Wednesday, April 29, 2009

[Milis_Iqra] Re: Jilbab Buka-tutup



2

[Dani] A Hend, ucapan tersebut diatas lahir dari haqqul yaqin atau perandaian? karena diawali dengan "Bisa jadi Allah dst... Surga itu adalah haq dan neraka itu adalah haq, jika bicara masalah agama, seya selalu menghindar dari kata-kata "Bisa jadi, Seandainya, kemungkinan" karena kata-kata itu menurut saya adalah asumsi, padahal Surga dan neraka adalah sesuatu yang benar adanya. Coba kalau saya boleh bertanya, Darimana mana  A Hendy tahu "kelak pahalanya/kebahagiaannya akan diberikan di akhirat kelak? " saya pikir hal ini hanya asumsi? asumsi itu tidak memiliki nilai kebenaran yang haqiqi, karena lahir bukan atas dasar dalil yang qoth'i/pasti, sedangakan yang sudah pasti saja masih sering di bantah....

Apakah di dalam Al-Qur;'an tidak terdapat kata2 mungkin, jika, andaikan ?
Bagaimana dengan salah satu contoh ayat ini :

Al Baqarah: 23 »

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang al-Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal al-Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar. (QS. 2:23)


[Dani] Teramat beda lafazh "Jika" diayat QS 2:23 ini dengan kata "Jika" yang A Hend Ucapakan? Dalam Al qur'an tersebut ada unsur kata tanya "Jika kamu dalam keraguan tentang Al Qur'an dst maka Allah menantang para kafir Quraisy itu unutk membuat satu surat Al Qur'an. Sedangkan yang A Hend katakan :  "Bisa jadi karena Alloh mencintai umat itu dst," Darimana A Hendy mengetahui Allah mencintai umat itu? Apa latar belakangnya ?

Ayat Al Qur'an QS 2:23 itu memiliki asbabun nuzulnya... tentang kesombongan orang kafir bahwa mereka bisa membuat surat dalam Al Qur'an?
---------------------------------


 Bukankah kata jika itu suatu pengandaian ? Saya tidak menyalahkan pendapat A Dani kalau A Dani tidak suka dengan kata jika atau pengandaian sih tidak apa2. (jadi ingat bahasa pemrograman yang memakai kata if..else :) )

[Dani] saya tidak suka-kata-kata  "Bisa jadi, Seandainya, kemungkinan" karena datangnya dari manusia yang sifatnya ASUMSI, dan bukan kebenaran haqiqi.

Atau ada hadis nabi :

  1. 1. Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu". (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)
  2. 2. "Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat". (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)
[Dani] Itu Nabi loh yang berbicara, yang tentu saja memiliki kebenaran yang haqiqi? 

 Saya pernah mendengar ceramah tentang itu. Masalah pahala. ada yang langsung diberikan, ada yang ditunda.

[Dani]  Mungkin yang dimaksud adalah do'a kali yah,  bukan pahala? kalau pahala itu akan diperhitungkan di Akhirat setahu saya... 


Bisa jadi. karena sholat dan puasa itu merupakan kewajiban. Jadi menunaikan kedua ibadah tsb merupakan salah sati bentuk ketakwaan juga. 

[Dani] Bukankah menggunakan jilbab juga adalah kewajiban A Hend? masa melaksanakan kewajibaban milih-milih.. :d






--
http://adanipermana.co.cc
http://it-database.blogspot.com

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

No comments:

Post a Comment