Sunday, February 6, 2011

Re: [Milis_Iqra] Wajibnya Ta'at Kepada Pemimpin Kaum Muslimin Selama Mereka Tidak Memerintahkan Untuk Kema'shiyatan

mohon maaf mas dani,
saya mau bertanya dulu biar jelas:
1.yang disebut perbuatan mungkar itu apa ya definisinya? batasan batasannya? contohnya?
2.  apakah orang yang suka membuka aib, menjelek2kan pemimpin dibelakang pemimpin itu sendiri termasuk kategori segolongan umat yang menyeru kebajikan?
3.  trus yang termasuk segolongan umat dalam QS Ali Imran 104 sendiri siapa ya mas dani? tidak semua kan maksudnya? soalnya segolongan?
4.  apa maksud dari QS At taubah 71 yang mas dani sebutkan di kalimat Dan laki-laki beriman dan wanita-wanita beriman sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, menolong bagaimana ya mas dani?
5.  Jika mas dani tidak mau dilaknat karena diam, bagaimana mas dani memberi masukan kepada penguasa? kalau cuma menulis kejelakan saja kata mas dani tidak syar'i apalagi membuka kejelekan dimana pemimpin yang dinasehati tidak punya akses membacanya.
Bagaimana kaitannya dengan mengubah kemungkaran dengan tindakan, linsan atau hati? koq kayanya semua orang merasa mampu mengubah dengan tindakan?
saya pinjam kalimat bijaknya mas tarno, jangan cuma merasa bisa, tapi harus bisa merasa.

Setelah dijawab ada terusannya yang no 5 insya Allah

saya tunggu jawabannya
terimakasih
whe~en


2011/2/7 Dani Permana <adanipermana@gmail.com>

Wajibnya Ta'at Kepada Pemimpin Kaum Muslimin Selama Mereka Tidak
Memerintahkan Untuk Kema'shiyatan

 

[Dani Permana] Mas Wawan, kalau pemimpinnya tidak memerintahkan kemaksiatan namun Pemimpinnya dan kroninya sendiri melakukan kemaksiatan, kejahatan, kezhaliman, pencurian, apakah kita harus diam,

 

Lalu bagaiman dengan ayat ini

 

firman-Nya, "Dan hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar. Merekalah orang-orang yang beruntung." (Ali Imran: 104).

 

* "(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar." (Al-Hajj: 41).


* "'Dan laki-laki beriman dan wanita-wanita beriman sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya." (At-Taubah: 71)

 

Firman Allah Ta'ala ketika mencela Bani Israel, "Telah dilaknat orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu." (Al-Maidah: 78-79)

 

Apakah kita mau dilaknat karena mendiamkan kezhaliman?

 

Regards,
Dani Permana

" Always desire to learn something useful."

 

From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On Behalf Of wawan wahyu
Sent: Monday, February 07, 2011 11:28 AM
To: milis_iqra
Subject: [Milis_Iqra] Wajibnya Ta'at Kepada Pemimpin Kaum Muslimin Selama Mereka Tidak Memerintahkan Untuk Kema'shiyatan

 

Wajibnya Ta'at Kepada Pemimpin Kaum Muslimin Selama Mereka Tidak
Memerintahkan Untuk Kema'shiyatan
Syaikh Dr Sholeh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan
Dan diantara prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah wajibnya
ta'at kepada pemimpin kaum muslimin selama mereka tidak memerintahkan
untuk berbuat kemakshiyatan, apabila mereka memerintahkan perbuatan
ma'shiyat, dikala itulah kita dilarang untuk menta'atinya namun tetap
wajib ta'at dalam kebenaran lainnya, sebagaimana firman Allah Ta'ala.
"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, ta'atlah kamu kepada Allah
dan ta'atlah kepada Rasul serta para pemimpin diantara kalian ..."
[An-Nisaa : 59]  Dan sabda Nabi صلی الله عليه وسلم  "Artinya : Dan aku
berwasiat kepada kalian agar kalian bertaqwa kepada Allah dan
mendengar dan ta'at walaupun yang memimpin kalian seorang hamba".
[Telah terdahulu takhrijnya, merupakan potongan hadits 'Irbadh bin
Sariyah tentang nasihat Nabi صلی الله عليه وسلم kepada para
sahabatnya].  Dan Ahlus Sunnah wal Jama'ah memandang bahwa ma'shiyat
kepada seorang amir yang muslim itu merupakan ma'shiyat kepada Rasul
صلی الله عليه وسلم, sebagaimana sabdanya.  "Artinya : Barangsiapa yang
ta'at kepada amir (yang muslim) maka dia ta'at kepadaku dan
barangsiapa yang ma'shiyat kepada amir maka dia ma'shiyat kepadaku".
[Dikelaurkan oleh Bukhari 4/7137, Muslim 4 Juz 12 hal. 223 atas Syarah
Nawawi].  Demikian pula, Ahlus Sunnah wal Jama'ah-pun memandang
bolehnya shalat dan berjihad di belakang para amir dan menasehati
serta medo'akan mereka untuk kebaikan dan keistiqomahan.   [Disalin
dari buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah oleh Syaikh
Dr Sholeh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, terbitan Dar Al-Gasem PO
Box 6373 Riyadh Saudi Arabia, penerjemah Abu Aasia]
Kategori: Ushul Ahlissunnah Sumber: http://www.almanhaj.or.id Tanggal:
Sabtu, 25 September 2004 07:23:42 WIB

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-


No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 10.0.1204 / Virus Database: 1435/3427 - Release Date: 02/06/11

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment