Tuesday, March 1, 2011

Re: [Milis_Iqra] kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan alquran dan hadits?

hehehe sama sama bertanya...
maksudnya saya minta contoh jenis makanan yg tidak At-Thoyyibaat  dan Al-Khabaaits 
maaf ya, banyak bertanya namanya juga sedang belajar
 
--- Pada Rab, 2/3/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:

Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Judul: Re: [Milis_Iqra] kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan alquran dan hadits?
Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
Tanggal: Rabu, 2 Maret, 2011, 11:41 AM

maksudnya gimana?


2011/3/2 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
maksud mba wheen contohnya :biawak ?

--- Pada Rab, 2/3/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:

Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>
Judul: Re: [Milis_Iqra] kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan alquran dan hadits?
Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
Tanggal: Rabu, 2 Maret, 2011, 11:01 AM


(Nandang)

bisa diberikan contohnya At-Thoyyibaat  dan Al-Khabaaits  itu seperti apa?

 

(whe~en)

Jadi begini mas nandang menurut saya :-) :

1.    Makanan yang jelek (arab: khobits) ada dua jenis; yang jelek karena dzatnya -seperti: darah, bangkai, dan babi- dan yang jelek karena salah dalam memperolehnya -seperti: hasil riba dan perjudian-. Lihat Majmu' Al-Fatawa (20/334).

 

2.    Adapun ukuran kapan suatu makanan dianggap thoyyib (baik) atau khobits (jelek), maka hal ini dikembalikan kepada syari'at. Maka apa-apa yang dihalalkan oleh syari'at maka dia adalah thoyyib dan apa-apa yang diharamkan oleh syari'at maka dia adalah khabits, ini adalah madzhab Malikiyah dan yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah sebagaimana yang akan nampak dalam ucapan beliau.

 

Adapun jumhur ulama, mereka mengatakan bahwa yang menjadi ukuran dalam penentuannya adalah orang-orang Arab, karena kepada merekalah asalnya diturunkan Al-Qur`an sehingga mereka yang secara langsung diajak bicara oleh syari'at. Lihat Hasyiyah Ibni 'Abidin (5/194), Al-Majmu' (9/25-26), dan Asy-Syarhul Kabir (11/64).

 

Hanya saja ini (pendapat jumhur) adalah pendapat yang kurang kuat, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam menjelaskan makna firman Allah -Ta'ala-:

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ

"Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik.". (QS. Al-Maidah: 4)

 

Beliau berkata, "Seandainya makna "yang baik" di sini adalah apa yang dihalalkan, maka tentunya kalimat ini tidak ada faidahnya[4]. Maka dari sini diketahuilah bahwa thoyyib dan khobits adalah sifat yang berada pada sebuah benda, dan bukan yang diinginkan dengannya (thoyyib) sekedar kelezatan dalam memakannya. Karena terkadang seorang manusia menikmati (merasa lezat) dengan apa yang membahayakan dirinya yang berupa racun[5], atau menikmati apa yang dilarang oleh dokter[6]. Dan bukan pula yang diinginkan darinya (thoyyib) dengan merasa nikmatnya sebagian bangsa -misalnya bangsa Arab- terhadap suatu makanan, dan bukan pula dianggap thoyyib karena keberadaannya sebagai makanan yang biasa dimakan (dinikmati) oleh orang-orang Arab. Hal itu karena, keberadaan suatu makanan biasa dimakan dan disenangi oleh sebagian bangsa atau sebaliknya mereka tidak menyukainya karena makanan itu tidak ada di negerinya, (semua ini) tidaklah mengharuskan Allah mengharamkan sebuah makanan kepada segenap kaum mu`minin dengan alasan mereka (sebagian bangsa) tidak terbiasa dengannya sebagaimana tidak mengharuskan Allah menghalalkan suatu makanan kepada segenap kaum mu`minin dengan alasan mereka (sebagian bangsa) terbiasa dengannya. Bagaimana tidak, padahal orang-orang Arab (dahulu) telah terbiasa (menyukai) dengan memakan darah, bangkai, dan selainnya padahal semuanya telah diharamkan oleh Allah -Ta'ala-. …. . Demikian halnya Quraisy, mereka memakan yang khobits yang telah Allah haramkan dan sebaliknya mereka tidak menyukai makanan-makanan yang Allah tidak mengharamkannya". -Lalu beliau membawakan hadits yang menunjukkan Nabi tidak makan biawak, bukan karena dia haram akan tetapi karena beliau tidak biasa memakannya[7]-. "Maka dari sini jelaslah bahwa ketidaksukaan suku Quraisy dan selainnya (dari bangsa Arab) terhadap sebuah makanan tidaklah mengharuskan (baca: menunjukkan) pengharaman makanan tersebut atas segenap kaum mu`minin baik yang Arab maupun yang ajam (non-Arab). Dan juga sesungguhnya Nabi -Shallallahu 'alaihi wasallam- dan para sahabat beliau, tidak seorangpun di antara mereka yang mengharamkan makanan yang tidak disukai oleh orang Arab dan sebaliknya tidak pernah membolehkan apa yang (biasa) dimakan oleh orang Arab"[8].

====

[4] Yakni karena berarti ayatnya akan bermakna, "dihalalkan bagi kalian yang halal", sehingga kalimatnya tidak memiliki faidah tambahan.

[5] Seperti: narkoba dengan semua jenisnya, rokok, dan selainnya.

[6] Yakni untuk kesembuhannya dari sebuah penyakit.

[7] Akan datang haditsnya pada point ke-19

[8] Majmu' Al-Fatawa (17/178-180) dan Al-Iktiyarot hal. 321.

http://al-atsariyyah.com/kriteria-makanan-halal.html

 

 

2011/3/2 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
(wheen)
Jadi apa yang disampaikan Rasul adalah benar, melengkapi penjelasan yang sudah ada kepada manusia, bukan berbeda sesuai dengan QS Al A'raf 157
 
(Nandang)
bisa diberikan contohnya At-Thoyyibaat  dan Al-Khabaaits  itu seperti apa?


--- Pada Sel, 1/3/11, whe - en <whe.en9999@gmail.com> menulis:

Dari: whe - en <whe.en9999@gmail.com>

Judul: Re: [Milis_Iqra] kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan alquran dan hadits?
Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
Tanggal: Selasa, 1 Maret, 2011, 2:06 PM

Saya ikutan nimbrung yach?

Melengkapi rekan rekan

 

Kaidah pertama :

Allah berfirman bahwa apa yang diucapkan Rasulullah adalah wahyu, jadi apabila Rasulullah bersalah, Allah akan menegurnya secara langsung:

Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, ,Tiadalah yang diucapkannya itu (al-Quran dan al-Hadist) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (QS an-Najm [53]: 2-4).

 

Kaidah kedua:

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki maupun perempuan mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya menetapkan suatu ketetapan dalam urusan mereka, mereka memilih pilihan lain. Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia telah nyata-nyata sesat." (Q.S. Al Ahzab: 36)

 

Kaidah ketiga:

Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka  dan supaya mereka memikirkan (An Nahl : 44)

 

Kaidah keempat :

Tugas Rasulullah

"Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk". (QS. Al-A'raf: 157)

 

Kaidah kelima:

"Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik.". (QS. Al-Maidah: 4)

 

Dari kaidah kaidah tersebut di atas, maka rasulullah, menurut saya, berhak menjelaskan mana yang buruk / haram.  Dan sesuai dengan kaidah pertama, karena Rasulullah tidak keliru dan apa yang diucapkan adalah wahyu, maka apa yang disampaikan oleh rasulullah adalah melengkapi apa yang yang sudah ada jadi bukan berbeda.

Karena kalau parameternya baik dan buruk adalah menurut manusia, can not imagine dech :-)

 

Jadi apa yang disampaikan Rasul adalah benar, melengkapi penjelasan yang sudah ada kepada manusia, bukan berbeda sesuai dengan QS Al A'raf 157

 

Karena kalau salah, rasul akan ditegur oleh Allah seperti kasus mengharamkan yang halal agar istrinya senang.

 

Nach, karena itu, yang diharamkan pasti yang buruk, namun, apakah ilmu kita sudah sampai menentukan itu buruk atau tidak?  Sampai kapan jika kita menunggu penelitian manusia yang diharamkan adalah yang buruk? :-)

 

Allah pasti lebih tahu sebelum manusia menelitinya, karena Allahlah yang menciptakan segala makhluk di dunia ini.

 

Demikian mas Nandang pendapat saya.

 

Regards

Whe~en

2011/3/1 rian muharam <muharamcintaislam@gmail.com>
halal dan baik.
setuju sama mas wawan, yg sy pernah denger dari kajian c ky gt.. halal dan baik..
jika itu tidak baik untukmu, maka lebih baik jgn dimakan.....
 
tentunya rasullullah lebih tau dari kita.. kita jg punya 4 imam mazhab dalam hal ini,tentunya telah mengkaji tentang ini, tentang halam halal makanan, dan ada perbedaan pendapat pula diantara mereka, trentunya perbedaan pendapat antar 4 mazhab dilandasi hadist.. (bukan kita yg tanpa ilmu(hafal jus 30 aj blum tentu) yg menarik kesimpulan dengan informasi yg sedikit...)....
yg insyaAllah, mereka telah mngkaji hal ini lebih dalam....
 
oiy jd ingat sebuah cerita(klo g salah hadist)...
intinya klo g salah ky gini, dulu saat istrinya rasul saling cemburu(sy lupa crita lengkapnya), nah nabi mengharamkan madu dan susu untuk dirinya biar para istri rukun, nah langsung turun firman Allah yg menegur nabi Muhammad...
nah, nabi muhammad itu manusia jg, pernah khilaf jg, seperti yg di rekam al-Quran tentang kaidah mengucapkan InsyaAllah bagi hal yg belum pasti.. dll, nah nabi dilindungi dan dalam naungan Allah SWT, jd klo nabi khilaf, langsung d tegur oleh Allah...
nah untuk masalah topik ini, tidak ada teguran dr Allah, tentunya tindakan nabi telah diridoi dan dibenarkan oleh Allah yg maha mengetahui...
 
untuk lebih lengkap, coba cari kitab haran halal ust yusuf qardawi di internet, kyna ud banyak,,
smangat! smngat!
ikuti al-Quran dan sunnah nabi Muhammad.......
(jika kita meragukan nabi muhammad, maka kita jg secara tdk langsung meragukan Al-Quran, karna nabi muhammad sebagai rasullullah(utusan Allah) yg memberitahukan info firman Allah ke manusia di bumi ini))
Pada 1 Maret 2011 10:28, Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> menulis:

maaf mas wawan,
 
parameter nya  At-Thoyyibaat  dan Al-Khabaaits  apa yah?
disebuah wilayah tertentu, jangkrik bahkan kelelawar menjadi makanan,menurut sebagian orang menjijikan
 
terima kasih
 

--- Pada Sel, 1/3/11, wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> menulis:

Dari: wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
Judul: Re: [Milis_Iqra] kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan alquran dan hadits?
Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
Tanggal: Selasa, 1 Maret, 2011, 8:12 AM


Allah juga berfirman.  "Artinya : Dan menghalalkan bagi mereka segala
yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk" [Al-A'raf :
157]

Makna " At-Thoyyibaat" bisa berarti lezat/enak, tidak membahayakan,
bersih atau halal. [Lihat Fathul Bari (9/518) oleh Ibnu Hajar]

Sedangkan makan "Al-Khabaaits" bisa berarti sesuatu yang menjijikan,
berbahaya dan haram. Sesuatu yang menjijikan seperti barang-barang
najis, kotoran atau hewan-hewan sejenis ulat, kumbang, jangkrik,
tikus, tokek/cecak, kalajengking, ular dan sebagainya sebagaimana
pendapat Abu Hanifah dan Syafi'i. [Lihat Al-Mughni (13/317) oleh Ibnu
Qudamah]. Sesuatu yang membahayakan seperti racun, narkoba dengan
aneka jenisnya, rokok dan sebagainya. Adapun makanan haram seperti
babi, bangkai dan sebagainya.

FirmanNya.  "Artinya : Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang
disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram",
untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya
orang-orang yang mengada-adakan lebohongan terhadap Allah tiadalah
beruntung" [An-Nahl : 116]


On 2/28/11, Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
> asal hukum segala jenis makanan baik dari hewan, tumbuhan, laut maupun
> daratan adalah halal. Allah berfirman.
>
> "Artinya : Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang
> terdapat di bumi" [Al-Baqarah : 168]
>
> Namun Allah memberikan batasan tentang makanan haram, dapat kita temukan
> dalam surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut ;
>
> Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi (daging hewan) yang
> disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh,
> yang ditanduk dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu
> menyembelihnya" [Al-Maidah : 3]
>
> Allah juga menegaskan kembali bahwa makanan yang diharamkan itu sudah
> dijelaskan kepada nabi kita ,
>
> Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkanNya
> atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya" [Al-An'am : 119]
>
> Sedangkan rasululullah melalui beberapa haditsnya mengharamkan beberapa
> jenis makanan lain seperti
>
> "Artinya : Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam
> bersabda: "Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan" [Hadits
> Riwayat. Muslim no. 1933]"
>
> Dari Ibnu Abbas berkata: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang
> dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam" [Hadits Riwayat
> Muslim no. 1934]
>
> Dari Jabir berkata: "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang pada
> perang khaibar dari (makan) daging khimar dan memperbolehkan daging kuda".
> [Hadits Riwayat Bukhori no. 4219 dan Muslim no. 1941]
>
> dan beberapa hadits lainya tentang larangan memakan makanan haram.
>
> tinjauan
> Rasulullah adalah orang yang punya sifat amanah mustahil khianat
>
> pertanyaan.
>
> Rasulullah dalam alquran surat Al-Maidah : 3 menyampaikan bahwa yang
> diharamkan itu adalah "bangkai, darah, daging babi (daging hewan) yang
> disembelih atas nama selain Allah,...."
>
> sedangkan dalam beberapa hadits Nabi kita, ada beberapa jenis makanan yg
> lain yang diharamkan sesuai dengan baeberapa hadits yang saya kutip diatas.
>
> sebagai seorang yang amanah dan mustahil khianat tentu nabi kita akan
> menyampaikan sesuai dengan apa yang telah diwahyukan kepadanya.
>
> pertanyaanya adalah ,
> Namun kenapa ada perbedaan jenis makanan yang diharamkan dalam alquran dan
> didalam hadits?
>
> sebagai ilustrasi bila kita diberikan amanah bahwa A,B,C, dan D tidak boleh,
> kita akan menyampaikan bahwa A,B,C, dan D tidak boleh. tidak mungkin kita
> sampaikan A,B,C, D, dan E,F,G,H juga tidak boleh.
>
> maaf saya tidak mangatakan nabi kita tidak amanah, seperti saya sampaikan
> nabi kita amanah dan mustahil khianat.dan maaf saya tidak sedang mendoifkan
> hadits sahih yang sudah di takhrij oleh para ahli hadits ,sebagai orang awam
> disini saya hanya bertanya,mohon maaf bila ada kesalahan dalam pertanyaanya.
> Dan terima kasih kepada yang mau menjawabnya.
>
> demikian salam
>
>
>
>
>
>
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-



--
~~~~~
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment