Apakah kita sebagai Muslim yang paham kewajiban memakai jilban harus memaksakan mereka untuk memakai jilbab?
Saya rasa yang paling bijak adalah kita memberi tahu dan menasehati mereka dan share kepada merka bahwa menutup aurat termasuk wajib..
Bahkan banyak juga diantara mereka sudah tau, tp belum siap.. Yaa seperti mba wheen bilang tadi.. mau di kasih tau apa juga, kalo hatinya lom siap dan masih tertutup apa boleh baut..
[Dani] Kalau ditanya ke mbak-mbak yang belum siap berjilbab itu dengan pertanyaan "Apakah anti/Mbak sudah siap masuk neraka"? "TENTU SAJA" jawabannya sudah PASTI, TIDAK MAU atau TIDAK siap", atau jawabannya berkonotasi atau diawali "TIDAK".
Coba anologikan dengan pertanyaan "mengapa Mbak belum siap pake jilbab"? SUDAH pasti jawabannya bisa dari A hingga Z. Namun ketika si Mbak tersebut wafat dalah ketidak-siap-annya itu, mau tidak mau dia akan berhadapan dengan yang namanya yaumil hisab/hari perhitungan... Lalu apakah ketika berada di yaumil hisab itu akan ada pertanyaan ""Apakah anti/Mbak sudah siap masuk neraka?"... jalanilah ketentuan dari Allah itu tanpa harus memikirkan siap atau tidak siap.
Alif Laam Raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya, [QS HUD : 1-2]
Sent: Tuesday, April 28, 2009 10:06 AMSubject: [Milis_Iqra] Re: Jilbab Buka-tutupHehehe...
Ketika orang tua tau akan KEWAJIBAN berjilbab bagi wanita
Ketika suami tau KEWAJIBAN berjilbab
dan mereka sadar akan PERTANGGUNG JAWABAN di akhirat kelak..
Maka cara mba Wheen yang masuk.. yaitu "memaksa" dalam artian bukan kekerasan..
Bahkan menurut saya, ketika suami tahu, dan hidup dengan istri yang berjilbab, dan setelah menikah ntah knp tiba2 memutuskan lepas jilbab.. saya kira Suami boleh menceraikannya.. yaa tentunya dengan sharing dan memberi nasehat (yaa terserah bentuknya gmana) yang jelas nentuin sikap bahwa tidak setuju melepas jilbab.
Kalo yang lebih moderat berbeda lagi cara pandangnya..
Yang penting sudah di beritahu, yang penting sudah didik, yang penting sudah maksimal dengan berbagai cara memberikan pengertian, yaa kalo wanita tersebut masih belum berjilbab, yaa tinggal bersabar dan berdoa mudah-mudahan Allah memberikan Hidayah dan Kesadaran akan kewajiban untuk Berjilbab.
Kalau tidak salah saya pernah mendengar bahwa mendidik anak perempuan menjadi anak sholehah ganjarannya apaa gitu.. afwan saya lupa.. mungkin ada yang pernah denger atau membaca..
Banyak kasus/cerita tentang ini, saya kira kembali kepada Hidayah Allah yang berperan besar..
Oh iya A hen, saya pernah menanyakan juga kepada seorang teman, knp gak make jilbab..? Jawabannya simpel, karena belum siap.. Karena ketika memakai jilbab, tanggung jawab kepada dirinya dan agamanya sangat besar, dan dia belum siap untuk menganggung hal itu..
Yaa saya sendiri gak bisa maksain, yang pasti kita sudah memberi tahu dan mengingatkan akan kewajiban berjilbab..
Wallahu'alam
2009/4/28 Ndy Ndy212 <nugraha212@gmail.com>
Pada 28 April 2009 09:34, Whe~en (gmail) <whe.en9999@gmail.com> menulis:
--Geotemi Adibisma
DPIP - Data Bank
ext 4966, 3814966
Bank Indonesia
No comments:
Post a Comment