Tuesday, October 12, 2010

Re: [Milis_Iqra] Bau Busuk Syiah Akhirnya Tercium Juga

[Dani] Jiah kan sudah di kasih contoh : diulang lagi dah…
 
(whe-en)
Halah......... contoh lain lach mas, masa malah diulang.
 

[Dani] bisa disebutkan siapa saja ulama2 "Syi'ah rafidhah, soal syi'ah imamah yang dianut Iran"? biar detail gitu…

 

(Whe~en)

Halah...... boleh dibilang saya kan baru mau tahu soal syiah,

lha koq malah ditanya,

Jangan membahas ulamanya dech mas, bahas saja ajaran syi'ahnya bagaimana, itu lebih penting

 

Apakah menurut pengetahuan & pandangan mas dani semua kabar soal perbedaan bahwa Syiah tersebut mencaci maki Istri nabi, Shahabat dan masalah masalah lainnya hanyalah fitnah kepada syi'ah?

 

[Dani] nanti dijawabnya yah…

(whe~en)

Saya tunggu jawabannya mas dani, disaksikan semua anggota milis loch kalau mas Dani mau jawab soal syi'ah ini,

saya anggap hutang yang harus dibayar :-D, santai saja tidak bermaksud memaksa, tapi menunggu jawaban :-)

Saya ingin tahu apakah menurut apa yang mas Dani ketahui Syi'ah difitnah oleh ahli sunnah soal mencaci maki shahabat, mencacimaki istri nabi, soal punya Al Qur'an sendiri, soal rukun Iman sendiri, dsb.



2010/10/13 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>

 

(Whe~en)

saya pernah menawarkan membahas syiah dari macam - macam syiah tetapi tidak pernah terjadi, karena ada yang terlanjur emosi.

 

[Dani] mudah-mudahan bukan saya yang emosi… :D

 

(Whe~en)

 

tetapi saya merasa jawaban mas Dani mengambang sekali

Mungkin bisa lebih spesifik soal "memang jauh dan terkadang menyimpang" ini?

a.  Maksudnya jauh dan terkadang menyimpang ini bagaimana?

Sekedar jauh dan terkadang menyimpang dari pemahaman Ahlus sunnah, atau sudah sampai tingkatan menyimpang dari Al Qur'an?

b.  Bisa memberikan contoh - contohnya?

 

[Dani] Jiah kan sudah di kasih contoh : diulang lagi dah…

 

"Meminta Sesuatu Kepada Orang yang Telah Mati Tidak Termasuk Syirik" "Ada yang berkata, bahwa meminta sesuatu pada orang yang telah mati baik itu Rasul maupun Imam adalah syirik, karena mereka tidak bisa memberi manfaat dan madharrat pada orang yang masih hidup. Maka saya (Khomeini) katakan: Tidak, hal tersebut tidak termasuk syirk, bahkan meminta sesuatu pada batu atau pohon juga tidak termasuk syirik, walaupun perbuatan tersebut adalah perbuatan orang yang bodoh. Maka jika yang demikian itu bukanlah syirik apalagi meminta pada Rasul dan Imam-imam yang telah wafat, karena telah jelas dalam dalil maupun akal bahwa ruh yang telah mati malah memiliki kekuatan yang lebih besar dan lebih kuat dan ilmu filsafat pun telah membenarkan dan membahas hal tersebut secara panjang lebar." Ini fatwa Khomeini Tentang Aqidah dalam kitabnya Kasyful-Asrar (Kasyful Asrar, oleh: AyatuLLAH RuhuLLAH Khomeini. Alih-bahasa (dr bhs Parsi): DR Muhammad al-Bandari, Ta'liq hadits: Salim bin 'Ied al-Hilali, Kata Pengantar: DR Ahmad al-Khatib, Kritik: Nashiruddin al-Albani. Th 1408 H/1987 M. Penerbit: Daar al-'Imaar Lin-Nasyr wat-Tauzi', Amman-Urdun.)

 

Kata ""memang jauh dan terkadang menyimpang"" yang sudah jelas di konfrontir dengan Al Qur'an

Artinya : Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu ; dan kalaupun mereka mendengarnya, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Allah Yang Maha Mengetahui"? [Fathir : 13-14]

"Artinya : Dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar"? [Fathir : 22]

"Artinya : Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyeru (menyembah) sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (do'anya) sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do'a mereka. Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya sembahan-sembahan mereka itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka"? [Al-Ahqaf : 5-6]

 

[Dani] Saya juga bisa disebut syiah loh.. karena banyak dalam ibadah saya, saya ambil dari sanadnya Ali bin Abu thalib…tentun saja sanad awalnya dari Rasullullah…

 

(whe-en)

Diplomatis sekali mas Dani jawabannya :-D

tentusaja semua Ahlus sunnah dikatakan syiah kalau begini, karena Ali bin Abu Thalib termasuk khulafaur rhasidin yang menurut hadits Rasulullah harus diikuti juga.

 

begini saja mas, jangan menutup mata dengan apa yang saya tanyakan, karena ini adalah inti masalahnya heheheh

Apa pendapat mas Dani soal Syi'ah rafidhah, soal syi'ah imamah yang dianut Iran sekarang?

 

[Dani] bisa disebutkan siapa saja ulama2 "Syi'ah rafidhah, soal syi'ah imamah yang dianut Iran"? biar detail gitu…

 

Apakah menurut pengetahuan & pandangan mas dani semua kabar soal perbedaan bahwa Syiah tersebut mencaci maki Istri nabi, Shahabat dan masalah masalah lainnya hanyalah fitnah kepada syi'ah?

 

[Dani] nanti dijawabnya yah…

2010/10/13 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>

 

Yang kedua,

jadi pendapat mas Dani sendiri soal syi'ah Imamah bagaimana?

 

[Dani] Syiah itu bukan hanya Imamiyah, tapi ada juga Ismailiyah, Zadiayah ( rafidhah)…. Dilihat dari buku-buku mereka memang jauh dari pemahaman Ahlus Sunnah yang selama ini dipahami, dan terkadang menyimpang…

 

Contoh kecil aja…Fatwa  "Meminta Sesuatu Kepada Orang yang Telah Mati Tidak Termasuk Syirik" "Ada yang berkata, bahwa meminta sesuatu pada orang yang telah mati baik itu Rasul maupun Imam adalah syirik, karena mereka tidak bisa memberi manfaat dan madharrat pada orang yang masih hidup. Maka saya (Khomeini) katakan: Tidak, hal tersebut tidak termasuk syirk, bahkan meminta sesuatu pada batu atau pohon juga tidak termasuk syirik, walaupun perbuatan tersebut adalah perbuatan orang yang bodoh. Maka jika yang demikian itu bukanlah syirik apalagi meminta pada Rasul dan Imam-imam yang telah wafat, karena telah jelas dalam dalil maupun akal bahwa ruh yang telah mati malah memiliki kekuatan yang lebih besar dan lebih kuat dan ilmu filsafat pun telah membenarkan dan membahas hal tersebut secara panjang lebar." Ini fatwa Khomeini Tentang Aqidah dalam kitabnya Kasyful-Asrar (Kasyful Asrar, oleh: AyatuLLAH RuhuLLAH Khomeini. Alih-bahasa (dr bhs Parsi): DR Muhammad al-Bandari, Ta'liq hadits: Salim bin 'Ied al-Hilali, Kata Pengantar: DR Ahmad al-Khatib, Kritik: Nashiruddin al-Albani. Th 1408 H/1987 M. Penerbit: Daar al-'Imaar Lin-Nasyr wat-Tauzi', Amman-Urdun.)

 

ketiga,

saya kan justru lagi cari jawaban, koq malah ada pertanyaan dibawah:

Apakah masih ada di zaman sekarang yang menjadi Syi'inya Ali yang bukan selalu menghina para sahabat nabi….

menurut mas Dani jawabannya apa?


[Dani] Saya juga bisa disebut syiah loh.. karena banyak dalam ibadah saya, saya ambil dari sanadnya Ali bin Abu thalib…tentun saja sanad awalnya dari Rasullullah…

 

Mutharrif bin Abdullah berkata, "Saya pernah shalat di belakang Ali bin Abi Thalib sebagai makmum, juga Imran bin Husain. Apabila hendak sujud, Ali mengucapkan takbir; apabila mengangkat kepalanya, dia bertakbir; dan apabila bangun dari rakaat kedua (setelah tasyahud awal), dia juga bertakbir. Setelah selesai shalat, Imran mengambil tanganku dan berkata, '[Sungguh 1/200] dia (Ali) ini membuatku ingat shalat Nabi Muhammad.' Atau dia mengatakan, 'Dia shalat mengimami kita seperti shalat Nabi Muhammad.'"

 

Dan sebenarnya ,masih banak lagi hadist yang dirawikan oleh Ali bin Abi thalib…
 

2010/10/13 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>

Zaman Dahulu Kala… ada orang-orang pengikut setia (Syi'i) Ali bin Abi Thalib…. Dan mereka masih berjalan lurus bersama sahabat-sahabatnya yang lain, namun diantaranya juga ada ada pengikut setia yang melewati batas, hingga memandang Ali bin Abi Thalib adalah Rasul, dan juga seharusnya Ali yang memimpin setelag Rasulullah wafat, hingga ada penghinaan-penghinaan terhadap para Sahabat Nabi…

 

Apakah masih ada di zaman sekarang yang menjadi Syi'inya Ali yang bukan selalu menghina para sahabat nabi….

 

Ayatullah Khamenei Haramkan Hujatan terhadap Istri Nabi dan Simbol-Simbol Ahlusunah

 

--

~~~~~

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment