kiamat banyak fitnah dan godaan yang akan kita terima. Mari kita jaga
keluarga kita dari Api Neraka.
Pada tanggal 22/02/11, andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com> menulis:
> Tambahan lagi : Yoshua berbicara digereja dan dia jemaat gereja tersebut,
> jadi intinya mereka berbicara terbatas dikalangan sendiri, sama halnya
> dengan ustadz kita yang berceramah di Masjid dengan topik kesesatan umat
> Kristen, jadi gak perlu kita bereaksi emosional, lebih elegant kalau kita
> mengundang dia untuk berdebat.
>
> 2011/2/22 whe - en <whe.en9999@gmail.com>
>
>> pak Triyono,
>> boleh saya bertanya agar tidak salah persepsi?
>> soal pernyataan bapak "Jangan biarkan mereka menafsirkan Al-qur'an dengan
>> seleranya apalagi
>>
>> itu dilakukan seorang non muslim"
>>
>> pertanyaan saya:
>> 1. Apakah ini berarti bapak membuat pernyataan bahwa Al qur'an tidak
>> boleh
>> ditafsirkan menurut selera sendiri baik itu oleh muslim atau non muslim?
>> 2. Ataukah hanya non muslim yang tidak boleh menafsirkan Al Qur'an
>> menurut
>> selera mereka?
>>
>> terimakasih
>> whe~en
>>
>> 2011/2/22 Slamet Triyono <triyono66@gmail.com>
>>
>> Begitulah Pekerjaan orang-orang yang tak beriman, Dia ngutaik-ngutik
>>> iman seseorang tapi dia sendiri sebenarnya dalam kebimbangan yang
>>> sangat besar dan berat. Kalau kebohongan itu memang ada bukti dan
>>> rekamannya apa nggak sebaiknya di ajukan saja di meja Pengadilan.
>>> Jangan biarkan mereka menafsirkan Al-qur'an dengan seleranya apalagi
>>> itu dilakukan seorang non muslim. AYo di lacak kebenaran informasi ini
>>> dan kalau benar kita lakukan tindakan hukum. atas tindakan dari Yosua
>>> Muhammad Yasin
>>>
>>> Pada tanggal 21/02/11, Ndy Ndy212 <nugraha212@gmail.com> menulis:
>>> > Mengungkap Kebohongan Pendeta Yosua Muhammad Yasin
>>> >
>>> > Jangan mudah percaya dengan kesaksian para pendeta atau penginjil yang
>>> > mengaku mantan kiyai atau ustadz. Karena mimbar kesaksian rohani di
>>> gereja
>>> > sering melahirkan para penginjil yang nekad dalam berdusta.
>>> >
>>> > Contohnya adalah kesaksian Pendeta Yosua Muhammad Yasin dalam VCD
>>> kesaksian
>>> > rohani kristiani bertajuk "Kesaksian Tiga Mantan Muslim." Dalam ceramah
>>> > kesaksian di Gereja Mawar Saron itu, pria paruh baya kelahiran Citayam
>>> Bogor
>>> > ini mengumbar kesaksian yang fantastis. Ia mengaku sebagai mantan
>>> muslim
>>> > garis keras yang dibesarkan di lingkungan pesantren.
>>> >
>>> > "Nama saya Yosua Muhammad Yasin. Yosua adalah nama baptisan saya
>>> dibaptis di
>>> > Gereja Tiberias pada tanggal 24 Mei 2000. Sedangkan Muhammad Yasin
>>> adalah
>>> > nama kelahiran saya. Karena latar belakang daripada keluarga saya, ayah
>>> saya
>>> > seorang kiyai, ibu saya seorang ustadzah, dan saya seorang ustadz,
>>> mantan
>>> > guru agama Islam yang sekarang alhamdulillah jadi hamba Tuhan. Amin,"
>>> kata
>>> > Yosua dalam VCD itu.
>>> >
>>> > Pendeta yang mengaku alumnus fakultas dakwah IAIN Syarif Hidayatullah
>>> > Jakarta ini juga mengklaim memiliki pesantren dengan santri berjumlah
>>> lebih
>>> > dari seratus orang. Konon, di pesantren ia mengajar *Nahwu* dan
>>> > *Sharaf*tiap hari Minggu. Ia juga mengaku memiliki Madrasah Ibtidaiyah
>>> > Hidayatul
>>> > Atfal yang bernaung di bawah Departemen Agama. Selanjutnya, Pendeta
>>> Yosua
>>> > menceritakan bahwa dirinya memiliki jam terbang yang tinggi sebagai
>>> ustadz,
>>> > antara lain pernah diundang menyampaikan ceramah agama dalam peletakan
>>> batu
>>> > pertama pesantren Tebu Ireng (Jombang-Jatim?).
>>> >
>>> > Sebagai ustadz garis keras, aku Yosua, dirinya pernah membakar tiga
>>> gereja,
>>> > setelah membakar gereja bersembunyi di Bandung karena takut ditangkap
>>> aparat
>>> > keamanan. Aksi ini dilakukan karena ketika masih beragama Islam, ia
>>> sangat
>>> > membenci orang Kristen. Karena ia dididik keras oleh orang tua di
>>> sekolah
>>> > Ibtida'iyah (SD), Tsanawiyah (SMP), Aliyah (SMA) sampai dengan kuliah
>>> > di
>>> > perguruan tinggi IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Inilah cuplikannya:
>>> >
>>> > *"Kenapa saya sangat membenci orang Kristen? Karena ada ayat Al-Qur'an
>>> yang
>>> > menyatakan: Innaa dinnaa indallohi islam. "Agama yang paling sempurna
>>> yaitu
>>> > agama Islam." *
>>> >
>>> > *Dulu saya sangat ingin mengislamkan pendeta. Saya datangi rumah
>>> > pendeta
>>> > satu persatu. Tujuh belas pendeta saya datangi satu persatu. Saya ingin
>>> > mengislamkan pendeta dengan dalil Al-Qur'an "innaa dinnaa indallohi
>>> islam. *
>>> >
>>> > *Ternyata tak satu orang pendeta pun yang masuk Islam. Padahal kalau
>>> > mau
>>> > mengislamkan pendeta saya punya amalan Asmaul Husna. Tapi para pendeta
>>> itu
>>> > diamalin dengan Asmaul Husna kok gak mempan. Tidak berhasil."*
>>> >
>>> > Sejak itu, Yosua sering mimpi melihat cahaya putih dengan suara "Akulah
>>> > jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada
>>> > Bapa, kalau tidak melalui Aku."
>>> >
>>> > Maka nas dalam mimpi itu dicarinya dalam Al-Qur'an tidak ketemu. Lalu
>>> > ia
>>> > shalat istikharah tiap jam 2 malam, tapi tidak dapat menemukan jawaban
>>> juga.
>>> > Satu bulan kemudian, mimpinya terjawab ketika ia mendatangi gereja.
>>> > Pada
>>> > suatu minggu, usai mengimami shalat shubuh dan mengajar ngaji di
>>> pesantren,
>>> > ia pergi ke gereja. Ia mendapat hadiah Alkitab (Bibel) dari seorang
>>> pendeta.
>>> > Ternyata ayat yang ada dalam mimpinya itu adalah Injil Yohanes 14:6.
>>> Yosua
>>> > pun masuk Kristen.
>>> >
>>> > Pada menit ke-27 penginjil Yosua ingin meyakinkan jemaat gereja bahwa
>>> > Al-Qur'an pun mengakui kewibawaan Alkitab (Bibel).
>>> >
>>> > "Surat Ali Imran ayat 63 juz yang kedua puluh lima. "ya ayyuhalladina
>>> amanu
>>> > id qola rosulullah sholllallohu alaihi wasallam kitabulloh. "Hai
>>> orang-orang
>>> > yang beriman, pelajari Alkitab jika kamu ingin hidupmu dikaruniakan
>>> rahmat."
>>> > kata Yosua dengan suara berapi-api.
>>> >
>>> > Anehnya, jemaat Gereja Mawar Sharon berulang kali memberikan aplaus
>>> ketika
>>> > Pendeta Yosua menghina Islam. Mungkin mereka tak sadar kalau sedang
>>> > *dikibulin
>>> > *dengan kesaksian dusta yang sangat mencolok. Inilah beberapa
>>> kebohongannya
>>> > antara lain sbb:
>>> >
>>> > *Pertama, *beberapa kali Yosua melafalkan Al-Qur'an surat Ali Imran 19
>>> > secara salah: "*Innaa dinnaa indallohi islam,*" padahal yang benar
>>> > adalah *"Innad-diina
>>> > 'Indallohil-islaam."* Terjemahannya pun menyimpang jauh dari terjemah
>>> yang
>>> > benar dan sah: "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah
>>> hanyalah
>>> > Islam."
>>> >
>>> > Dengan kesalahan baca, nahwu, sharaf dan penerjemahan yang sangat fatal
>>> > seperti itu, lebih tepat bila disimpulkan bahwa Yosua adalah orang yang
>>> > tidak tamat di Taman Pendidikan Al-Qur'an yang para santrinya adalah
>>> > anak-anak TK.
>>> >
>>> > *Kedua, *pengakuan Yosua bahwa dirinya pernah diundang menyampaikan
>>> ceramah
>>> > agama dalam peletakan batu pertama pesantren Tebu Ireng Jombang pun
>>> > mengada-ada. Karena pesantren termasyhur di Jawa Timur ini sudah
>>> didirikan
>>> > jauh sebelum Yosua lahir. Semua orang pesantren tahu, Pondok Pesantren
>>> > Tebuireng Jombang didirikan pada 3 Agustus 1899, dirintis oleh KH
>>> > Hasyim
>>> > Asy'ari.
>>> >
>>> > *Ketiga, *Yosua terang-terangan berdusta lagi ketika menyebutkan bahwa
>>> surat
>>> > Ali Imran mendorong umat Islam untuk membenci Kristen. Ayat
>>> > "Innad-diina
>>> > 'Indallohil-islaam," ini sama sekali tidak menyuruh membenci Kristen,
>>> > melainkan pernyataan tegas bahwa Islamlah satu-satunya agama yang
>>> diridhai
>>> > Allah. Ayat mulia dalam Al-Qur'an ini tak dimiliki oleh orang Kristen.
>>> Tak
>>> > ada dalam Bibel pernyataan bahwa Kristen adalah agama yang paling
>>> diridhai
>>> > Yesus.
>>> >
>>> > *Keempat, *pernyataan Yosua bahwa dalam Islam ada amalan Asmaul Husna
>>> untuk
>>> > mengislamkan pendeta, adalah mimpi di siang bolong.
>>> >
>>> > Asmaul Husna bukanlah amalan untuk menyerang orang kafir semisal
>>> pendeta,
>>> > melainkan nama-nama Allah yang baik, yang diamalkan untuk menyebut dan
>>> asma
>>> > Allah ketika berdoa.
>>> >
>>> > * "Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan
>>> > menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang
>>> menyimpang
>>> > dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan
>>> mendapat
>>> > balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan"* (Qs Al-A'raf 180).
>>> >
>>> > *Kelima, *kebodohan dan kebohongan Pendeta Yosua semakin nyata pada
>>> menit
>>> > ke-27, di mana ia menyebut Al-Qur'an surat Ali Imran adalah juz yang
>>> ke-25.
>>> > Inilah igauan orang sama sekali buta Al-Qur'an. Padahal santri TPQ saja
>>> tahu
>>> > kalau surat Ali Imran bukan bukan juz ke-25, tapi juz ke-3.
>>> >
>>> > *Keenam, *Pendeta Yosua menjadi *jahil murakkab* (dungu kuadrat),
>>> > ketika
>>> > menyebut surat Ali Imran ayat 63 berbunyi: *"ya ayyuhalladina amanu id
>>> qola
>>> > rosulullah sholllallohu alaihi wasallam kitabulloh,"* yang
>>> > diterjemahkan
>>> > "Hai orang-orang yang beriman, pelajari Alkitab jika kamu ingin hidupmu
>>> > dikaruniakan rahmat." Padahal semua orang tahu bahwa surat Ali Imran
>>> > 63
>>> > berbunyi: "Kemudian jika mereka berpaling (dari kebenaran), maka
>>> > sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan."
>>> > Dan nas Arab yang dibacanya pun tidak bisa dimengerti apalagi
>>> diterjemahkan,
>>> > karena tidak ada kata kerjanya (fi'il). Maka terjemahannya pun jauh
>>> > mengada-ada dari nas Arab yang dibacanya. [voa-islam.com/timfakta,
>>> sabili
>>> >
>>> >
>>> > Sumber :
>>> >
>>> http://voa-islam.com/counter/christology/2011/02/21/13398/mengungkap-kebohongan-pendeta-yosua-muhammad-yasin/
>>> >
>>> > -
>>>
>>
>> ~~~~~
>> Whe~en
>> http://wheen.blogsome.com/
>>
>> "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku,
>> dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti
>> perkataanku."
>> (QS 20 : 25-28)
>> "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>
>
>
> --
> Wassalaamu'alaikum
>
> Thank you
>
> Best regards
>
> Andri Subandrio
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment