Jangan jadikan ini debat kusir, jangan jadikan hadits sebagai mainan yang tidak jelas pembahasannya. mas dani yang saya kenal dulu adalah orang yang paling fokus dalam berdiskusi.
Entah kenapa sekarang begini. Berkali2 saya bertanya ada apa sebenarnya.
Jika memang mas dani ingin mengakhiri diskusi karena tidak dapat menjawab pertanyaan2 saya, silahkan mengemukakan dengan jelas, tidak perlu berputar2, karena ini forum umum.
Terimakasih
Whe-en
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message-----
From: Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 26 Jan 2011 20:17:04
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: RE: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh
(Whe-en)
Kalau mas dani bukan ahli hadits kenapa cenderung memilih mendhoifkan, dasarnya apa? Wong tidak bisa mentakhrij, ketika dikomparasi ya ga bisa berpendapat, tapi memilih dan pilihannya menyalahi pilihan mas dani sendiri.
(Dani) yang mendho'ifkan siapa mbak? Mohon klarifikasinya?
(Whe-en)
Jawab saja mas dan siapa juga yang sudah mentakhrijnya. Jangan bermain dengan kata2 terus
(Dani) silahkan refer ke artikel yang saya kirim.... Disitu sudah jelas
Dani Permana
Sent from my Windows Mobile® phone.
-----Original Message-----
From: whe.en9999@gmail.com
Sent: Wednesday, January 26, 2011 5:18 PM
To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh
[Dani Permana] loh kalau saya bukan ahli haidst masa di bilang bermain kata-kata….. hahahahah masa saya mengaku-ngaku Neh saya ahli hadist….
(Whe-en)
Kalau mas dani bukan ahli hadits kenapa cenderung memilih mendhoifkan, dasarnya apa? Wong tidak bisa mentakhrij, ketika dikomparasi ya ga bisa berpendapat, tapi memilih dan pilihannya menyalahi pilihan mas dani sendiri.
Kalau mas dani mendhoifkan dan sudah tahu lama kenapa memakai hadits dhoif sebagai dalil?
[Dani Permana] Disitulah kekurang telitian M WN dalam membaca sebuah artikel… silahkan refer kembali… alasan-alasan orang yang menlemahkan hadist tersebut
(Whe-en)
Jawab saja mas dan siapa juga yang sudah mentakhrijnya. Jangan bermain dengan kata2 terus
Terimakasih
Whe-en
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Wed, 26 Jan 2011 17:09:57 +0700
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: RE: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh
From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of whe.en9999@gmail.com
[Dani Permana] Saya bukanlah ahli hadist/muhadist jadi jangan mempertanyakan sesuatu yang bukan pada ahlinya.
(Whe-en)
Jangan bermain dengan kata kata terus mas Dani.
Fokuslah karena ini diskusi
[Dani Permana] loh kalau saya bukan ahli haidst masa di bilang bermain kata-kata….. hahahahah masa saya mengaku-ngaku Neh saya ahli hadist….
Bukankah kemarin mas dani sendiri yang minta saya yang memulai memposting dari jalur mana syaikh Albani menshohihkan, lalu kita bahas, mas Dani sudah memposting dhoifnya hadits ini dan mas dani sudah tahu lama, koq sekarang bilang tidak tahu.
[Dani Permana] Saya Quote pernytaan M WN "saya sendiri tidak mampu mentakhrij-nya, jadi silahkan jika memang mau menerangkan kepada saya, lebih kuat mana yang mentakhrij dhoif atau shahih,"
Melihat jenis pertanyaannya "lebih kuat mana yang mentakhrij dhoif atau shahih,"… itu yang saya tidak saya jawab dan saya bukan seorang muhadist….
Ada apa sebenarnya.
[Dani Permana] Tidak ada apa-apa…
[Dani Permana] Saya mengerti jika M WN berpikiran demikian karena 3 artikel yang telah saya kirim berbeda dengan apa yang selama ini M WN pahami
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
No comments:
Post a Comment