Wednesday, April 27, 2011

RE: [Milis_Iqra] Susupi Kampus, NII Bisa Tentukan Beasiswa

 

 

From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of aendangzr@yahoo.co.id

 

Mba wheen memang bertanya,tp kl pakai bahasa lisan itu pertanyaanya insya allah ironi....hehehe.....ajakan tabayyun baik aja,walaupun dalammenjawab pertanyaan atau dalam hal lain toh. Saya juga insya allah tidak pernah merasa paling benar,kalau saya dianggap merasa paling benar sendiri itu mungkin hanya anggapan ba wheen saja. Pertanyaan ironi lagi "jgn jgn mas nandang anggota nii? Sama dgn ketika mba wheen tanya, apakah mas nandang pengen jadi nabi?hehehe....serius saya kaget dgn pertanyaan itu tapi pengen tertawa jua, gak nyangka saya akan ditanya ingin jadi nabi.

 

[Dani Permana] Saya juga kaget plus ketawa kalau ada pertanyaan seperti demikian Mas Nandang… koq ada yah… ?

 

Sesungguhnya Allah tidak menyukai banyak bicara, menghambur-hamburkan harta dan terlalu banyak bertanya. (HR. Bukhari)


Saya juga tdk merasa paling tahu soal nii,cuma kebetulan saya bilang saya punya temen ex nii...dan kalau boleh berterus terang paling saya punya saudara yg menurut orangtuanya ikut gerakan tertentu yg menurut saya seperti nii,kebetulan anak2nya juga sekarang skolah di al zay tun.

 

[Nandang]
Saya memang masih bingung kok,saya yg nikah dgn hukm islam, kok menjadi pak sby yg menjalankan hukum islam?yg ini boleh dong mba wheen jelaskan hubunganya.

[Dani Permana] sama mas Nandang say juga bingung  apalagi pada kalimat ini "Kalo memakai hukum islam koq presidennya yang harus menikahkan, harus membagi waris, harus menjadi penengah perceraian, dsb, kapan presiden bekerja, memangnya ga ada aparat di negara ini."

 

Ini lagi ngebahas NII atau Presiden lagi Nikahin orang atau apa sih?

 

Apa mentang-mentang Pak Pres lagi besanan sama Pak Hatta Rajasa…. Jadi nge-link sama Presiden "yang harus menikahkan"  

 




From: whe.en9999@gmail.com

Sender: milis_iqra@googlegroups.com

Date: Wed, 27 Apr 2011 13:36:30 +0000

To: <milis_iqra@googlegroups.com>

ReplyTo: milis_iqra@googlegroups.com

Subject: Re: [Milis_Iqra] Susupi Kampus, NII Bisa Tentukan Beasiswa

 

Makanya jangan merasa paling benar dan paling tahu ach mas hehehhe, lha wong baca kalimat saya saja ga paham
Koq kasih nasehat soal tabbayun
Aneh kan? Salah sasaran atuh, orang nanya koq disuruh tabbayun.

(Mas Nandang)
(Nandang)Mba wheen tahu darimana NII ngebom? Kattanya suruh tabayyun....hehehe

Saya bertanya koq mas nandang begitu yakin, malah dikira nuduh, pake kasih nasehat tabbayun segala, makin aneh mas nandang ini
Ni saya copikan lagi bukti saya bertanya
Mas Nandang tahu darimana koq begitu yakin NII tidak ngebom?

Koq mas nandang seakan2 mau menunjukkan paling tahu soal NII ya?
Jangan2 Mas Nandang anggota NII ya?

Soal jawaban mas nandang ulama A or B pasti punya ilmunya bukan hanya sekali ini.
Kebiasaan merendahkan seseorang selalu salah dibandingkan ulama karena ga ada ilmu di orang tersebut?

Saya akan menunggu mas dani menjelaskan hadits mengkafirkan sesama muslim.

Kalo mas nandang tidak punya ilmu mengkafirkan sesama muslim kenapa seakan2 ikut2 menuduh dengan membawakan ayat soal kafir? Bahwa yang tidak berhukum dengan hukum Allah kafir.

Sekarang saya tunjukkan di negara ini ada hukum Islamnya mengelak ga jelas.

Kalo memakai hukum islam koq presidennya yang harus menikahkan, harus membagi waris, harus menjadi penengah perceraian, dsb, kapan presiden bekerja, memangnya ga ada aparat di negara ini.

Aneh banget analogi mas nandang ini.

Kalo masih ga jelas hubungan antara contoh hukum nikah, ust ABB yang mengkafirkan SBY dan ayat yang dibawakan mas Nandang soal hukum Allah dan kafir, bagaimana mungkin mas Nandang comment di thread ABB mengkafirkan SBY dengan membawakan ayat tersebut?

Koq makin aneh ya mas?

Regards
Whe-en

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


No comments:

Post a Comment