Monday, April 25, 2011

Re: [Milis_Iqra] Ketika SBY Tak Dipercaya Rakyat

setuju mbak....
maksud aku yo tunggu 2014 dg pemimpin yg lain, dan tinggal dilihat apa
lebih mampu dr sebelum2nya hehehe...
ngurusin indonesia itu gak gampang soalnya :)

kalo aku yo drpd menhujat, lebih baik kita berkaca diri, mulai dari ke
kecil2, dari keluarga, dan berpikir kira2 apa yg kita bisa berikan ke
negara tercinta ini, bukan malah bertanya apa yg negara bisa berikan
ke kita...hehhehehe..Idealnya begitu.

aku yg jauh2 spt ini, pengen lihat negara kita bisa maju, biar bisa
pulang dan kumpul dg keluarga....
makanya yg ada di Indonesia, banyak2 bersyukur, janganlah sll
gontok2an...kalo yg di Indo pada gontok2an trus, kapan saya bisa
pulang hehehhehe :)

banyak orang2 spt saya pengen pulang...ada teman sudah 15thn di
German, kerja disana, tapi tetep pengen balik ke Indonesia.....dan
banyak temen2 lain....so mari bangun negara bersama2, berat sama
dipikul, ringan sama di jinjing...

yowis, itu aja mbak n mas2nya semua....MERDEKA :)


2011/4/25 <whe.en9999@gmail.com>:
> Mas Erwin,
> Di tahun 2014 SBY sudah tidak boleh mencalonkan diri lagi karena sudah 2 kali menjabat :-)
> Jadi tidak bisa ditunggu sampai 2014 kan? Hehehheh
>
> Namun bisa mencalonkan diri lagi apabila sebelum tahun 2014 UU nya sudah diganti menjadi boleh :-D
>
> Yang lebih penting kalau menurut saya, bangsa ini harus berjiwa besar menerima konsekuensi telah memilih SBY.
> Daripada cuma menghujat, mencela, tidak ada manfaatnya.
> Kalo kita menyalahkan yang milih SBY kan bisa marah tuch, padahal jelas2 mereka yang milih kan? :-)
> Saya sich tidak pernah memilih SBY, namun ya sudah, konsekuensinya ya harus kita tanggung.
>
> Apalagi koq kalo sampai ada yang ingin mengganti SBY, mendingan jangan diikuti, pengalaman kenyataannya pak Harto turun juga tidak tambah baik, malah tambah ruwet menurut saya, korupsi merajalela, konspirasi koq seperti terbuka, dsb.
>
> Lagipula penggantinya belum tentu lebih baik dari SBY.
>
> Agama kita setahu saya melarang menggulingkan pemerintahan yang sah. Mungkin itulah konsekuensinya.
>
> Karena kalau kita menyalahkan yang sudah menggulingkan pak harto bisa2 kita kena marah dan dituduh tidak pro reformasi.
>
> Jadi bagaimana?
> :-)
>
> Regards
> Whe-en
>
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: Erwin Bayu Aji <erwinbayu@gmail.com>
> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
> Date: Mon, 25 Apr 2011 22:17:08
> To: <milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: Re: [Milis_Iqra] Ketika SBY Tak Dipercaya Rakyat
>
> So? kita tunggu 2014? kita lihat hasilnya? Survey kadang2 juga tidak
> mewakili semua.....tergantung siapa yg disurvey...hehe.....bukan
> membela SBY ya, krn waktu pemilu kemarin saya gak dpt hak suara
> disini, jadi gak punya hak pilih, dan gak memilih SBY juga...cuma
> kadang2 di Indonesia iitu hasil survey tergantung siapa yg bayar dan
> tergantung kepentingan siapa dibalik itu semua....(moga2 salah dugaan
> saya).
>
> Moga2 2014 bisa pulang Indonesia dan bisa mencoblosss :)
>
> Salam,
> Erwin
>
> 2011/4/25 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>:
>> Apakah Milister masih percaya?
>>
>>
>>
>> http://matanews.com/2011/04/24/ketika-sby-tak-dipercaya-rakyat/
>>
>>
>>
>> Presiden SBY telah dua kali dipilih rakyat Indonesia dalam pemilu. Namun, di
>> masa kepemimpinannya yang memasuki tahun ke tujuh ini, secara perlahan
>> kepercayaan rakyat terhadapnya merosot.
>>
>> Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Institute for Strategic and Public
>> Policy Research (Inspire), Presiden SBY mendapatkan hasil positif untuk
>> isu-isu normatif, namun negatif untuk isu-isu riil yang menjadi sorotan
>> publik. Survei itu dilakukan dengan metode multi stage random terhadap 1.500
>> responden di 15 kota besar di Indonesia, yang setiap kota diwakili 100
>> responden.
>>
>> Dosen Paramadina Graduate School, Abdul Malik Gismar di Jakarta, Minggu 25
>> April 2011 memaparkan, survei itu dilakukan atas dasar beberapa isu yang
>> diusung dalam 9 kebohongan yang dilontarkan tokoh lintas agama. Hasil survei
>> terhadap isu seperti kebebasan dan toleransi beragama serta kebebasan pers
>> yang dijunjung oleh Presiden SBY, berhasil meyakinkan masyarakat dengan
>> angka survei 68,5 dan 67,5 persen.
>>
>> Namun hasil survei itu berbanding terbalik dengan isu riil seperti
>> perlindungan terhadap TKI, transparansi kasus Century yang diduga melibatkan
>> mantan Menkeu Sri Mulyani, serta memerangi korupsi yang justru berbanding
>> terbalik dengan isu normatif.
>>
>> Dalam isu tersebut, mayoritas masyarakat tidak percaya dengan upaya yang
>> dilakukan Presiden SBY. Untuk perlindungan terhadap TKI, tingkat
>> ketidakpercayaan responden mencapai 64,8 persen. Sementara 54,1 persen
>> responden memilih tidak percaya atas transparasi SBY dalam kasus Century
>> yang diduga melibatkan Sri Mulyani.
>>
>> Sedangkan untuk pertanyaaan apakah SBY telah memerangi korupsi
>> sungguh-sungguh, 56,9 persen responden yang mengatakan tidak percaya.
>>
>> "Di mata masyarakat, Presiden SBY bagus untuk isu-isu tertentu, tapi tidak
>> untuk isu-isu yang riil seperti rekening gendut dan lainnya. Ada apa ini?"
>> ujar ahli psikologi sosial politik lulusan New York, Amerika Serikat
>> tersebut.
>>
>> Selain itu, Kepala Peneliti Inspire Marbawi A Katon menambahkan, 66,8 persen
>> responden tidak percaya jika Presiden SBY sudah optimal dalam membongkar
>> mafia pajak. "Masyarakat tidak percaya SBY mampu membongkar kasus mafia
>> hukum seperti kasus gayus, kasus rekening gendut polisi dan lain-lain,"
>> katanya.
>>
>> Masyarakat juga menilai Presiden telah gagal dalam menelusuri kasus rekening
>> gendut polisi, kendati KIP telah memerintahkan agar informasi mengenai
>> rekening gendut dibuka ke publik. Sebesar 56,4 persen masyarakat yang
>> menjadi responden bahkan tidak percaya jika SBY bersungguh-sungguh dalam
>> menelusuri rekening gendut. Hanya sekitar 26,6 persen yang percaya akan
>> kesungguhan Presiden.
>>
>> Hal ini sedikit bertolak belakang dengan hasil survey mengenai intervensi
>> hukum yang dilakukan SBY. Perbedaan tipis mewarnai antara publik yang
>> percaya dan tidak atas intervensi hukum tersebut. Sebesar 39,4 persen
>> masyarakat mengatakan tidak atas intervensi hukum, sedangkan 39,3 persen
>> lainnya percaya akan adanya intervensi.  (mut)
>>
>>
>>
>> --
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment