Ahmadinejad Disambut Bagai Pahlawan di Lebanon
Sumber :
Pemimpin garis keras tersebut ditaburi beras dan helai bunga mawar oleh puluhan ribu pendukung Hizbullah yang berbaris di jalan-jalan dan melambaikan bendera Iran saat rombongan kendaraannya melintas di jalan dari bandar udara ke istana presiden, demikian laporan AFP.
Kunjungan dua hari Presiden Iran itu dipandang sebagai dorongan bagi gerakan pejuang Syiah Hizbullah, tapi telah memicu kecaman dari mayoritas anggota parlemen pro-Barat di Lebanon yang memandangnya sebagai upaya untuk mengubah negeri tersebut jadi "pangkalan Iran di Laut Tengah".
Amerika Serikat dan Israel juga telah menyampaikan keprihatinan, dan Gedung Putih mencap kunjungan resmi itu sebagai "provokatif", sementara para pejabat Israel mengatakan itu menandai transformasi di Lebanon jadi "negara ekstrem".
"Kami menolak setiap upaya untuk merusak kestabilan atau mengobarkan ketegangan di dalam Lebanon," kata Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Rabu, di Kosovo.
"Kami berharap tak ada pelancong yang akan melakukan apa pun atau mengatakan apa pun yang akan memberi alasan bagi ketegangan lebih besar atau ketidakstabilan di negeri itu," katanya.
Di dalam satu taklimat dengan timpalannya dari Lebanon Michel Sleiman, Ahmadinejad memuji aksi perlawanan Hizbullah terhadap rezim Zionis dan menawarkan dukungan negaranya untuk tujuan itu.
"Kami sepenuhnya mendukung perlawanan rakyat Lebanon terhadap rejim Zionis dan kami mengingini kemerdekaan penuh wilayah yang dijajah di Lebanon, Suriah serta Palestina," katanya.
"Selama agresi Israel masih ada di wilayah ini, kita takkan menyaksikan kestabilan," katanya.
Ahmadinejad kemudian tampil di pertemuan terbuka di wilayah yang dikuasai Hizbullah di bagian selatan Beirut. Ia melambaikan tangan ke arah puluhan ribu orang yang sudah berkumpul sebelum duduk di sebelah wakil panglima kelompok pejuang Lebanon tersebut, Naim Qassem.
Sambil meneriakkan "mati lah Amerika" dan "mati lah Israel", para pendukung Hizbullah berbondong-bondong menyambut Ahmadinejad, yang negaranya menjadi salah satu pendukung ideologi, militer, dan keuangan utama bagi kelompok Syiah Lebanon itu.
Pemimpin Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah, yang kelompoknya menghadapi serangan Israel yang memporakporandakan negeri tersebut pada 2006, Rabu, mengumandangkan seruan Iran bagi kehancuran Israel.
"Presiden Ahmadinejad benar ketika ia mengatakan Israel tidak sah dan mesti musnah," kata Nasrallah kepada kerumunan pendukungnya melalui hubungan video.
Ahmadinejad, yang telah menyebut Israel sebagai "tumor" dan telah menolak Holocaust, mengulangi pernyataannya bahwa kehancuran negara Yahudi itu tak terelakkan.
"Rezim Zionis akan terus mengalami kemerosotan dan tak ada kekuatan yang dapat menyelamatkannya sebagai perlawanan di Lebanon, Suriah, Palestina, Irak, Turki, Iran dan bagian lain wilayah ini," demikian ikrar Presiden Iran tersebut.
(Uu.C003/A011/P003)
--
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment