Monday, May 23, 2011

[Milis_Iqra] Kamus Gaul Bahasa Senayan


Layaknya operasi kejahatan, banyak kode buat menyembunyikan transaksi gelap di gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Kode ini umumnya hanya bisa dipahami sesama anggota Dewan-walau orang lain sebenarnya bisa menduga maknanya.

Kode antar anggota Dewan

Gini-gini aja nih?
-diucapkan kalau tak ada tanda bakal ada kucuran uang.


Lagunya apa, Bagimu Negeri?
-ditanyakan sebelum proyek: ada uang atau tidak. Bagimu Negeri merujuk pada proyek yang tak berduit karena bait dalam lagu itu berbunyi "Kami mengabdi...".


Kok puasa terus, kapan bukanya?
-diucapkan kalau tak ada tanda bakal ada kucuran uang.


Hitungannya jago, tambah-tambahan hebat, tapi membaginya kurang pintar...
-menyindir pejabat yang tak pernah membagi duit.


Mana nih air zamzam-nya?
-menanyakan kucuran uang.


Berapa meter kirimannya?
-meter dipakai menggantikan kata "miliar".


Kok kuenya pahit, kurang manis nih...
-protes karena jumlah duit yang dibagikan kurang.


Nah, begitu lho, makanannya enak-enak. Kami suka sekali dengan kiriman Anda kemarin...
-puas dengan kiriman duit.


Ada makan siang, mau ikut enggak?

-memberi tahu ada proyek yang akan digarap.


Lagi ketemu pasien
-anggota Dewan sedang bernegosiasi dengan pejabat atau pengusaha.

Kode dari penyetor uang (pengusaha/pejabat)

Kami sudah kirim lima bola, bisa untuk main sama teman-teman
-setoran duit Rp 500 juta.


Ada kiriman buku dari Amerika. Maaf, di dalamnya ada tiket nonton jazz 10 lembar
-ada kiriman amplop berisi US$ 10 ribu.


Sumber : cari ndiri...dah pada gede inih....http://forum.detik.com/images/smilies/nyembah.gifhttp://forum.detik.com/images/smilies/nyembah.gif

 

 

Regards

F a i z a L

 

-- This message has been scanned for viruses and dangerous content by MailScanner, and is believed to be clean.

No comments:

Post a Comment