Lagi, Unjuk Rasa Guncang Saudi
23/04/2011 22:39
DDHK News — Ratusan warga Arab Saudi menggelar unjuk rasa di jalan wilayah timur menuntut reformasi dan aksi solidaritas terhadap demonstrasi damai rakyat
Demonstrasi berlangsung Jumat (22/4) di
Warga di
Sheikh al-Mutawwi’, imam masjid ‘al-Abbas’ di Qatif Arab Saudi mengecam tindakan penghancuran masjid di
Ditambahkannya, rakyat
Al-Mutawwi’ mengecam sikap sejumlah media
“Pemerintah Saudi telah menangkap lebih dari 160 pemprotes damai dalam pelanggaran HAM internasional sejak Februari 2011,” kata Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di Amerika Serikat, Rabu.
HRW mendesak Menteri Dalam Negeri Arab Saudi, Pangeran Nayef bin Abdul Aziz Al Saud, untuk memerintahkan pembebasan segera pengunjuk rasa damai.
HRW juga mengecam sekutu Saudi, Uni Eropa, dan AS, karena tidak mengambil sikap tegas atas penangkapan pemerintah
“Karena jumlah tahanan politik Saudi bertambah lagi, sikap bungkam AS dan Uni Eropa menjadi lebih memekakkan telinga,” ujar Christoph Wilcke, peneliti senior urusan Timur Tengah di HRW.
Di Arab Saudi,unjuk rasa dan setiap aksi untuk menyuarakan perbedaan pendapat di depan umum dilarang dan dianggap ilegal. Ulama senior Wahabi di kerajaan Saudi juga mengecam demonstrasi oposisi dan menilanya “tidak Islami.”
Arab Saudi mengerahkan sekitar 1.000 personil militernya ke
Bulan lalu, sebuah lembaga HAM yang berbasis di Saudi menyebutkan bahwa pihak berwenang telah menahan 100 orang karena ikut atau mengorganisir demonstrasi anti-pemerintah. Lembaga itu juga menguak bahwa sejumlah tahanan menjadi sasaran penyiksaan baik secara fisik maupun mental.(IRIB/PH)
No comments:
Post a Comment