Ahmadiyah merasa alirannya merasa benar menurut versi ahmadiyah dan yg lain menilai aliran ahmadiyah sesat. So apa yg harus kita lakukan karena kebenaran bagi yg satu bukan berarti benar bg yg lain.
Bagimu agamamu bagiku agamaku apakah bisa diterapkan juga bagimu aliranku bagiku aliranku?
Semoga kejadian2 seperti penyerangan atas dasar SARA tidak terjadi lagi.
Thanks
Doer
Sent from BlackBerry® on 3
Kronologi Peristiwa Ahmadiyah di Pandeglang, Banten
REP | 07 February 2011 | 15:30Belakangan pemberitaan terkait peristiwa jemaah ahmadiyah di Pandeglang, Banten menjadi sangat tidak berimbang. Berikut ini saya hadirkan kronologi berdasarkan wawancara Metro TV dengan Kapolres Pandeglang. Jika ingin mendapatkan link rekamannya ada di sini (semoga tidak dihapus):
Semoga kita dapat berpikir jernih. Baca dengan seksama, buka mata, buka telinga, buka hati..
Dari Metro TV, wawancara dengan Kapolres Pandeglang
Seperti peneturan Kapolres Pandeglang, bahwa peristiwa tersebut bukan sebuah penyerbuan. Diluruskan, bahwa masyarakat desa Cigelis, Cibaliung, Munjul, Malingping, Kecamatan Cikeusing, pada awalnya hanya ingin mengusir kelompok aliran sesat Ahmadiyah karena telah meresahkan masyarakat di sekitar dengan membangun rumah peribadatan ilegal.
Namun, satu hari sebelumnya, pihak Polsek telah mengambil langkah inisiatif dengan mendatangi pimpinan kelompok Ahmadiah untuk meminta keterangan. Setelah dikonfirmasi, kepala kelompok Ahmadiyah meminta perlindungan kepada Polsek dan kemudian diambil alih oleh Polres.
Pada awalnya, masyarakat yang menyatakan ingin melakukan aksi penolakan terhadap keberadaan aliran sesat Ahmadiyah mengabarkan kepada pihak kepolisian bahwa aksi tersebut akan dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 6 Februari 2011, pukul 06.00 pagi. Namun, setelah mendapatkan penuturan dari pihak Polres terkait kesaksian dari kepala kelompok Ahmadiyah, warga masyarakat yang hendak melaksanakan aksi tersebut kemudian mengurungkan diri dan membatalkan aksi pengusiran tersebut.
Namun, pada hari Ahad 6 Februari 2011, pukul 06.30, datang dua buah mobil dari arah Jakarta, yang memuat sekitar 20 gerombolan aliran sesat Ahmadiyah yang membawa senjata tajam berat (celurit, parang, linggis, dan lainnya..). Dan ini baru diketahui oleh pihak Polsek maupun Polres.
Kemudian aparat keamanan dari pihak Polri dan Kodim TNI, meminta agar 20 gerombolan yang baru datang dengan senjata tajam berat tersebut untuk segera meninggalkan rumah yang dijadikan tempat ibadah oleh aliran sesat Ahmadiyah tersebut dan lokasi kejadian. Karena aparat keamanan sudah mengamankan rumah ibadah ilegal tersebut agar tidak dirusak warga.
Namun kemudian kelompok sesat Ahmadiyah tersebut yang merasa di atas angin karena telah mendapat kekuatan tambahan lengkap dengan senjata tajam, menolak permintaan aparat keamanan untuk meninggalkan lokasi. Lebih jauh, gerombolan tersebut mengatakan dengan nada menghina dan mengusir pihak keamanan, "kalau aparat keamanan tidak bisa melindungi kelompok tersebut, sebaiknya tidak perlu berada di sini. Karena kami sudah bisa melindungi diri kami sendiri. dan akan bertahan di sini sampai titik darah penghabisan!".
Sambil berteriak demikian, kelompok Ahmadiyah kemudian bergerak keluar dari rumah dan menyerang warga desa lain yang tersisa di halaman rumah ibadah ilegal Ahmadiyah, yang menolak keberadaan Ahmadiyah yang sebenarnya sudah mengurungkan niat untuk melakukan aksi pengusiran.
Mengetahui kelompok Ahmadiyah tersebut memiliki senjata tajam lengkap, warga yang mengetahui kemudian menghimpun massa dan menghadang kelompok Ahmadiyah yang bersenjata tajam lengkap tersebut. Namun, karena jumlah yang tidak berimbang, kelompok Ahmadiyah kemudian kalah. Sementara pihak keamanan, tidak dapat berbuat banyak. Dan terjadilah peristiwa tersebut, yang kemudian banyak dipelintir oleh media massa.
http://regional.kompasiana.com/2011/02/07/kronologi-peristiwa-ahmadiyah-di-pandeglang-banten/
--
http://wheen.blogsome.com/
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment