Sunday, June 28, 2009

[Milis_Iqra] Re: Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu bidah was Re: Apakah setiap dalil perlu penafsiran ?


 


[Dani] Bagaimana jika dikaitkan dengan kaidah ini "lafazh yang umum/mutlaq itu perlu dipakai atas umumnya/ithlaqnya selama tidak ada keterangan yang membatasi keumumannya."kaidah ini saya ambil dalam ulumul Qur'an dan ulumul hadist...

Bagaimana kaitannya dengan pernyataan antum "suatu amalan yang mempunyai dalil-dalil aam (umum) adalah mubah (boleh)"  , boleh tahu ini kaidah dari mana?


[Adin] Maaf mas Dani saya tidak pandai melanjutkan,

Allah ta'ala berfirman "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, (dengan) dzikir yang sebanyak-banyaknya" (QS. Al Ahzab: 41)

kalau seseorang mampunya berdzikir hanya 31 kali boleh kan? kalau mampunya 34 boleh kan? kalau mampunya 32 kali boleh kan?
kalau mampunya berdzikir hanya 99 kali boleh kan, 1000 kali boleh kan?
yang Allah perintahkan dalam dalil umum Qur'an adalah berdzikir sebanyak-banyaknya .., apakah ayat Qur'an diatas menafikan jumlah-jumlah bilangan tertentu?

Jika seseorang melarang berdzikir dengan jumlah bilangan tertentu berarti dengan sendirinya menafikan berdzikir dengan jumlah bilangan tersebut?



[Dani] dari tulisan di bawah saya bisa mengambil kesimpulan dari Khurujnya (keluarnya jam'aah Tabligh) dalam berdakwah dengan pembatas waktu tersebut apakah bisa dijadikan dalil waktu-waktu tahlilan/kenduri kematian selama 1 s/d 7, 40, 100, setahun, 1000 hari?

[Adin] sungguh saya memikirkannya juga.



[Dani] Dakwah kapanpun bisa, tanpa harus di batasi dengan waktu, adapun dalil-dalil yang dipergunakan di artikel yang di copas tersebut bagaimana cara Rasulullah dan para sahabatnya mengajar, dan menjaga agar mereka tidak bosan.

[Adin] iya , biar tidak bosan, dan untuk mengatur ketertiban (disebutkan untuk memudahkan pengaturan tertib) biar istiqomah mungkin.



[Dani] Padahal setiap kita khuruj/keluar rumah, kita sudah bisa berdakwah tanpa harus di  batasi, sebenarnya agama Islam itu mudah, kapanpun dan dimanapun dakwah bisa dilakukan, namun kalau dilihat khurujnya jama'ah tabligh hingga berhari-hari, berbulan-bulan serta meninggalkan keluarga.

[Adin]
iya



[Dani]
Apakah Rasulullah dalam memberikan pengajaran kepada Para sahabatnya meninggalkan istrinya hingga berhari-hari, apakah para sahabat Rasulullah dalam berdakwah meninggalkan keluarganya selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan.

[Adin]
Iya ada Shahabat yang terkenal dengan meninggalkan anak dan istrinya fisabilillah, tapi ketika pulang keberkahan melimpah, anak yang ditinggalkan menjadi ulama besar, nama shahabat Farrukh Rhadiallahu'anhu


[Dani]
Adapun yang biasa Rasulullah dan parasahabatnya khuruj adalah untuk berperang di Jalan Allah, baru mereka meninggalkan keluarga, namun juga ada diantara istrinya yang ikut dalam berperang tapi sebatas relawan untuk kemanusian (merawat korban perang).

[Adin]
Wah saya tidak tahu kalau shahabat khuruj hanya untuk berperang. Apa benar itu mas Dani?
BIsa dicari-sama2 apakah para shahabat khuruj hanya untuk berperang saja atau untuk berda'wah juga?
ini perlu ditanyakan pada yang ahli dulu ini.

Maaf kan saya mas Dani.. jawaban saya tidak sistematis.










--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

No comments:

Post a Comment