> Mas Rosyid, saya mau tanya, emangnya basis massa PKS tuh dimana aja toh?
> PKS khan tergolong partai baru, jadi belum bisa dipetakan secara pasti
> basis massanya dimana. Seperti halnya partai-partai lain setelah era
> reformasi.
> Saya rasa segmentasi PKS dengan label Islamnya tidak akan naik lagi
> suaranya pada pemilu-pemilu selanjutnya. Pada pemilu 2004 ke pemilu
> 2009 saja, PKS hanya naik kurang dari 2%.
>
> 1. DPT kisruh justru merugikan partai-partai yang besar. Coba anda
> review basis massa Golkar dan PDIP: Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur,
> Pamekasan, Bali, dsb. Semua itu basis massa Golkar dan PDIP. Justru
> PKS naik (walopun cuman kurang dari 2%).
>
> Justru ini ada indikasi DPT dikisruhkan oleh pihak incumbent dengan
> para partai koalisinnya (termasuk PKS didalamnya - kalau tidak percaya
> review acara televisi Janji Wakil Rakyat - TVOne, Mahfudz Sidiq dari
> PKS tidak sengaja keceplosan bahwa kisruhnya DPT hasil dari 'tsunami'
> Partai Demokrat dan PKS adalah partai yang selamat).
Ucapan Mahfudz shiddiq di tvone itu bukannnya keceplosan tapi memang
disengaja menurut saya, untuk membuat panas lawan-lawan politik yang ada
disitu. Walaupun secara real sebenarnya PKS sudah dirugikan dengan
adanya kisruh DPT ini. Bisa kita lihat basis massa PKS yang ada di kota
dan para intelektual banyak yang tidak terdaftar di DPT pileg(termasuk
saya sendiri dan istri tidak terdaftar). Memang tidak hanya PKS saja
yang dirugikan partai-partai besar juga dirugikan dengan adanya kisruh
DPT ini.
> 2. Seharusnya PKS tidak merasa untuk dipaksa dalam koalisi SBY. Kalau
> PKS memiliki harga diri dan mempertahankan ideologinya, pasti PKS akan
> menarik diri dari koalisi dan membentuk poros baru. Saya rasa malah
> lebih ksatria Gerindra daripada PKS.
Kalau saya melihat adalah seperti itu mas andy, jadi ketika SBY mengumumkan wakil
disaat-saat injury time, membuat partai Islam sulit untuk bergerak,
karena untuk membangun koalisi tidak cukup dengan pembicaraan 1-2 hari,
sehingga SBY seperti memaksa partai2 islam untuk mau tidak mau bergabung ke koalisi Demokrat
> 3. Alasan ketidakpercayaan konstituen PKS terhadap PDIP tidak
> beralasan. Justru ketika PKS berkoalisi dengan PD yang notabene
> berideologi liberalisme, PKS akan mengalami penurunan kepercayaan oleh
> masyarakat. PDIP berideologikan pro kerakyatan (coba review Metrotv
> untuk informasinya).
Kalau saya melihatnya bukan karena ideologi PDIPnya, tapi track record dari
PDIP itu sendiri. Bisa kita lihat di masa megawati memerintah, bagaimana
kebijakan kebijakan pemerintahan megawati itu. kebebasan pers yang
kebablasan, maraknya tabloid2 asusila, dan lain sebagainya, dan tidak
ada tindak lanjut dari pemerintahan megawati terhadap masalah itu.
> 4. Anda bilang elektabilitas JK-WIN kurang dari elektabilitas SBY dan
> Prabowo. Saya rasa elektabilitas yang dihadapkan oleh lembaga survey
> tidak melampirkan metode perhitungan dan besaran error yang
> dihasilkan. Menurut pribadi saya, hanya rakyat yang akan menilai,
> bukan pasar saham dan naik turunnya nilai kurs mata uang rupiah
> terhadap mata uang asing.
Saya sudah kenal orang-orang LSI sejak saya kuliah, siapa Arman,
Eka yang ada dibawah LSI, bagaimana metode samplingnya, dan lain sebagaianya.
Saya dulu pernah ikut dalam entry data, melihat bagaimana rekapitulasi
hasil entry data, bagaimana metode samplingnya, dan ketika itu
dibuktikan dengan real ya tingkat errornya memang bisa dibuktikan.
Metode sampling yang dipakai LSI tidak ngawur, tapi sudah teori akademik
yang memang sudah bisa diperkirakan margin errornya karena mereka berdua
basisnya adalah statistika, mengerti konsep statistik.
> >
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
No comments:
Post a Comment