jadi bgitu hehehehe..... "Maka hendaklah ada diantara kalian satu kelompok yang mengajak pada kebaikan dan memerintahkan yang ma'ruf serta mencegah dari kemungkaran, maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia .QS Ali Imraan, 3/104 apa di ayat itu ada pengecualian bahwa amar ma'ruf itu hanya untuk rakyat tidak kepada penguasa? Juga hadits nabi SAW: "Barangsiapa yang melihat kemungkaran di antara kalian maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, dan apabila tidak mampu maka hendaklah diubahnya dengan lisannya dan jika ia tidak mampu maka hendaklah diubahnya dengan hatinya, tetapi itu adalah selemah-lemah iman.HR Muslim no. 49, Abu Daud no. 1140, Tirmidzi no.2173, An-Nasai VIII/111, Ibnu Majah no. 4013 apakah kita mau menjadi bagian yg lemah imanya ? Sesungguhnya manusia jika mereka melihat kemungkaran lalu ia tidak mengubahnya maka hampir-hampir saja ALLAH mengazab mereka semua .HR Abu Daud 4/122 no.4338, Tirmidzi 5/256-257, dan Ahmad no.71 apakah kita mau menjadi bagian dari orang yg di azab? Dari AbduLLAH bin Amru bin 'Ash ra, bahwa nabi SAW bersabda: "Jika ummatku sudah tidak lagi mampu berkata kepada seorang zhal-halim diantara mereka: Kamu zhal-halim! Maka sungguh mereka sudah dibiarkan (oleh ALLAH SWT) HR Ahmad dlm Al-Musnad, 19/175-176. apakah kita ingin diarkan oleh Allah swt? berkaitan dengan perintah amar ma'ruf nahi munkar yang di firman kan Allah dan diperintahkan Nabi ini, apakah kita mau menjadi orang yg tidak taat pada Allah dan Rasulnya. "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagi kalian, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah." [Al-Ahzab : 21] Dan tidaklah patut bagi laki-laki maupun perempuan mu'min, apabila ALLAH dan Rasul-Nya menetapkan suatu ketetapan dalam urusan mereka, mereka memilih pilihan lain. Barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul-Nya, sungguh, dia telah nyata-nyata sesat." (Q.S. Al Ahzab: 36) Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih. [An Nur : 63]. Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu. [An Nisa' : 115]. maaf bukan sedang mempermainkan ayat ayat diatas, namun kalau ayat yang tidak ada hubunganya dipakai dan dipergunakan untuk mempertahankan pendapat pribadi beginilah jadinya. semua akan mengklaim bahwa kita sendiri yg mengikuti rasul orang lain tidak. 'Abdul Qadim Zallum, dalam Nidzâm al-Hukmi fi al-Islâm, menyatakan, bahwa maksud dari sabda Rasulullah saw "selama mereka masih mengerjakan sholat", adalah selama mereka masih memerintah dengan Islam; yakni menerapkan hukum-hukum Islam, bukan hanya mengerjakan sholat belaka. Ungkapan semacam ini termasuk dalam majaz ithlâq al-juz`iy wa irâdât al-kulli (disebutkan sebagian namun yang dimaksud adalah keseluruhan).Abdul Qadim Zallum, Nidzam al-Hukmi fi al-Islaam, hal. 257-258. dan ini sesuai dgn alquran , Barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah maka mereka itulah orang-orang yang kafir." (Al-Maidah: 44). terima kasih. --- Pada Jum, 4/2/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:
Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com> Judul: Re: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin? Kepada: milis_iqra@googlegroups.com Tanggal: Jumat, 4 Februari, 2011, 8:57 AM
Jadi tetep ni, menurut mas Nandang, Allah belum lengkap mengaturnya? atau rasulullah menyembunyikan risalah? atau mau menggantu perintan Allah dan rasulNya dengan perintah orang lain atau kemauan sendiri? berarti kamuflasi dan bohong donk kalau mas Nandang bilang Islam sudah sempurnya, kenyataannya masih ada ajaran dan risalah yang ketinggalan menurut mas Nandang. Kalau saya sich berpendapat Islam memang sudah lengkap sempurna, jadi tidak akan bilang ada pilihan lain. kata siapa tidak ada pilihan? yang bilang tidak ada pilihan tentusaja orang yang akan mengganti perintah Allah dan RasulNya tersebut kan? lalu kalau ingin menggantinya dengan yang lain, bagaimana dengan ayat ini? "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagi kalian, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah." [Al-Ahzab : 21]
eh tapi ayat itu cuma untuk yang mengharap Rahmat Allah nding mas Nandang, yang ga mengharap rahmat Allah masuk ga ya?
