Soal kepercayaan terhadap hadis, entah apakah anda membaca uraian panjang lebar saya mengenai masalah ini atau tidak ya Mbak Wn ... saya tidak mau berprasangka buruk tapi kalimat anda justru mendorong saya dan mungkin teman-teman lain dimilis ini kearah sana.
Tidak berguna saya menanggapi pertanyaan anda soal kepercayaan saya terhadap hadis ... toh ribuan kali juga saya menyatakan anda tetap menutup mata dan berlagak tidak tahu.
Maaf.
2010/7/29 whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Apakah mas Wawan ingat hadits Mu'awiyah?saya tidak tahu apakah mas Arman percaya hadits apa tidak,sehingga selain menyalahkan yang melihat hilal padahal berdasarkan dalil juga, membuat pernyataan informasi ormas tersebut bisa dipakai acuan oleh umatnya walaupun berada beda negarakarena setahu saya, tiap tiap negara punya ru'yahnya sendiri sendiri berdasarkan hadits tersebut.Ru'yah penduduk syam berbeda dengan ru'yah penduduk MadinahUmat ormas tersebut tidak bisa mengikuti awal atau akhir puasa di Indonesia jika sedang berada di negara lain, ini sepengetahuan sayaMenjadikan saya ingat pengalaman lebaran tahun lalu di suatu negara,Negara tersebut berbeda 1 hari dengan lebaran di Indonesia, sayangnya beberapa teman2 suami saya mengikuti lebaran di Indonesia tetapi sholat iednya keesokan harinya karena disana cuma ada satu keputusan yang diikuti dan yang berhak membuat keputusan. Alhamdulillah, saya dan suami mengikuti keputusan ulama2 negara tersebut dalam berlebaran."Artinya : Dari Kuraib : Sesungguhnya Ummu Fadl binti Al-Haarits telah mengutusnya menemui Mu'awiyah di Syam. Berkata Kuraib : Lalu aku datang ke Syam, terus aku selesaikan semua keperluannya. Dan tampaklah olehku (bulan) Ramadlan, sedang aku masih di Syam, dan aku melihat hilal (Ramadlan) pada malam Jum'at. Kemudian aku datang ke Madinah pada akhir bulan (Ramadlan), lalu Abdullah bin Abbas bertanya ke padaku (tentang beberapa hal), kemudian ia menyebutkan tentang hilal, lalu ia bertanya ; "Kapan kamu melihat hilal (Ramadlan) ?
Jawabku : "Kami melihatnya pada malam Jum'at".
Ia bertanya lagi : "Engkau melihatnya (sendiri) ?"
Jawabku : "Ya ! Dan orang banyak juga melihatnya, lalu mereka puasa dan Mu'awiyah Puasa".
Ia berkata : "Tetapi kami melihatnya pada malam Sabtu, maka senantiasa kami berpuasa sampai kami sempurnakan tiga puluh hari, atau sampai kami melihat hilal (bulan Syawwal) ". Aku bertanya : "Apakah tidak cukup bagimu ru'yah (penglihatan) dan puasanya Mu'awiyah ?
Jawabnya : "Tidak ! Begitulah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, telah memerintahkan kepada kami".
Hadits ini telah dikeluarkan oleh imam-imam : Muslim (3/126), Abu Dawud (No. 2332), Nasa'i (4/105-106), Tirmidzi (No. 689), Ibnu Khuzaimah (No. 1916), Daruquthni (2/171), Baihaqy (4/251) dan Ahmad (Al-Fathur-Rabbaani 9/270), semuanya dari jalan : Ismail bin Ja'far, dan Muhammad bin Abi Harmalah dari Kuraib dari Ibnu Abbas. Berkata Imam Tirmidzi : Hadits Ibnu Abbas hadits : Hasan-Shahih (dan) Gharib. Berkata Imam Daruquthni : Sanad (Hadits) ini Shahih.
On 7/29/10, wawan™ و و ﻦ <hrn.milis@gmail.com> wrote:jadi, seseorang anggota ormas tertentu yg berada di negara lain,ikut hari raya berdasar keputusan ormas di negeri asalnya ?
jika sesorang dari indonesia, sedang berhaji . sedangkan hisab ormas nya di indonesia berbeda dghari raya idhul adha di arab. maka kapan dia wukuf di arafah ?kedua, bukankah ormas tsb berada di indonesia, yg berarti juga ormas tsb harus ikut keputusan pemerintahtempat ormas tsb berada ? ormas juga merupakan anggota dari suatu negara.2010/7/28 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Tidak ada yang perlu dianehkan sama sekali, justru keanehan dalam memandang hal itu buat saya sebagai sebuah keanehan.==========
Karena ormas ini tersebar diseluruh pelosok Indonesia dan juga dunia maka keputusan yang bisa menjadi acuan para anggota dari ormas tersebut perlu disebarluaskan.
Tidak ada korelasi antara keputusan ormas ini dengan peraturan milis Iqra.
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment