Uighur, Lembar Hitam Dibalik Kisah Sukses China
Jumat, 10 Juli 2009 15:57 WIB | Artikel | Pumpunan | Dibaca 1226 kali

(ANTARA/Lukisatrio)
Kurang dari 18 bulan lalu, saat kekerasan meletus di
Namun menyusul ketidakpuasan yang muncul di Xinjiang yang kaya minyak itu, para analis percaya bakal ada perdebatan panjang dalam tubuh Partai Komunis untuk membahas kebijakan penanganan etnis minoritas mana yang dinilai keliru.
Kelompok konservatif yang dalam beberapa tahun belakangan berkuasa, memimpin pemberlakuan kontrol yang amat ketat terhadap kehidupan beragama dan penggunaan bahasa serta tanggapan keras terhadap kekerasan di
Tetapi dua ledakan kerusuhan maut yang terjadi dalam kurun setahun telah membuat publik mempertanyakan kekuasaan pemerintah yang menekan perlawanan sekecil apapun sejak Partai Komunis berkuasa pada 1949.
"Sejujurnya, menjelang ulang tahun ke-60 berdirinya Republik Rakyat
Berdekade-dekade lamanya Partai Komunis
Mereka yang mendukung pendekatan yang lebih merangkul, mungkin akan menggunakan ledakan-ledakan kerusuhan rasial itu sebagai bukti bahwa
Masalahnya
"Di masa lalu, ada banyak kebijakan yang menguntungkan kaum minoritas, namun banyak suku minoritas itu yang tidak mampu memanfaatkan kebijakan-kebijakan itu," kata Bo Zhiyue, pakar politik
"Saya kira tidak ada masalah kebijakan yang fundamental, yang ada adalah soal fundamental berpemerintahan," tambahnya, yang pendapatnya sejalan dengan apa yang dirasakan elite
Tak Senang
Warga Uighur sendiri mengaku mereka tertinggal secara ekonomi dari etnis Han yang diuntungkan oleh kebijakan pemerintah. Mereka juga tidak senang karena tidak bebas beribadah dan tidak bersetuju dengan gelombang besar transmigran dari daerah-daerah
"Orang berharap kerusuhan di Xinjiang itu akan membuat para pengambil kebijakan
Banyak kaum intelektual Uighur kini mengakui masa depan negerinya terletak pada otonomi penuh, bukan dengan memerdekakan diri.
"Jika Beijing memberi mereka otonomi yang pantas, menghentikan transmigrasi Han, dan memberikan hak berbahasa dan beribadat kepada warga setempat yang memang dijamin oleh konstitusi China, maka orang-orang Uighur akan merasa senang menjadi bagian China," kata Joanne Smith Finley pada Universitas Newcastle, Inggris.
Masalahnya, bagi
Kebijakan Luar Negeri
Disamping menerbitkan pertanyaan seputar manajemen domestik di daerah-daerah minoritas, kekerasan yang terjadi di Xinjiang membuat provinsi ini mendapat perhatian dunia kendati itu tidak akan mengubah kebijakan luar negeri
Sampai detik ini, kawasan kaya minyak itu tidak terlalu dikhawatirkan oleh para diplomat China dibandingkan kepada Tibet, karena bangsa Uighur dan kegentingan di sana tidak cukup diperhatikan baik oleh Barat maupun dunia muslim.
"Bangsa Uighur tak dikenal dan mereka terasingkan dari dunia muslim, para pemimpin muslim Uighur tidak pernah bepergian ke mana-mana, tidak seperti ulama-ulama
Para pendukung luar negeri mereka kebanyakan dari orang-orang Uighur di pengasingan, sebaliknya orang-orang
Kesalahan terbesar para pemimpin Uighur di pengasingan adalah mengklaim gambar protes di bagian lain wilayah
Sentimen nasionalis
Namun upaya bangsa Uighur dalam memperoleh dukungan internasional menghadapi kendala dari fakta bahwa setelah Serangan 11 September ke AS,
"Mereka disangka dan dituduh menjadi tempat persinggahan terorisme 11 September. Sebelum Serangan 11 September ada banyak dukungan untuk Uighur baik dari Barat maupun Eropa, tetapi setelah peristiwa itu dukungan tersebut meredup," kata Gladney.
Peran global
Namun kendati negara-negara muslim umumnya jatuh bungkam di Xinjiang karena tak enak dengan
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
No comments:
Post a Comment