Wednesday, March 2, 2011

Re: [Milis_Iqra] Kekuasaan

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, tetapi orang yang berpaling dan kafir, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang besar.

Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.  

[Al Ghaasyiyah 21-26]

2011/3/2 awung <awungs@gmail.com>
Bentuk negara dan sistem kekuasaan menurut petunjuk alQuran bagaimana ya?
Ada yang pernah taddabur tentang ini?

Salam,

2011/3/2 <doer81@gmail.com>

Di indosensia juga sedang rame2nya perebutan kekuasaan. Yakni kekuasaan PSSI

Sent from BlackBerry® on 3


From: Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Date: Wed, 2 Mar 2011 11:34:05 +0700
Subject: [Milis_Iqra] Kekuasaan

Kekuasaan


Ada hari-hari yang menegangkan sebulan terakhir ini. Seringkali mata dan pendengaran tertuju pada stasiun televisi yang berpusat di Doha, Qatar untuk memantau perkembangan situasi politik di Timur Tengah. Diawali dengan tergulingnya Presiden Zine Al-Abiddine Ben Ali dari  Tunisia yang membuat hati merasa tertarik dan ingin tahu lebih jauh. Bagaimana tidak, kejadian di Tunisia membawa angin perubahan yang berhembus hingga ke Mesir, Bahrain, Yaman, Jornania hingga Libya.

Bisa dikatakan negara-negara di Kawasan Timur Tengah kini sedang bergejolak. Hari demi hari terus memantau, bahkan sampai bertukar pesan dan kiriman berita dengan teman-teman yang diambil dari Tweeter atau situs lainnya untuk saling bertukar informasi. Status pesan di  BB dan Facebook juga sesekali menulis perkembangan situasi di negara yang sedang bergejolak.

Siapa yang tahu sebelumnya mengenai Mohamed Bouzizi, seorang pedagang kaki lima yang hidupnya sangat menyedihkan di Tunisia. Barang dagangannya disita, karena tidak mempunyai izin untuk berjualan, padahal dia sudah bersusah payah meminjam uang untuk modal berdagang. Beratnya kehidupan Bouzizi menyebabkan dirinya tidak kuat  dan memutuskan untuk mengakhiri kehidupannya.

Kesenjangan sosial ekonomi antara rakyat dan penguasa sangat dirasakan oleh rakyat Tunisia, sehingga kisah pilu Bouzizi sontak mendapat simpati dari rakyat Tunisia dengan berunjuk rasa di jalan-jalan mendesak rezim diktator penguasa turun dari singgasananya, akhirnya Presiden Ben Ali pun jatuh, setelah selama 23 tahun berkuasa.

Siapa sangka, angin perubahan dari Tunisia berhembus kencang ke negara lain, hingga memicu Rakyat Mesir untuk berbuat hal yang sama. Revolusi Nil yang diawali dengan shalat Jumat di Lapangan Tahrir membuat ketar-ketir sang penguasa, Hosni Mubarak, yang sudah 30 tahun berkuasa. Setelah 18 hari rakyat Mesir berdemonstrasi dari Lapangan Tahrir hingga ke Alexandria bahkan ke seluruh wilayah negeri Mesir, akhirnya tumbang juga kekuasaan Mubarak yang telah memerintah Mesir selama 3 dekade.

Bila di Tunisia dan Mesir berhasil menggulingkan pemimpinnya, namun di Yaman tidak, meski puluhan ribu massa berdemostrasi di ibukota Yaman, Sana'a, untuk menuntut Presiden Ali Abdullah Saleh yang menjabat sejak tahun 1978 dan terkenal korup serta tidak becus dalam mengatur pemerintahan. Demostrasi berlangsung dengan tertib dan aman melalui suatu kesepakatan reformasi dengan beberapa tokoh oposisi, bahwasanya sang presiden maupun anaknya tidak akan mencalonkan diri dalam pemilu yang akan datang.

Begitu pula di Jordania, khawatir terjadi demostrasi besar-besaran, Raja Abdullah II langsung membubarkan pemerintahan yang dinilai korup dan tidak kompeten dengan mengangkat Perdana Menteri yang berwibawa dan bersih dari korupsi, hingga protespun mereda. Namun belakangan terdengar tuntutan bahwa rakyat juga menginginkan sistem pemerintahan negaranya seperti Kerajaan Inggris.

Negara-negara Kawasan Timur Tengah lainnya yang bergejolak, juga Bahrain yang menuntut PM Khalifa bin Salman Al Khalifa yang berkuasa sejak tahun 1971 dan Raja Sheik Hamad bin Isa al Khalifa (tahun 1999) untuk mundur. Keduanya memiliki hubungan kekeluargaan, yakni paman dan keponakan.

Yang menyedihkan di Libya. Sang penguasa Muammar Qadhafi yang sudah memerintah selama 42 tahun enggan meninggalkan tampuk kekuasaannya. Bahkan dia mengatakan sampai tetes darah terakhir dia tidak akan meninggalkan negaranya. Dia memilih untuk membunuh dan membersihkan lawan-lawannya bahkan dari rumah ke rumah. Jumlah korban hari demi hari semakin banyak, bahkan menurut berita sudah mencapai seribu orang. Banyak negara mengecamnya. Hingga Dewan Keamanan PBB mengeluarkan keputusan untuk memberikan sanksi atas tindakan kekerasan yang dilakukan rezim Qadhafi dalam menghadapi para demonstran.

Sebenarnya bukan hanya para penguasa itu saja yang sudah terlalu lama berkuasa, banyak negara lain mengalami hal yang sama, dimana penguasa terlena begitu lama, hingga merasa kekuasaan mereka tak tergoyahkan. Namun, dengan mengandalkan kekuatan rakyat maka sang penguasa terhempas, seperti di Filipina, yang menumbangkan Presiden Ferdinand Marcos, Iran pada masa Shah Iran, juga seperti halnya di negara kita, ketika Soeharto lengser tahun 1998.

Kekuasaan yang terlalu lama membuat dirinya menjadi terlena hingga yang dipikirkannya adalah memperkaya diri dan keluarganya bukan berupaya untuk mensejahterakan rakyatnya. Teringat, ketika Isteri mantan Presiden Ben Ali memindahkan 1,5 ton emas ke Dubai. Lalu kekayaan keluarga Hosni Mubarak yang berkisar hingga 70 milliar dollar AS. Mungkin hal ini yang telah lama diungkapkan oleh Lord Acton, seorang sejarawan dan penulis asal Inggris tahun 1887: "Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely". Kurang lebih pengertiannya adalah kekuasaan membuat seseorang cenderung korup dan kekuasaan yang mutlak akan membuat seseorang korup secara mutlak.

Tidak ada kekuasaan yang tidak binasa. Yang Maha Kuasa hanyalah Allah SWT. Betapapun berkuasanya seseorang, pada akhirnya akan mati juga, bahkan dalam keadaan terhina, dikucilkan dari negaranya, dan akhirnya mati di pengasingan. Di manakah istana yang megah, pengawal-pengawal yang gagah, kendaraan yang mewah? Harta, kekayaan, dan bahkan kekuasaan yang dahulu diagung-agungkan tidak akan menyelamatkannya bila saatnya tiba, yakni kematian.

"Tiap-tiap sesuatu itu pasti binasa, kecuali wajah-Nya (Allah). Bagi-Nya segala penentuan dan hanya kepadaNya kamu dikembalikan." (Qs. al Qashash: 88).

Setiap masa kepemimpinan tentu akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan akherat kelak. Sesungguhnya dalam kisah-kisah mereka itu ada pelajaran.

Penulis: Indah Meitasari, pengarang buku "Love is Actually All Around", 
pemerhati lingkungan dan kehidupan sosial


--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment