Saturday, January 22, 2011

Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Kelihatanya mba wheen sangat sibuk,padahal saya sudah meminta beliau untuk memposting jawaban untuk mas doer,karena setahu saya beliu lebih tahu dan pernah mempostingnya

Pertanyaan saya ,mungkinkah pak din syamsuddin tidak tahu tatacara menasehati dalam islam? Adalah sebenarnya sebuah sindiran kepada tulisan mba wheen dalam komentar di artikel yg dia posting sendiri

"Saya setuju dengan pendapat KH Sahal M , apalagi menasehati pemimpin ada tatacaranya sendiri dalam Islam, sudah dicontohkan oleh Rasulullah."

Mungkin juga pertanyaan mas doer "bagamana mengkritik dalam islam?"adalah hanya sebuah sindiran juga......karena yg kita tahu pak din adalah orang alim.....hehehehehe

Setahu saya ini adalah dalil yg sering di pakai oleh kalangan salafi

"barang siapa yang hendak menasehati penguasa pada suatu perkara maka JANGAN DIA TAMPAKKAN KEPADANYA SECARA TERANG-TERANGAN, melainkan hendaklah dia pegang tangannya dan menyendiri dengannya, kalau dia (penguasa) menerima maka itu bagus, dan kalau tidak, maka dia telah menunaikan kewajibannya memberikan nasihat".(diriwayatkan oleh al-imam Ahmad dalam Musnad-nya : 3/403 dan Ibnu Abi Ashim dalam as-sunnah hlm.507 dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam zhilalul-Jannah : 1096).

Menurut mererka ,Jika terjadi kesalahan pada para penguasa maka yang wajib adalah menasehati mereka dengan cara yang syar'I dan ittiba' kepada jalan salafush-sholih yaitu dengan menasehatinya secara sembunyi-sembunyi, bukan dengan cara demonstrasi, provokasi, dan agitasi,
.mungkin juga dalil ini yg digunakan salah satu ulama saudi yg pernah suatu waktu mengharamkan demonstrasi

Tapi sebenarnya mungkin hadits ini berlaku untuk pemimpin yg melakukan kesalahan pribadi nya dgn Allah dan hanya berdampak untuk pribadinya saja.setiap manusia punya aib pribadi dan seorang muslim wajib menutup aib saudaranya.

Tapi bagaimana kalau pemimpin itu melakukan kesalahan yg berdampak pada orang banyak dan kesalahan itu dilakukan pula dengan terang benderang. karena pemimin tsb melakukanya secara terang2an dikhawatirkan kalau naeshatnya dilakukan secara sembunyi2 tobatnya tidak diketahui khalayak dan khalayak menjad tidak tahu tobat dan kesalahan pemimpin,maka menurut sbgian pendapat dibolehkan nasehat secara terang2 an.

Sebagai rujukanya salah satunya adalah peristiwa yg menimpa saat umar bin khatab menyampaikan khutbah diatas mimbar,disampaikan bahwa umar hendak membatasi mahar sebanyak 400 dirham,sebab nilai itu yg dilakukan oleh rasulullah jika ada lebih dari itu selebihnya dimasukan ke kas negara. Namun seorang wanita memprotesnya padahal umar sedang di mimbar artinya protes ini di ketahui oleh khalayak.wanita itu mengatakan "wahai amirul mu'minin engkau melarang mahar untuk wanita melebihi 400 dirham". Umar menjawab " benar"
Wanita itu berkata lagi" apakah kau tidak mendengar perintah Allah :
"....sedang kamu telah memberikan kepada seseorang diantara mereka harta yg banyak,maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan yang dusta dan dengan menanggung dusta yg nyata." (QS. An Nisa (4):20)
Umar menjawab :"ya Allah ampinilah , semua manusia lebih tahu dibanding Umar" maka Umar pun meralat keputusanya.(Tafsir AlQuran 'Azhim,2/244.Imam Ibnu Katsir. Mengatakan sanadnya jayyid qawi(baik lagi kuat)
Umar meralat keputusanya tanpa dia mengatakan kepada wanita yg mengkritiknya untuk melakukan keritik secara tidakterang terangan.bgitu juga khalayak yg hadir tidak mengatakanya.

Demikian ,saya melihat pak din melakukan kritik menurut hemat saya beliau sebagai orang alim Insya Allah mengetahui tatacara mengkritik dalam islam,jadi mungkinkah?
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: whe.en9999@gmail.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 08:08:20
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Mas Doer,
tadi saya minta mas Nandang yang memposting artikel soal menasehati pemimpin dalam Islam.

Mohon maaf, tanpa bermaksud lepas tangan ataupun tidak komunikatif, hal ini saya lakukan karena minggu2 ini saya dibatasi waktu oleh pekerjaan di luar kantor dan bahasannya bisa panjang berhari2. Yang berarti sangat ada kemungkinan tidak bisa saya ikuti kecuali saat break.

Jadi saya khawatir ketika memposting tentang tatacara memberi nasehat kepada pemimpin, saya tidak bisa mengikuti dengan maksimal.

Namun ada satu nama yang saya ingat, beliau adalah orang yang pertama memposting dalil soal memberi masukan kepada penguasa di milis ini, namun sebenarnya saya takut menyebut namanya, karena ketidaksukaan beliau jika namanya saya sebut.
Jadi kalau beliau berkenan dan ada waktu, semoga menjawab pertanyaan mas Doer.

Terimakasih
Whe-en

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: doer81@gmail.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 07:55:34
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Mohon bantuaannya bagaimana cara mengkritik dalam islam??

Biar kita nantinya tidak salah dalam mengkritik.

Thanks.
Doer
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: aendangzr@yahoo.co.id
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 07:50:42
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Salah satu yg belakangan mengkritik pemimpin adalah pak din syamsudin,mungkinkah beliau tidak mengerti tatacara menasehati pemimpin dalam islam?
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: whe.en9999@gmail.com
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 07:25:46
To: milis_iqra@googlegroups.com<milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Tanpa bermaksud membela pemerintah ataupun membela SBY.

Setelah saya intip postingan owner di FB, saya cari sumber aslinya dan saya posting di MI :-) :-)

Saya setuju dengan pendapat KH Sahal M , apalagi menasehati pemimpin ada tatacaranya sendiri dalam Islam, sudah dicontohkan oleh Rasulullah.

Semoga umat Islam benar2 bisa meneladani Rasulullah.

Whe-en
---
Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr KH MA Sahal Mahfudz mengingatkan para ulama agar memperhatikan jatidiri keulamaan dalam menyampaikan kritik dan tidak membuat gaduh.

Pernyataan itu disampaikan Sahal Mahfudz ketika memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MUI di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat malam. MUI harus berani menyampaikan kritik dan masukan jika ada kebijakan yang merugikan umat.

Di sisi lain, MUI juga harus bisa bersikap proporsional dalam menjalankan fungsi  tawashi bil-haq mengingatkan dalam kebaikan). "Jika baik harus dikatakan baik dan jika tidak baik, maka MUI juga harus menyatakannya," katanya.

Namun ia mengingatkan bahwa dalam menyampaikan kebenaran, setiap pengurus MUI harus memperhatikan jatidiri keulamaan, yaitu senantiasa menggunakan cara yang baik, pilihan kata yang tepat dan tidak menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat. "Jangan sampai malah membuat gaduh," ia mengingatkan.

Para ulama walaupun harus tegas dalam menyampaikan kebenaran, tetapi juga harus tetap menebarkan kedamaian dan kesantunan, ia menegaskan.

Pada kesempatan itu KH Sahal juga menyampaikan harapan kepada pengurus MUI - dalam situasi kebangsaan yang memprihatinkan dan masyarakat merasakan beban kehidupan makin berat - setiap pengurus MUI mampu menemptkan diri dan organisasi MUI sebagai pembela dan pengayom umat.

Hadir dalam pembukaan Rakernas MUI, yang berlangsung mulai 21-23 Januari 2011, itu selain Ketua MUI Dr KH MA Sahal Mahfudz juga Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc, dan para ulama dari seluruh Indonesia.

Acara itu sendiri dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali. Sebanyak 320 orang peserta dari seluruh Indonesia hadir.

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment