Tuesday, September 28, 2010

RE: [Milis_Iqra] Joshua Belajar Mengaji Demi Film Sang Pencerah, KH Ahmad Dahlan

Sumber : http://www.kabarindo.com/?act=dnews&no=8828

Hanung Bramantyo; Sang Pencerah Didanai Oleh Orang Hindu...!

Raam Punjabi Simpatik Dengan Muhammadiyah

Lebaran mendatang ada dua film yang direkomindir dan keduanya mensiratkan nasionalisme dan pencerahan atas tokoh bangsa. Darah Garuda dan Sang Pencerah, tidak hanya bermanfaat tapi lebih dari itu untuk proses pendewasaan bangsa.

Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta, Kabarindo- Kali ini Multivision Plus pantas diberi apresiasi tinggi.

Tidak hanya karena berhasil melengkapi visual referensi tokoh bangsa bagi generasi mendatang tapi sekaligus ikut memberikan sumbangsih pencerahan atas nilai-nilai yang terkandung dalam film produksinya pada lebaran mendatang, 8 September 2010.

Tak kurang politisi, mantan pejabat, para artis senior sampai kaum nahdiyin seperti Adhyaksa Dault, Bambang Soedibyo,Titi Said, AM fatwa, Rima Melati, Widyawati dan beberapa lainnya termasuk Din Syamsuddin yang berterima kasih ada orang di luar Muhammadiyah dan kebetulan ia bukan beragama Islam mendanai dan akhirnya merealisasikan produksi hingga promosi film tentang kisah perjuangan Muhammad Darwis atu KH. Ahmad Dahlan dari perkampungan Islam Kauman, Yogyakarta.

Sesaat sebelum penonton dari sesi pertama kemarin malam menikmati premier film Sang Pencerah, sang sineas Hanung Bramantyo berkesempatan memberikan sambutannya.

"Saya terharu bercampur bahagia,  film ini tentang Islam dan Muhammadiyah telah tercipta dan didanai oleh orang Hindu (Raam Punjabi, red) bukan oleh orang Islam.  Ini telah menjadi keinginan lama saya dan mendapat sambutan luar biasa dari warga dan PP Muhammadiyah," papar Hanung.

Sementara itu menurut Din Syamsuddin, bagi Muhammadiyah. adanya film tentang KH.Ahmad Dahlan sebagai sosok pencerah untuk kehidupan bangsa yang tidak semua orang mengetahui sangat bermanfaat. Apalagi beliau merintis sejak usia muda diusia 21 tahun sebagai pemimpin kaum muda.

Kebanyakan yang menonton adalah pengurus dan guru dari sekolah Muhammadiyah sehingga menurut redaksi apabila Hanung berharap 2 Juta penonton agar dapat berproduksi lagi untuk sequelnya. "Saya rasa sangat bisa tercapai mas karena dari SMP dan SMA lebih dari 2 juta, apalagi warga Muhammadiyah yang tercatat 14-15 Juta sehingga apabila seluruh guru sejarah mengajak murid-murid, InsyaAllah box office," ungkap salah seorang guru sekolah Muhammadiyah yang tidak mau disebutkan namanya.

"Di sequel selanjutnya yakni berjudul Sang Penanda, Ahmad Dahlan akan bertemu dengan Hasyim Ashari dan mereka menjadi sahabat saat bertemu di Mekkah yang berasal dari Indonesia dengan cerita yang lebih mengesankan lagi tapi yang terpenting. Anda harus menonton dulu Sang Pencerah bersama keluarga Anda saat lebaran mendatang," imbuh Hanung optimis.

 
 
 


From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of Dani Permana
Sent: Tuesday, September 28, 2010 3:47 PM
To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Joshua Belajar Mengaji Demi Film Sang Pencerah, KH Ahmad Dahlan

Memang tidak ada lagi Artis yang Muslim untuk menjadi Pemeran-nya, QUESTION MARK ????

-----------------------------------------------------------------------------------

 

http://www.lihatberita.com/2010/05/joshua-belajar-mengaji-demi-film-sang.html

 

Joshua yang non muslim rela belajar mengaji demi memenuhi tuntuan main film Sang Pencerah, KH Ahmad Dahlan.

 

"Aku jadi murid dari Ahmad Dahlan yang nge-fans sama guru, murid yang paling nyeleneh. Tapi tetap apa adanya, " ungkap Joshua Jakarta Pusat.

Lebih dari itu, Joshua yang mengaku total berakting, mau belajar mengaji demi perannya meskipun ia beragama Kristen.

"Ya, sama Mas Hanung dikasih guru ngaji, karena ada adegan ngaji. Saya sih nggak keberatan dan tersinggung karena nggak dosa juga, masa berlajar ngaji dosa?" paparnya.

Tak takut dengan anggapan negatif orang?"Ini ya cuma peran aja. Walaupun saya nonmuslim yang penting saling menghargai saja," paparnya.

 

Film yang mengangkat sejarah ini di garap oleh sutradara Hanung Bramantyo dengan Modal Rp12 miliar, meskipun sesungguhnya Hanung butuh Rp24 miliar

 

"Di sini kita membuat film pada 1980-an. Film ini tidak ada horor, tidak ada satu pun percintaan. Bagi saya film ini sangat susah untuk digarap karena ini berkaitan dengan sejarah," katanya.

 

Hanung menambahkan, "Idenya muncul pada saat saya SMA, dan memilih KH Ahmad Dahlan pun karena beliau dulu tetangga saya, dan di rumah tersebut ada langgarnya dan itu tempat saya main bola. Ketika saya jadi sutradara saya pengen buat film ini, tapi banyak sekali yang nolak."

 

Alasan lainnya, Hanung ingin menyampaikan pesan agama melalui film terbarunya ini. Itu sesuai pesan ibundanya. "Ibu saya berpesan pada saya, kalau kamu jadi sutradara, buatlah film agama. Dan setelah saya buat Ayat-Ayat Cinta, barulah saya membuka sayap," katanya.

 

Beruntung, Hanung bertemu dengan orang India. Ia senang semua dana fillmnya tertutupi.

 

"Dalam membuat film ini saya butuh dana Rp10 miliar - Rp12 miliar. Itu dana yang saya butuhkan untuk membuat film ini. Dana ini ternyata tidak besar, sebab sesungguhnya saya butuh Rp24 miliar karena untuk mengembalikan faktor tempat sejarah di zaman dulu karena itu tidak murah," paparnya.

 

Film Sang Pencerah, dari Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan akan dibintangi Zaskia Mecca, Giring 'Nidji', Joshua Suherman, dll.

 

 

 

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this message

No comments:

Post a Comment