[Andhy] seperti Mas Dani bilang, di Islam sudah ada mengatur (Quran+Hadist), tinggal dicek aja, bukan?
[Dani] Koq menurut Mas Dani, saya ingin tahu menurut Mas Andhy, kalau menurut saya sih saya tidak akan bertanya… ;)
[Andhy] Mas Dani, kita kan sama2 muslim. "Rambu2" kita jelas Quran & Hadist. Saya ksh 1 contoh saja. Di film itu Samsuddin minta berhubungan suami istri, padahal Annisa sedang haid. Dari sisi medis, saja dilarang. Dari syariat kita, jelas dilarang di QS 2:222.
Jadi itu adegan film itu contoh yg buruk yg tidak sesuai dengan Islam, maka kita tinggalkan.
[Dani] Apakah anda tidak memperhatikan faktor lingkungan?
[Andhy] Thd faktor lingkungan tsb, mau tidak mau kita tetap harus menghadapinya (mengantispasinya) bukan?
[Dani] Bagaimana cara menghadapinya (mengatantipasinya)?
[Andhy] Inti pertanyaan di atas sama dengan pertanyaan di bawah, jadi jawabannya jadi satu aja ya, Mas. Lihat di bawah.
[Andhy] Saya paham dengan kekhawatiran mas Dani. Namun dengan kemajuan teknologi, bagaimana kita bisa membendungnya? Mas Dani mau "gerilya" di milis terus, dengan posting film A/B/C tidak bagus? (Maap, bukan bermaksud mengecilkan perjuangan mas Dani). Yg (realistis) dapat kita lakukan (saat ini) adalah mengantisipasi dengan memberikan pondasi kuat yg sesuai syariat utk anak2 kita.
{dani} Bagaimana cara "mengantisipasi dengan memberikan pondasi kuat yg sesuai syariat utk anak2 kita."…
[Andhy] Kalau dijawab detil, bisa jadi buku kyknya, mas. Krn dari sejak kandungan sampe lahiran, sudah ada di hadist ;).
Yg pasti pertama kali adalah tauhid, tidak ada tuhan selain ALLAH.
Lalu mengikuti Rasulullah, krn kita diperintahkan cinta ALLAH, harus mengikuti Rasulullah. Selain itu Rasulullah teladan yg paling baik.
Mengajarkan sholat, ngaji dst.
Dalil tdk saya sebutkan, krn terus terang utk pendalaman Quran & Hadist, ilmu saya masih terlalu rendah dibanding Mas Dani. (Kalo sekedar copas buat apa? :p)
Bagaimana dengan Mas Dani? Tolong di-share jg (untuk pertanyaan sama yg diajukan kpd saya), biar ilmu saya juga nambah ;).
Salam,
Andhy
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
[Dani] Gimana caranya untuk mengetahui "bahwa ada yang baik, ada yang buruk. Pilih yang baik, tinggalkan yang buruk."
[Andhy] seperti Mas Dani bilang, di Islam sudah ada mengatur (Quran+Hadist), tinggal dicek aja, bukan?
[Dani] Koq menurut Mas Dani, saya ingin tahu menurut Mas Andhy, kalau menurut saya sih saya tidak akan bertanya… ;)
[Dani] Apakah anda tidak memperhatikan faktor lingkungan?
[Andhy] Thd faktor lingkungan tsb, mau tidak mau kita tetap harus menghadapinya (mengantispasinya) bukan?
[Dani] Bagaimana cara menghadapinya (mengatantipasinya)?
[Andhy]
Saya paham dengan kekhawatiran mas Dani. Namun dengan kemajuan teknologi, bagaimana kita bisa membendungnya? Mas Dani mau "gerilya" di milis terus, dengan posting film A/B/C tidak bagus? (Maap, bukan bermaksud mengecilkan perjuangan mas Dani). Yg (realistis) dapat kita lakukan (saat ini) adalah mengantisipasi dengan memberikan pondasi kuat yg sesuai syariat utk anak2 kita.
{dani} Bagaimana cara "mengantisipasi dengan memberikan pondasi kuat yg sesuai syariat utk anak2 kita."…
No comments:
Post a Comment