Thursday, July 29, 2010

Re: [Milis_Iqra] Ikut pemimpin kita tidak dihukum ? [Tanya buat Wn]

Waduch.... koq jadi salah sangka semua ya,
Masalah dihukum apa tidak itu urusan Allah,
Tetapi maksudnya adalah, pemimpin bertanggungjawab terhadap apa yang diputuskannya ketika menjadi pemimpin.
Mas mas semua tahu dalilnya kan? cari sendiri ya
 
Ketika pemimpin diberi kewenangan menentukan awal dan akhir puasa, mereka akan dimintai pertanggungjawaban soal itu dihadapan Allah.
Jadi mereka tidak bisa main main menentukan dengan metode mereka sendiri.
Mereka harus mengkaji dalilnya,
makanya kenapa pengumuman lebaran dari pemerintah selalu di akhir waktu, karena berdasarkan dalil yang benar benar dikaji mendalam.  Mereka memakai teknologi juga.
 
Boleh saya bertanya?
Apakah anda semua menentukan sendiri sendiri dalam berpuasa?
ini pasti aneh bin ajaib jika ternyata semua orang menentukan sendiri2 kapan puasanya, kapan lebarannya.
 
Percaya kepada pemimpin bukankah tidak percaya buta?
bukankah kita semua tahu metode apa yang dipakai MUI menentukan awal dan akhir puasa?
Apakah dalam hal ini rekan rekan tetap tidak mempercayakan hal itu walaupun apa yang dilakukann MUI sebagai pemegang otorisasi penentu awal dan akhir puasa bisa kita saksikan secara live?
 
atau maaf, rekan rekan menghitung sendiri? yang pakai hitungan
(saya yakin 100% anda pun tidak menghitung sendiri tapi ada ahli yang menghitungnya dan anda mempercayakan hasilnya pada ahli tersebut, karena saya tahu pasti anda tidak punya alat untuk menghitungnya, alat untuk mengukur ketinggian derajat, apakah anda punya, jika itu software, bagaimana mungkin anda percaya begitu saja pada pembuatnya atau andalah pembuat software itu ?????????)
 
Jika pemerintah tidak punya kewenangan menentukan awal dan akhir puasa,
lebih mudah buat pemerintah ketika ditanya Allah,
di negara saya tidak ada kewenangan membantu rakyatnya menentukan awal dan akhir puasa ya Allah,
karena semua rakyatnya menentukan sendiri sendiri awal dan akhir puasa
dan ini disetujui oleh semua umat muslim di negara tersebut,
jadi kalau mereka menyalahkan kita tidak membantu mereka, ini jelas tanggungjawab mereka sendiri karena merekalah yang ingin melihat sendiri sendiri bulannya, ingin menghitung sendiri sendiri, ingin buat softwarenya sendiri sendiri, jadi mutlak tanggungjawab orang per orang.
 
bagaimana mungkin

terusnya............... mohon maaf saya benar benar malas meneruskan,
tidak ada gunanya jika tidak bisa mencerna maksud seseorang dengan benar
terserah jika mas mas semua salah sangka.

 
On 7/29/10, Dani Permana <adanipermana@gmail.com> wrote:
 
Dalam hal ini saya tidak berkapasitas untuk menilai keduanya, yang saya bahas dalam hal ini adalah, kenapa saat penentuan Ramadhan selalu meributkan Ru'yat dan Hisab, padahal kalau mau konsisten mestinya yang berpedoman pada ru'yat harus melakukan ru'yat dalam menentukan tanggal 1 bulan bersangkutan dan seterusnya, karena saya pandang bulan Ramadhan tidaklah berdiri sendiri melainkan kelanjutan dari bulan sebelumnya, kenapa tanggal 1 bulan sebelumnya tidak diru'yat, kalau begitu bagaimana menentukan penggenapan 30 hari bulan Sya'ban bila tanggal 1 nya tidak diru'yat?
 
[Dani] Mungkin Pak Andri belum mengetahui apa yang dilakukan setiap lajnah ormas Islam beberapa bulan sebelum Ramadhan, sehingga bertanya "kalau begitu bagaimana menentukan penggenapan 30 hari bulan Sya'ban bila tanggal 1 nya tidak diru'yat?"

[Andri]
Disinilah letak ketidak konsistennya pengguna ru'yat, mengenai kekurangan dari keduanya pastilah ada, sesempurna sempurna alat teknologi baik untuk meru'yat maupun menghisab tetap saja buatan manusia.
 
Tapi saya memandang (subyektifitas saya) bahwa hisab lebih akurat dibanding dengan pandangan mata, terbukti sudah dipergunakan dalam pembuatan kalender setiap tahunnya, pandangan mata sering tertipu oleh bayangan semu contoh sederhana adalah fatamorgana bila kita berada di gurun pasir.

[Dani] sepemahaman saya yang kurang paham dengan hisab, penggunaan Hisab juga tak lepas dari masalah perbedaan. Ada  beberapa varian kriteria terkait dengan berapa derajat bulan di atas ufuk dan berapa derajat sudut matahari – bulan saat hilal bisa dikatakan terlihat.
 
Mudahan-mudah kesubyekfitasan itu akan menjadi objektive setelah mengunakan software ini http://www.icoproject.org/accut.html dan atau http://www.stellarium.org/ .
 
Jika Pak Andri menjadikan kalendar sebagai patokan setiap tahunnya sebagai data ke-akurat-tan, maka saya sendiri sudah bisa menentukan kapan Ramadhan tahun 2011 / 1432H, yaitu jatuh pada tanggal 1 Agustus, dan Idul fitri pada tanggal 1 September 2011, bahkan hingga tahun 2020 / 1440 H.  tapi jika yang jadi patokannya berapa derajat bulan di atas ufuk dan berapa derajat sudut matahari, maka akan dilihat varian-varian dari perhitungan2 hisab tersebut, jadi dikatakan akurat maka hal itu relatif dan tergantung siapa yang membuat softwarenya, dan siapa yang menilai. Jadi nilai relatifitas itu yang belum bisa diterima oleh para ulama yang berpaham rukyatul hilal.  
 


 
2010/7/29 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
Sama-sama Pak Andri,
 
Kemudian jika, katakanlah Nenek Moyangnya WN dalam hal ini (pemerintah, ulama, kyai dsb) adalah orang yang salah dalam hal rukyat hilal, Apakah orang-orang yang menggunakan HISAB adalah para mujtahid yang tingkat kebenarannya sama dengan wahyu Allah, yakni 100 % benar dan mendapat petunjuk?
 
Kedua-duanya adalah sama, baik yang berpaham rukyatul hilal dan hisab tidak harus DI TELAN MENTAH-MENTAH, mereka juga manusia yang bisa memiliki kesalahannya dalam perhitungannya. Coba di teliti juga software-software dan alat-alat pendukung hisab yang ada sekarang, dan lakukan komparasi antar satu sofware dengan sofware yang lainnya, apakah hasilnya akan sama ? mungkin bagi yang sudah melakukan komparasi silahkan share disini...
 
Sofware dan alat hisab itu adalah buatan manusia yang memiliki kerterbatasan juga, demikian dengan rukyatul hilal juga melihat dengan mata memiliki keterbatasan juga.  
----- Original Message -----
Sent: Thursday, July 29, 2010 5:06 PM
Subject: Re: [Milis_Iqra] Ikut pemimpin kita tidak dihukum ? [Tanya buat Wn]

 
Terima kasih mas Dani atas pelurusannya, bukan saya membela diri, maksud saya adalah siapapun (pemerintah, ulama, kyai dsb) yang mengajukan suatu hal, kita tidak boleh menelan mentah-mentah tanpa harus dikaji lebih dulu, tujuan saya agar kita berhati-hati, karena siapapun orangnya sejauh itu masih manusia tidaklah "ma'sum" tanpa ada tujuan melecehkan "nenek moyang" mbak Whe en.

Dan dalam hal ini kita berdiskusi dalam mencari solusi untuk menuju satu kebenaran, jadi tidak ada prasangka bela membela.

Dan kepada mbak Whe en saya mohon maaf bila Ayat yang saya kemukakan menyninggung perasaan anda.

2010/7/29 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
Mas Armansyah, saya juga merasa heran dengan pendapatnya, padahal Allah berfirman :
 
Al Baqarah 170. dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi Kami hanya mengikuti apa yang telah Kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?".
Mungkin mbak Whe en lupa dengan ayat tersebut diatas, dan semoga ayat tersebut dapat mengingatkan dia, Allah Maha Penyayang.
 
[Dani] Mungkin pendapat saya pribadi jika Pak Andri menggunakan dalil ini ke Mbak WN kurang tepat, karena yang di ikuti mbak WN bukanlah nenek moyang yang  " mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?"." Apakah Pak Andri mengetahui nenek moyangnya WN tidak mendapat hidayah/petunjuk?
Maaf saya tidak membela M' WN, atau paham rukyat hilal, saya hanya melihat ada kerancuan penggunaan dalil disana sini yang bukan pada tempatnya....


 
2010/7/29 Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Mbak Wn, maaf kalau berkesan mengejar jawaban ... tetapi saya sungguh ingin tahu dalil dan argumentasi dari pernyataan anda berikut :


---------- Forwarded message ----------
From: Armansyah <armansyah.skom@gmail.com>
Date: 2010/7/29
Subject: Re: [Milis_Iqra] Menentukan Awal Ramadhan Dengan Hilal dan Hisab
To: milis_iqra@googlegroups.com


Apakah dengan mengikuti pemerintah/pemimpin/orang-orang yang dituakan seperti nenek moyang dan sejenisnya itu maka artinya kita sebagai pribadi tidak diminta tanggung jawab ? Intinya kalau salah ya nanti tinggal bilang ke Allah, ya Allah mereka sudah menyesatkan saya, jadi siksa saja mereka jangan siksa saya ?

Ada dalilnya ?


 
2010/7/29 whe - en <whe.en9999@gmail.com>

Resume yang mengagumkan dan bijaksana heheheh :-)
Tapi boleh beda kan ya mas Wawan?
Yang No. 6 ini loch saya ga sreg mas wawan, karena bisa disalahgunakan orang yang merasa paling benar dan paling pintar, trus apa gunanya pemerintah? tidak wajibkan kita taat pada pemerintah yang jelas2 tidak memerintahkan kita kufur?
katanya mau khilafah, tetapi dipimpin  tidak mau, maunya memimpin, maunya diikuti, nek semua begitu siapa yang sebenarnya tidak mau khilafah :-D
 
Bukankah dengan taat pada pemerintah soal penentuan awal maupun akhir puasa lebih aman mas wawan?
karena pemerintah adalah peminpin kita, jadi ketika dimintai pertanggungjawaban merekalah yang harus bertanggungjawab kepada Allah,
nach kalau mengikuti kemauan sendiri atau kemauan orang yang bukan peminpin kita, mereka bisa ngeles (bahasa prokemnya) ketika ternyata salah trus dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah kelak.
 
(bahasannya bisa jadi panjang yach? :-), dalil taat pada pemimpin, pertanggungjawaban pemimpin di hadapan Allah. dsb :-D)
 

 



--
Salamun 'ala manittaba al Huda



ARMANSYAH

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh//
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/

"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment