Tuesday, December 28, 2010

Re: [Milis_Iqra] Abaikan fatwa, Iran Rilis Serial TV Penghina Sahabat Rasul


(Ayu)
Mungkin bisa dibilang,klo umat terpcah menjadi 73 golongan,36 gol dari syiah,36 gol dari sunni.tapi klo mengikuti email Mba When sblmnya klo Islamnya anggota milis ini juga berbda,bisa jadi 73 ini,1 dari syiah,71 dari sunny :)Saya kira yang tidak mengakui Khulafaur Rasyidin yg dimaksud Mba When ya dari 1 gol syiah tsb/yang awam dan yang terinfiltrasi.Yang lainnya,ntah dia dicap label sunni/syiah sejak lahir,klo dia brsaksi laa ilaaha illallah muhammad rasulullah,melaksanakan Al Quran dan Sunnah,mrekalah gol yang benar tsb.Ahlu Sunnah Wal Jamaah itu bukan nama suatu organisasi,itu sebutan Allah trhadp gol yang melaksanakan Quran dan sunah Rasul dan Sahabat

(Nandang)
Duh....coba dari kemarin saya dibantuin kalau saya ditanya mba wheen "islam yg mana"? Hehehe
Jawabanya yaitu islam yg tehh ayu sebutin diatas....

Ya ga mba wheen?hehee

Sent from BlackBerry® on 3


From: ayupuspita2006@yahoo.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 29 Dec 2010 05:14:20 +0000
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Abaikan fatwa, Iran Rilis Serial TV Penghina Sahabat Rasul

Saya sendiri bukan peneliti Syiah secara khusus,apalagi sy juga bukan pemeluk 'syiah' walaupun saya sangat mencintai Nabi Muhammad dan keluarganya.Saya juga mencintai para istri Nabi dan para shahabat Nabi dari kalangan Muhajirin dan Anshar.Tapi begitu pun saya tidak mau disebut muslim sunni.walaupun saya menganut mazhab Imam Syafii dan 'ahlus sunah wal jamaah',bukan berarti saya adalah sunni. Saya muslim. Muslim ya Muslim.

Sunni dan Syiah klo kita kaji adalah faksi politik yang akhirnya melebar ke aspek yang lain.Kalo kita mengakui menjadi salah satu penganut sunni/syiah, sama saja kita termasuk (stidaknya mendukung) orang yang mmbagi agamanya mnjadi beberapa golongan.saya kira,Iran juga tidak pernah mengklaim menjadi Republik Syiah Iran. Nama resmi Iran adalah Republik Islam Iran.Saya juga bingung,orang yg mengaku Sunni di Indonesia memelesetkannya jadi Republik Syiah Iran...Bahkan di artikel eramuslim,imam tertinggi Iran memfatwakan larangan untuk menyinggung Sunni.

Kalo Zubair bin Awwam dan Aisyah pernah memerangi Ali,itu adalah fakta sejarah.Bukan pula berarti mnghina sahabat/istri,karena mereka bukan maqshum.Fakta pula bahwa Zubair dan Aisyah bertaubat shg tidak mengurangi kedudukannya sbg sahabat dan istri Nabi yang dimuliakan.Itu adalah taufiq dan hidayahAllah bagi bliau2.

Walaupun saya bilang,pada awalnya Syiah adalah pngikut Ali,tapi kenyataannya Yahudi dan musuh Islam (diantaranya Abdullah bin Saba) telah berhasil melakukan infiltrasi ke pendukung (syiah) Ali,sehingga akhirnya Syiah terpecah. Mungkin bisa dibilang,klo umat terpcah menjadi 73 golongan,36 gol dari syiah,36 gol dari sunni.tapi klo mengikuti email Mba When sblmnya klo Islamnya anggota milis ini juga berbda,bisa jadi 73 ini,1 dari syiah,71 dari sunny :)
Saya kira yang tidak mengakui Khulafaur Rasyidin yg dimaksud Mba When ya dari 1 gol syiah tsb/yang awam dan yang terinfiltrasi.

Yang lainnya,ntah dia dicap label sunni/syiah sejak lahir,klo dia brsaksi laa ilaaha illallah muhammad rasulullah,melaksanakan Al Quran dan Sunnah,mrekalah gol yang benar tsb.Ahlu Sunnah Wal Jamaah itu bukan nama suatu organisasi,itu sebutan Allah trhadp gol yang melaksanakan Quran dan sunah Rasul dan Sahabat.

Saya tidak pernah dan tidak akan pernah mengakui pemerintahan pasca Ali bin Abu Thalib,kecuali sesuai dgn syarat dan rukun diangkatnya seorang khalifah.

Yang saya pamahi,salah satu Syarat khalifah adalah muslim yg bersedia mngakkan/menzhahirkan Islam (QS 42/13,48/28).
khalifah merupakan mandataris 4wl yang diangkat brdasarkan 2 cara (rukun):
1.Mitsaqun ghalizah (Q.S. 33/7),yaitu para Nabi/Rasul
2. Syura bainal muslimin/dipilih majlis syura kaum muslimin (Q.S. 42/38)

Tidak ada dinasti/keturunan yang otomatis menjadi khalifah.Bagi saya yang mengatakan Nabi Sulaiman menjadi Khalifah krn merupakan anak Nabi Daud adalah pnghinaan thd beliau,krn Nabi Sulaiman diangkat mnjadi Nabi oleh Allah dgn mitsaqun ghalizah.Begitu juga Ali,Hasan dan Husen menjadi khalifah karena meerupakan dinasti Nabi Muhammad,maka itu penghinaan kepada beliau dan pengikut (syiah) bliau.Karena beliau diangkat brdasarkan syura.Tapi ketika dinasti Umayah,Abasiyah dst memimpin,mereka bukan khalifah.mereka adalah sultan,sbgmana sekarang ada Sultan Arab Saudi,Brunei atau Jogjakarta.

Paska Khalifah Ali bin Abi Thalib,islam kembali menjadi harakah yang brusaha dihancurkan oleh penguasa.Fakta,Imam Syafii pernah berkata ketika dituduh syiah oleh penguasa saat itu:'Kalo syiah adalah orang yang mencintai Ahlul Bait,saksikanlah oleh kalian,bahwa aku adalah syiah'.dan fakta ketika para sultan brkuasa beberapa ulama ada yang menolak menjadi qadi/hakim negara sehinngga hrs dicambuk.Klo ulama tsb mengakui sultan sbg khalifah,berarti dia mlakukan makar, yg mustahil dilakukan seorang ulama yg hanif.Jadi ulama tsb memang tidak mengakui sultan sbg khalifah,hanya sbg penguasa saja,bukan mandataris Allah.

Ini jg jadi bukti bahwa label syiah digunakan penguasa untuk mengecap musuh politiknya,yang notabene adalah harakah Islam yang yang berusaha melaksanakan islam secara kaffah dan mengembalikan kekhalifahan. Sbagaimana skarang ada label teroris kpd harakah baik sunni/syiah yg berjuang u Islam (Hamas dilabeli Sunni,Hisbullah dilabeli Syiah,kedua2nya jg dilabeli teroris,pdhl kedua2nya saling mndukung :( )

Ketika revolusi sosial Iran akhir dkade 1970an,pemerintah kita sempat khawatir mnularnya rvolusi tsb,shg mngirim kader trbaiknya (mungkin dri dinas intelijn) ke Mesir,Jordania dan Arab Saudi u/ mempelajari harokah disana yang akan diimpor untuk memecah harokah yg sdh ada di indonesia.Kita tahu,saat itu di Mesir ada IM,di jordan ada HT dan di Saudi ada Wahabi yang dimodif di Indonesia agar lebih moderat,walaupun tdk harus pro pmrintah,setidaknya bisa mencegah revolusi islam di indonsia,deemikian harapan pemeerintah.

Sebagian besar informasi ttg syiah-sunni dan harakahnya mrupakan info under cover yg mungkin diriwayatkan turun tmurun dr psantrn k psantren.Saya mendapatkan 'periwayatan' dari guru ngaji saya yang saya ketahui kehanifannya.klo mba when kurang berkenan,sharusnya ini mnjadi pemacu mba when untuk lebih mengetahui sejarah kita sendiri (Islam) tanpa menghilangkan kekritisan kita.saya yakin mba when orang yg objektif dan kritis ketika menerima suatu informasi dan demikian mmang sikap yang harus kita miliki.Karena taqlid trhadap suatu pemahaman ulama yang tanpa kita kritisi juga mrupakan cabang kesyirikan sbgmn firman 4wl Q.S. At Taubah:31. (Ikhwan/Akhwat barangkali ada yg bisa menguraikan asbabun nuzul dan tafsir dari ayat ini :))

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 29 Dec 2010 08:00:17 +0700
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Abaikan fatwa, Iran Rilis Serial TV Penghina Sahabat Rasul

Mba Ayu,
boleh saya bertanya?
ini kata siapa ya mba?
yang saya tahu,pada awalnya syiah adalah pembela Khalifah Ali dan sunni adalah pembela muawiyah.pada saat itu muawiyahlah yang mnguasai politik pemerintahan trmasuk smua infrastrukturnya,media dll yg digunakan untuk mnghancurkan khalifah Ali.

kalau yang saya tahu, secara paling sederhana, rumitnya banyak soalnya,
sunni adalah kata yang digunakan untuk orang orang yang mengakui khulafaur rhasyidin sebagai khalifah, jadi dasar hadits yang diriwayatkan shahabat rasulullah diakui. Contohnya hadits yang diriwayatkan oleh bukhari dan muslim.

Syiah adalah kata yang digunakan untuk kaum yang hanya mengakui Ali bin AT sebagai khalifah, shahabat lainnya tidak diakui sebagai khalifah.  Hadits yang diriwayatkan oleh shahabat selain jalur Ali bin AT tidak diakui.
Namun syiah sendiri ada bermacam macam golongan dari yang saya sebutkan tadi sampai yang tidak menyelisihi Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah.

demikian mba, saya juga tidak bisa berpanjang lebar, takut ada yang mengintimidasi saya dan kena kalimat, tahu apa mba soal syiah? sudah berapa banyak buku tentang syiah yang mba baca, dsb.

Mungkin rekan rekan yang lain bisa membantu mba Ayu.

whe~en

2010/12/28 <ayupuspita2006@yahoo.com>
Ada yg bisa memberikan pencerahan,bagian mananya sih yang dianggap menghina shahabat Nabi?mungkin ada yg punya referensi lain?Bingung melihat pertentangan sunni-syiah.yang saya tahu,pada awalnya syiah adalah pembela Khalifah Ali dan sunni adalah pembela muawiyah.pada saat itu muawiyahlah yang mnguasai politik pemerintahan trmasuk smua infrastrukturnya,media dll yg digunakan untuk mnghancurkan khalifah Ali. ('Afwan krn baru di milis,jd tidak menyimak diskusi2 ttg syiah sblmnya)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: Dedy Iskandar <dysar06@yahoo.co.id>
Date: Tue, 28 Dec 2010 20:08:56 +0700
Subject: [Milis_Iqra] Abaikan fatwa, Iran Rilis Serial TV Penghina Sahabat Rasul

TEHERAN (Berita SuaraMedia) – Seorang ulama Sunni Iran menyatakan haram untuk menonton sebuah serial TV yang saat ini ditayangkan di Iran tentang seorang pemimpin Syiah yang membentuk sebuah gerakan di tahun 686 di kota Kufa untuk membalas kematian Imam Hussein.

"Mukhtar Nameh" (Pesan Mukhtar) memperlihatkan bagaimana kaum Syiah seolah-olah selalu dianiaya dan diperlakukan buruk sepanjang sejarah dan bagaimana penderitaan dari penindasan itu seringkali menghantui si penindas.

Ketika kalifah Umayyah kedua, Yazid I, mengambil alih kekuasaan tahun 683, jumlah kaum Muslim yang tidak puas dengan penguasa mereka semakin berkembang dan melahirkan pemberontakan yang dipimpin oleh Hussein, putra Ali dan cucu Nabi Muhammad.

Kematian Imam Hussein dalam Perang Karbala (680) menjadikannya seorang martir di mata kaum Syiah dan menciptakan perpecahan permanen dalam Islam antara Sunni dan Syiah.


--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment