung pengadilan negeri Temanggung. Tak berhasil menemukan si
    penghujat, massa pun berbondong-bondong menuju ke Lembaga Pemasyarakatan
    Temanggung untuk mencari tersangka. Namun hasilnya nihil dan mereka pun
    melampiaskan kemarahan mereka dengan merusak deretan sepeda motor di depan
    LP Temanggung.
     
    ….Islam dituding sebagai agama bengis dan kejam. Yang lebih menyesatkan
    lagi, Pendeta Antonius menukil ayat-ayat Al-Qur'an dalam hujatan-hujatan
    tersebut….
     
    *SENIN, 8 FEBRUARI 2011*
     
    Sidang keempat digelar dengan agenda pembacaan tuntutan. Dalam tuntutan yang
    dibacakan Jaksa Siti Mahanim, terdakwa Antonius dituntut 5 tahun penjara
    dipotong masa tahanan. Jaksa berdalih, hukuman maksimal tersebut sesuai
    ancaman yang tertuang dalam Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama.
     
    Massa dari sejumlah ormas Islam merasa tuntutan tersebut sangat
    mengecewakan. Tuntutan jaksa itu dinilai tidak setimpal dengan penghujatan
    pendeta terhadap Allah, Nabi Muhammad dan syariat Islam. Maka lahirlah
    kerusuhan yang meluas hingga ke luar pengadilan. Akibat kerusuhan ini, dua
    orang aktivis Muslim terkapar akibat tembakan peluru karet polisi, beberapa
    unit sepeda motor dan satu unit mobil Dalmas milik Polres Temanggung dibakar
    massa. Selain itu beberapa fasilitas gereja di sekitar PN Temanggung jadi
    sasaran amuk massa.
     
    Penghujatan agama yang dilakukan pendeta harus dibayar mahal dengan rusaknya
    fasilitas umum dan terkoyaknya hubungan antarumat beragama. Biang kerok
    kerusuhan antarumat beragama adalah Pendeta perovokator Antonius Richmon
    Bawengan. [taz/dbs]
     
    http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/02/09/13217/inilah-kronologis-pelecehan-islam-oleh-pendeta-antonius-kerusuhan-temanggung/

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 12:03PM +0700 ^
     
    Saya tidak bermaksud menyetujui pendapat bahwa ahmadiyah harus dibiarkan,
    namun sekedar sharing bahwa memang kenyataannya, sebagian dari umat Islam
    tidak menghendaki Ahmadiyah dibubarkan.
     
    Jadi, sikap bijak yang bagaimana yang harusnya dikedepankan?
     
    whe~en
     
    ===
    Ahmadiyah Disayang, Ahmadiyah Ditendang Jum'at, 11 Februari 2011 - 11:08 wib
     
    Tahun 1907, seorang wanita dari kalangan elite Jerman, Carolyn, masuk Islam.
    Putri keluarga turunan bangsawan Prusia ini tertarik Islam setelah membaca
    buku-buku agama Islam yang bagus dan berstandar Eropa.
     
    Masuk Islamnya Carolyn sangat menggemparkan orang Jerman saat itu.
    Maklumlah, awal abad ke- 20, wajah Islam di Eropa masih terlihat prengus dan
    kotor. Propaganda politik dan media massa di Eropa terhadap wajah Islam yang
    bengis dan menakutkan masih menghantui bangsa Jerman. Masuk Islamnya Carolyn
    barangkali adalah momentum penting dari "perkenalan" Islam di Jerman— negara
    termaju dan terbesar di dunia saat itu setelah Inggris Raya. Islamnya
    Carolyn pun membawa dampak besar: orang Eropa, khususnya Jerman, mulai
    sedikit mengurangi "alergi"-nya pada Islam. Keterkejutan berikutnya terjadi
    lagi pada 1982. Sebuah masjid besar berdiri di Kota Pedro Abad, kota kecil
    di Provinsi Cordova, Spanyol.
     
    Masyarakat Spanyol ramai membincangkan berdirinya Masjid Basyarah yang megah
    itu karena inilah masjid pertama yang dibangun di Spanyol dalam kurun 750
    tahun setelah musnahnya kejayaan Islam di Eropa yang berpusat di Negeri
    Matador itu. Bagi bangsa Eropa Barat yang pernah diduduki imperium Islam
    selama 750 tahun, kehadiran masjid tersebut membangkitkan kembali kenangan
    kekalahan Eropa yang Kristen di tangan Imperium Turki Osmani yang Islam.
    Lalu, 21 tahun kemudian, tepatnya tahun 2003, masyarakat Eropa kembali
    dikejutkan oleh berita dibangunnya masjid Islam termegah dan terbesar di
    Eropa Barat, yaitu Masjid Baitul Futuh, di Distrik Morden, Kota London,
    Inggris.
     
    Majalah berkala di Inggris The Informer menyebutkan bahwa Masjid Baitul
    Futuh merupakan salah satu bangunan dari 50 bangunan terkenal dan terbaik di
    dunia. Pada 2003, masyarakat Eropa juga dibuat tercengang dan kagum ketika
    media-media Eropa memberitakan bahwa umat Islam di Jerman dalam kurun waktu
    50 tahun ke depan akan membangun 100 buah masjid di seluruh Jerman. Salah
    satunya yang telah sangat menggemparkan masyarakat Jerman, khususnya
    masyarakat Kota Berlin, ialah pembangunan Masjid Khadijah di Kota Berlin
    pada akhir 2008. Setelah itu, peresmian Masjid Mubarak di Distrik Saint
    Prix, Paris, Prancis.
     
    Orang Eropa yang menghargai kebebasan dan hak asasi manusia tampaknya
    menyokong pembangunan tempat-tempat ibadah Islam tersebut. Ini terjadi
    karena ajaran Islam yang disebarkan di masjid-masjid itu mengusung tema love
    for all, hatred for none (cinta kepada siapa pun, tidak benci kepada siapa
    pun). Saat ini, sudah ribuan, bahkan jutaan, buku diterbitkan di Amerika,
    Eropa, Asia, dan Australia oleh umat Islam yang membangun masjid-masjid
    megah di Eropa tersebut. Jutaan orang telah diajak memahami Islam yang
    agung, mulia, dan penuh kasih melalui buku-buku itu.
     
    Kebanggaan
     
    Di pihak lain, nun jauh dari Eropa, dalam sebuah pengajian akbar yang
    dihadiri ribuan umat Islam di Yogyakarta, awal tahun 1980-an, seorang dai
    terkenal KH Ir HA Syahirul Alim, MSc, dosen kimia Fakultas Matematika dan
    Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UGM, dengan bangga menyatakan bahwa akhir abad
    ke-20 merupakan momentum kembalinya Islam di pentas ilmu pengetahuan tingkat
    dunia. Saat itu, umat Islam di seluruh dunia sedang menikmati euforia "Nobel
    Fisika" yang diterima Prof Dr Abdus Salam dari Pakistan pada 1979.
     
    Prof Dr Ahmad Baiquni, ahli fisika nuklir, yang bersahabat baik dengan Abdus
    Salam diundang berceramah di mana-mana di Indonesia untuk menjelaskan
    kesesuaian ayat-ayat Alquran dengan ilmu pengetahuan alam yang telah
    mengantarkan Abdus Salam meraih Nobel Fisika yang amat bergengsi itu.
    Penerbit Pustaka Bandung secara khusus menerbitkan buku kecil berjudul Islam
    dan Ilmu Pengetahuan karya Prof Baiquni yang di dalamnya menjelaskan
    penemuan sang nobelis Abdus Salam tersebut. Salam menjadi penerang sains
    Islam dan menjadi penggugah kaum muslimin untuk kembali meraih kejayaan di
    bidang sains yang pernah digenggamnya pada abad ke ketujuh sampai ke-15,
    tulis Republika.
     
    Harian Islam terbesar di Indonesia ini juga memuji Salam sebagai saintis
    Islam terbesar dan ilmuwan muslim pertama yang mendapatkan hadiah Nobel
    paling bergengsi di bidang fisika atom di tengah terpuruknya sains Islam
    dalam lima abad terakhir. Abdus Salam kelahiran Pakistan, 29 Januari 1926
    itu meraih gelar doktor fisika dalam usia 26 tahun dari Cambridge
    University, Inggris. Abdus Salam dalam penelitiannya berhasil menemukan
    fakta bahwa sesungguhnya semua gaya yang ada di jagat raya—yaitu gaya
    gravitasi, elektromagnet, nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah–– hakikatnya
    merupakan satu kesatuan. Ide penelitian Abdus Salam ini, menurut
    pengakuannya, terinspirasi dari pernyataan Alquran dalam Surah Al-Mulk ayat
    3 tentang keseimbangan ciptaan Allah.
     
    Abdus Salam meninggal tahun 1996. Dunia Islam berbelasungkawa amat dalam
    atas kepergiannya. Dua pemimpin Pakistan yang amat bermusuhan, Benazir Bhuto
    dan Ziaul Haq, bersatu memberikan gelar pahlawan Pakistan sejati untuknya.
    Kerajaan Arab Saudi yang menggelar karpet merah ketika Abdus Salam datang ke
    Tanah Suci ikut belasungkawa atas wafatnya Salam. Mereka sayang kepada Abdus
    Salam karena beliau telah mengharumkan nama Islam di pentas internasional.
    Lalu, siapakah Prof Abdus Salam yang punya energi luar biasa untuk mencari
    titik temu ayat-ayat Alquran dengan ilmu pengetahuan alam itu? Umat Islam
    yang mana yang membangun masjid megah di Spanyol setelah 750 tahun nama
    Islam terkubur di Negeri Real Madrid itu?
     
    Buku karya siapakah yang berhasil mengislamkan Carolyn, wanita bangsawan
    Prusia yang kemudian membalikkan citra Islam di Jerman itu? Ternyata, mereka
    semua adalah orang-orang Ahmadiyah. Abdus Salam adalah orang Ahmadiyah. Yang
    membangun masjid di Spanyol juga orang Ahmadiyah. Buku yang dibaca Carolyn
    juga karya orang Ahmadiyah. Orang-orang Ahmadiyah punya banyak prestasi luar
    biasa karena punya prinsip mendahulukan cinta dan karya dalam beragama.
    Salah satu tafsir Alquran yang fenomenal di dunia, The Holy Quran, karya
    Maulana Muhammad Ali, intelektual Ahmadiyah, menjadi bacaan yang
    menginspirasi tokoh-tokoh pejuang Indonesia seperti Bung Karno dan HOS
    Cokroaminoto. Di dunia, The Holy Quran juga menjadi rujukan kajian Islam di
    Eropa dan Amerika.
     
    Tapi bagaimana kini di Indonesia? Orang Ahmadiyah yang telah mengharumkan
    nama Islam di dunia internasional itu kini ditendang. Rumahnya dihancurkan.
    Mereka dicerca, mereka disiksa. Negeri dengan 200 juta umat Islam itu lupa
    bahwa sumbangan Ahmadiyah terhadap syiar Islam itu luar biasa. Orang
    Ahmadiyah yang jumlahnya jutaan di dunia tampaknya hanya bisa bersabar
    menunggu redanya amarah masyarakat Indonesia yang, katanya, cinta Rasul
    Muhammad itu.
     
    Seandainya umat Islam bertanya kepada Jalaluddin Rumi dan Ibnu Arabi, apa
    bedanya antara jamaah Ahmadiyah dan jamaah Islam Ahli Sunnah, jawabannya
    niscaya seperti ini: kedua jamaah ini sama-sama mencintai Allah dan
    Rasul-Nya, Muhammad. Sampai titik ini, marilah kita merenung: Rasulullah
    diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia, agar sesama manusia
    saling mengasihi dan saling mencintai. Bukan sebaliknya, menyerang dan
    menyiksa manusia hanya karena perbedaan paham seperti di Pandeglang dan
    Bogor.(*)
     
    *M Bambang Pranowo**
    Guru Besar UIN Jakarta, Direktur Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian*
     
    http://suar.okezone.com/read/2011/02/11/58/423794/ahmadiyah-disayang-ahmadiyah-ditendang
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> Feb 11 02:49PM +0800 ^
     
    kok jadi bertanya sikap bijak.?katanya kebenaran itu mutlak dan kebijaksanaan itu tergantung orangnya.katanya konsisten.kalau konsisten pegang dalil dong.
    hiks
     
    --- Pada Jum, 11/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
     
     
    Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
    Judul: [Milis_Iqra] Ahmadiyah Disayang, Ahmadiyah Ditendang
    Kepada: Milis_Iqra@googlegroups.com
    Tanggal: Jumat, 11 Februari, 2011, 12:03 PM
     
     
    Saya tidak bermaksud menyetujui pendapat bahwa ahmadiyah harus dibiarkan,
    namun sekedar sharing bahwa memang kenyataannya, sebagian dari umat Islam tidak menghendaki Ahmadiyah dibubarkan.
     
    Jadi, sikap bijak yang bagaimana yang harusnya dikedepankan?
     
    whe~en
     
    ===
     
    Ahmadiyah Disayang, Ahmadiyah Ditendang
    Jum'at, 11 Februari 2011 - 11:08 wib
    Tahun 1907, seorang wanita dari kalangan elite Jerman, Carolyn, masuk Islam. Putri keluarga turunan bangsawan Prusia ini tertarik Islam setelah membaca buku-buku agama Islam yang bagus dan berstandar Eropa.
     
    Masuk Islamnya Carolyn sangat menggemparkan orang Jerman saat itu. Maklumlah, awal abad ke- 20, wajah Islam di Eropa masih terlihat prengus dan kotor. Propaganda politik dan media massa di Eropa terhadap wajah Islam yang bengis dan menakutkan masih menghantui bangsa Jerman. Masuk Islamnya Carolyn barangkali adalah momentum penting dari "perkenalan" Islam di Jerman— negara termaju dan terbesar di dunia saat itu setelah Inggris Raya. Islamnya Carolyn pun membawa dampak besar: orang Eropa, khususnya Jerman, mulai sedikit mengurangi "alergi"-nya pada Islam. Keterkejutan berikutnya terjadi lagi pada 1982. Sebuah masjid besar berdiri di Kota Pedro Abad, kota kecil di Provinsi Cordova, Spanyol.
     
    Masyarakat Spanyol ramai membincangkan berdirinya Masjid Basyarah yang megah itu karena inilah masjid pertama yang dibangun di Spanyol dalam kurun 750 tahun setelah musnahnya kejayaan Islam di Eropa yang berpusat di Negeri Matador itu. Bagi bangsa Eropa Barat yang pernah diduduki imperium Islam selama 750 tahun, kehadiran masjid tersebut membangkitkan kembali kenangan kekalahan Eropa yang Kristen di tangan Imperium Turki Osmani yang Islam. Lalu, 21 tahun kemudian, tepatnya tahun 2003, masyarakat Eropa kembali dikejutkan oleh berita dibangunnya masjid Islam termegah dan terbesar di Eropa Barat, yaitu Masjid Baitul Futuh, di Distrik Morden, Kota London, Inggris.
     
    Majalah berkala di Inggris The Informer menyebutkan bahwa Masjid Baitul Futuh merupakan salah satu bangunan dari 50 bangunan terkenal dan terbaik di dunia. Pada 2003, masyarakat Eropa juga dibuat tercengang dan kagum ketika media-media Eropa memberitakan bahwa umat Islam di Jerman dalam kurun waktu 50 tahun ke depan akan membangun 100 buah masjid di seluruh Jerman. Salah satunya yang telah sangat menggemparkan masyarakat Jerman, khususnya masyarakat Kota Berlin, ialah pembangunan Masjid Khadijah di Kota Berlin pada akhir 2008. Setelah itu, peresmian Masjid Mubarak di Distrik Saint Prix, Paris, Prancis.
     
    Orang Eropa yang menghargai kebebasan dan hak asasi manusia tampaknya menyokong pembangunan tempat-tempat ibadah Islam tersebut. Ini terjadi karena ajaran Islam yang disebarkan di masjid-masjid itu mengusung tema love for all, hatred for none (cinta kepada siapa pun, tidak benci kepada siapa pun). Saat ini, sudah ribuan, bahkan jutaan, buku diterbitkan di Amerika, Eropa, Asia, dan Australia oleh umat Islam yang membangun masjid-masjid megah di Eropa tersebut. Jutaan orang telah diajak memahami Islam yang agung, mulia, dan penuh kasih melalui buku-buku itu.
     
    Kebanggaan
     
    Di pihak lain, nun jauh dari Eropa, dalam sebuah pengajian akbar yang dihadiri ribuan umat Islam di Yogyakarta, awal tahun 1980-an, seorang dai terkenal KH Ir HA Syahirul Alim, MSc, dosen kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UGM, dengan bangga menyatakan bahwa akhir abad ke-20 merupakan momentum kembalinya Islam di pentas ilmu pengetahuan tingkat dunia. Saat itu, umat Islam di seluruh dunia sedang menikmati euforia "Nobel Fisika" yang diterima Prof Dr Abdus Salam dari Pakistan pada 1979.
     
    Prof Dr Ahmad Baiquni, ahli fisika nuklir, yang bersahabat baik dengan Abdus Salam diundang berceramah di mana-mana di Indonesia untuk menjelaskan kesesuaian ayat-ayat Alquran dengan ilmu pengetahuan alam yang telah mengantarkan Abdus Salam meraih Nobel Fisika yang amat bergengsi itu. Penerbit Pustaka Bandung secara khusus menerbitkan buku kecil berjudul Islam dan Ilmu Pengetahuan karya Prof Baiquni yang di dalamnya menjelaskan penemuan sang nobelis Abdus Salam tersebut. Salam menjadi penerang sains Islam dan menjadi penggugah kaum muslimin untuk kembali meraih kejayaan di bidang sains yang pernah digenggamnya pada abad ke ketujuh sampai ke-15, tulis Republika.
     
    Harian Islam terbesar di Indonesia ini juga memuji Salam sebagai saintis Islam terbesar dan ilmuwan muslim pertama yang mendapatkan hadiah Nobel paling bergengsi di bidang fisika atom di tengah terpuruknya sains Islam dalam lima abad terakhir. Abdus Salam kelahiran Pakistan, 29 Januari 1926 itu meraih gelar doktor fisika dalam usia 26 tahun dari Cambridge University, Inggris. Abdus Salam dalam penelitiannya berhasil menemukan fakta bahwa sesungguhnya semua gaya yang ada di jagat raya—yaitu gaya gravitasi, elektromagnet, nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah–– hakikatnya merupakan satu kesatuan. Ide penelitian Abdus Salam ini, menurut pengakuannya, terinspirasi dari pernyataan Alquran dalam Surah Al-Mulk ayat 3 tentang keseimbangan ciptaan Allah.
     
    Abdus Salam meninggal tahun 1996. Dunia Islam berbelasungkawa amat dalam atas kepergiannya. Dua pemimpin Pakistan yang amat bermusuhan, Benazir Bhuto dan Ziaul Haq, bersatu memberikan gelar pahlawan Pakistan sejati untuknya. Kerajaan Arab Saudi yang menggelar karpet merah ketika Abdus Salam datang ke Tanah Suci ikut belasungkawa atas wafatnya Salam. Mereka sayang kepada Abdus Salam karena beliau telah mengharumkan nama Islam di pentas internasional. Lalu, siapakah Prof Abdus Salam yang punya energi luar biasa untuk mencari titik temu ayat-ayat Alquran dengan ilmu pengetahuan alam itu? Umat Islam yang mana yang membangun masjid megah di Spanyol setelah 750 tahun nama Islam terkubur di Negeri Real Madrid itu?
     
    Buku karya siapakah yang berhasil mengislamkan Carolyn, wanita bangsawan Prusia yang kemudian membalikkan citra Islam di Jerman itu? Ternyata, mereka semua adalah orang-orang Ahmadiyah. Abdus Salam adalah orang Ahmadiyah. Yang membangun masjid di Spanyol juga orang Ahmadiyah. Buku yang dibaca Carolyn juga karya orang Ahmadiyah. Orang-orang Ahmadiyah punya banyak prestasi luar biasa karena punya prinsip mendahulukan cinta dan karya dalam beragama. Salah satu tafsir Alquran yang fenomenal di dunia, The Holy Quran, karya Maulana Muhammad Ali, intelektual Ahmadiyah, menjadi bacaan yang menginspirasi tokoh-tokoh pejuang Indonesia seperti Bung Karno dan HOS Cokroaminoto. Di dunia, The Holy Quran juga menjadi rujukan kajian Islam di Eropa dan Amerika.
     
    Tapi bagaimana kini di Indonesia? Orang Ahmadiyah yang telah mengharumkan nama Islam di dunia internasional itu kini ditendang. Rumahnya dihancurkan. Mereka dicerca, mereka disiksa. Negeri dengan 200 juta umat Islam itu lupa bahwa sumbangan Ahmadiyah terhadap syiar Islam itu luar biasa. Orang Ahmadiyah yang jumlahnya jutaan di dunia tampaknya hanya bisa bersabar menunggu redanya amarah masyarakat Indonesia yang, katanya, cinta Rasul Muhammad itu.
     
    Seandainya umat Islam bertanya kepada Jalaluddin Rumi dan Ibnu Arabi, apa bedanya antara jamaah Ahmadiyah dan jamaah Islam Ahli Sunnah, jawabannya niscaya seperti ini: kedua jamaah ini sama-sama mencintai Allah dan Rasul-Nya, Muhammad. Sampai titik ini, marilah kita merenung: Rasulullah diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia, agar sesama manusia saling mengasihi dan saling mencintai. Bukan sebaliknya, menyerang dan menyiksa manusia hanya karena perbedaan paham seperti di Pandeglang dan Bogor.(*)
     
    M Bambang Pranowo
    Guru Besar UIN Jakarta, Direktur Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian
    http://suar.okezone.com/read/2011/02/11/58/423794/ahmadiyah-disayang-ahmadiyah-ditendang
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 02:09PM +0700 ^
     
    kalau begitu kenapa tidak menjawab kebijakan menurut mas Nandang?
    a. Ikutan terprovokasi?
    b. Ikutan terprovokasi dan membunuh seperti kejadian cikeusik?
    c. Ikutan terprovokasi tapi kemudian menghilang ketika massa sudah
    terprovokasi?
    d. Membela yang terprovokasi namun hanya dari kejauhan?
    e. sekedar mencela sana sini?
    f. atau yang lainnya?
     
    karena kebijakan orang parameternya sendiri2 makanya saya tanyakan,
    yang dimaksud bijak nya mas Nandang terutama seperti apa?
     
    regards
    whe~en
     
    2011/2/11 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com> Feb 11 02:03PM +0700 ^
     
    ---------- Forwarded message ----------
    From: wirawan <wirawan.smg@gmail.com>
    Date: Fri, 11 Feb 2011 05:30:08 +0700
    Subject: [Tauziyah] Mengoreksi Berita Media Soal Kerusuhan Temanggung
    yang Sudutkan Islam
    To: Tauziyah <Tauziyah@yahoogroups.com>
     
    Mengoreksi Berita Media Soal Kerusuhan Temanggung yang Sudutkan Islam
     
    *BUKU PUTIH TERKAIT KERUSUHAN DI TEMANGGUNG*
     
    *Forum Umat Islam Bersatu (FUIB)*
     
    *Jl.** MT** Haryono 50 Temanggung*
     
     
     
    Sehubungan dengan peristiwa kerusuhan berlatar belakang penistaan agama di
    Temanggung pada hari Selasa, 8 Februari 2011, muncullah pemberitaan di media
    baik elektronik maupun surat kabar yang tidak seimbang. Dalam hal ini umat
    Islam sangat dirugikan karena pemberitahuan tersebut menempatkan umat Islam
    sebagai pelaku atas semua kerusuhan yang terjadi. Sehingga umat Islam
    Temanggung yang faktanya adalah sebagai KORBAN penistaan agama, justru
    menjadi pihak yang TERTUDUH.
     
    Atas dasar kenyataan tersebut, perlu dibuat upaya pelurusan berita dengan
    data-data yang akurat dan objektif baik di lapangan, maupun melalui
    saksi-saksi yang secara langsung melihat dan mengalami peristiwa tersebut.
    Maka perlu dilahirkan sebuah BUKU PUTIH untuk mengakomodasi data-data itu
    semua, demi menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya di Temanggung dan
    sekitarnya, serta umumnya di seluruh wilayah NKRI.
     
    *KRONOLOGI*
     
    1. Pada tanggal 23 Oktober 2010, Antonius Richmond Bawengan yang merupakan
    warga Duren Sawit, Jakarta Timur diketahui tertangkap tangan menyebarkan
    selebaran yang berisi penistaan agama. Salah satu selebaran itu diletakkan
    di depan rumah warga dusun Kenalan desa Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah,
    yang bernama H Bambang Suryoko.
     
    2. Warga yang mengetahui perbuatan Richmond, bersama pengurus RT yang
    bernama Bp. Fatchurrozi (Fauzi), yang juga anggota Polsek Kaloran, langsung
    melaporkannya ke Polsek Kranggan, kemudian dilimpahkan ke Polres Temanggung.
     
    3. Pada tanggal 21 November 2010. Oleh Kejaksaan Negeri Temanggung, berkas
    pemeriksaan sudah dinyatakan P21 (lengkap).
     
    4. Sidang pertama digelar pada tanggal 13 Januari 2011 dengan agenda
    pembacaan dakwaan.
     
    5. Sidang kedua digelar pada tanggal 20 Januari 2011 dengan agenda
    pemeriksaan saksi-saksi
     
    6. Sidang ketiga digelar pada tanggal 27 Januari 2011, dengan agenda
    pemeriksaan dua orang saksi dan seorang saksi ahli.
     
    7. Sidang keempat digelar pada tanggal 8 Februari 2011, dengan agenda
    pembacaan tuntutan.
     
    8. Pada sidang keempat setiap pengunjung sidang yang masuk ke area
    Pengadilan Negeri Temanggung diperiksa oleh petugas, untuk memastikan tidak
    adanya benda-benda terlarang yang mereka bawa ke area tersebut.
     
    9. Setelah pembacaan tuntutan, massa mulai gelisah, hakim meninggalkan
    ruangan tanpa sepatah kata pun, dan tersangka diamankan oleh aparat. Hal itu
    mengakibatkan suasana menjadi lebih gelisah dan massa menjadi tidak
    terkendali.
     
    10. Kemudian beberapa tokoh ulama berusaha menenangkan pengunjung sidang.
    Diantara tokoh tersebut adalah KH Syihabuddin (pengasuh Ponpes Wonoboyo) dan
    KH Rofi'i (pengasuh Ponpes di Kemuning).
     
    11. Setelah sekitar 30 menit kemudian sidang dilanjutkan dengan agenda
    pembacaan vonis, tanpa pledoi terlebih dahulu. Hakim memutuskan hukuman 5
    (lima) tahun penjara, sesuai dengan tuntutan jaksa.
     
    12. Dalam suasana ketegangan tersebut, beberapa orang melarang penggunaan
    kamera, baik yang dibawa wartawan maupun warga, sehingga massa pun
    terprovokasi menjadi lebih emosional. Apalagi sidang sebelumnya ada insiden
    pemukulan terhadap seorang pengunjung yang dilakukan oleh seorang Polisi
    bernama Kurniawan.
     
    13. Ada provokasi sekelompok orang yang memecah kaca di Pengadilan Negeri
    Temanggung. Suasana pun semakin ricuh. Aksi pecah kaca pun kemudian
    berlanjut, dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenal, diikuti pembakaran
    ban di tiga titik di lingkungan Pengadilan. Tidak diketahui dari mana ban
    itu masuk. Padahal, sebelum masuk halaman pintu gerbang timur Pengadilan
    (hanya satu pintu gerbang yang dibuka), setiap pengunjung sudah diperiksa
    dengan saksama oleh petugas menggunakan metal detector
     
    14. Di depan tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari para ustadz dan kyai
    yang sedang melihat jalannya sidang, dilemparkanlah gas air mata kemudian
    diikuti oleh suara tembakan. Menurut saksi mata, tidak ada tembakan
    peringatan terlebih dahulu.
     
    15. Korban yang berhasil diketahui sampai saat ini ada 9 orang, dilarikan di
    Rumah Sakit. Empat orang di antaranya yang masih dalam perawatan adalah:
     
    - Sholahuddin, 40 tahun. Putra pengasuh Ponpes Al-Munawar, Kertosari
    Temanggung. Luka tembak di kepala, dengan enam jahitan.
     
     
    - Roy Hanif, 15 tahun. Asal Gandurejo, Ngablak, Magelang. Luka tembak di
    kepala dan pelipis kiri, bahu sebelah kiri berubah bentuk, dicurigai patah
    tulang.
     
     
    - Suparman, 28 tahun. Luka 3 cm di daerah mata sebelah kiri.
     
     
    - Madyo, 48 tahun. Asal Braol, Campursari, Ngadirejo, Temanggung. Korban
    dilempar batu dari jarak dekat oleh personil Brimob di taman Kartini, depan
    stadion Bumi Phala, sekitar 300 meter dari pengadilan. Mengalami patah
    tulang di kaki sebelah kanan dan harus dioperasi.
     
    16. Semua korban tersebut berobat atas biaya sendiri.
     
    17. Kegelisahan massa semakin menjadi-jadi ketika putra pengasuh pondok
    Al-Munawwar Kertosari jatuh terkena tembakan, dan diisukan sampai meninggal
    dunia.
     
    18. Pengunjung sidang dikejar-kejar polisi. Selain mengejar pengunjung,
    beberapa polisi juga merusak puluhan sepeda motor pengunjung yang diparkir
    di seberang jalan Pengadilan Negeri.
     
    19. Sebagian pengurus Forum Umat Islam Bersatu berlindung masuk ke Panti
    Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAY) dan menutup gerbang panti PAY untuk
    mengantisipasi masuknya orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
     
    20. Namun polisi masih tetap mengejar mereka. Di depan pintu gerbang PAY,
    polisi mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas "Neng kene celeng, asu, PKI
    kabeh. Pateni wae!" (bahasa Jawa, artinya: orang-orang di sini babi, anjing
    dan PKI semua. Bunuh saja!" Lalu polisi melemparkan gas air mata tiga kali
    ke halaman PAY
     
    21. Setelah terjadi negosiasi antara pimpinan massa dan polisi akhirnya
    pemilik motor diperbolehkan mengambil motor. Namun mereka terlebih dahulu
    dipukuli dan diambil gambar motor dan pemiliknya. Saat itu polisi juga
    bertakbir dan berkata : "Polisi juga Islam". Takbir dilafazkan secara
    cengengesan sambil memukuli massa yang kelihatan mempunyai jenggot.
     
    22. Sekelompok orang yang tidak di kenal di depan BPR Surya Yudha mengajak
    massa untuk melanjutkan aksi ke Parakan dan membakar gereja. Provokator
    serupa juga ada di sebelah barat. Sambil mengatakan "munafik" ke orang-orang
    yang tidak mau mengikutinya. Mereka terus mengajak massa untuk membakar
    gereja. Massa diam tidak bergerak mengikuti mereka. Lalu beberapa saat
    pembakaran gereja benar-benar terjadi. Tidak diketahui siapa kelompok yang
    membakar gereja tersebut.
     
    23. Beberapa saksi melihat di dalam gereja sudah ada beberapa orang yang
    ikut memprovokasi massa untuk merusak gereja dengan memulai pelemparan.
    Ketika ditanya identitasnya, orang-orang tersebut tetap tidak menunjukkan,
    bahkan mereka langsung lari menghilang.
     
    24. Saksi lain melihat ada orang bercadar sudah berada di dalam gereja
    Pantekosta. Setelah gereja terbakar orang itu berlari keluar sambil mencopot
    cadarnya dan bergabung dengan massa penonton.
     
    *KESIMPULAN*
     
    1. Adanya kesengajaan untuk memantik kemarahan massa dengan pelemparan gas
    air mata di depan para ustadz dan kyai.
     
    2. Kerusuhan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada kelompok tertentu yang
    memang merencanakannya.
     
    3. Setiap pengunjung yang masuk ke halaman Pengadilan Negeri Temanggung
    harus diperiksa dengan ketat oleh petugas Polri sehingga sangat aneh ketika
    terjadi pembakaran ban di halaman Pengadilan Negeri Temanggung. Siapa yang
    melakukannya ? Siapa yang meloloskannya sehingga ban yang ukurannya sangat
    besar bisa masuk?
     
    4. Salah satu pemicu kemarahan massa adalah ketidakadilan hukum dalam
    penanganan kasus ini
     
    5. Apa yang telah dilakukan oleh Antonius Richmon Bawengan oleh Antonius
    richmon Bawengan adalah perbuatan yang sangat berbahaya, sangat potensial
    untuk memecah belah sendi-sendi kehidupan bermasyarakat bahkan bisa
    menyebabkan disintegrasi Negara Kesatuan republic Indonesia. Dan Antonius
    Richmon Bawengan terbukti memperlihatkan militansinya dan sangat terlatih
    untuk melakukan penistaan agama semacam ini. Penampilannya sangat tenang,
    SAMA SEKALI TIDAK MERASA BERSALAH dan dengan percaya diri menolak untuk
    didampingi pengacara. Bahkan informasi sementara yang kami himpun, ada
    indikasi kuat bahwa Antonius Richmon Bawengan juga melakukan aksi serupa di
    Poso yang memicu kerusuhan Poso, sebelum di Temanggung. Namun Polri hanya
    mau menyelidiki apa yang telah dikerjakan oleh Antonius Richmon Bawengan di
    Temanggung saja, tanpa mau menyelidiki latar belakangnya, latar belakang
    pendidikannya, organisasi yang memback up nya, siapa pendukung dananya,
    siapa aktor intelektual yang ada di baliknya. Padahal Forum Umat Islam
    Bersatu sangat yakin polisi punya kemampuan untuk mengungkap semuanya. Sikap
    polisi semacam ini akan memicu Antonius Richmon Bawengan untuk berbuat
    serupa di tempat lain.
     
    6. Ada proses peradilan yang dilanggar sehingga berpotensi menjadikan
    terdakwa terbebas dari semua dakwaan ketika melakukan Peninjauan Kembali
    (PK) di Mahkamah Agung. Pelanggaran tersebut adalah:
     
    - Tidak adanya pengacara yang mendampingi terdakwa padahal ancaman
    hukumannya 5 (lima) tahun. Apakah ini kelalaian atau kesengajaan yang
    dilakukan oleh Majelis hakim PN Temanggung dalam upaya untuk membebaskan
    Antonius Richmon Bawengan melalui PK-nya nanti ?
     
     
    - Sidang pembacaan tuntutan oleh jaksa itu tidak jelas statusnya, karena
    hakim meninggalkan ruang sidang begitu saja, tanpa ada sepatah kata pun.
     
    *SERUAN*
     
    1. Forum Umat Islam Bersatu mendesak kepada Kapolri untuk mencopot Kapolda
    Jawa Tengah dan Kapolres Temanggung karena tidak bisa menjalankan deteksi
    dini, tidak mampu mengantisipasi kerusuhan, tidak bisa melakukan pembinaan
    anggotanya sehingga Polri yang seharusnya bisa mencegah terjadinya
    kerusuhan, tetapi justru menjadi salah satu penyebab utama massa menjadi
    beringas dan tidak terkendali.
     
    2. Forum Umat Islam Bersatu menuntut aparat keamanan untuk mengusut tuntas
    kelompok dan actor intelektual di belakang Antonius Richmon Bawengan sebab
    keresahan massa dan provokasi yang memantik kerusuhan di Temanggung 8
    February 2011 semuanya bermula dari kasus Antonius Richmon Bawengan. Bila
    kelompok dan actor intelektual ini tidak disentuh, sangat patut kuat diduga
    akan melanjutkan aksi ke daerah-daerah lain.
     
    3. Forum Umat Islam Bersatu membentuk sebuah tim advokasi yang diberi nama
    TANGKIS (Tim Advokasi dan Perlindungan Korban Penistaan Terhadap Islam) dan
    mengajak seluruh ahli hukum dan advokat untuk bergabung dalam tim ini.
     
    4. Mendesak kepada DPRD Temanggung dan atau Bupati Temanggung untuk
    membentuk Tim Investigasi Independen untuk menuntaskan kasus ini.
     
    Temanggung, 9 Februari 2011
     
    *FORUM UMAT ISLAM BERSATU (FUIB)*
     
     
     
    *Taufan Sugianto. S.Pd*
    *Sekretaris*
     
    http://www.voa-islam.com/news/pembaca/2011/02/10/13265/mengoreksi-berita-media-soal-kerusuhan-temanggung-yang-sudutkan-islam/

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 08:31AM +0700 ^
     
    Penyerangan Ahmadiyah Disinyalir Terencana
    <http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/LIPUTANlogo/SIG=113tlrfcb/**http%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2F>
    Liputan 6 - Jumat, 11 Februari
     
    Liputan6.com, Jakarta: Pandeglang: Aksi sekelompok massa yang menyerang
    warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Ahad lalu, disinyalir bukan
    kejadian spontanitas. Namun, diduga kuat rekayasa. Temuan awal Lembaga
    Bantuan Hukum atau LBH Jakarta, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak
    Kekerasan (Kontras), serta Indonesia Legal Resource Center atau ILRC
    menunjukkan, peristiwa penyerangan itu merupakan tindakan terencana.
     
    Beberapa saksi juga melihat, setelah penyerangan, beberapa pelaku menerima
    amplop cokelat sebagai bayaran atas aksi anarkis mereka.
    Kejanggalan-kejanggalan ini tidak disampaikan kepolisian kepada masyarakat
    sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang salah. Saat memberikan
    keterangan di DPR beberapa waktu silam, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo
    memang mengakui jika ada aktor inteletual dibelakang penyerangan.
     
    Melalui temuan ini, LBH Jakarta dan Kontras mendorong Komnas HAM untuk
    mencari fakta sesungguhnya dan penyelidikan internal Polri terkait pembiaran
    kasus ini oleh sejumlah oknum aparat kepolisian di lapangan.(BOG)
    http://id.news.yahoo.com/lptn/20110210/tpl-penyerangan-ahmadiyah-disinyalir-ter-b03a71c.html
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    muhamad ahid <ahid_lg@yahoo.co.id> Feb 10 08:27PM -0800 ^
     
    Mengoreksi
    Berita Media Soal Kerusuhan Temanggung yang Sudutkan
    Islam
    BUKU PUTIH TERKAIT
    KERUSUHAN DI TEMANGGUNG
    Forum Umat Islam
    Bersatu (FUIB)
    Jl. MT Haryono 50 Temanggung
     
    Sehubungan dengan peristiwa kerusuhan
    berlatar belakang penistaan agama di Temanggung pada hari Selasa, 8 Februari
    2011, muncullah pemberitaan di media baik elektronik maupun surat kabar yang tidak
    seimbang. Dalam hal ini umat Islam sangat dirugikan karena pemberitahuan
    tersebut menempatkan umat Islam sebagai pelaku atas semua kerusuhan yang
    terjadi. Sehingga umat Islam Temanggung yang faktanya adalah sebagai KORBAN
    penistaan agama, justru menjadi pihak yang
    TERTUDUH.
    Atas dasar kenyataan tersebut, perlu
    dibuat upaya pelurusan berita dengan data-data yang akurat dan objektif baik di
    lapangan, maupun melalui saksi-saksi yang secara langsung melihat dan mengalami
    peristiwa tersebut. Maka perlu dilahirkan sebuah BUKU PUTIH untuk mengakomodasi
    data-data itu semua, demi menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya di
    Temanggung dan sekitarnya, serta umumnya di seluruh wilayah
    NKRI.
    KRONOLOGI
    1. Pada tanggal 23 Oktober 2010,
    Antonius Richmond Bawengan yang merupakan warga Duren Sawit, Jakarta Timur
    diketahui tertangkap tangan menyebarkan selebaran yang berisi penistaan agama.
    Salah satu selebaran itu diletakkan di depan rumah warga dusun Kenalan desa
    Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah, yang bernama H Bambang
    Suryoko.
    2. Warga yang mengetahui perbuatan
    Richmond, bersama pengurus RT yang bernama Bp. Fatchurrozi (Fauzi), yang juga
    anggota Polsek Kaloran, langsung melaporkannya ke Polsek Kranggan, kemudian
    dilimpahkan ke Polres Temanggung.
    3. Pada tanggal 21 November 2010.
    Oleh Kejaksaan Negeri Temanggung, berkas pemeriksaan sudah dinyatakan P21
    (lengkap).
    4. Sidang pertama digelar pada
    tanggal 13 Januari 2011 dengan agenda pembacaan
    dakwaan.
    5. Sidang kedua digelar pada tanggal
    20 Januari 2011 dengan agenda pemeriksaan
    saksi-saksi
    6. Sidang ketiga digelar pada tanggal
    27 Januari 2011, dengan agenda pemeriksaan dua orang saksi dan seorang saksi
    ahli.
    7. Sidang keempat digelar pada
    tanggal 8 Februari 2011, dengan agenda pembacaan
    tuntutan.
    8. Pada sidang keempat setiap
    pengunjung sidang yang masuk ke area Pengadilan Negeri Temanggung diperiksa oleh
    petugas, untuk memastikan tidak adanya benda-benda terlarang yang mereka bawa ke
    area tersebut.
    9. Setelah pembacaan tuntutan, massa
    mulai gelisah, hakim meninggalkan ruangan tanpa sepatah kata pun, dan tersangka
    diamankan oleh aparat. Hal itu mengakibatkan suasana menjadi lebih gelisah dan
    massa menjadi tidak terkendali.
    10. Kemudian beberapa tokoh ulama
    berusaha menenangkan pengunjung sidang. Diantara tokoh tersebut adalah KH
    Syihabuddin (pengasuh Ponpes Wonoboyo) dan KH Rofi'i (pengasuh Ponpes di
    Kemuning).
    11. Setelah sekitar 30 menit kemudian
    sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan vonis, tanpa pledoi terlebih dahulu.
    Hakim memutuskan hukuman 5 (lima) tahun penjara, sesuai dengan tuntutan
    jaksa.
    12. Dalam suasana ketegangan
    tersebut, beberapa orang melarang penggunaan kamera, baik yang dibawa wartawan
    maupun warga, sehingga massa pun terprovokasi menjadi lebih emosional. Apalagi
    sidang sebelumnya ada insiden pemukulan terhadap seorang pengunjung yang
    dilakukan oleh seorang Polisi bernama Kurniawan.
    13. Ada provokasi sekelompok orang
    yang memecah kaca di Pengadilan Negeri Temanggung. Suasana pun semakin ricuh.
    Aksi pecah kaca pun kemudian berlanjut, dilakukan oleh orang-orang yang tidak
    dikenal, diikuti pembakaran ban di tiga titik di lingkungan Pengadilan. Tidak
    diketahui dari mana ban itu masuk. Padahal, sebelum masuk halaman pintu gerbang
    timur Pengadilan (hanya satu pintu gerbang yang dibuka), setiap pengunjung sudah
    diperiksa dengan saksama oleh petugas menggunakan metal
    detector
    14. Di depan tokoh-tokoh masyarakat
    yang terdiri dari para ustadz dan kyai yang sedang melihat jalannya sidang,
    dilemparkanlah gas air mata kemudian diikuti oleh suara tembakan. Menurut saksi
    mata, tidak ada tembakan peringatan terlebih
    dahulu.
    15. Korban yang berhasil diketahui
    sampai saat ini ada 9 orang, dilarikan di Rumah Sakit. Empat orang di
    antaranya yang masih dalam perawatan adalah:
    Sholahuddin, 40 tahun. Putra pengasuh
    Ponpes Al-Munawar, Kertosari Temanggung. Luka tembak di kepala, dengan enam
    jahitan.
    Roy Hanif, 15 tahun. Asal Gandurejo,
    Ngablak, Magelang. Luka tembak di kepala dan pelipis kiri, bahu sebelah kiri
    berubah bentuk, dicurigai patah tulang.
    Suparman, 28 tahun. Luka 3 cm di daerah mata sebelah kiri.
     
    Madyo, 48 tahun. Asal Braol,
    Campursari, Ngadirejo, Temanggung. Korban dilempar batu dari jarak dekat oleh
    personil Brimob di taman Kartini, depan stadion Bumi Phala, sekitar 300 meter
    dari pengadilan. Mengalami patah tulang di kaki
    sebelah kanan dan harus dioperasi.
    16. Semua korban tersebut berobat
    atas biaya sendiri.
    17. Kegelisahan massa semakin
    menjadi-jadi ketika putra pengasuh pondok Al-Munawwar Kertosari jatuh terkena
    tembakan, dan diisukan sampai meninggal dunia.
    18. Pengunjung sidang dikejar-kejar
    polisi. Selain mengejar pengunjung, beberapa polisi juga merusak puluhan sepeda
    motor pengunjung yang diparkir di seberang jalan Pengadilan
    Negeri.
    19. Sebagian pengurus Forum Umat
    Islam Bersatu  berlindung masuk ke Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAY) dan
    menutup gerbang panti PAY untuk mengantisipasi masuknya orang-orang yang tidak
    bertanggung jawab.
    20. Namun polisi masih tetap mengejar
    mereka. Di depan pintu gerbang PAY, polisi mengeluarkan kata-kata yang tidak
    pantas "Neng kene celeng, asu, PKI kabeh. Pateni wae!" (bahasa Jawa, artinya:
    orang-orang di sini babi, anjing dan PKI semua. Bunuh saja!" Lalu polisi
    melemparkan gas air mata tiga kali ke halaman PAY
    21. Setelah terjadi negosiasi antara
    pimpinan massa dan polisi akhirnya pemilik motor diperbolehkan mengambil motor.
    Namun mereka terlebih dahulu dipukuli dan diambil gambar motor dan pemiliknya.
    Saat itu polisi juga bertakbir dan berkata : "Polisi juga Islam". Takbir
    dilafazkan secara cengengesan sambil memukuli massa yang kelihatan mempunyai
    jenggot.
    22. Sekelompok orang yang tidak di
    kenal di depan BPR Surya Yudha mengajak massa untuk melanjutkan aksi ke Parakan
    dan membakar gereja. Provokator serupa juga ada di sebelah barat. Sambil
    mengatakan "munafik" ke orang-orang yang tidak mau mengikutinya. Mereka terus
    mengajak massa untuk membakar gereja. Massa diam tidak bergerak mengikuti
    mereka. Lalu beberapa saat pembakaran gereja benar-benar terjadi. Tidak
    diketahui siapa kelompok yang membakar gereja
    tersebut.
    23. Beberapa saksi melihat di dalam
    gereja sudah ada beberapa orang yang ikut memprovokasi massa untuk merusak
    gereja dengan memulai pelemparan. Ketika ditanya identitasnya, orang-orang
    tersebut tetap tidak menunjukkan, bahkan mereka langsung lari
    menghilang.
    24. Saksi lain melihat ada orang
    bercadar sudah berada di dalam gereja Pantekosta. Setelah gereja terbakar orang
    itu berlari keluar sambil mencopot cadarnya dan bergabung dengan massa
    penonton.
    KESIMPULAN
    1. Adanya kesengajaan untuk memantik
    kemarahan massa dengan pelemparan gas air mata di depan para ustadz dan
    kyai.
    2. Kerusuhan ini tidak terjadi secara
    tiba-tiba. Ada kelompok tertentu yang memang
    merencanakannya.
    3. Setiap pengunjung yang masuk ke
    halaman Pengadilan Negeri Temanggung harus diperiksa dengan ketat oleh petugas
    Polri sehingga sangat aneh ketika terjadi pembakaran ban di halaman Pengadilan
    Negeri Temanggung. Siapa yang melakukannya ? Siapa yang meloloskannya sehingga
    ban yang ukurannya sangat besar bisa masuk?
    4. Salah satu pemicu kemarahan massa
    adalah ketidakadilan hukum dalam penanganan kasus
    ini
    5. Apa yang telah dilakukan oleh
    Antonius Richmon Bawengan oleh Antonius richmon Bawengan adalah perbuatan yang
    sangat berbahaya, sangat potensial untuk memecah belah sendi-sendi kehidupan
    bermasyarakat bahkan bisa menyebabkan disintegrasi Negara Kesatuan republic
    Indonesia. Dan Antonius  Richmon Bawengan terbukti memperlihatkan militansinya
    dan sangat terlatih untuk melakukan penistaan agama semacam ini. Penampilannya
    sangat tenang, SAMA SEKALI TIDAK MERASA BERSALAH dan dengan percaya diri menolak
    untuk didampingi pengacara. Bahkan informasi sementara yang kami himpun, ada
    indikasi kuat bahwa Antonius Richmon Bawengan juga melakukan aksi serupa di Poso
    yang memicu kerusuhan Poso, sebelum di Temanggung. Namun Polri hanya mau
    menyelidiki apa yang telah dikerjakan oleh Antonius Richmon Bawengan di
    Temanggung saja, tanpa mau menyelidiki latar belakangnya, latar belakang
    pendidikannya, organisasi yang memback up nya, siapa pendukung dananya, siapa
    aktor intelektual yang ada di baliknya. Padahal Forum Umat Islam Bersatu sangat
    yakin polisi punya kemampuan untuk mengungkap semuanya. Sikap polisi semacam ini
    akan memicu Antonius Richmon Bawengan untuk berbuat serupa di tempat
    lain.
    6. Ada proses peradilan yang
    dilanggar sehingga berpotensi menjadikan terdakwa terbebas dari semua dakwaan
    ketika melakukan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung. Pelanggaran
    tersebut adalah:
    Tidak adanya pengacara yang
    mendampingi terdakwa padahal ancaman hukumannya 5 (lima) tahun. Apakah ini
    kelalaian atau kesengajaan yang dilakukan oleh Majelis hakim PN Temanggung dalam
    upaya untuk membebaskan Antonius Richmon Bawengan melalui PK-nya nanti ?
     
    Sidang pembacaan tuntutan oleh jaksa
    itu tidak  jelas statusnya, karena hakim meninggalkan ruang sidang begitu saja,
    tanpa ada sepatah kata pun.
    SERUAN
    1. Forum Umat Islam Bersatu mendesak
    kepada Kapolri untuk mencopot Kapolda Jawa Tengah dan Kapolres Temanggung karena
    tidak bisa menjalankan deteksi dini, tidak mampu mengantisipasi kerusuhan, tidak
    bisa melakukan pembinaan anggotanya sehingga Polri yang seharusnya bisa mencegah
    terjadinya kerusuhan, tetapi justru menjadi salah satu penyebab utama massa
    menjadi beringas dan tidak terkendali.
    2. Forum Umat Islam Bersatu menuntut
    aparat keamanan untuk mengusut tuntas kelompok dan actor intelektual di belakang
    Antonius Richmon Bawengan sebab keresahan massa dan provokasi yang memantik kerusuhan di
    Temanggung 8 February 2011 semuanya bermula dari kasus Antonius Richmon
    Bawengan. Bila kelompok  dan actor intelektual ini tidak disentuh, sangat patut
    kuat diduga akan melanjutkan aksi ke daerah-daerah
    lain.
    3. Forum Umat Islam Bersatu membentuk
    sebuah tim advokasi yang diberi nama TANGKIS (Tim Advokasi dan Perlindungan
    Korban Penistaan Terhadap Islam) dan mengajak seluruh ahli hukum dan advokat
    untuk bergabung dalam tim ini.
    4. Mendesak kepada DPRD Temanggung
    dan atau Bupati Temanggung untuk membentuk Tim Investigasi Independen untuk
    menuntaskan kasus ini.
    Temanggung, 9 Februari
    2011
    FORUM UMAT ISLAM
    BERSATU (FUIB)
     
    Taufan
    Sugianto. S.Pd
    Sekretaris
    http://www.voa-islam.com/news/pembaca/2011/02/10/13265/mengoreksi-berita-media-soal-kerusuhan-temanggung-yang-sudutkan-islam/

     

    wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> Feb 11 08:26AM +0700 ^
     
    Selain standard, yang penting adalah info yang masuk ke kita.
    Kalau info itu berasal dari pihak2 yang ingin menjelek2kan Islam, akan
    sangat mudah bagi mereka untuk memutarbalikkan fakta. Yang baik jadi
    jelek, atau sebaliknya.
     
    "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik
    membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak
    menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya
    yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." [Al Hujuraat:6]
    Ayat di atas menjelaskan satu kejadian di zaman Nabi. Ketika itu Al
    Harits menghadap Nabi. Dan Nabi mengajaknya masuk ke dalam Islam. Al
    Harits pun bersyahadah masuk ke dalam Islam. Nabi mengajaknya untuk
    membayar zakat.
    Al Harits menyanggupinya dan berkata: "Ya Rasulullah, aku akan pulang
    kepada kaumku dan mengajak mereka masuk Islam dan membayar zakat. Aku
    akan mengumpulkan zakatnya. Jika telah tiba waktunya, kirimlah utusan
    untuk mengambil zakat."
    Akhirnya Nabi mengutus Al Walid bin 'Uqbah untuk mengambil zakat pada
    Al Harits. Namun sebelum sampai di tempat, Al Walid takut dan akhirnya
    pulang dan memberi laporan palsu pada Nabi. Katanya Al Harits tidak
    mau membayar zakat bahkan mengancam akan membunuhnya.
    Kemudian Nabi mengirim utusan yang lain untuk menemui Al Harits guna
    memeriksa kebenaran berita itu. Di tengah perjalanan, utusan tersebut
    bertemu Al Harits beserta sahabatnya yang sedang pergi untuk menemui
    Nabi. Al Harits bertanya kepada utusan itu: "Kepada siapa kamu
    diutus?"
    Utusan itu menjawab: "Kami diutus kepadamu."
    Al Harits bertanya: "Mengapa?"
    Mereka menjawab: "Sesungguhnya Rasulullah SAW telah mengutus Al Walid
    bin 'Uqbah. Namun ia berkata bahwa engkau tidak mau membayar zakat dan
    bahkan ingin membunuhnya."
    Al Harits berkata: "Demi Allah yang telah mengutus Muhammad, aku tidak
    melihatnya. Tidak ada yang datang kepadaku."
    Ketika mereka sampai di hadapan Rasulullah SAW, bertanyalah beliau:
    "Mengapa engkau tidak mau membayar zakat dan ingin membunuh utusanku?"
    Al Harits menjawab: "Demi Allah yang mengutus engkau dengan
    sebenar-benarnya. Aku tidak berbuat demikian." Maka turunlah ayat Al
    Hujuraat:6 sebagai peringatan kepada kaum mukminin agar tidak
    mempercayai satu berita secara sepihak tanpa memeriksanya kepada kaum
    yang dituduh. (HR Ahmad).
    Nah terhadap Muslim saja kita harus berhati-hati dalam menerima satu
    berita. Karena bisa jadi laporan itu tidak benar. Apalagi terhadap
    berita-berita yang disampaikan oleh orang-orang kafir atau sekuler
    yang membenci Islam.
     
     
     

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 10:24AM +0700 ^
     
    (mas wawan)
    Nah terhadap Muslim saja kita harus berhati-hati dalam menerima satu
    berita. Karena bisa jadi laporan itu tidak benar.
     
    (whe~en)
    benar mas wawan, saya setuju pernyataan tersebut. Semakin banyaknya
    manusia, semakin kompleksnya suatu kepentingan, semakin beragamnya kebutuhan
    manusia, menjadikan manusia terkadang lupa bahwa harusnya ketakukatan
    terhadap Allah adalah nomor satu.
     
    Namun menurut saya,
    jangan selalu menyalahkan non Islam, kita lihat kita sendiri agar bisa
    instropeksi diri, benarkah informasi dari sesama muslimpun benar?
    karena terkadang, nafsu, kebutuhan, ketakutan, menjadikan kebenaran
    disingkirkan.
    Bahkan menjadikan orang yang seharusnya tidak dibela menjadi dibela mati
    matian karena suatu urusan, karena suatu kepentingan.
     
    contohnya Al Walid bin 'Uqbah yang mas wawan sampaikan.
    kepada rasulullah saja dia berani berbohong, bagaimana tidak untuk orang
    orang sekarang yang merasa tidak ada tuntunan dari rasulullah karena merasa
    jamannya sangat jauh atau punya kepentingan duniawi dsb.
     
    yukkk, berbenah diri, jangan mau dikuasai oleh kepentingan hawa nafsu,
    jangan mau dikuasai oleh kepentingan tertentu, agar kebenaran, agar perintah
    Allah dan rasulNya tetap menjadi nomor satu.
     
    dan yang penting,
    jangan mudah terprovokasi dan selalu menganggap tindakan orang islam itu
    benar jika tidak sesuai syariat.
     
    Abu Darda' *radhiyallahu 'anhu* berkata: *"Sesungguhnya awal terjadinya
    kemunafikan pada diri seorang adalah caci makiannya terhadap pemerintahnya."
    * *[HR. Al Baihaqi dan Ibnu 'Abdil Barr]*
     
    regards
    whe~en
     
     
     
    2011/2/11 wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    Arif Al bisri <arifbisri@gmail.com> Feb 11 08:37AM +0700 ^
     
    Ya, itulah yang harus di"baca" setiap melihat, mendengar dan merasakan
    "sesuatu".
    - Baca asal - usul kejadian
    - Baca "kanan" dan "kiri"
    - Pilihlah jalan ditengah - tengahnya.

     

    Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> Feb 10 03:31PM +0800 ^
     
    bikin poling yuk. biar jelas.
    siapa yg pilih bubarkan ormas seperti kata pemimpin negri ini.
    atau
    siapa yg pilih bubarkan ahmadiyah seperti apa kata habib.
    silahkan ...monggo...
     
    --- Pada Kam, 10/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
     
     
    Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
    Judul: Re: [Milis_Iqra] FPI: Presiden SBY Jangan Jadi Pengecut
    Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
    Tanggal: Kamis, 10 Februari, 2011, 2:16 PM
     
     
    jangan suka memprovokasi mas najla
    dijelaskan saja,
    contohnya apa yang bilang arogan siapa
    contohnya apa hak asasi yang mana
     
    btw, mas najla bisa ga membantu saya menerangkan syarat syarat ber amar ma'ruf?
    terimakasih
     
    whe~en
     
     
    2011/2/10 najla abu <najla.abu@gmail.com>
     
    jika......
    ber Nahi Mungkar...dikatakan Arogan ...
    ber Ma'syiat...........dikatakan Hak Azasi.....
     
    Weleh-weleh....makin dimanakan hak Syari'ahnya...?
     
     
     
    2011/2/10 whe - en <whe.en9999@gmail.com>
     
     
     
     
    kata siapa satpol PP?
     
     
     
     
     
    2011/2/10 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
     
     
     
     
     
     
    yang merusak warung makan orang tidak mampu mah Satpol PP kaleeeee.
    karena mendapat tugas untuk melaksanakan PERDA.itu namanya pemerintah dzalim terhadap warganya.disnilah justru ironis yg mas arif maksudkan.hiks
     
     
    --- Pada Kam, 10/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
     
     
     
    Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
    Judul: Re: [Milis_Iqra] FPI: Presiden SBY Jangan Jadi Pengecut
    Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
    Tanggal: Kamis, 10 Februari, 2011, 11:35 AM
     
     
     
     
     
    Saya justru tidak mengerti,
    penggunaan kata yang salah tempat menurut saya.
     
    Sekarang saya mau tanya mas nandang,
    soal perusakan tempat, misalnya warung makan orang ga mampu itu bagaimana?
    apa itu amar ma'ruf?
    atau oknum?
     
    terimakasih
    whe~en
     
     
     
    2011/2/10 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
     
     
     
     
     
    insya allah saya bisa menangkap maksud mas arif.....
     
    --- Pada Kam, 10/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
     
     
    Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
    Judul: Re: [Milis_Iqra] FPI: Presiden SBY Jangan Jadi Pengecut
    Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
    Tanggal: Kamis, 10 Februari, 2011, 11:08 AM
     
     
     
     
     
    Menurut pendapat saya ga usah terlalu mudah terprovokasi mas nandang.
    Agar jangan jadi memprovokasi orang lain, apalagi belum tahu maksud pencetusnya.
    barbaik sangka saja dulu sampai ada benar benar jelas
    Prasangka itu ada larangan karena ada dosa.
     
    apalagi arti kata oknum lagi dibahas, dan yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi balik.
     
    regards
    Whe~en
     
     
     
    2011/2/10 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
     
     
     
     
     
     
    ini barangkali , yg melakukan amar ma'ruf di anggap oknum????!!!!!!!!arrrrrgggggghhhhh.
     
    AHMADIYAH
    FPI: Presiden SBY Jangan Jadi Pengecut
    Senin, 07 Februari 2011 , 12:38:00 WIB
     
    Laporan: Teguh Santosa
     
     
    RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam kerusuhan yang menewaskan tiga anggota Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten kemarin (Minggu, 6/2).
     
    "Jika Presiden mengeluarkan Keppres Pembubaran Ahmadiyah sejak dulu, maka tidak perlu ada lagi problem bentrokan umat Islam vs Ahmadiyah di berbagai daerah," ujar Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 7/2).
     
    "Jadi, jika ingin mengutuk kekerasan terhadap Ahmadiyah, kutuk saja Presidennya. Adapun Ahmadiyah tidak perlu dikutuk lagi, karena memang sudah terkutuk," sambungnya.
     
    Habieb Rizieq meminta agar SBY tidak jadi pengecut dan segera keluarkan Keppres Pembubaran Ahmadiyah sehingga tidak akan terjadi lagi kekerasan seperti di Cikeusik.[ono]
     
     
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
     
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
     
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
     
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
     
     
    --
     
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
     
    --
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
    Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
    dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
     
    Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
     
    Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
    Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
    Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
    -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

     

    abafarhan <abafarhan@gmail.com> Feb 10 08:08PM +0700 ^
     
    khusus Iran mba WN..Selamat..
    yang lain sedang bahas Dalil..tunggu giliran
     

     

    Muhamad Rischandra <mrischandra@gmail.com> Feb 11 08:03AM +0700 ^
     
    Ya begini ini namanya umat islam ya muter muter...artikel kayak diatas butuh
    perdebatan dan perseteruan para anggota milisnya jadi memang and anda sudah
    dilahrirkan bodoh sampai turunan anda pun menjadi bodoh..., sulit untuk bisa
    faham???,
    Maskudnya dengan iman yaitu *meyakini* Alloh itu ghaib, ciptaanya, kekuasaan
    dan kehendaknya, karena tanpa ini andapun sulit menerima agama dengan
    mendefinisikan Alloh serta seluruh kehendaknya menggunakan akal (logika),
    contoh api punya sifat panas dan hanya sekali ia bersifat dingin dan
    menyejahterakan pada saat nabiallah ibrahim AS di lemparkan kedalamnya.
     
    Lalu kalau kenyataannya seperti ini dengan logika atau pikiran seperti apa
    kita dapat percaya kalau api itu bersifat dingin atau ada yang sudah
    menemukan cara supaya api dapat bersifat dingin? dan kalau sudah ada itupun
    dengan kehendak Alloh.
     
    Mengenai fikiran ataupun apalah namanya hanya alat saja supaya kita dapat
    membuktikan kebenaran itu sendiri, so please deh don't be silly gak enak
    gitu loh
     
    2011/2/9 Mas Yudi <yudiartow@gmail.com>
     

     

    Arif Al bisri <arifbisri@gmail.com> Feb 11 08:30AM +0700 ^
     
    Hehehe,....
     
    Dan anehnya saat ini Berbuat yang kurang baik, sepertinya wajar (yang harus
    dilakukan). Zaman terbalik. -*- http://be-swn.co.cc
     
    Tugas kita adalah membalik kembali menjadi zaman normal dengan berahlak yang
    baik.

     

    awung <awungs@gmail.com> Feb 10 10:39PM +0700 ^
     
    *In Red
     
    maaf pake tulisan merah supaya kelihatan*
     
    2011/2/10 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    > *
     
    > * **''''''' ** **
    > ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''*
     
    *(Bukankah link yang anda kasih dasarnya **Hadits riwayat Anas bin Malik
    ra. ia berkata:* Nabi saw. bersabda: Ketika aku sedang berada di dekat
    Baitullah antara tidur dan jaga, tiba-tiba aku mendengar ada yang berkata:
    Salah satu dari tiga yang berada di antara dua orang. Lalu aku didatangi dan
    dibawa pergi. Aku dibawakan bejana dari emas yang berisi air zamzam. Lalu
    dadaku dibedah hingga ini dan ini. Qatadah berkata: Aku bertanya: Apakah
    yang beliau maksudkan? Anas menjawab: Hingga ke bawah perutnya. Hatiku
    dikeluarkan dan dicuci dengan air zamzam, kemudian dikembalikan ke tempatnya
    dan mengisinya dengan iman dan hikmah. Lalu aku didatangi binatang putih
    yang disebut Buraq, lebih tinggi dari khimar dan kurang dari bighal, ia
    meletakkan langkahnya pada pandangannya yang paling jauh. Aku ditunggangkan
    di atasnya. Lalu kami berangkat hingga ke langit dunia. (Sampai di sana)
    Jibril minta dibukakan. Dia ditanya: Siapa ini? Jibril menjawab Jibril.
    Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Muhammad saw. jawab Jibril. Ditanya: Apakah
    dia telah diutus?. Ya, jawabnya. Malaikat penjaga itu membukakan kami dan
    berkata: Selamat datang padanya. Sungguh, merupakan kedatangan yang baik.
    Lalu kami datang kepada Nabi Adam as (selanjutnya seperti kisah pada hadits
    di atas). Anas menjelaskan bahwa Rasulullah bertemu dengan Nabi Isa as. dan
    Nabi Yahya as. di langit kedua, di langit ketiga dengan Nabi Yusuf as. di
    langit keempat dengan Nabi Idris as. di langit kelima dengan Nabi Harun as.
    Selanjutnya Rasulullah saw. bersabda: Kemudian kami berangkat lagi. Hingga
    tiba di langit keenam. Aku datang kepada Nabi Musa as. dan mengucap salam
    kepadanya. Dia berkata: Selamat datang kepada saudara dan nabi yang baik.
    Ketika aku meninggalkannya, dia menangis. Lalu ada yang berseru: Mengapa
    engkau menangis? Nabi Musa menjawab: Tuhanku, orang muda ini Engkau utus
    setelahku, tetapi ummatnya yang masuk surga lebih banyak daripada ummatku.
    Kami melanjutkan perjalanan hingga langit ketujuh. Aku datang kepada Nabi
    Ibrahim as. Dalam hadits ini dituturkan, Nabiyullah saw. bercerita bahwa
    beliau melihat empat sungai. Dari hilirnya, keluar dua sungai yang jelas dan
    dua sungai yang samar. Aku (Rasulullah saw.) bertanya: Hai Jibril, sungai
    apakah ini? Jibril menjawab: Dua sungai yang samar adalah dua sungai di
    surga, sedangkan yang jelas adalah sungai Nil dan Furat. Selanjutnya aku
    diangkat ke Baitul-makmur. Aku bertanya: Hai Jibril, apakah ini? Jibril
    menjawab: Ini adalah Baitul-makmur. Setiap hari, tujuh puluh ribu malaikat
    masuk ke dalamnya. Apabila mereka keluar, tidak akan masuk kembali. Itu
    adalah akhir mereka masuk. Kemudian aku dibawakan dua bejana, yang satu
    berisi arak dan yang lain berisi susu. Keduanya disodorkan kepadaku. Aku
    memilih susu. lalu dikatakan: Tepat! Allah menghendaki engkau (berada pada
    fitrah, kebaikan dan keutamaan). Begitu pula ummatmu berada pada fitrah.
    Kemudian diwajibkan atasku shalat lima puluh kali tiap hari. Demikian kisah
    seterusnya sampai akhir hadits
    kemudian dikaitkan dengan fakta2 astroomis yang ditemukan belakangan
    sehingga kelihatan ilmiah. Om Armansyah sudah mengupas habis kontradiksi
    hadits2 seputar Isra Mi'raj.
     
    Logikanya jika Nabi sudah menganalisakan tentang peristiwa Isra Mi'raj tentu
    akan berbicara tentang makro kosmos karena beliau ditunjukkan ayat2 Allah
    berupa alam semesta. Berbicara tentang alat pelindung diri (barokah) agar
    tidak hancur saat bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bicara
    tentang kemegahan arasy allah. Juga mungkin bicara tentang pembentukan alam
    semesta dan penghancuran alam semesta. Tentu sekarang umat Islam sudah
    menguasai penerbangan antar planet. Tetapi sejarah mengatakan bahwa nabi
    tidak berbicara apa2 karena beliau sangat maklum dengan pengetahuan umatnya
    saat itu.
     
     
    > paham. *(*dengan bahasa manapun belum ada padanan yang pas. Ilustrasi
    > tentang perbedaan agama dan diin pernah saya posting dalam bentuk percakapan
    > imajiner dengan judul Islam Bukan Agama)*
     
    **

     

    "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com> Feb 11 10:02AM +0700 ^
     
    In Green…. Biar lebih nyantai J mungkin yang hanya sebatas kata-kata secuil
    saya tidak akan membahasnya…..
     

     
    From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On
    Behalf Of awung
     
     
     
    In Red
     
    maaf pake tulisan merah supaya kelihatan
     
    2011/2/10 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    ''''''' ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
     
    (Bukankah link yang anda kasih dasarnya Hadits riwayat Anas bin Malik ra.
    ia berkata: Nabi saw. bersabda: Ketika aku sedang berada di dekat Baitullah
    antara tidur dan jaga, tiba-tiba aku mendengar ada yang berkata: Salah satu
    dari tiga yang berada di antara dua orang. Lalu aku didatangi dan dibawa
    pergi. Aku dibawakan bejana dari emas yang berisi air zamzam. Lalu dadaku
    dibedah hingga ini dan ini. Qatadah berkata: Aku bertanya: Apakah yang
    beliau maksudkan? Anas menjawab: Hingga ke bawah perutnya. Hatiku
    dikeluarkan dan dicuci dengan air zamzam, kemudian dikembalikan ke tempatnya
    dan mengisinya dengan iman dan hikmah. Lalu aku didatangi binatang putih
    yang disebut Buraq, lebih tinggi dari khimar dan kurang dari bighal, ia
    meletakkan langkahnya pada pandangannya yang paling jauh. Aku ditunggangkan
    di atasnya. Lalu kami berangkat hingga ke langit dunia. (Sampai di sana)
    Jibril minta dibukakan. Dia ditanya: Siapa ini? Jibril menjawab Jibril.
    Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Muhammad saw. jawab Jibril. Ditanya: Apakah
    dia telah diutus?. Ya, jawabnya. Malaikat penjaga itu membukakan kami dan
    berkata: Selamat datang padanya. Sungguh, merupakan kedatangan yang baik.
    Lalu kami datang kepada Nabi Adam as (selanjutnya seperti kisah pada hadits
    di atas). Anas menjelaskan bahwa Rasulullah bertemu dengan Nabi Isa as. dan
    Nabi Yahya as. di langit kedua, di langit ketiga dengan Nabi Yusuf as. di
    langit keempat dengan Nabi Idris as. di langit kelima dengan Nabi Harun as.
    Selanjutnya Rasulullah saw. bersabda: Kemudian kami berangkat lagi. Hingga
    tiba di langit keenam. Aku datang kepada Nabi Musa as. dan mengucap salam
    kepadanya. Dia berkata: Selamat datang kepada saudara dan nabi yang baik.
    Ketika aku meninggalkannya, dia menangis. Lalu ada yang berseru: Mengapa
    engkau menangis? Nabi Musa menjawab: Tuhanku, orang muda ini Engkau utus
    setelahku, tetapi ummatnya yang masuk surga lebih banyak daripada ummatku.
    Kami melanjutkan perjalanan hingga langit ketujuh. Aku datang kepada Nabi
    Ibrahim as. Dalam hadits ini dituturkan, Nabiyullah saw. bercerita bahwa
    beliau melihat empat sungai. Dari hilirnya, keluar dua sungai yang jelas dan
    dua sungai yang samar. Aku (Rasulullah saw.) bertanya: Hai Jibril, sungai
    apakah ini? Jibril menjawab: Dua sungai yang samar adalah dua sungai di
    surga, sedangkan yang jelas adalah sungai Nil dan Furat. Selanjutnya aku
    diangkat ke Baitul-makmur. Aku bertanya: Hai Jibril, apakah ini? Jibril
    menjawab: Ini adalah Baitul-makmur. Setiap hari, tujuh puluh ribu malaikat
    masuk ke dalamnya. Apabila mereka keluar, tidak akan masuk kembali. Itu
    adalah akhir mereka masuk. Kemudian aku dibawakan dua bejana, yang satu
    berisi arak dan yang lain berisi susu. Keduanya disodorkan kepadaku. Aku
    memilih susu. lalu dikatakan: Tepat! Allah menghendaki engkau (berada pada
    fitrah, kebaikan dan keutamaan). Begitu pula ummatmu berada pada fitrah.
    Kemudian diwajibkan atasku shalat lima puluh kali tiap hari. Demikian kisah
    seterusnya sampai akhir hadits
     
    kemudian dikaitkan dengan fakta2 astroomis yang ditemukan belakangan
    sehingga kelihatan ilmiah. Om Armansyah sudah mengupas habis kontradiksi
    hadits2 seputar Isra Mi'raj.
     

     
    [Dani Permana] Oh jadi menjadikan Om Armansyah menjadi tameng gitu, ini
    antara saya dan antum saja, saya sudang mengetahui tulisan Mas Armansyah itu
    several years ago….
     

     
    [Dani Permana] Apakah nyeleneh itu bisa di pandang baik dan BENAR? Katanya
    ingin mengikuti Al Quran koq nyeleneh… (nyeleneh kurang lebih artinya
    mahiwal, unik, sangat tidak biasa. Baik dan benar relatif, makanya perlu
    dibenturkan dengan acuan kebenaran) Mas Awung, Diin adalah Bahasa Arab,
    cobalah diartikan ke Bahasa Indonesia? Biar saya yang dho'if ini lebih
    paham. (dengan bahasa manapun belum ada padanan yang pas. Ilustrasi tentang
    perbedaan agama dan diin pernah saya posting dalam bentuk percakapan
    imajiner dengan judul Islam Bukan Agama)
     
    [Dani Permana] oke kalau begitu dengan istillah "diin"…… bisa dijelaskan
    mengapa tidak sepadannya?
     
    [Dani Permana] Mungkin Nabi Mas Awung (o ya nabi anda berbeda ya dengan nabi
    saya?) tidak mengajarkan bagaimana mengucapkan SALAM yang Baik dan Benar,
    padahal arti SALAM adalah Keselamatan kalau diIndonesiakan ....
     
    Jadi kalau kita mengakhiri sebuah kata dan di-ikuti kata Salam (keselamatan)
    maksudnya apa yah? Apakah do'a ?
     
    Saya tidak sedang berbahasa Arab dalam bahasa Indonesia salam disini adalah
    greeting, regard, peace, hormat, tabik Pernahkah anda dengar "sampaikan
    salam saya" atau yang anda dengar "sampaikan assalaamua'laikum waromatullahi
    wabarokatuh saya" ?
     
    Salam,
     
    [Dani Permana] Satu lagi tidak konsistennya Mas Awung, selalu berkata-kata
    Al Qur'an sebagai petunjuk namun diajak diskusi tidak menggunakan Al Qur'an
    itu sendiri…
     
    Firman Allah : "Doa mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma", dan salam
    penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup doa mereka ialah:
    "Alhamdulillaahi Rabbil 'aalamin." (Yunus : 10)
     
    Daripada berlogika panjang-panjang seperti tulisan merah diatas, kan lebih
    baik dengan satu ayat Al Qur'an sudah cukup….
     
    Salam Senyum…..
     

     
    2011/2/9 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     

     
    From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On
    Behalf Of awung
    Sent: Wednesday, February 09, 2011 6:54 AM
     
     
    To: milis_iqra@googlegroups.com
    Subject: Re: [Milis_Iqra] Akal dan hati + logika was Pemuda Muhammadiyah:
    Usut Penyerang Ahmadiyah
     

     
    Para ahli memang sudah menyusun metoda, kaidah keilmuan yang luar biasa
    canggih untuk memahami berbagai informasi/ilmu dalam alQuran. Namun hingga
    saat ini belum berhasil membuka seluruh tabir ilmu yang tersimpan dalam
    alQuran. Dalam bidang sosial kemasyakatan barangkali Islam sudah jauh lebih
    maju karena bidang ini sudah dianalisakan oleh Muhammad sebagai rasul, namun
    dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi yang dikandung alQuran belum
    dianalisakan, bukan karena nabi tidak mengerti tetapi disesuaikan dengan
    daya tangkap masyarakatnya.
     
    [Dani Permana] kata yang saya highlight kuning diatas saya menafikannya,
    karena jika dikatakan "belum" berarti belum sama sekali dianalisakan.
    Padahal para ilmuwan baik yang Islam maupun non islam sudah sudah
    membuktikannya dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi meskipun tidak
    begitu sempurna karena teknonolgi slalu berkembang.
     
    [Awung]
     
    Dalam manajemen ada istilah berfikir out of the box untuk memecahkan
    kebuntuan2 atau lambatnya pemecahan masalah. Nah disini juga diperlukan
    pemikiran out of the box agar terjadi percepatan2 pembukaan ilmu
    pengetahuan.
     
    [Dani Permana] berhubung saya lulusan dari management … istilah berfikir
    Out of the box adalah pendekatan berpikir kreatif dan merupakan salah satu
    cara atau alat untuk mencari pemikiran baru dengan meninggalkan cara-cara
    lama. Istilah tersebut ada dalam management dan kaitannya dengan bisnis.
     
    Jadi apakah istilah ini bisa di gunakan dalam prinsip-prinsip Dasar Islam?
    Maka saya ingin belajar kepada Mas Awung jika bisa digunakan dalam
    prinsip-prinsip dasar Islam. Berikut adalah check list keingin tahuan saya
    mengenai hal tersebut diatas
     
    1. Konsep "Out of the box" dalam Islam
     
    2. Kerangka berfikir "Out of the box" dalam Islam
     
    3. Studi leteratur yang berkaitan berfikir "Out of the box" baik dari Al
    Qur'an dan lainnya
     
    4. Hipotesa Mas Awung dengan mengunakan berfikir "Out of the box" dalam
    masalah Ahmadiyah saja dahulu
     
    5. Percentage keberhasilan berfikir "Out of the box" dalam Islam dalam
    penyelesaian masalah Ahmadiyah, jika ada menggunakan data statistic
     
    6. Kesimpulan
     

     
    Karena setahu saya istilah berfikir "Out of the box" memiliki konsep-konsep
    yang juga menggunakan prinsip-prinsip dasar dari management, yang intinya
    inside the box masih tetap digunakan sebagai panduan…
     
    2011/2/8 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    [Wheen]
     
    Mas dani,
    sebelum membenturkan logikanya mas awung, jangan lupa pertanyaan saya soal
    wahyu qauliyah dan kauniyah ya.
    kan ada hubungannya? biar tahu kapan menggunakan ilmu kapan menggunakan
    akal, kapan menggunakan logika.
     
    [Danii]
     
    Sebenarnya kalau pertanyaannya "kapan menggunakan ilmu kapan menggunakan
    akal, kapan menggunakan logika." saya pandang keliru, karena ilmu itu
    diperoleh dari hasil berfikir dan berfikir menggunakan akal, dan akal itu
    yang menuntun kepada pencarian sumber data awal, dan sumber data awal itu
    adalah wahyu, dan wahyu ada yang bersifat qauliyah maupun kauniyah. kemudian
    dari sumber data awal di olah untuk di kembangkan menjadi ilmu-ilmu lainnya.
    Jadi semuanya berinteregasi satu sama lainnya.... dalam sahih bukhori ada
    satu bab tentang berilmu sebelum berkata dan beramal, bagaimana kita akan
    berilmu jika kita tidak mengetahui sumber data awal yang bisa dijadikan
    panduan untuk memahami dan untuk memahami butuh akal.
     
    Kembali ke logika... terkadang saya hanya tersenyum saja jika ada orang yang
    menggunakan logika namun tidak didasari dengan sumber data awal yang di
    kuasai, karena untuk memahami Al Qur'an dan juga hadist, dibutuhkan kaidah
    ilmu mantik (Logika) dan ilmu munasabat (korelasi antar ayat) dan dua ilmu
    ini ada dalam ulumul Qur'an. Jika dua hal tersebut kurang memahami maka yang
    akan terjadi - bisa benar namun sifatnya subjective atau zhan (sangkaan) -
    namun yang di kawatirkan adalah malah menyesatkan. Sebenarnya logika atas
    dua macam, namun keduanya tidak dapat dipisahkan, yaitu
     
    a. Logika Kodratiah : Akal budi (pikiran) bekerja menurut hukum-hukum logika
    dengan cara spontan. Tetapi dalam hal-hal tertentu (biasanya dalam masalah
    yang sulit), akal budi manusia maupun seluruh diri manusia bisa dipengaruhi
    oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subjektif.
    selain itu, perkembangan pengetahuan manusia sendiri sangat terbatas.
    Hal-hal ini menyebabkan kesesatan tidak terhindarkan. Walaupun sebenarnya
    dalam diri manusia sendiri juga ada kebutuhan untuk menghindari kesesatan
    tersebut. Untuk menghindari kesesatan itulah, dibutuhkan ilmu khusus yang
    merumuskan azaz-azaz yang harus ditepati dalam setiap pemikiran, yaitu
    logika ilmiah.
     
    b. Logika Ilmiah : Logika ini membantu logika kodratiah. Logika ilmiah
    memperhalus dan mempertajam akal budi, juga menolong agar akal budi bekerja
    lebih tepat, lebih teliti, lebih mudah, dan lebih aman. Dengan demikian
    kesesatan dapat dihindarkan, atau minimal bisa dikurangi dengan kadar
    tertentu. Logika inilah, yang dimaksud mempunyai hukum-hukum atau azaz-azaz
    yang harus ditepati. Dalam penyelidikan hukum-hukum logika, dapat diuraikan
    bahwa pemikiran manusia terjadi tiga unsur. Yaitu pengertian-pengertian atau
    kata, kemudian kata atau pengetian itu disusun itu sedemikian tupa sehingga
    menjadi keputusan-keputusan. Akhirnya keputusan-keputusan itu disusun
    menjadi penyimpulan-penyimpulan.
     
    Nah kesimpulan yang saya tangkap kebanyakan dari kita adalah sebatas mampu
    mengunakan logika Kodratiah... namun jika meloncat ke logika ilmiah biasanya
    enggan....
     
    Berikut ada sedikit artikel yang mudah-mudahan membuat kita tidak harus
    menomorsatukan salah satu dari keduanya, yakni apakah wahyu dahulu atau akal
    dahulu atau vice versa? karena secara lahiriyah Allah sudah memberikan akal
    kepada manusia sebagai pembeda dengan makhluq lainnya, sebagaimana
    firman-Nya
     
    Artinya:"Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut
    mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezki dari yang baik-baik
    dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan
    makhluk yang Telah kami ciptakan". (QS. Al Israa' [17]: 70)
     

     
    Karena itu, maka tempat akal terletak dalam hati yang merupakan pusat
    penilaian bagi Allah subhanahu wa'ta'ala terhadap setiap gerak dan aktifitas
    manusia, sebagaimana Firman-Nya : Artinya:" mereka mempunyai hati, tetapi
    tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Alloh)". (QS. Al A'raaf[7]:
    179)
     

     
     
    Dari Firman Allah al A'raf : 179 sudah jelas bahwa untuk memahami sesuatu
    juga dengan Hati, jadi yah kita kembalikan kepada artikel " Integrasikan
    Akal dan Hati!"
     
    ========================
     
    PENGHORMATAN ISLAM PADA AKAL
     
    A. Definisi Akal
     
    Akal (العَقْلُ) berasal dari akar kata (عَقَلَ-يَعْقِلُ-عَقْلًا) yang
    asalnya bermakna mencegah (المَنْعُ). Akal juga memiliki makna yang lain,
    diantaranya:
     
    ü (الحَجْرُ) : mencegah.
     
    ü (النَّهْيُ) : melarang.
     
    ü (الدِّيَّةُ) : tebusan.
     
    Sedangkan menurut istilah, penggunaan akal mempunyai empat (4) makna:
     
    1) (الغَرِيْزِةُ المُدْرِكَةُ : insting / naluri yang mampu merasa), yaitu
    naluri yang memiliki manusia untuk mengetahui dan memikirkan sesuatu, sama
    seperti kekuatan melihat pada mata dan kekuatan merasa pada lidah. Ia adalah
    obyek taklif (pembebanan ibadah) yang dapat membedakan manusia dengan hewan.
     
    2) (العُلُوْمُ الضَّرُوْرِيَّةُ : ilmu pasti / ekstra), yaitu ilmu yang di
    ketahui oleh seluruh orang berakal, seperti pengetahuan tentang hal yang
    mungkin, yang wajib dan lain-lain.
     
    3) (العُلُوْمُ النَّظَرِيَّةُ : ilmu-ilmu teoritis) yang diperoleh
    melalui penalaran dan pencarian data.
     
    4) Kerja-kerja yang berdasarkan ilmu.
     
    Pengertian di atas dapat dirangkum dalam dua (2) makna:
     
    a) Aksioma-aksioma rasional dan pengetahuan-pengetahuan dasar yang ada
    pada setiap manusia.
     
    b) Kesiapan bawaan yang bersifat instinktif dan kemampuan yang matang.
     
    Akal adalah instink yang diciptakan Alloh subhanahu wa'ta'ala kemudian
    diberimuatan kepemikiran yang berguna bagi kehidupan manusia yang telah
    dimuliakan Alloh subhanahu wa'ta'ala.
     
    Alloh subhanahu wa'ta'ala berfirman:
     
    Artinya:"Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut
    mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezki dari yang baik-baik
    dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan
    makhluk yang Telah kami ciptakan". (QS. Al Israa' [17]: 70)
     
    Karena itu, maka tempat akal terletak dalam hati yang merupakan pusat
    penilaian bagi Alloh subhanahu wa'ta'ala terhadap setiap gerak dan aktifitas
    manusia.
     
    Alloh subhanahu wa'ta'ala berfirman:
     
    Artinya:" mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami
    (ayat-ayat Alloh)". (QS. Al A'raaf[7]: 179)
     
    B. Kedudukan Akal Dalam Syari'at Islam.
     
    Syari'at Islam memberikan nilai dan urgensi yang amat penting dan tinggi
    terhadap akal manusia. Itu dapat dilihat dari point-point berikut:
     
    1) Alloh subhanahu wa'ta'ala hanya menyampaikan kalam-Nya (firman-Nya)
    kepada orang-orang yang berakal, karena hanya mereka yang dapat memahami
    agama dan syari'at-Nya.
     
    Alloh subhanahu wa'ta'ala berfirman:
     
    Artinya:"Dan kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya
    dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rohmat dari
    kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai fikiran". (QS. Shaad
    [38]: 43).
     
    2) Akal merupakan syarat yang harus ada dalam diri manusia untuk
    mendapat taklif (beban kewajiban) dari Alloh subhanahu wa'ta'ala.
    Hukum-hukum syari'at tidak berlaku bagi mereka yang tidak mempunyai akal.
    Dan diantaranya yang tidak menerima taklif itu

     

    awung <awungs@gmail.com> Feb 10 11:11PM +0700 ^
     
    *In Red
     
    Maaf menggunakan tulisan merah supaya terlihat jelas*
     
    2011/2/10 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    > dengan antum…(saya hanya mau menghindari debat, kalau kita diskusi tidak
    > ada masalah).
    > *
     
    *
    Salam,*
     

     

    "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com> Feb 11 09:50AM +0700 ^
     
    In Red
     
    Maaf menggunakan tulisan merah supaya terlihat jelas
     
    [Dani Permana] In green… biar telihat nyantai… see below
     
    2011/2/10 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of awung
     
    [Dani Permana] Disatu sisi Mas Awung berbicara tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tinggi, sedangkan yang namnya Ilmu pengetahuan adalah sifatnya ilmiah dan bisa di uji secara ilmiah berdasarkan fakta dan historical data. Namun disi lain Mas Awung berpendapat dengan pendapatnya sendiri, menurut saya pola berfikirnya seperti inkonsisten.
     
    ( Awung] begitukah penilaian anda?)
     
    [Dani Permana] Yah kalau salah di kasih tahu dunk, karena dari satu sisi dan sisi lain Mas Awung inconsistent
     
    [Awung]
     
    (saya bicara di forum bebas, saya rasa tidak perlu mrnggunakan kaidah2 ilmiah nanti malah kaku dan bertele2)
     
    [Dani Permana] tuh kan inconsistent lagi… katanya Al Qur'an sebagai petunjuk… koq engga dipakai.. bukannya setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan. Saya pikir Mas Awung ahli dalam Al Qur'an.
     
    On Behalf Of awung
     
    Beberapa prinsip yang saya pegang dalam memahami petunjuk alQuran:
     
    * alQuran adalah petunjuk yang lengkap dan terperinci (seluruh aspek kehidupan, tetapi bukan ensiklopedia)
    * alQuran tidak mengenal ruang dan waktu (berlaku sepanjang zaman di seluruh alam semesta)
    * Tidak ada pertentangan di dalamnya
    * Rahmatan lil a'lamin
     
    [Dani Permana] Semua orang mengetahui bahwa Al Qur'an adalah memiliki hal-hal diatas,
     
    {Awung]
     
    (tidak semua orang mempraktekkannya)
     
    [Dani Permana] termasuk Mas Awung.. sudah ada contohnya… diatas…
     
    [Dani Permana] Jika demikian adanya, bisakah Mas Awung menjadikannya objektif?
     
    [Awung]
     
    (tidak bisa karena itu adalah penilaian anda)
     
    [Dani Permana] Lah kalau gitu Mas Awung sendiri ga bisa menilai….
     
    [Awung]
     
    (sudah saya katakan judgment kemurtadan adalah hak perogratif Allah)
     
    [Dani Permana] dalilnya dunk… ? kan kita sepaham Al Qur'an sebagai petunjuk…
     
    Mohon Analisanya wahai orang orang yang memiliki akal?
     
    [Awung]
     
    (apakah anda tidak berakal?)
     
    [Dani Permana] Makanya saya bertanya kepada Mas Awung jika memiliki akal? J
     
    {Awung]
     
    (Saya katakan alQuran adalah petunjuk (manual instruction) yang lengkap tetapi bukan ensiklopedia. Manusia saja membuat manual instruction ciptaannya dibuat seringkas mungkin, sejelas mungkin, tidak perlu memasukkan yang hal2 yang tidak ada kaitannya. Apalagi Allah tentu sangat mengetahui petunjuk apa yang diperlukan oleh manusia)
     
    [Dani Permana] Jika demikian buktikan dunk dengan apa-apa yang Mas Awung yakini…tentunya dengan ayat-ayat Al Qur'an.. jangan Cuma bilang "alQuran adalah petunjuk (manual instruction) yang lengkap tetapi bukan ensiklopedia"
     
    [Awung]
     
    (saya hanya mau menghindari debat, kalau kita diskusi tidak ada masalah).
     
    [Dani Permana] Saya sudah awali dengan permintaan saya namanya diskusi itu ilmiah kan Mas Awung, bukan seperti tulisan—tulisan merah diatas. Yuk kita Mulai apa yang mau di bahas terlebih dahulu….
     
    Saya senang diskus dengan Mas Awung jika berkenan selama Ilmiah… karena Al Qur'an adalah Ilmiah, Al Hadist adalah Ilmiah, Ilmu pengetahuan juga ilmiah karena bisa di uji secara ilmiah, Tapi kalau tulisan-tulisan merah diatas, apakah bisa dipertanggungjawabkan…. (baca : pake garis bawah)
     
    2011/2/9 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    [Awung]
     
    Maaf Mas Awung jawabannya tidak selaras dengan pertanyaannya, dalam hal kasus dibawah yakni membenturkan ayat "2/256: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); …." dengan hadist "Siapa saja yang mengganti agamanya, bunuhlah (HR Bukhari dan Ahmad)."
     

     
    [Dani Permana]
     

     
    Kesalahan atas memahami fakta murtad dan ayat di atas berakibat kefahaman yang keliru, dan kebertentanangan itu lahir atas kesalahan mereka untuk memahami ayat di atas. "2/256". Jika kita mengkaji ayat di atas dan hadits-hadits yang digunakan "Hukum orang-orang Murtad", kita akan berkesimpulan bahwa tidak ada bertentangan sama sekali. Oleh karena itu ayat di atas tidak bisa digunakan sama sekali untuk menolak hukuman mati bagi orang murtad. Karena ayat di atas hanya terkait dengan pemaksaan terhadap orang kafir untuk masuk Islam. Jadi meskipun wajib bagi orang kafir untuk masuk Islam (lihat Qs. Ali-Imran [3]: 19, 85), mereka harus masuk Islam atas kesadaraan sendiri, dan bukan karena ada paksaan dari kita (misalnya dengan ancaman terhadap jiwa mereka jika tidak mau masuk Islam). Sedangkan hadits-hadits yang digunakan terkait dengan hukuman bagi orang Islam –baik dia sudah muslim sejak lahir, atau seorang muallaf– yang keluar dari Islam.
     

     
    Padahal dalam Firman Allah yang lain sudah dijelaskan
     

     
    Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. " ( Qs Al Baqarah : 217 )
     

     
    " Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la'nat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) la'nat para malaikat dan manusia seluruhnya, mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh, kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Qs Ali Imran : 86-89 )
     
    " Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong." ( Qs Ali Imran : 90-91 )
     
    " Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus." ( Qs Ali Imran : 137 )
     

     
    Saya memangdang bahwa Ahmadiyah (qodian) adalah sudah kafir karena menjadikan Mirza Ghulam Ahmad dijadikan Nabi setelah Muhammad Shallallhu 'alaihi wasallam, mereka sudah murtad dan Allah sudah memandang amalnya sia-sia sebagaimana Firman-Nya "Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. " ( Qs Al Baqarah : 217 )"
     

     
    Nah sekarang kesalahan fatal dalam memahami Hadist yang sifatnya umum, yakni ""Siapa saja yang mengganti agamanya, bunuhlah (HR Bukhari dan Ahmad)."" Kemudian di benturkan dengan ayat Al Qur'an yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan hadist tersebut diatas sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, buat saya tidak masuk di akal cara berlogikanya. Dalam sebuah kaidah "dalil yang sifatnya umum akan tetap pada keumumannya kecuali ada dalil sebagai pengkuhusan, maka dalil yang sifatnya khusus di dahulukan."
     

     
    Islam tidak sembarang saja membunuh orang yang murtad yang kafir se-enaknya, semuanya telah diatur
     

     
    Orang-orang kafir yang haram untuk dibunuh adalah tiga golongan:
    1. Kafir dzimmi (orang kafir yang membayar jizyah/upeti yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin)
    2. Kafir mu'ahad (orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati)
    3. Kafir musta'man (orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin)
     
    Sedangkan orang kafir selain tiga di atas yaitu kafir harbi, itulah yang boleh diperangi.
    Berikut adalah dalil-dalinya..
     
    [Larangan Membunuh Kafir Dzimmi yang Telah Menunaikan Jizyah]
     
    Allah Ta'ala berfirman,
     
    "Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk." (QS. At Taubah: 29)
    Dari 'Abdullah bin 'Amr, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
     
    "Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. " (HR. An Nasa'i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
     
    [Larangan Membunuh Kafir Mu'ahad yang Telah Membuat Kesepakatan untuk Tidak Berperang]
     
    Al Bukhari membawakan hadits dalam Bab "Dosa orang yang membunuh kafir mu'ahad tanpa melalui jalan yang benar".Dari 'Abdullah bin 'Amr, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
     
    "Siapa yang membunuh kafir mu'ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun." (HR. Bukhari no. 3166)
     
    [Larangan Membunuh Kafir Musta'man yang telah mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin]
     
    Allah Ta'ala berfirman,
     
    "Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui." (QS. At Taubah: 6)
     
    Dari 'Ali bin Abi Thalib, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
     
    "Dzimmah kaum muslimin itu satu, diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)". (HR. Bukhari dan Muslim)
     
    An Nawawi rahimahullah mengatakan, "Yang dimaksudkan dengan dzimmah dalam hadits di atas adalah jaminam keamanan. Maknanya bahwa jaminan kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Oleh karena itu, siapa saja yang diberikan jaminan keamanan dari seorang muslim maka haram atas muslim lainnya untuk mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam jaminan keamanan." (Syarh Muslim, 5/34)
     
    Adapun membunuh orang kafir yang berada dalam perjanjian dengan kaum muslimin secara tidak sengaja, Allah Ta'ala telah mewajibkan adanya diat dan kafaroh sebagaimana firman-Nya,
     
    "Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barang siapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara tobat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS. An Nisaa': 92)
     
    Rujukan:
    Biayyi 'Aqlin wa Diinin Yakuunu At Tafjiiru wa At Tadmiiru Jihaadan [?], Syeikh Abdul Muhsin bin Hamad Al Abbad Al Badr, http://islamspirit.com
    Shahih At Targhib wa At Tarhib, Muhammad Nashiruddin Al Albani, Maktabah Al Ma'arif – Riyadh
    Syarh Muslim, An Nawawi, Mawqi' Al Islam
    Taisir Al Karimir Rahman fii Tafsiri Kalamil Mannan, Syeikh 'Abdurrahman bin Nashir As Sa'di, Muassasah Ar Risalah
     
    Regards,
    Dani Permana
     
    " Always desire to learn something useful."
     

     
    From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of awung
    Sent: Tuesday, February 08, 2011 11:11 PM
     
     
    To: milis_iqra@googlegroups.com
    Subject: Re: [Milis_Iqra] Pemuda Muhammadiyah: Usut Penyerang Ahmadiyah
     

     
    شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًۭى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَـٰتٍۢ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍۢ فَعِدَّةٌۭ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ [٢:١٨٥]
     
    2/185
    (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
     
    Kata furqon dalam ayat ini dan beberapa ayat lain diterjemahkan sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil, yang benar dan yang salah, yang logis dan yang tidak logis. Agar bisa membedakan mana yang benar mana yang salah harus ada acuan. alQuran adalah acuan kebenaran yang diturunkan oleh Allah. Jadi semua informasi apapun dari manapun kalau mau diuji kebenaranya harus di compare / dibenturkan dengan alQuran.
     
    alQuran sebagai petunjuk/manual instruction untuk diin Islam jadi bukan hanya masalah agama tetapi seluruh aspek kehidupan. Contoh yang mungkin bisa meyakinkan ketika Copernicus/Galileo mengatakan bahwa matahari sebagai pusat orbit mereka harus mati/hidup dalam penjara, padahal jika pendapat ini dibenturkan ke alQuran 36/38 itu ternyata sesuai dengan informasi alQuran yang diturunkan 8 abad sebelumnya (?). Seharusnya para penemu teknologi dan ilmu pengetahuan termasuk ilmu sosial adalah para sarjana/ulama, doktor/ulul albab muslim, karena informasi detail semua aspek ilmu dan tekonlogi sudah tertulis dalam alQuran.
     
    Salam,
     

     
    2011/2/8 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
     
    Mas awung, bisa dijelaskan dasar ilmiah membeturkan hadist dengan al Qur'an, terutama dalah hal dibawah?
     
    Saya akan benturkan nantinya logika Mas Awung dengan ilmu yang ilmiah.
     
     
    Thanks,
    Dani Permana
    Sent from my Windows Mobile® phone
     

     
    _____
     
    From: awung <awungs@gmail.com>
    Sent: Tuesday, February 08, 2011 2:53 AM
     
     
    To: milis_iqra@googlegroups.com
     
    Subject: Re: [Milis_Iqra] Pemuda Muhammadiyah: Usut Penyerang Ahmadiyah
     
     
     
    Numpang pendapat:
     
    Terlepas dari derajat hadits ini sendiri kita benturkan dengan alQuran terlihat sekali bertentangan
     
    2/256:
    آ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّـٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ [٢:٢٥٦]
    Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha

     

    whe - en <whe.en9999@gmail.com> Feb 11 08:21AM +0700 ^
     
    ---------- Forwarded message ----------
    From: Abu Muhammad al-Badanji <bintang.rehari@gmail.com>
     
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
     
    Hadiriliah!
     
    Tabligh Akbar dengan tema "*Adab Menuntut Ilmu*"
     
    dengan Pemateri :* Al-Ustadz Abuz Zubair al-Hawaary, Lc (Alumnus Univ. Islam
    Madinah, Saudi Arabia)*
    waktu: *Pukul 08.30 s.d Dzuhur*
    pada tanggal: InsyaAllah *Selasa*, *12 Rabbiul Awwal 1432H / 15 Februari
    2011*
    bertempat di: *Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba, Lubug Begalung (k.l
    300meter dari perempatan By Pass-Lubeg ke arah Indarung)*
     
    *Gratis! 1 Buku bagi 200 pendaftar pertama di tempat acara!.*
     
    Informasi: 0852 727272 52 (Taufik)
     
    والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Wassalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
     
    Panitia Tabligh Akbar Dar el-Iman Padang
    *www.dareliman.or.id*
    __._,_.___
     
     
     
    --
    ~~~~~
    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/
     
    "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
    lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS
    20 : 25-28)
    "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

     

    Hadi Muttaqien <hadimttq@gmail.com> Feb 10 11:24PM +0700 ^
     
    Kelihatannya skenario kaus ini merupakan lagu lama yang di ulang ya? tapi
    untuk kepentingan apa?
     
    2011/2/10 <whe.en9999@gmail.com>
     

     

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment