Tuesday, December 8, 2009

Re: Bls: [Milis_Iqra] Re: Kiamat

Penulis: Al Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray
.: :.
Kiamat 2012 mengguncang dunia, demikian headline di beberapa media massa akhir-akhir ini, ternyata isi beritanya tentang sambutan gegap gempita dari masyarakat dunia terhadap sebuah film yang bercerita tentang terjadinya kiamat pada tahun 2012 . Film ini diangkat dari ramalan bangsa Maya kuno paganis yang berasal dari Meksiko, bahwa "kiamat" yang dimaksud akan terjadi pada 21 Desember 2012.

Berbicara tentang ramalan kiamat sebenarnya bukan hal baru, banyak sekali paranormal dan tukang ramal sejak dulu telah menyesatkan masyarakat dengan ramalan waktu terjadinya kiamat, namun satu yang pasti: semua ramalan tersebut tidak pernah terbukti sama sekali. Anehnya masih banyak juga yang mau percaya, bahkan rela merogoh kocek hanya demi menonton film tersebut.

Meski kami tahu, alhamdulillah kaum muslimin pada umumnya tidak mudah terpengaruh untuk percaya dengan ramalan-ramalan tersebut, bahkan ada seorang muslim yang sangat awam mengatakan, "kiamat di tangan Allah bukan di tangan orang-orang Hollywood".

Akan tetapi kewajiban kita sebagai muslim untuk saling menasihati, mengingatkan saudara-saudara kita, ternyata ada bahaya besar di balik film tersebut, yaitu bahaya atas aqidah seorang muslim.


Ilmu ghaib hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala

Apa yang akan terjadi di masa depan temasuk perkara ghaib, tidak ada yang memiliki ilmunya, baik malaikat, manusia maupun jin, kecuali Allah Ta'ala. Ini adalah salah satu pokok keimanan yang harus diyakini oleh setiap hamba.

Maka termasuk kesyirikan:
1. Apabila seorang mengaku mengetahui ilmu ghaib,
2. Apabila seorang mempercayai ada selain Allah yang mengetahui ilmu ghaib.
Karena pengetahuan tentang ilmu ghaib merupakan kekhususan bagi Allah Tabaraka wa Ta'ala. Sebagaimana yang ditegaskan Allah Ta'ala dalam banyak ayat, diantaranya:

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

"Katakanlah, "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah Ta'ala" Dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan." (QS. An-Naml: 65)

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tak ada yang mengetahuinya melainkan Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahui, dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (lauhul mahfudz)" (QS. Al-An`am: 59)


Hukum mempercayai ramalan

Kewajiban setiap hamba untuk mengimani bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala sajalah yang mengetahui ilmu ghaib. Oleh karenanya, barangsiapa yang mempercayai ramalan dukun, paranormal, tukang ramal ataupun ramalan bintang tentang masa depan berarti dia telah menyekutukan Allah Tabaraka wa Ta'ala. Nabi shallallahu'alaihi wa sallam menegaskan:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم

"Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu membenarkan ucapannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu'alaihi wa sallam-." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihut Targhib no. 3047)

Bahkan sekedar bertanya tanpa membenarkan atau mempercayai ucapan paranormal tersebut mengakibatkan tertolaknya sholat seseorang selama 40 hari, tanpa menggugurkan kewajiban sholat darinya. Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

"Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima sholatnya selama 40 malam." (HR. Muslim no. 5957)

Dan termasuk dalam hal ini apabila seorang membaca ramalan-ramalan bintang (zodiak), feng shui, primbon dan semisalnya yang biasa tersebar di media massa dan ia mempercayainya maka itu adalah kesyirikan kepada Allah Ta'ala. Jika sekedar membacanya tanpa meyakininya maka termasuk dosa besar (lihat At-Tamhid Li Syarhi Kitabit Tauhid, Asy-Syaikh Sholih Alusy Syaikh hafizhahullah, hlm. 489-490).


