Thursday, April 14, 2011

[Milis_Iqra] penyembuhan cuci otak lian butuh waktu lama

Jakarta - Pencucian otak yang dialami Lian Febriani (26) dinilai cukup dalam. Hal itu dinilai dari tidak ingatnya Lian akan namanya sendiri dan berganti dengan nama lainnya yaitu Maryam.

"Karena dia sampai bisa lupa nama, itu berarti agak dalam," kata hipnoterapis Mardigu W Prasetyo dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (11/4/2011). Keilmuan Mardigu sering dimanfaatkan polisi untuk "menginterogasi" tersangka terorisme.

Menurut Mardigu, penyembuhan Lian kembali ke kondisi semula pun agak lama. Memang tidak semua  orang bisa dicuci otak secara dalam seperti Lian. Orang-orang yang bisa dicuci otak agak dalam yakni orang-orang yang mempunyai kemampuan fokus lebih baik dari orang lain.

"Nah Lian ini sepertinya begitu. Jadi seperti hiperfokus. Biasanya orang yang (sering memakai) otak kanan. Cuma 1-2 orang yang seperti ini," ungkapnya.

Lian hilang usai makan siang pada Kamis (7/4) lalu. CPNS Kemenhub ini lantas ditemukan di Masjid Ata'awwun Puncak, Bogor, pada Sabtu (8/4) dan dijemput keluarganya pada Minggu (10/4) subuh. Lian berubah penampilan dengan mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam. Dia juga linglung, diduga karena dicuci otak oleh seseorang.

Mardigu menerima 11 pasien seperti Lian dalam waktu 6 bulan. Dia menuturkan, setelah dicuci otak, korban lalu disuruh berinfak untuk tujuan organisasi tertentu.

(gus/nrl)

Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this message

No comments:

Post a Comment