trus yang ini bagaimana? Dan tidaklah patut bagi laki-laki maupun perempuan mu'min, apabila ALLAH dan Rasul-Nya menetapkan suatu ketetapan dalam urusan mereka, mereka memilih pilihan lain. Barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul-Nya, sungguh, dia telah nyata-nyata sesat." (Q.S. Al Ahzab: 36) eh, ayat diatas juga untuk laki laki dan perempuan mukmin sich ya mas nandang? yang ga mu'min ga masuk kan ya?
trus yang ini bagaimana? Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih. [An Nur : 63]. Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu. [An Nisa' : 115]. kan sudah jelas Rasulullah bagaimana menuntun menghadapi pemimpin. syarah dan takhrijnya mas jangan lupa, biar tahu shahih apa dhoif
regards whe~en
2011/2/4 <aendangzr@yahoo.co.id> Ya mba wheen, niat saja tidak cukup Ibadah itu dilarang kecuali ada perintah Namun dalam kondisi tidak ada pilihan atau pilihan sulit,tentu dikembalikan pada niatnya. Seperti niat imam husain terhadap penduduk kufa. Sent from BlackBerry® on 3 Date: Fri, 4 Feb 2011 07:55:20 +0700 Subject: Re: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin?
heheheh, obrolam kita lanjutkan mas Nandang, niat saja tidak cukup, coba dech cari syarah tentang niat :-) Ibadah itu selain tergantung niat, juga harus sesuai tuntunan dan ada perintahnya. begitu yang saya tahu, coba dech syarah haditsnya diquote disini tapi tetep jangan lupa loch ya syarah sama takhrij hadits soal pemimpin saya tunggu nich :-) :-) warm regards whe~en 2011/2/4 <aendangzr@yahoo.co.id> Mas arman,terima kasih telah ikut memantau. Sebenarnya bagi saya ini bukan diskusi hanya obrolan saja. Toh ilmu saya tidak ada apa2 nya dianding dgn mba wheen yg baik ini,
Sehubungan dgn pertanyaan mas arman Kalau boleh saya berpendapat
Sebuah hadits,
Husain adalah pemuda ahlul jannah(H.R.Tarmizi)
Kemudian hadits lain
Tentara yang pertana memerangi konstantin akan diampun(H.R.Bukhari)
Tentara dibawah pimpinan Yazid bin muawiyah lah yg pertama memerangi konstantin.
Menurut saya kedua pemimpin ini melaksanakan tanggung jawabnya.walaupun 2 pemimpin ini berseberangan. Imam husain melaksanakan tanggung jawab dgn hendak memberikan perlindungan kepada penduduk kufa sebagai pelaksanaan amar maruf nahi munkar. Walaupun diseberang sana dianggap sebuah pemberontakan terhadap kekuasaan Yazid bin Muawiyah. Maka Allah pun memberikan pahala kepada imam Husain sbg penghulu surga dan Allahpun memberi pengampunan kepada Yazid bin muawiyah karena dgn tentaranya yg pertama kali memerangi konstantin. Allah maha mengetahui hati hamba hambanya. Dan Amal ibadah itu tergantung niatnya.
Terima kasih Sent from BlackBerry® on 3 Date: Thu, 3 Feb 2011 23:39:33 +0700 Subject: Re: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin?
Mungkin simpel saja dari saya untuk thread ini, kedua kubu yang sedang berdiskusi boleh menjawab berdasar pendapatnya masing-masing. Bagaimana sih menurut anda-anda tentang gerakan perlawanan yang dilakukan oleh Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib sipemuda penghulu syurga, terhadap pemerintahan zalim dari Yazid bin Muawiyah bin Abi Sofyan ? Terimakasih., 2011/2/3 <aendangzr@yahoo.co.id> Mas aba,Mari kita sama sama bertanya sama mba wheen dan mas temi yg memposting artikelnya.
Cuma kalau saya tdk kebayang,bagaimana kalau seorang muslim yg berkuasa,terus kekuasaanya turun temurun dan terus terusan penguasa itu dzalm lg fasik,bagaimana tuh.? Idi amin seorang muslim tapi termasuk dalam 13 pemimpin dunia paling kejam dan kanibal.membantai 100 sd 300rb.bagaimana kalau keluarga kita termasuk dalam korban kekejaman pemimpin seperti itu. Sent from BlackBerry® on 3
-----Original Message-----
Date: Thu, 3 Feb 2011 19:03:16 To: < milis_iqra@googlegroups.com> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.comSubject: Re: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin? kalau sudah dzolim dan fasiq apakah layak disebut muslim? On 2/3/11, aendangzr@yahoo.co.id < aendangzr@yahoo.co.id> wrote: > Artinya penguasa muslim boleh zalim,boleh fasik asal masih sholat. > Kalau pemimpin non muslim tidak boleh fasik tidak boleh dzalim karenaa tidak > sholat. Tragis hiks hiks hiks > Sent from BlackBerry® on 3 > > -----Original Message----- > From: ayupuspita2006@yahoo.com> Sender: milis_iqra@googlegroups.com> Date: Thu, 3 Feb 2011 06:31:17 > To: < milis_iqra@googlegroups.com> > Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com> Subject: Re: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin? > > > Koq yg banyak "diserang" umat yang sudah lemah karena ditindas penguasa, > diancam juga dengan neraka. Tolong dong dishare juga dalil-dalil tentang > hukuman bagi penguasa yang bukan hanya zalim, fasiq bahkan mendukung > kesyirikan. Biar adil. > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: geotemi adibisma < geotemi@gmail.com> > Sender: milis_iqra@googlegroups.com> Date: Thu, 3 Feb 2011 12:34:12 > To: milis_iqra< Milis_Iqra@googlegroups.com> > Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com> Subject: [Milis_Iqra] Bolehkan mengkudeta pemimpin? > > Sabda Rasulullah saw : > > *"Barangsiapa yang ditindas oleh penguasanya maka hendaknya ia bersabar, > sungguh barangsiapa yang keluar dari perintah sultan (penguasa) sejengkal > saja maka ia mati dalam kematian jahiliyah"*(Shahih Bukhari Bab Fitnah) > > > > Sabda Rasulullah saw : > > * "Barangsiapa yang melihat hal pada penguasanya sesuatu yang tidak > disukainya maka hendaknya ia bersabar, sungguh barangsiapa yang keluar dari > jamaah sejengkal saja, lalu ia wafat maka ia wafat dengan kematian > jahiliyah" *(Shahih Bukhari Bab Fitnah) > > > > berkata zubair bin Adiy ra : *kami mendatangi Anas bin Malik mengadukan > kekejian Hajjaj* > > *dan kejahatannya pada kami, maka berkata Anas ra : "Bersabarlah kalian, > karena tiadalah datang masa kecuali yang sesudahnya akan lebih buruk, sampai > kalian akan menemui Tuhan kalian, kudengar ini dari Nabi kalian (Muhammad > saw)" *(Shahih Bukhari Bab* *Fitnah) > >
-- Salamun 'ala manittaba al Huda ARMANSYAH -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.comKeluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.comSitus 1 : http://groups.google.com/group/Milis_IqraMod : moderator.milis.iqra@gmail.com-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.comKeluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.comSitus 1 : http://groups.google.com/group/Milis_IqraMod : moderator.milis.iqra@gmail.com-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- -- ~~~~~ Whe~en http://wheen.blogsome.com/ "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28) "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar" -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.comKeluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.comSitus 1 : http://groups.google.com/group/Milis_IqraMod : moderator.milis.iqra@gmail.com-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.comKeluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.comSitus 1 : http://groups.google.com/group/Milis_IqraMod : moderator.milis.iqra@gmail.com-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-- ~~~~~ Whe~en http://wheen.blogsome.com/ "Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28) "Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar" -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125 Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63 Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
|
No comments:
Post a Comment