Kapan terjadi kiamat termasuk ilmu ghaib, hanya Allah Tabaraka wa Ta'ala yang memiliki ilmunya

Tidak diragukan lagi bahwa pengetahuan tentang waktu terjadinya kiamat adalah termasuk perkara ghaib, hanya Allah Ta'ala saja yang tahu kapan terjadinya kiamat, tidak ditampakkan kepada makhluk-Nya karena suatu hikmah. Allah Ta'ala berfirman:

يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا
"Mereka bertanya kepadamu tentang (kapan datangnya) hari kiamat. Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya hari kiamat itu hanyalah di sisi Allah." Dan tahukah kamu (wahai Muhammad) boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat waktunya." (QS. Al-Ahzab: 63)
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabbku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan secara tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"." (QS Al-A'raf: 187)
Bahkan malaikat yang paling mulia sekalipun, yaitu Jibril 'alaihissalam dan Rasul yang paling mulia, yaitu Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam juga tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat.
Sehingga ketika Jibril 'alaihissalam datang dalam bentuk seorang laki-laki dan bertanya kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, "kapan terjadinya kiamat", sebuah pertanyaan untuk mengajarkan kepada para sahabat bahwa tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya kiamat kecuali Allah 'Azza wa Jalla, maka dijawab oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam: "Tidaklah orang yang ditanya lebih tahu dari yang bertanya." (sebagaimana dalam hadits yang panjang, yang dikenal dengan istilah hadits Jibril, diriwayatkan oleh al-Imam Muslim, lihat hadits Arba'in ke-2).
----------
1.Demikian opini umum yang tersebar di tengah masyarakat dan media massa, terlepas dari benar tidaknya film tersebut bercerita tentang kiamat atau sekedar bencana alam. Sampai-sampai salah seorang paranormal terkenal di negeri ini sok mengatakan, "paranormal tidak bisa menembus tahun 2013".

Maka untuk meluruskan kesalah pahaman sebagian saudara kami tentang tulisan ini maka kami tegaskan bahwa artikel ini bukan sebagai "resensi" ataupun "bantahan ilmiah" terhadap film tersebut, melainkan untuk meluruskan aqidah kaum muslimin (yaitu kesyirikan ramal-meramal) dan menutup celah penyimpangannya. Adapun tentang film itu sendiri sudah dimaklumi kalau berisi gambar bernyawa, menampakkan aurat, membuang-buang harta dan waktu dan kemungkaran-kemungkaran lainnya, sebagaimana film-film yang lain

(Sumber http://ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=410)

Bentuk Kekafiran dari sisi lain: Mendustakan hadits-hadits tentang tanda-tanda kiamat

Termasuk bagian dari rukun iman yang kelima, yaitu beriman dengan hari kiamat adalah mengimani terjadinya tanda-tanda kiamat. Hal tersebut telah dijelaskan dalam banyak ayat dan hadits yang shahih, bahkan sebagiannya mutawatir. Diantaranya dalam hadits Abu Sarihah Hudzaifah bin Asid al-Ghifari radiyallahu'anhu:

اطَّلَعَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ. قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ. فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ -صلى الله عليه وسلم- وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ.

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memperhatikan kami ketika sedang berbincang-bincang. Beliau berkata, "Apa yang sedang kalian perbincangkan?" Kami menjawab, "Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat." Beliau bersabda:

"Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda." Lalu beliau menyebutkan, "[1] Dukhan (asap yang meliputi manusia), [2] keluarnya Dajjal, [3] Daabah (binatang yang bisa berbicara), [4] terbitnya matahari dari barat, [5] turunnya 'Isa bin Maryam 'alaihimassalam, [6] keluarnya Ya'juj dan Ma'juj, [7,8,9] terjadinya tiga longsor besar (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah [10] keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka"." (HR. Muslim no. 7467)

Dari kesepuluh tanda-tanda kubro ini yang paling jelas pengingkarannya pada tanda yang kelima, yaitu tentang turunnya Nabi 'Isa 'alaihissalam, karena dalam hadits yang shahih diterangkan bahwa lama tinggal Nabi 'Isa 'alaihissalam di bumi adalah selama 40 tahun, kemudian beliau meninggal dunia dan disholati oleh kaum muslimin (sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan al-Imam Ahmad, Abu Dawud dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 2182).

Sedangkan ramalan kiamat bangsa Maya akan terjadi pada 21 Desember 2012, berarti jaraknya tinggal 3 tahun lebih sedikit, padahal Nabi 'Isa 'alaihissalam akan tinggal di bumi selama 40 tahun. Ini jelas penyesatan dan pendustaan secara tidak langsung terhadap hadits Nabi shallallahu'alaihi wa sallam yang mulia, satu dari dua wahyu Allah (al-Qur'an dan al-Hadits).

Demikian pula, termasuk tanda kubro sebelum turunnya Nabi 'Isa 'alaihissalam, adalah diangkatnya Imam Mahdi sebagai pemimpin tunggal kaum muslimin dan beliau akan berkuasa selama 7 atau 8 tahun (dan Nabi 'Isa 'alaihissalam turun pada masa kepemimpinan beliau) (sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Hakim dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 711).

Juga tidak akan terjadi kiamat sebelum kaum muslimin mengalahkan kaum penjajah dan teroris sejati: Yahudi, sebagaimana sabda Nabi shallallahu'alaihi wa sallam:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِىُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِىٌّ خَلْفِى فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ. إِلاَّ الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

"Tidak akan terjadi kiamat sebelum kaum muslimin memerangi orang Yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai orang Yahudi bersembunyi di belakang batu dan pohon; maka batu dan pohon itu berkata, "Wahai Muslim, wahai hamba Allah, inilah orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah," kecuali pohon gharqad, karena sesungguhnya ia adalah pohonnya Yahudi." (HR. Muslim no. 7523)

Sebagaimana kaum muslimin pada akhir zaman dengan pertolongan Allah juga akan menundukkan semua kekuatan orang-orang kafir di muka bumi ini. Dan sudah dimaklumi bahwa pembuat film ini adalah seorang Yahudi, sehingga tidak berlebihan kalau kita bertanya-tanya, apakah ini gambaran ketakutan mereka kepada kaum muslimin, sekaligus ingin memadamkan semangat jihad plus mengkaburkan aqidah kaum muslimin!?

Dan masih banyak hadits lain tentang tanda-tanda kiamat yang mungkin didustakan dalam ramalan tersebut.

Sejatinya, ketika terjadi kiamat tidak ada lagi orang beriman di muka bumi ini, karena Allah Ta'ala telah mewafatkan semua orang yang beriman sebelum terjadinya kiamat. Sehingga yang menyaksikan terjadinya kiamat hanyalah orang-orang kafir, bahkan mereka adalah seburuk-buruknya manusia yang tersisa di muka bumi ini. Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ مَنْ تُدْرِكُهُ السَّاعَةُ وَهُمْ أَحْيَاءٌ وَمَنْ يَتَّخِذُ الْقُبُورَ مَسَاجِدَََََ

"Sesungguhnya diantara makhluk yang paling buruk di sisi Allah adalah orang yang masih hidup ketika terjadinya kiamat dan orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid." (HR. Ahmad, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ahkamul Janaiz hlm. 216)

Faidah: Yang dimaksud dengan menjadikan kuburan sebagai masjid mencakup dua makna, pertama: shalat di pekuburan, kedua: membangun masjid di pekuburan (lihat I'anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid, Asy-Syaikh Sholih al-Fauzan hafizhahullah 1/298).


Kesimpulan

Mempercayai ramalan terjadinya kiamat pada tahun 2012 termasuk kesyirikan dan kekafiran kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala (terlepas dari benar tidaknya film tersebut berbicara tentang kiamat atau sekedar bencana alam). Lalu bagaimana mungkin seorang mukmin bisa terhibur dengan film, maupun acara-acara perdukunan seperti The Master dan lainnya yang berdasarkan pada sesuatu yang sangat dimurkai Allah!?

Padahal setiap mukmin tidak saja dituntut untuk menjauhi kekafiran, tapi juga dituntut untuk membenci kekafiran tersebut dan pelaku-pelakunya. Inilah satu permasalahan penting dalam aqidah seorang muslim yang dikenal dengan istilah al-wala' wal bara', kecintaan dan permusuhan. Bahwa cinta seorang mukmin kepada iman dan orang-orang yang beriman dan kebenciannya kepada kekafiran dan orang-orang kafir. Nabi Ibrahim 'alaihissalam telah memberikan teladan yang baik dalam hal ini:

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ

"Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagi kalian pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya; ketika mereka berkata kepada kaumnya: 'Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) kalian serta telah nyata antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja." (QS. Al-Mumtahanah: 4)

Sehinggga termasuk kekafiran:
1. Apabila seorang mencintai atau meridhoi kekafiran meskipun ia tidak melakukannya,
2. Apabila seorang mencintai orang kafir karena kekafirannya.
Adapun seorang yang mencintai orang kafir bukan karena kekafirannya, seperti karena dunia dan lainnya, maka tidak termasuk kekafiran, namun termasuk dosa besar (lihat Syarhu Tsalatsatil Ushul, Asy-Syaikh Sholih Alu Syaikh hafizhahullah, hlm. 27)

Maka sangat dikhawatirkan, hadirnya kita untuk menonton dan mencari hiburan dari acara-acara kekafiran termasuk dalam bentuk meridhoi kekafiran tersebut.

Di sisi lain, menonton film tersebut minimalnya termasuk perbuatan sia-sia dan membelanjakan harta untuk kesia-siaan, padahal masih banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan untuk kebaikan dunia dan akhirat kita. Juga termasuk kemungkaran, melihat gambar wanita membuka aurat dan meridhoi gambar bernyawa. Demikian pula jika kita renungkan sejenak, tentang harta yang kita keluarkan hanya demi suatu hiburan belaka, padahal di negeri kita sendiri terlalu mudah untuk bertemu peminta-minta setiap harinya di jalan-jalan negeri kita dan di belahan bumi lain banyak saudara-saudara kita kaum muslimin, seperti di Palestina, Afganistan, Iraq, dan lainnya yang sangat membutuhkan uluran tangan kita, karena sekedar untuk mendapatkan sesuap nasi terlalu sulit bagi mereka disebabkan penjajahan yang dilakukan oleh orang-orang kafir, sementara kita di sini, menghambur-hamburkan harta untuk hiburan yang tidak syar'i!?

Adapun bagi mereka yang ingin mengambil hikmah atau pelajaran dari film, novel, nyanyian (baca: nasyid) dan yang sejenisnya, ketahuilah itu termasuk tipu daya setan untuk menjauhkan kita dari al-Qur'an dan cabang-cabang ilmunya yang sangat banyak. Barangsiapa yang tidak bisa mengambil pelajaran dari al-Qur'an maka bagaimana mungkin ia bisa mengambil dari selainnya!?

Ingatlah, setiap detik yang kita lalui dan setiap harta yang kita belanjakan pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ : عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ

"Tidak akan bergerak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dimintai pertanggung jawaban tentang empat perkara, tentang umurnya ke mana ia habiskan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan ke mana ia belanjakan dan tentang badannya untuk apa ia pergunakan." (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shohihut Targhib no. 126)

Oleh karenanya, yang paling penting bagi kita bukanlah mengetahui kapan terjadinya kiamat, namun apa yang telah kita siapkan untuk menghadapi hari kiamat.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَتَى السَّاعَةُ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَا أَعْدَدْتَ لَهَا ». قَالَ حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ. قَالَ « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

"Dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu bahwasannya, seorang Arab dusun bertanya kepada Nabi shallallahu'alaihi wa sallam, "kapan terjadinya hari kiamat", maka Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bertanya kepadanya, "apa yang telah engkau siapkan untuk menghadapi hari kiamat", ia menjawab, "kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya", maka Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "engkau akan bersama dengan yang engkau cintai"." (Muttafaqun 'alaihi)

Wallahu Ta'ala A'la wa A'lam.


Sumber :
Publikasi Ahlussunnah
 


On 11/21/09, Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
lagi pula kenapa zih zal ulama yg melarang nonton film itu di bilang naif?!!!!!
kl sy sih ulama yg melarang itu anggap aja ibarat sy lg kecil dilarang merokok ma ortu karena mereka anggap belum pantas, belum waktunya karena belum punya penghasilan dan merusak kesehatan!!!!!sekarang tentunya ortu sudah tidak meralarang lagi kan????
nah bgitu juga ulama 2 yg kita hormati itu mereka melarang karena takut akidah muslim yg masih lemah bisa tersusupi dengan akidah2 yg bukan berasal dari islam sehingga ada misspersepsi tentang hari kiamat itu!!!!fungsi nya ulama kan untuk memberikan pelajaran buat umatnya dan membentengi akidah umat.saya kira pelarangan itupun tidak merugikan orang2 kafir toch!!!!!.jadi kenapa km repot sih zal??????

--- Pada Jum, 20/11/09, Jesus Muslim <jesus.muslim@gmail.com> menulis:

Dari: Jesus Muslim <jesus.muslim@gmail.com>
Judul: [Milis_Iqra] Re: Kiamat
Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
Tanggal: Jumat, 20 November, 2009, 5:25 PM

Masih ingat gw Zal..?

Saya adalah salah satu yang tidak menilai negative film 2012, menurut saya film tsb justru membenarkan kiamat versi Islam.
Dalam Islam, bahwa umat Islam tidak ada yang mengalami proses (detik-detik) kiamat karena seluruh umat Islam telah dimatikan sebelum kehancuran bumi terjadi, pada saat itu yang tinggal di bumi hanya orang2 (maaf) kafir.

Film 2012 memvisualisasikan orang yang selamat (yang masih hidup / yang tinggal dibumi) adalah orang2 yang masuk/berlindung ke dalam gereja, jadi klop sudah dengan yang dikabarkan oleh junjungan umat Islam SAW.

Jika film 2012 adalah sebuah propaganda (tipu daya) maka inipun telah dijelaskan oleh Tuhan semesta alam, Allah SWT berfirman: "Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." Maksudnya mau menyalahkan ajaran Islam tetapi yang terjadi justru membenarkan.

Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaaha Illallah Wallahu Akbar.



2009/11/19 bambang widodo <bmwidodo@yahoo.com>
betul juga ya, yesus datang untuk meluruskan pandangan manusia terhadapnya, bahwa yesus bukan Tuhan, tetapi manusia biasa.
 
<font style="BACKGROUND-COLOR:#00407f;">bambang widodo</font>
<font style="BACKGROUND-COLOR:#00407f;"></font>&nbsp;

 

 

From: rizal lingga <nyomet123@yahoo.com>
To: milis_iqra@googlegroups.com
Sent: Wed, November 18, 2009 1:20:39 PM
Subject: [Milis_Iqra] Kiamat

Sehubungan dengan diputarnya film 2012, dan reaksi-reaksi dari ulama-ulama Islam di Jawa Timur dan Aceh yang menentang film ini, maka saya merasa perlu untuk mengemukakan pendapat mengenai apakah Kiamat itu dari pandangan Kristen.

    Pertama-tama yang perlu dikatakan adalah kata Kiamat itu sendiri adalah istilah Islam, dan sebagaimana banyak sudah banyak kata-kata  Islam yang sudah menjadi bahasa Indonesia, maka istilah kiamat dalam bahasa Indonesia bisa memiliki makna yang barangkali sedikit atau banyak berbeda dari istilah Kiamat yang dimaksudkan oleh agama Islam.

    Kedua, film itu dibuat dengan tujuan hiburan, bukan untuk menyerang agama manapun. Maka alangkah naif dan sempitnya cara berpikir para ulama-ulama Islam yang tersinggung dengan film tersebut. Ingatlah ketika film Dan Brown "Da Vinci Code" diputar di Indonesia, tak ada gereja manapun di Indonesia yang secara resmi meminta pemerintah untuk melarang memutar film tersebut, sekalipun sangat jelas bahwa film tersebut melecehkan beberapa kepercayaan penting dalam agama Kristen. Kami tidak senaif beberapa ulama Islam seperti yang mereka tunjukkan saat ini ketika berespon terhadap film 2012 tersebut.

    Sekarang, kita bahas dulu apa yang dimaksudkan dengan Kiamat. Dalam bahasa Indonesia kata Kiamat bisa berarti suatu bencana besar yang mengakhiri sesuatu hal yang sedang berlangsung dalam hidup sehari-hari. Dalam hal ini cukup dekat maksudnya dengan Kiamat yang dimaksudkan agama Islam. Kiamat kecil maksudnya adalah berakhirnya hidup seseorang atau dengan lain perkataan, meninggal. Kiamat besar adalah salah satu hal besar yang diimani oleh umat Islam, yaitu berakhirnya dunia ini dalam suatu bencana besar dan dilanjutkan dengan Pengadilan ilahi oleh Allah sendiri. Sampai disini jika apa yang saya katakan keliru atau kurang lengkap, mohon dikoreksi.

    Bagaimana dengan pemahaman Kristen? Istilah itu memang tidak ada dalam Alkitab, tapi yang maksudnya sama memang ada. Namanya Akhir Dunia atau The End of the World. Yang terjadi adalah hancurnya dunia ini, langit dan bumi lenyap (II Petrus 3:10), yang berarti alam semesta seperti yang kita kenal sekarang juga berakhir. Dan setelah itu semua manusia yang sudah mati akan dibangkitkan, dan semua manusia akan diadili oleh Tuhan (Wahyu 20: 11-13). Namun berbeda dengan kepercayaan Islam yang hanya mengenal satu hari Kiamat, didalam Alkitab ada satu hari lain yang juga harus terjadi sebelum Akhir Dunia, yaitu Hari kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Hari ini disebut juga The Day of The Lord atau Hari Tuhan.. Hari Tuhan ini sangat mengerikan bagi mereka yang melawan Yesus Kristus dan umatNya karena merupakan Hari Penghakiman, namun merupakan hari yang dirindukan dan ditunggu-tunggu oleh umat Kristen dari dahulu sampai sekarang (Matius 25: 31-46). Pada hari itu semua manusia yang ada akan dihakimi terutama dari bagaimana mereka memperlakukan umat Kristen.

    Yesus Kristus sendiri akan menganggap perlakuan terhadap umatNya adalah identik dengan perlakuan terhadapNya sendiri (ayat 35-45). Dimana yang berbuat baik akan mendapatkan upahnya dan mendapat hidup yang kekal, dan yang jahat akan dihukum dan masuk kedalam tempat siksaan yang kekal. Namun sebelum Yesus Kristus datang untuk kedua kalinya, maka harus datang lebih dahulu Antikristus, yaitu seorang manusia yang merupakan representatif penuh dari Setan sendiri. Sebagaimana Yesus Kristus merupakan representatif penuh dari Allah Bapa, maka seperti itu jugalah Sang Antikristus ini (II Tesalonika 2: 1-4, I Yohanes 2: 18-19). Dia ini sangat jahat dan merupakan Mesias (Kristus) palsu dan akan membuat banyak tanda-tanda mujizat. Mengenai dia ini tak kurang dari Yesus Kristus sendiri telah memperingatkannya lebih dahulu ( Matius 24: 15-26, Markus 13: 14-23, Wahyu 13: 13-18). Fase terakhir dari waktu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya dikatakan oleh Yesus sendiri dalam Matius 24: 29-31, Markus 13: 24-27, Lukas 21: 25-27).

    Setelah Dia datang dan muncul dilangit, di awan-awan, dan nampak kepada semua mata yang bisa melihat, maka Dia akan mengangkat umatNya lebih dahulu kepadaNya ke udara, dengan membangkitkan yang sudah mati dan mengubah tubuh yang masih hidup (Matius 24: 40-42, I Korintus 15:51-53, I Tesalonika 4: 14-17). Jadi Yesus Kristus menyatukan seluruh umatNya baik yang sudah mati maupun yang masih hidup waktu kedatanganNya yang kedua kalinya tersebut, bertemu denganNya waktu kedatanganNya itu. Perlu jelas disini bahwa yang dimasudkan dengan umatNya bukanlah asal orang itu sudah di baptis dan ber KTP Kristen, tapi yang sungguh-sungguh percaya kepadaNya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya pribadi, yang percaya bahwa dosa-dosanya sudah diampuni. Jadi jika ada orang yang mengaku Kristen tapi tidak percaya bahwa dosa-dosanya sudah diampuni, dan selagi masih hidup tetap terus berbuat dosa tanpa tobat, maka betapa malangnya orang tersebut! Karena dia termasuk orang yang tertinggal dan akan mendapat hukuman Neraka!

    Kemudian, ketika Yesus Kristus datang kembali ke dunia ini, maka tempat yang dipilihnya adalah bukit Zaitun di Yerusalem. Dia akan memasuki Gerbang Khusus yang telah ditutup selama berabad-abad, hanya Dia Sang Mesias Israel yang berhak memasukinya! Di Yerusalem Dia akan mengadili semua manusia yang masih hidup waktu itu. Dia akan memulihkan kembali kondisi bumi yang sudah rusak, Dia akan memulai KerajaanNya yang akan berusia seribu tahun (Millenium). Pada masa Millenium ini keadaan bumi mencapai puncaknya yang ideal. Tak ada lagi perang, umur manusia panjang (bisa mencapai ratusan tahun), lingkungan hidup ideal, tak ada lagi polusi, semua manusia akan berkembang kembali. Yesus akan menjadi Raja memerintah dari Yerusalem, selama seribu tahun ( Wahyu 20:1-6). Setelah itu Setan akan dilepas lagi dari penjaranya, akan menghasut manusia untuk memberontak terhadap Mesias dan Raja ini. Kemudian Setan dan seluruh pengikutnya akan dihancurkan, dan itulah saatnya terjadi Akhir Dunia dengan pengertian yang sama dengan Kiamatnya Islam (Wahyu 20: 10).

    Jadi jika dilihat apa kata Alkitab, maka akan jelas nampak bedanya pengertian Kiamatnya Islam dengan Kristen. Inti bedanya adalah: Islam sama sekali tidak tahu kapan datang Kiamat, pokoknya pasti datang, begitu saja. Tapi di Kristen sebelum datang Hari Akhir yang sama pengertiannya dengan Kiamat tersebut, harus datang lebih dahulu Hari Tuhan, atau Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Dan sebelum datang Yesus, harus datang lebih dahulu Antikristus yang akan memerintah seluruh dunia dalam waktu singkat (7 tahun. 3 setengah tahun memerintah dengan tenang, 3 setengah tahun memerintah dengan kejam. Ayat-ayat referensi menyusul). Persamaannya adalah, kita sama-sama tidak tahu kapan persisnya waktunya datang.. Bedanya adalah, Alkitab memberitahukan tanda-tanda zaman mendahului terjadinya waktu itu, sedangkan Alquran tidak memberikan peringatan atau tanda-tanda apapun. Memang di Hadist ada beberapa peringatan yang mendekati maksud seperti itu, namun yang menjadi masalah adalah bahwa saat ini tidak seluruh umat Islam percaya bahwa bobot Hadist itu sama dengan Alquran sebagai kitab suci, karena diakui bahwa ada Hadist yang palsu dan ada yang asli, dan mana yang palsu dan mana yang asli masih tetap terus diperdebatkan.

 

 

   




 


 




--
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)



Jesus Muslim


 


Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

No comments:

Post a Comment