Wednesday, December 15, 2010

[Milis_Iqra] Gamawan Pertanyakan Dirinya Dilarang Bicara

Gamawan Pertanyakan Dirinya Dilarang Bicara

http://id.news.yahoo.com/politics.html

Antara - 7 menit lalu


[Gamawan Pertanyakan Dirinya Dilarang Bicara] Gamawan Pertanyakan
Dirinya Dilarang Bicara

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mempertanyakan
mengapa dirinya dilarang memberikan pernyataan soal materi draf
Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta yakni terkait dengan
suksesi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Pak Taufiq (Taufiq Kiemas) meminta saya tidak bicara lagi soal materi
RUU (Rancangan Undang-Undang) Keistimewaan Yogyakarta," kata Gamawan
Fauzi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Menurut Gamawan, dirinya menjelaskan materi dari RUU Keistimewaan
Yogyakarta agar semua orang tahu mengenai apa dan bagaimana sebenarnya
materi soal suksesi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang diusulkan
pemerintah.

Kalau ada aspirasi yang berkembang dari masyarakat Yogyakarta atau
elemen masyarakat lainnya, kata dia, pemerintah menghargai aspirasi
tersebut.

"Kalau ada perbedaan pendapat antara pemerintah dan masyarakat
Yogyakarta dan elemen masyarakat lainnya itu merupakan bagian dari
demokrasi, tapi kenapa saya dilarang bicara," kata Gamawan.

Menurut dia, pemerintah memiliki konsep soal suksesi gubernur Daerah
Istimewa Yogyakarta yang disampaikan dalam draf RUU Keistimewaan
Yogyakarta.

Dalam draf tersebut, kata dia, pemerintah mengusulkan agar gubernur
Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih oleh anggota DPRD setempat,
sedangkan masyarakat Yogyakarta menginginkan agar Sultan Hamengku
Buwono secara otomatis ditetapkan sebagai gubernur.

Draf RUU Keistimewaan Yogyakarta itu, kata dia, akan dibahas secara
resmi di DPR RI setelah diserahkan dari pemerintah kepada DPR.

"Apa pun yang diputuskan DPR RI, pemerintah akan menerimanya," kata
dia.

Namun sebelum draf RUU Keistimewaan Yogyakarta itu diserahkan ke DPR
RI, menurut Gamawan, dirinya memberikan penjelasan agar masyarakat
mengetahui konsep yang disampaikan pemerintah.

Namun, kata dia, kenapa ada pihak-pihaknya yang melarangnya bicara.

"Kalau saya dilarang bicara tapi orang lain boleh bicara, itu tidak
adil," katanya.

Gamawan menambahkan, pemerintah sudah menyerahkan draf RUU
Keistimewaan Yogyakarta beserta amanat presiden (ampres) kepada DPR
RI.

Setelah RUU Keistimewaan Yogyakarta tersebut diterima DPR RI, katanya,
dirinya tidak akan bicara lagi soal konsep dalam RUU Keistimewaan
Yogyakarta tersebut.

Sehari sebelumnya, Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas, meminta Mendagri
Gamawan Fauzi tidak bicara soal suksesi gubernur Daerah Istimewa
Yogyakarta hingga draf RUU Keistimewaan Yogyakarta diserahkan
pemerintah kepada DPR RI, guna meredam gejolak masyarakat Yogyakarta.

Menurut Taufiq, pemerintah hendaknya segera menyerahkan draf RUU
Keistimewaan Yogyakarta untuk segera dibahas di DPR dan tidak
memberikan wacana kepada masyarakat agar situasi Yogyakarta tetap
kondusif.

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

No comments:

Post a Comment