Saturday, January 22, 2011

Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Kali ini saya memberikan tanggapan bersamaan kepada mas Nandang, mas Dani dan mas Doer

(Dani)
Memangnya menasehati pemimpin cuman sembunyi-sembunyi saja http://rizkilesus.wordpress.com/2010/11/04/menasihati-penguasa-ngapain-juga-sembunyi-sembuny/

(Whe-en)
Mas Dani, saya belum bisa buka linknya yang diberikan, namun pernyataan mas Dani tentang Memangnya menasehati pemimpin cuman sembunyi-sembunyi saja, membuat saya bertanya2 mengingat yang memposting hadits menasehati penguasa caranya dibalik layar adalah mas Dani, apakah mas dani sudah menemukan bahwa dalil yang mas dani posting dulu harusnya ditolak?
Mohon share jika begitu, agar saya tahu kebenarannya, karena bukankah orang yang sombong menurut Rasulullah adalah orang yang menolak kebenaran?

(Nandang)
Kelihatanya mba wheen sangat sibuk,padahal saya sudah meminta beliau untuk memposting jawaban untuk mas doer,karena setahu saya beliu lebih tahu dan pernah mempostingnya

(Whe-en)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah ta'ala akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat." (HR. Muslim)

Mas Nandang, saya fikir, ketika mas Nandang bilang mengerti kesibukan saya mas Nandang benar2 mengerti keadaan saya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang tidak menaruh belas kasihan terhadap sesamanya, maka Allah ta'ala tidak akan mengasihinya." (HR. Muslim)

Jika saya pernah mempostingnya apa perlu diposting lagi mas Nandang?
Hehheheh

Kembali ke masalah pokok,
Mas Nandang berpendapat Setahu saya ini adalah dalil yg sering di pakai oleh kalangan salafi

Pendapat whe-en, suatu dalil dipakai atau ditolak bukan karena sering dipakai oleh salafi, wahabi, syiah, dsb namun kedudukan hadits tersebut.

Termasuk hadits dibawah, diterima dan tidaknya pasti bukan karena salafi sering menggunakannya:

Dari Iyadh bin Ghunaim radhiallohu 'anhu berkata, bersabda Rasul sholallohu 'alaihi wa sallam:

"Barangsiapa yang ingin menasehati penguasa maka janganlah melakukannya dengan terang-terangan di hadapan umum. Akan tetapi dengan cara mengambil tangan penguasa tersebut dan menyendiri. Jika ia menerimanya maka inilah yang diharapkan, jika tidak menerimanya maka ia telah melakukan kewajibannya." (HR. Ahmad, Ibnu Abi Ashim, Al-Hakim, dan Baihaqi. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Adz-Dzilal)

Merujuk kepada firman Allah :
Dan tidaklah patut bagi laki-laki maupun perempuan mu'min, apabila ALLAH dan Rasul-Nya menetapkan suatu ketetapan dalam urusan mereka, mereka memilih pilihan lain. Barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul-Nya, sungguh, dia telah nyata-nyata sesat." (Q.S. Al Ahzab: 36)

Apakah pendapat mas Nandang memperbolehkan menasehati penguasa dengan terang2an tidak melanggar firman Allah tersebut mas?

Soalnya dalil tadi dan berikut setahu saya dipakai untuk acuan bagaimana menasehati pemimpin, kepada mas Doer maupun mas Nandang, apabila menemukan dalil tersebut ditolak mohon memberitahu saya:

Mohon maaf baru sempat menjawab sekarang mas Doer, disamping saya pernah mempostingnya, saya juga ada kesibukan di luar kantor yang tidak memungkinkan saya browsing, dan Insya Allah minggu depan masih.

"Penguasa adalah naungan Alloh di muka bumi, maka barangsiapa yang menghinakan penguasa maka Alloh akan menghinakannya, barangsiapa yang memuliakan penguasa maka Alloh akan memuliakannya." (HR. Ibnu Abi Ashim, Ahmad, At-Thayalisi, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Adz-Dzilal)

Bagaimana dengan yang ini mas Nandang?
Bisa menerangkan kepada saya jika ditolak?

Dari Ubaidah bin Khiyar berkata: "Aku mendatangi Usamah bin Zaid radhiallohu 'anhu dan aku mengatakan: "Kenapa engkau tidak menasehati Ustman bin Affan untuk menegakkan hukum had atas Al-Walid?" Maka Usamah berkata: "Apakah kamu mengira aku tidak menasehatinya kecuali harus dihadapanmu? Demi Alloh, sungguh aku telah menasehatinya secara sembunyi-sembunyi antara aku dan ia saja. Dan aku tidak ingin membuka pintu kejeleken dan aku tidak ingin menjadi orang yang pertama kali membukanya." (Atsar yang shahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Bagaimana dengan yang berikut?
Jika ditolak, mohon menerangkan kepada saya alasan ditolaknya hadits tersebut

Dari Wail bin Hujr radhiallohu 'anhu berkata: Kami bertanya: "Yaa Rasululloh, bagaimaan pendapatmu jika penguasa kami merampas hak-hak kami dan meminta hak-hak mereka?" Beliau bersabda: "Mendengar dan taatlah kalian kepada mereka maka sesungguhnya bagi merekalah balasan amalan mereka dan bagi kalianlah pahala atas kesabaran kalian." (HR. Muslim)

Dari Anas radhiallohu 'anhu berkata: "Bersabda Rasul sholallohu 'alaihi wa sallam: "Kalian akan menjumpai sesudahku atsarah (pemerintah yang tidak menunaikan hak-hak rakyatnya tapi selalu meminta hak-haknya) maka bersabarlah sampai kalian berjumpa denganku." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiallohu 'anhu berkata, bersabda Rasululloh sholallohu 'alaihi wa sallam: "Kelak akan terjadi para penguasa dan mereka mengumpulkan harta-harta (korupsi)." Maka kami bertanya: "Maka apa yang engkau perintahkan kepada kami? Beliau menjawab: "tunaikanlah baiat yang pertama, tunaikanlah hak-hak penguasa, sesungguhnya Alloh akan bertanya pada mereka atas apa-apa yang mereka lakukan terhadap kalian." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Mu'awiyah radhiallohu 'anhu berkata, ketika Abu Dzar radhiallohu 'anhu keluar ke Ar-Rubdzah, beberapa orang Iraq menemuinya dan berkata: "Wahai Abu Dzar, angkatlah bendera bersama kami maka orang-orang akan mendatangi kamu dan tunduk kepadamu." Maka Abu Dzar berkata: "Tenang wahai Ahlul Islam, sesungguhnya aku mendengar Rasululloh bersabda: 'Kelak akan ada sesudahku penguasa maka muliakanlah ia, barangsiapa yang menghinakannya maka ia telah berbuat kehancuran dalam Islam dan tidak akan diterima taubatnya sampai ia mengembalikan kehancuran umat ini menjadi seperti semula.' (HR. Ahmad dan Ibnu Abi Ashim. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Adz-Dzilal)

Itu dulu ya mas
Insya Allah bersambung jika kita ada waktu luang

Wassalam
Whe-en

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Dani Permana <adanipermana@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 18:06:16
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: RE: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

(Nandang)Kelihatanya mba wheen sangat sibuk,padahal saya sudah meminta beliau untuk memposting jawaban untuk mas doer,karena setahu saya beliu lebih tahu dan pernah mempostingnya

(Dani) seharusnya memang begitu, orang yang mengutarakan sesuatu maka dialah yang harus mempertanggungjawabkan bukan mengalihkan pertanggungjawaban kepada orang lain dengan alasan sibuk.

Ada sedikit artikel beda dr yang biasanya diposting....

Memangnya menasehati pemimpin cuman sembunyi-sembunyi saja http://rizkilesus.wordpress.com/2010/11/04/menasihati-penguasa-ngapain-juga-sembunyi-sembuny/

Namun tetap saja saya tidak setuju Demonstrasi.


Dani Permana
Sent from my Windows Mobile® phone.

-----Original Message-----
From: aendangzr@yahoo.co.id
Sent: Saturday, January 22, 2011 5:12 PM
To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Sahal Mahfudz: Kritik Boleh, Tapi Jangan Bikin Gaduh

Kelihatanya mba wheen sangat sibuk,padahal saya sudah meminta beliau untuk memposting jawaban untuk mas doer,karena setahu saya beliu lebih tahu dan pernah mempostingnya

Pertanyaan saya ,mungkinkah pak din syamsuddin tidak tahu tatacara menasehati dalam islam? Adalah sebenarnya sebuah sindiran kepada tulisan mba wheen dalam komentar di artikel yg dia posting sendiri

"Saya setuju dengan pendapat KH Sahal M , apalagi menasehati pemimpin ada tatacaranya sendiri dalam Islam, sudah dicontohkan oleh Rasulullah."

Mungkin juga pertanyaan mas doer "bagamana mengkritik dalam islam?"adalah hanya sebuah sindiran juga......karena yg kita tahu pak din adalah orang alim.....hehehehehe

Setahu saya ini adalah dalil yg sering di pakai oleh kalangan salafi

"barang siapa yang hendak menasehati penguasa pada suatu perkara maka JANGAN DIA TAMPAKKAN KEPADANYA SECARA TERANG-TERANGAN, melainkan hendaklah dia pegang tangannya dan menyendiri dengannya, kalau dia (penguasa) menerima maka itu bagus, dan kalau tidak, maka dia telah menunaikan kewajibannya memberikan nasihat".(diriwayatkan oleh al-imam Ahmad dalam Musnad-nya : 3/403 dan Ibnu Abi Ashim dalam as-sunnah hlm.507 dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam zhilalul-Jannah : 1096).

Menurut mererka ,Jika terjadi kesalahan pada para penguasa maka yang wajib adalah menasehati mereka dengan cara yang syar'I dan ittiba' kepada jalan salafush-sholih yaitu dengan menasehatinya secara sembunyi-sembunyi, bukan dengan cara demonstrasi, provokasi, dan agitasi,
.mungkin juga dalil ini yg digunakan salah satu ulama saudi yg pernah suatu waktu mengharamkan demonstrasi

Tapi sebenarnya mungkin hadits ini berlaku untuk pemimpin yg melakukan kesalahan pribadi nya dgn Allah dan hanya berdampak untuk pribadinya saja.setiap manusia punya aib pribadi dan seorang muslim wajib menutup aib saudaranya

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] MENAHAN MARAH UNTUK SURGA

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang
yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik
di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya
dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)


On 1/23/11, Diahni <sitidiahni3@gmail.com> wrote:
> Sahabat Hikmah yang tercinta...
> Ternyata surga dirempati oleh orang yang bisa menahan amarah.
> Surga ditempati orang yang senang memaafkan.
>
> "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
> yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang
> yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik
> di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya
> dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
> berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)
>
> Apakah Anda mau masuk surga?
> Mulai sekarang TAHAN AMARAH dan MAAFKANLAH !
>
> Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ada seorang lelaki
> berkata kepada Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam, "Berilah saya
> nasihat" Beliau shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan marah"
> Lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap
> menjawab, "Jangan marah" (HR. Bukhari).
>
> Imam Nawawi rohimahulloh mengatakan, "Makna jangan marah yaitu
> janganlah kamu tumpahkan kemarahanmu. Larangan ini bukan tertuju
> kepada rasa marah itu sendiri. Karena pada hakikatnya marah adalah
> tabi'at manusia, yang tidak mungkin bisa dihilangkan dari perasaan
> manusia".
>
> Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan,
> "Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka
> hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya
> dia berbaring"(HR. Ahmad, Shohih).
>
> Dahulu ada juga seorang lelaki yang datang menemui Rosululloh
> shollallohu 'alaihi wa sallam"Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya
> sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari
> neraka". Maka beliau shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan
> tumpahkan kemarahanmu. Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani,
> Shohih)
>
> Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin rohimahulloh juga mengatakan,
> "Bukanlah maksud beliau adalah melarang memiliki rasa marah. Karena
> rasa marah itu bagian dari tabi'at manusia yang pasti ada. Akan tetapi
> maksudnya ialah kuasailah dirimu ketika muncul rasa marah. Supaya
> kemarahanmu itu tidak menimbulkan dampak yang tidak baik. Sesungguhnya
> kemarahan adalah bara api yang dilemparkan oleh syaithan ke dalam
> lubuk hati bani Adam. Oleh sebab itulah anda bisa melihat kalau orang
> sedang marah maka kedua matanya pun menjadi merah dan urat lehernya
> menonjol dan menegang. Bahkan terkadang rambutnya ikut rontok dan
> berjatuhan akibat luapan marah. Dan berbagai hal lain yang tidak
> terpuji timbul di belakangnya. Sehingga terkadang pelakunya merasa
> sangat menyesal atas perbuatan yang telah dia lakukan".
>
> Tips menanggulangi kemarahan
>
> Syaikh Wahiid Baali hafizhohulloh menyebutkan beberapa tips untuk
> menanggulangi marah. Diantaranya ialah :
> (1) Membaca ta'awudz yaitu, "A'udzubillahi minasy syaithanir rajiim".
> (2) Mengingat besarnya pahala orang yang bisa menahan luapan marahnya
> (3) Mengambil sikap diam, tidak berbicara
> (4) Duduk atau berbaring
> (5) Memikirkan betapa jelek penampilannya apabila sedang dalam keadaan
> marah
> (6) Mengingat agungnya balasan bagi orang yang mau memaafkan kesalahan
> orang yang bodoh
> (7) Meninggalkan berbagai bentuk celaan, makian, tuduhan, laknat dan
> cercaan karena itu semua termasuk perangai orang-orang bodoh.
>
> Syaikh As Sa'di rohimahulloh mengatakan:
> "Sebaik-baik orang ialah yang keinginannya tunduk mengikuti ajaran
> Rasul shollallohu 'alaihi wa sallam, yang menjadikan murka dan
> pembelaannya dilakukan demi mempertahankan kebenaran dari rongrongan
> kebatilan.
> Sedangkan sejelek-jelek orang ialah yang suka melampiaskan hawa nafsu
> dan kemarahannya. Laa haula wa laa quwwata illa billaah" (lihat Durrah
> Salafiyah).
>
> Menurut Al-Ghazali, kita memang tidak mungkin menghindari kemarahan.
> Kemarahan tidak secara normatif dianggap sebagai penyakit, demikian
> tulis Said Hawwa. Kemarahan yang penyakit – lanjutnya - adalah
> kemarahan yang zhalim dan cepat marah serta lambat reda. Kemarahan
> yang baik dipicu oleh hal-hal yang baik. Sedangkan kemarahan yang
> zhalim dipicu arogansi, 'ujub, senda gurau, kesia-siaan, pelecehan,
> pencibiran, perdebatan, pertengkaran, penghianatan dan ambisi dunia.
>
> Semoga kita MENAHAN AMARAH, BERDAMAI dan MEMAAFKAN...
>
> Wassalam
>
> O.F.A
>
> Silahkan memberi KOMENTAR disini yah:
> http://www.facebook.com/note.php?note_id=499678160848
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Ali Imran133-134
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang
yang bertakwa,
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang
maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan
(kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

On 1/23/11, SITI DIAHNI SR <sitidiahni3@gmail.com> wrote:
> Sama2 Mba Whe-en..sesama muslim wajib saling mengingatkan...kitapun tdk
> luput dari kesalahan...katanya kita juga manusia.....tidak luput dari
> kesalahan...semoga kita selalu terhindar dari perbuatan itu ya mbak....amin
> Yaa Allah...
>
> 2011/1/23 <whe.en9999@gmail.com>
>
>> Artikel yang bagus sekali mba diahni,
>> Kadang kita terlupa bahwa ketika menyakiti orang lain, itu akan membekas
>> seperti quote berikut,
>> Thx sudah share ya.
>>
>> "Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
>> perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"
>>
>> Whe-en
>>
>> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>>
>> -----Original Message-----
>> From: Diahni <sitidiahni3@gmail.com>
>> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
>> Date: Sat, 22 Jan 2011 19:48:07
>> To: Milis_Iqra<milis_iqra@googlegroups.com>
>> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
>> Subject: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU
>>
>> Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU
>>
>> Sahabat Hikmah...
>> Ada suatu kisah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk
>> mengurangi kebiasaan marah sang anak, dengan hikmah ayahnya memberikan
>> sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah
>> paku di pagar belakang setiap kali dia marah.
>>
>> Hari pertama anak itu telah melakukan 32 paku ke pagar setiap kali dia
>> marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa
>> ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memaku paku ke pagar.
>>
>> Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa
>> mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia
>> memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar
>> dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
>>
>> Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahukan
>> ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.
>>
>> Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.
>> "Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-
>> lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti
>> sebelumnya"
>>
>> "Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
>> perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"
>>
>> Sahabat Hikmah...
>> AMARAH adalah suatu FITRAH yang ada dalam diri manusia
>> Tetapi bila kita TIDAK meLUAPkannya...
>> Maka itu adalah lebih UTAMA...
>> Karena luapan kemarahan hanya akan MENYAKITI orang lain yang akan
>> 'terus MEMBEKAS'
>> Dan menjadi 'PENYESALAN' diri kita...
>>
>> "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada
>> surgayang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
>> orang yangbertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
>> baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan
>> amarahnya danmema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang
>> yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)
>>
>> Seorang lelaki datang menemui Rosululloh shollallohu 'alaihi wa
>> sallam,
>> "Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa
>> mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka". Maka beliau
>> shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan tumpahkan kemarahanmu.
>> Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani, Shohih)
>>
>> Sahabat Hikmah...
>> Jagalah MULUTmu...
>> Seperti menjaga KEMALUANmu !
>> Karena keBANYAKan penduduk NERAKA...
>> Bukan hanya orang yang tidak bisa menjaga KEMALUANnya...
>> Tetapi juga orang yang tidak bisa menjaga MULUTnya *.
>>
>> "Perkara yang paling BANYAK mengANTARkan orang masuk ke NERAKA
>> adalah MULUT dan KEMALUAN." (HR. Tirmidzi)
>>
>> "Barang siapa berIMAN kepada ALLAH dan HARI AKHIR...
>> Maka berKATAlah yang BAIK atau DIAM." (HR. Bukhori-Muslim)
>>
>> OFA
>>
>> * (menjaga mulut bukan hanya dari ucapan yang tidak baik seperti
>> ucapan yang menyakitkan, ghibah (gosip), fitnah, namimah (mengadu
>> domba), panggilan yang buruk dll, tetapi juga menjaga dari makanan
>> yang syubhat dan haram)
>>
>> @@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
>>
>> SILAHKAN MEMBERI KOMENTAR DI FAN PAGE :http://www.facebook.com/notes/
>> kata-kata-hikmah/jagalah-mulutmu-seperti-menjaga-kemaluanmu/
>> 10150090424465849
>>
>> @@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Sama2 Mba Whe-en..sesama muslim wajib saling mengingatkan...kitapun tdk luput dari kesalahan...katanya kita juga manusia.....tidak luput dari kesalahan...semoga kita selalu terhindar dari perbuatan itu ya mbak....amin Yaa Allah...

2011/1/23 <whe.en9999@gmail.com>
Artikel yang bagus sekali mba diahni,
Kadang kita terlupa bahwa ketika menyakiti orang lain, itu akan membekas seperti quote berikut,
Thx sudah share ya.

"Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"

Whe-en

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Diahni <sitidiahni3@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 19:48:07
To: Milis_Iqra<milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Sahabat Hikmah...
Ada suatu kisah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk
mengurangi kebiasaan marah sang anak, dengan hikmah ayahnya memberikan
sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah
paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah melakukan 32 paku ke pagar setiap kali dia
marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa
ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memaku paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa
mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia
memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar
dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahukan
ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.

Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.
"Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-
lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti
sebelumnya"

"Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"

Sahabat Hikmah...
AMARAH adalah suatu FITRAH yang ada dalam diri manusia
Tetapi bila kita TIDAK meLUAPkannya...
Maka itu adalah lebih UTAMA...
Karena luapan kemarahan hanya akan MENYAKITI orang lain yang akan
'terus MEMBEKAS'
Dan menjadi 'PENYESALAN' diri kita...

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada
surgayang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
orang yangbertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan
amarahnya danmema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)

Seorang lelaki datang menemui Rosululloh shollallohu 'alaihi wa
sallam,
"Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa
mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka". Maka beliau
shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan tumpahkan kemarahanmu.
Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani, Shohih)

Sahabat Hikmah...
Jagalah MULUTmu...
Seperti menjaga KEMALUANmu !
Karena keBANYAKan penduduk NERAKA...
Bukan hanya orang yang tidak bisa menjaga KEMALUANnya...
Tetapi juga orang yang tidak bisa menjaga MULUTnya *.

"Perkara yang paling BANYAK mengANTARkan orang masuk ke NERAKA
adalah MULUT dan KEMALUAN." (HR. Tirmidzi)

"Barang siapa berIMAN kepada ALLAH dan HARI AKHIR...
Maka berKATAlah yang BAIK atau DIAM." (HR. Bukhori-Muslim)

OFA

* (menjaga mulut bukan hanya dari ucapan yang tidak baik seperti
ucapan yang menyakitkan, ghibah (gosip), fitnah, namimah (mengadu
domba), panggilan yang buruk dll, tetapi juga menjaga dari makanan
yang syubhat dan haram)

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

SILAHKAN MEMBERI KOMENTAR DI FAN PAGE :http://www.facebook.com/notes/
kata-kata-hikmah/jagalah-mulutmu-seperti-menjaga-kemaluanmu/

10150090424465849

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Artikel yang bagus sekali mba diahni,
Kadang kita terlupa bahwa ketika menyakiti orang lain, itu akan membekas seperti quote berikut,
Thx sudah share ya.

"Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"

Whe-en

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Diahni <sitidiahni3@gmail.com>
Sender: milis_iqra@googlegroups.com
Date: Sat, 22 Jan 2011 19:48:07
To: Milis_Iqra<milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Sahabat Hikmah...
Ada suatu kisah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk
mengurangi kebiasaan marah sang anak, dengan hikmah ayahnya memberikan
sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah
paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah melakukan 32 paku ke pagar setiap kali dia
marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa
ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memaku paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa
mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia
memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar
dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahukan
ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.

Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.
"Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-
lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti
sebelumnya"

"Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"

Sahabat Hikmah...
AMARAH adalah suatu FITRAH yang ada dalam diri manusia
Tetapi bila kita TIDAK meLUAPkannya...
Maka itu adalah lebih UTAMA...
Karena luapan kemarahan hanya akan MENYAKITI orang lain yang akan
'terus MEMBEKAS'
Dan menjadi 'PENYESALAN' diri kita...

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada
surgayang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
orang yangbertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan
amarahnya danmema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)

Seorang lelaki datang menemui Rosululloh shollallohu 'alaihi wa
sallam,
"Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa
mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka". Maka beliau
shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan tumpahkan kemarahanmu.
Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani, Shohih)

Sahabat Hikmah...
Jagalah MULUTmu...
Seperti menjaga KEMALUANmu !
Karena keBANYAKan penduduk NERAKA...
Bukan hanya orang yang tidak bisa menjaga KEMALUANnya...
Tetapi juga orang yang tidak bisa menjaga MULUTnya *.

"Perkara yang paling BANYAK mengANTARkan orang masuk ke NERAKA
adalah MULUT dan KEMALUAN." (HR. Tirmidzi)

"Barang siapa berIMAN kepada ALLAH dan HARI AKHIR...
Maka berKATAlah yang BAIK atau DIAM." (HR. Bukhori-Muslim)

OFA

* (menjaga mulut bukan hanya dari ucapan yang tidak baik seperti
ucapan yang menyakitkan, ghibah (gosip), fitnah, namimah (mengadu
domba), panggilan yang buruk dll, tetapi juga menjaga dari makanan
yang syubhat dan haram)

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

SILAHKAN MEMBERI KOMENTAR DI FAN PAGE :http://www.facebook.com/notes/
kata-kata-hikmah/jagalah-mulutmu-seperti-menjaga-kemaluanmu/

10150090424465849

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] MENAHAN MARAH UNTUK SURGA

Sahabat Hikmah yang tercinta...
Ternyata surga dirempati oleh orang yang bisa menahan amarah.
Surga ditempati orang yang senang memaafkan.

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang
yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik
di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya
dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)

Apakah Anda mau masuk surga?
Mulai sekarang TAHAN AMARAH dan MAAFKANLAH !

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ada seorang lelaki
berkata kepada Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam, "Berilah saya
nasihat" Beliau shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan marah"
Lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap
menjawab, "Jangan marah" (HR. Bukhari).

Imam Nawawi rohimahulloh mengatakan, "Makna jangan marah yaitu
janganlah kamu tumpahkan kemarahanmu. Larangan ini bukan tertuju
kepada rasa marah itu sendiri. Karena pada hakikatnya marah adalah
tabi'at manusia, yang tidak mungkin bisa dihilangkan dari perasaan
manusia".

Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan,
"Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka
hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya
dia berbaring"(HR. Ahmad, Shohih).

Dahulu ada juga seorang lelaki yang datang menemui Rosululloh
shollallohu 'alaihi wa sallam"Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya
sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari
neraka". Maka beliau shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan
tumpahkan kemarahanmu. Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani,
Shohih)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin rohimahulloh juga mengatakan,
"Bukanlah maksud beliau adalah melarang memiliki rasa marah. Karena
rasa marah itu bagian dari tabi'at manusia yang pasti ada. Akan tetapi
maksudnya ialah kuasailah dirimu ketika muncul rasa marah. Supaya
kemarahanmu itu tidak menimbulkan dampak yang tidak baik. Sesungguhnya
kemarahan adalah bara api yang dilemparkan oleh syaithan ke dalam
lubuk hati bani Adam. Oleh sebab itulah anda bisa melihat kalau orang
sedang marah maka kedua matanya pun menjadi merah dan urat lehernya
menonjol dan menegang. Bahkan terkadang rambutnya ikut rontok dan
berjatuhan akibat luapan marah. Dan berbagai hal lain yang tidak
terpuji timbul di belakangnya. Sehingga terkadang pelakunya merasa
sangat menyesal atas perbuatan yang telah dia lakukan".

Tips menanggulangi kemarahan

Syaikh Wahiid Baali hafizhohulloh menyebutkan beberapa tips untuk
menanggulangi marah. Diantaranya ialah :
(1) Membaca ta'awudz yaitu, "A'udzubillahi minasy syaithanir rajiim".
(2) Mengingat besarnya pahala orang yang bisa menahan luapan marahnya
(3) Mengambil sikap diam, tidak berbicara
(4) Duduk atau berbaring
(5) Memikirkan betapa jelek penampilannya apabila sedang dalam keadaan
marah
(6) Mengingat agungnya balasan bagi orang yang mau memaafkan kesalahan
orang yang bodoh
(7) Meninggalkan berbagai bentuk celaan, makian, tuduhan, laknat dan
cercaan karena itu semua termasuk perangai orang-orang bodoh.

Syaikh As Sa'di rohimahulloh mengatakan:
"Sebaik-baik orang ialah yang keinginannya tunduk mengikuti ajaran
Rasul shollallohu 'alaihi wa sallam, yang menjadikan murka dan
pembelaannya dilakukan demi mempertahankan kebenaran dari rongrongan
kebatilan.
Sedangkan sejelek-jelek orang ialah yang suka melampiaskan hawa nafsu
dan kemarahannya. Laa haula wa laa quwwata illa billaah" (lihat Durrah
Salafiyah).

Menurut Al-Ghazali, kita memang tidak mungkin menghindari kemarahan.
Kemarahan tidak secara normatif dianggap sebagai penyakit, demikian
tulis Said Hawwa. Kemarahan yang penyakit – lanjutnya - adalah
kemarahan yang zhalim dan cepat marah serta lambat reda. Kemarahan
yang baik dipicu oleh hal-hal yang baik. Sedangkan kemarahan yang
zhalim dipicu arogansi, 'ujub, senda gurau, kesia-siaan, pelecehan,
pencibiran, perdebatan, pertengkaran, penghianatan dan ambisi dunia.

Semoga kita MENAHAN AMARAH, BERDAMAI dan MEMAAFKAN...

Wassalam

O.F.A

Silahkan memberi KOMENTAR disini yah:
http://www.facebook.com/note.php?note_id=499678160848

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Jagalah MULUTMU seperti menjaga KEMALUANMU

Sahabat Hikmah...
Ada suatu kisah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk
mengurangi kebiasaan marah sang anak, dengan hikmah ayahnya memberikan
sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah
paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah melakukan 32 paku ke pagar setiap kali dia
marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa
ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memaku paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa
mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia
memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar
dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahukan
ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.

Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.
"Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-
lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti
sebelumnya"

"Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu dan
perbuatanmu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain"

Sahabat Hikmah...
AMARAH adalah suatu FITRAH yang ada dalam diri manusia
Tetapi bila kita TIDAK meLUAPkannya...
Maka itu adalah lebih UTAMA...
Karena luapan kemarahan hanya akan MENYAKITI orang lain yang akan
'terus MEMBEKAS'
Dan menjadi 'PENYESALAN' diri kita...

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada
surgayang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-
orang yangbertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan
amarahnya danmema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran : 133-134)

Seorang lelaki datang menemui Rosululloh shollallohu 'alaihi wa
sallam,
"Wahai Rosululloh, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa
mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka". Maka beliau
shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jangan tumpahkan kemarahanmu.
Niscaya surga akan kau dapatkan" (HR. Thobrani, Shohih)

Sahabat Hikmah...
Jagalah MULUTmu...
Seperti menjaga KEMALUANmu !
Karena keBANYAKan penduduk NERAKA...
Bukan hanya orang yang tidak bisa menjaga KEMALUANnya...
Tetapi juga orang yang tidak bisa menjaga MULUTnya *.

"Perkara yang paling BANYAK mengANTARkan orang masuk ke NERAKA
adalah MULUT dan KEMALUAN." (HR. Tirmidzi)

"Barang siapa berIMAN kepada ALLAH dan HARI AKHIR...
Maka berKATAlah yang BAIK atau DIAM." (HR. Bukhori-Muslim)

OFA

* (menjaga mulut bukan hanya dari ucapan yang tidak baik seperti
ucapan yang menyakitkan, ghibah (gosip), fitnah, namimah (mengadu
domba), panggilan yang buruk dll, tetapi juga menjaga dari makanan
yang syubhat dan haram)

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

SILAHKAN MEMBERI KOMENTAR DI FAN PAGE :http://www.facebook.com/notes/
kata-kata-hikmah/jagalah-mulutmu-seperti-menjaga-kemaluanmu/

10150090424465849

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

RE: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

(awung)
Saya tidak melihat ayat ini (al Qori'ah 6-9) ada hubungannya dengan pembicaraan kita.

(Dani) InsyaAllah ada kaitannya karena dari hadist yang sedang kita bahas (musibah, sakit dsb) sebagai penghapusan dosa dan dengan Qs Al qori'ah atas timbangan dosa dan pahala

Sebagaimana dalil2 yang telah saya sampaikan dahulu berikut adalah pembahasannya...

Pembahasan.
Qs Alqori'ah ayat 6-9 berbicara tentang timbangan amal kebajikan. Di yaumil hisab antara dosa dan pahala akan ditimbang, maka kita nanti akan ketahui mana yang lebih berat, pahalakah atau dosa kah.

Musibah, sakit dll jika kita bersabar akan musibah itu maka Allah memberikan keberkahan, pahala atas Kesabarannya itu. Jadi bukan sakitnya atau musibahnya yang menghapus dosa tapi pahala atas kesabaran itu yang menghapus dosa., sebagaimana firman Allah " Sungguh amal pahala itu menghapus dosa dosa (QS Hud 114)"

Smoga bisa menjelaskan tentang hadist bahwa musibah sakit dll bisa menghapus dosa.

Mengenai kriteria dosa.. isnyaAllah menyambung....

Dani Permana
Sent from my Windows Mobile® phone.

-----Original Message-----
From: awung <awungs@gmail.com>
Sent: Sunday, January 23, 2011 7:51 AM
To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

Pertanyaan om Dani ini kelas berat, saya butuh waktu untuk memikirkannya (thanks memaksa saya untuk belajar)

(awung)

Wajarnya orang yg bersabar karena penyakit effort nya adalah berupaya untuk sembuh

(Dani) bukannya kata "berupaya" adalah usaha. Coba antum maknai ayat ini "Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (al Qori'ah : 6 - 9)

(awung)
Saya tidak melihat ayat ini ada hubungannya dengan pembicaraan kita. Tapi baiklah saya ikuti. Menurut analisa yang sampai ke saya ayat ini merupakan penjelasan dari ayat 3/25 "Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan)." Setelah sesorang meninggal amalan secara langsung berhenti, tetapi efek mlm dari amalannya baik yang baik maupun yang buruk akan disempurnakan (di total) pada hari kebangkitan. Nah siapa yang timbangan kebaikannya banyak (berat) maka dia akan mendapatkan surga sebaliknya yang timbangan kebaikaikannya ringan maka dia akan ditempatkan di neraka Hawiyah (ibu/pangkal neraka)


(awung)
sedangkan orang bertobat effoirt nya berupaya memperoleh ampunan ... Beda konteks.

(Dani) sekarang saya bertanya "Kriteria dosa" bisa disebutkan sama Mas Awung ? Dari situ kita akan jabarkan mana dosa-dosa yang bisa dilakukan dengan taubat nashuha dan mana dosa yang bisa hilang karena kesabaran....


Kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan nasuha" bukan yang lainnya..

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

Menurut saya semua harus dipelajari guna percepatan menuju pembukaan ilmu pengetahuan oleh Allah. Namun karena keterbatasan manusia maka harus ada pembagian tugas sesuai minat masing2, karena kalau seseorang dituntut untuk menguasai semua hal kan tidak mungkin, karena itu harus ada pembagian tugas: ada yang mempelajari hadits, matematika, biologi, kedokteran, geologi, astronomi, ekonomi dlsb baru nanti disharing sehingga semua bisa kebagian. Mudah2an millis ini bisa memernakan fungsinya sebagai salah satu ajang sharing.

2/159
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati,"

Kalau menurut ayat ini seharusnya penemuan2 tidak dipatentkan tetapi disebarkan untuk keperluan umat. Namun ini bertentangan dengan prinsip2 kapitalis.

Salam,

2011/1/22 <aendangzr@yahoo.co.id>
Mas aba,kalau sunnah atau hadits perlu dibaca dan dipikirkan juga,tidak?
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
Date: Sat, 22 Jan 2011 20:22:58
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

ha..ha maaf maaf,..alquran adalah pelajaran,..jadi mari kita baca dan fikirkan..

On 1/22/11, aendangzr@yahoo.co.id <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
> Maaf juga nih mas aba farhan,......
> Saya sendiri agak bingung dgn jawaban2 mas aba farhan,sepertinya mas aba
> sering menajawab dgn ayat ayat quran,namun sepertinya tidak pernah
> menyampaikan tafsirnya dan juga sejauh yg saya baca tidak pernah dijawab dgn
> sunnah.jadi apa yg mas aba farhan sampaikan masih sulit bagi saya yg awam
> ini untuk  memahaminya.
> Maaf bila salah menafsirkan
>
> Salam
> Sent from BlackBerry® on 3
>
> -----Original Message-----
> From: "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com>
> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
> Date: Sat, 22 Jan 2011 11:30:50
> To: <milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: RE: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah
>
> Maaf Mas Aba Farhan,.  jawabannya tidak nyambung dengan pertanyaan. dan saya
> juga sedang bertanya kepada Mas Awung..
>
>
>
> Coba auntum lihat yang sangan tidak sepadan jawaban dan pertanyaan
> "pertanyaan Kriteria dosa" di jawab dengan Surat "AlBaqoroh145, Albaqoroh
> 155, Albaqoroh177, Alfurqon70" apakah ayat2 yang Mas Aba Farhan ini
> berbicara mengenai dosa?
>
>
>
>
>
>
>
> Regards,
> Dani Permana
>
>
>
> " Always desire to learn something useful."
>
>
>
> From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On
> Behalf Of abafarhan
> Sent: Saturday, January 22, 2011 10:04 AM
> To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah
>
>
>
> (al Qori'ah : 6 - 9) "
>
> Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada
> dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan
> timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
>
> AnNisaa173
> Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal shaleh, maka Allah
> akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian
> dari karunia-Nya. Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan
> diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan
> mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong
> selain daripada Allah.
>
>     Yang kedua... Sekarang saya bertanya "Kriteria dosa" bisa
> disebutkan sama    Mas   Awung ? Dari situ kita akan jabarkan mana
> dosa-dosa yang bisa dilakukan dengan taubat nashuha dan mana dosa yang
> bisa hilang karena kesabaran....
>
> AlBaqoroh145
> Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah)
> dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta
> orang-orang yang sabar.
> Albaqoroh 155
> Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
> ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
> berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
> Albaqoroh177
> Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu
> kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada
> Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan
> memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim,
> orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan
> orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya,
> mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati
> janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
> kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah
> orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang
> bertakwa.
>
> Alfurqon70
> kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal
> shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan
> adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
>
>                Ketiga : Kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan
> nasuha" bukan yang lainnya...
> ??????????
>           Segala sesuatu harus ada dasar ilmunya dan begitu pula
> menggunakan logika
>
> bisa disharing??
>
>             jangan-jangan pertentangannya hanya ada dalam pikiran kita,
> dengan
> pikiran kita yang memastikan pemahaman kita sendiri terhadap ayat al
> Quran bukan dengan Al Quran itu sendiri.
> ?????????
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-
> =-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-
> =-=-
>
>_____
>
> No virus found in this message.
> Checked by AVG - www.avg.com
> Version: 10.0.1191 / Virus Database: 1435/3394 - Release Date: 01/21/11
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

Pertanyaan om Dani ini kelas berat, saya butuh waktu untuk memikirkannya (thanks memaksa saya untuk belajar)

(awung)

Wajarnya orang yg bersabar karena penyakit effort nya adalah berupaya untuk sembuh

(Dani) bukannya kata "berupaya" adalah usaha. Coba antum maknai ayat ini "Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (al Qori'ah : 6 - 9)


(awung)

Saya tidak melihat ayat ini ada hubungannya dengan pembicaraan kita. Tapi baiklah saya ikuti. Menurut analisa yang sampai ke saya ayat ini merupakan penjelasan dari ayat 3/25 "Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan)." Setelah sesorang meninggal amalan secara langsung berhenti, tetapi efek mlm dari amalannya baik yang baik maupun yang buruk akan disempurnakan (di total) pada hari kebangkitan. Nah siapa yang timbangan kebaikannya banyak (berat) maka dia akan mendapatkan surga sebaliknya yang timbangan kebaikaikannya ringan maka dia akan ditempatkan di neraka Hawiyah (ibu/pangkal neraka)



(awung)
sedangkan orang bertobat effoirt nya berupaya memperoleh ampunan ... Beda konteks.

(Dani) sekarang saya bertanya "Kriteria dosa" bisa disebutkan sama Mas Awung ? Dari situ kita akan jabarkan mana dosa-dosa yang bisa dilakukan dengan taubat nashuha dan mana dosa yang bisa hilang karena kesabaran....


Kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan nasuha" bukan yang lainnya...


(awung)

Saya belum menemukan keterangan tentang kriteria dosa dari alQuran itu sendiri mudah2an kedepan ada ahli dzikir atau ulul albab yang akan menjelaskan (kalau memang itu diperlukan). Tetapi di alQuran beberapa disebut sebagai dosa besar atau bahkan tidak diampuni. Apakah yang diluar itu disebut dosa kecil saya  belum menemukan keterangannya. Yang jelas alQuran menyuruh kita untuk selalu memohon ampunan dan apabila menyadari melakukan kesalahan bersegera untuk memohon ampun seperti dicontohkan oleh para nabi dan rasul (banyak dikisahkan di dalam alQuran). Dan dalam memohon ampunan hendaknya kita bersungguh2 (taubatan nashuha) untuk kembali ke jalan yang ditunjukkanNya (shirathal mustaqiim).


Tentang kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan nasuha" bukan yang lainnya... 42/10: "Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." ya ini hak perogratif Allah


Jadi sekecil apapun, kalau memang ada kriterianya, dosa seseorang harus melakukan effort secara sungguh2 untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dibarengi dengan permohonan ampun kepada Allah agar diampuni/dihapuskan dosa tersebut.


Om Dani dan yang lainnya yang sefaham, ada perbedaan cara pandang kita dalam menilai persoalan ini. Awalnya saya mengajak mbak WN untuk mengkritisi karena kelihatannya ada pertentangan antara hadits yang dikutip dengan alQuran 66/8. Cara pandang saya langsung ke substansinya. Subtansi hadits yang dikutip: kalau seseorang sakit/menderita maka Allah akan menghapus sebagian kesalahannya. Ini kan secara logika tidak logis karena tidak sesuai dengan ketetapan Allah sendiri yaitu hukum sebab akibat. Anda boleh saja membela bahwa maksudnya tidak seperti itu karena hadits tersebut shoheh, sanadnya baik, dan sebagainya, tetapi saya juga punya hak untuk berpendapat. Sesuatu yang salah tidak akan berubah menjadi benar walaupun yang mengucapkannya orang yang jujur atau orang baik. Sebagai contoh: dulu waktu saya kecil saat terjadi gerhana bulan saya diksih penjelasan oleh kakek saya itu karena dimakan oleh raksasa hijau. Ya saya percaya karena yang mengucapkan kakek saya, tetapi dengan berkembangnya pengetahuan yang saya miliki ya pendapat itu harus gugur.


Saya fikir kita cukupkan sampai disini saja diskusi tentang hal ini karena sudah jelas pandangan kita masing2, kita kembalikan saja kepada Allah sesuai dengan 40/10: "Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakal dan kepada-Nya lah aku kembali."


Salam,



2011/1/22 <aendangzr@yahoo.co.id>
Mas aba,kalau sunnah atau hadits perlu dibaca dan dipikirkan juga,tidak?
Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
Date: Sat, 22 Jan 2011 20:22:58
To: <milis_iqra@googlegroups.com>
Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
Subject: Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah

ha..ha maaf maaf,..alquran adalah pelajaran,..jadi mari kita baca dan fikirkan..

On 1/22/11, aendangzr@yahoo.co.id <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
> Maaf juga nih mas aba farhan,......
> Saya sendiri agak bingung dgn jawaban2 mas aba farhan,sepertinya mas aba
> sering menajawab dgn ayat ayat quran,namun sepertinya tidak pernah
> menyampaikan tafsirnya dan juga sejauh yg saya baca tidak pernah dijawab dgn
> sunnah.jadi apa yg mas aba farhan sampaikan masih sulit bagi saya yg awam
> ini untuk  memahaminya.
> Maaf bila salah menafsirkan
>
> Salam
> Sent from BlackBerry® on 3
>
> -----Original Message-----
> From: "Dani Permana" <adanipermana@gmail.com>
> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
> Date: Sat, 22 Jan 2011 11:30:50
> To: <milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: RE: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah
>
> Maaf Mas Aba Farhan,.  jawabannya tidak nyambung dengan pertanyaan. dan saya
> juga sedang bertanya kepada Mas Awung..
>
>
>
> Coba auntum lihat yang sangan tidak sepadan jawaban dan pertanyaan
> "pertanyaan Kriteria dosa" di jawab dengan Surat "AlBaqoroh145, Albaqoroh
> 155, Albaqoroh177, Alfurqon70" apakah ayat2 yang Mas Aba Farhan ini
> berbicara mengenai dosa?
>
>
>
>
>
>
>
> Regards,
> Dani Permana
>
>
>
> " Always desire to learn something useful."
>
>
>
> From: milis_iqra@googlegroups.com [mailto:milis_iqra@googlegroups.com] On
> Behalf Of abafarhan
> Sent: Saturday, January 22, 2011 10:04 AM
> To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: Re: [Milis_Iqra] Berani Bermain Air Harus Berani Basah
>
>
>
> (al Qori'ah : 6 - 9) "
>
> Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada
> dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan
> timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
>
> AnNisaa173
> Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal shaleh, maka Allah
> akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian
> dari karunia-Nya. Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan
> diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan
> mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong
> selain daripada Allah.
>
>     Yang kedua... Sekarang saya bertanya "Kriteria dosa" bisa
> disebutkan sama    Mas   Awung ? Dari situ kita akan jabarkan mana
> dosa-dosa yang bisa dilakukan dengan taubat nashuha dan mana dosa yang
> bisa hilang karena kesabaran....
>
> AlBaqoroh145
> Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah)
> dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta
> orang-orang yang sabar.
> Albaqoroh 155
> Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
> ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
> berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
> Albaqoroh177
> Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu
> kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada
> Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan
> memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim,
> orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan
> orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya,
> mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati
> janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
> kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah
> orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang
> bertakwa.
>
> Alfurqon70
> kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal
> shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan
> adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
>
>                Ketiga : Kenapa al qur'an menggunakan lafazh "taubatan
> nasuha" bukan yang lainnya...
> ??????????
>           Segala sesuatu harus ada dasar ilmunya dan begitu pula
> menggunakan logika
>
> bisa disharing??
>
>             jangan-jangan pertentangannya hanya ada dalam pikiran kita,
> dengan
> pikiran kita yang memastikan pemahaman kita sendiri terhadap ayat al
> Quran bukan dengan Al Quran itu sendiri.
> ?????????
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-
> =-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-
> =-=-
>
>_____
>
> No virus found in this message.
> Checked by AVG - www.avg.com
> Version: 10.0.1191 / Virus Database: 1435/3394 - Release Date: 01/21/11
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>   Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>   Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>      Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Apa Makna Wanita Diciptakan dari Tulang Rusuk yangPaling Bengkok?

Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan
mengajarkannya (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al
Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia:
"Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah."
Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang
rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu
tetap mempelajarinya. (Ali imran 79)

Apakah dua duanya wahyu??


On 1/17/11, aendangzr@yahoo.co.id <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:
> Sama sama pak andri....insya allah tidak kena semprot pak...karena keranya
> sudah saya tutup duluan....hehehehe
>
> Terima kasih juga pak telah memberikan gambaran tentang penyeleksian hadits
>
> Sent from BlackBerry® on 3
>
> -----Original Message-----
> From: andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com>
> Sender: milis_iqra@googlegroups.com
> Date: Mon, 17 Jan 2011 16:15:31
> To: <milis_iqra@googlegroups.com>
> Reply-To: milis_iqra@googlegroups.com
> Subject: Re: [Milis_Iqra] Apa Makna Wanita Diciptakan dari Tulang Rusuk yang
> Paling Bengkok?
>
> Terima kasih penjelasannya mas Nandang dan juga humornya, tapi siap-siap aja
> disemprot by some one mengenai humor Al Quran belum dicetak,
> ................Al Quran kok buat humor
> .....................................
>
> Mengenai perumpamaan, saya juga tidak berani menebak namun kalau kita
> kembali kepada Al Quran Allah juga banyak memberi perumpamaan kepada kita,
> mungkin maksudnya agar dapat diterima dengan akal dan pemikiran kita yang
> terbatas ini, karena perumpamaan biasanya akan dapat disesuaikan dengan
> tempat, masa dan situasi, dibanding dengan penjelasan yang lugas.
>
> Pendapat saya (bisa benar bisa salah, dan akan lebih banyak salahnya
> dibanding benarnya) bahwa hadist shahih adalah hadist yang isnadnya
> (referensinya) mangkul tidak terputus sampai kepada Rasulullah dan semua
> rawi (periwayatnya) kuat dan tidak ada yang dilemahkan (dalam ilmu rawi
> celaan lebih diutamakan dibanding sanjungan), kemudian mattannya (content)
> tidak boleh bertentangan dengan Al Quran, untuk itulah saya mencari rujukan
> mengenai Wanita dicipta dari tulang rusuk dalam Al Quran.
>
> Wallaahualam
>
> 2011/1/17 Nandang Sudrajat <aendangzr@yahoo.co.id>
>
>> (pak andri)
>> Bukan masalah senior atau yunior mas, Ilmu kan gak pandang usia,
>> he...he...he
>> (nandang)
>> memang bukan masalah senior yunior sih pak, cuma saya sudah yunior masih
>> awam lagi......hehehehe
>>
>> (pak andri)
>> Dari semua ayat yang mas Nandang posting kok belum ada informasi mengenai
>> diciptakannya perempuan dari tulang rusuk pria?
>>
>> (nadang)
>> waktu alquran di cetak saya lupa mencantumkanya pak....hehehehehe
>> bercanda pak.....
>> saya tidak berani mengatakan bahwa manusia diciptakan dari tulang rusuk
>> seperti dalam hadits yg sedang di bahas di tread lain, juga saya tidak
>> berani mengatakan bahwa hadits itu hanya perumpamaan, seperti yg saya
>> minta
>> dasar (rujukan)ke mas andy di tread lain bahwa wanita diciptakan dari
>> tulang
>> rusuk ......mungkin pak andri punya dasarnya bahwa itu memang hanya
>> perumpamaan.? cuma kalau itu terbukti perumpamaan jadi akan timbul
>> pertanyaan baru buat saya,kenapa rasulullah membuat perumpamaan yg jelek
>> tentang perempuan?
>> (pak andri)
>>
>> Dengan segala keterbatasan saya telah mencari dalam Quran juga belum nemu
>> ayat tersebut.
>>
>> (Nandang)
>> apalagi saya pak andri.....hehehehe
>>
>>
>>
>> --- Pada *Sen, 17/1/11, andri subandrio
>> <subandrio.andri@gmail.com>*menulis:
>>
>>
>> Dari: andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com>
>> Judul: Re: [Milis_Iqra] Apa Makna Wanita Diciptakan dari Tulang Rusuk yang
>> Paling Bengkok?
>> Kepada: milis_iqra@googlegroups.com
>> Tanggal: Senin, 17 Januari, 2011, 2:52 PM
>>
>>
>> Bukan masalah senior atau yunior mas, Ilmu kan gak pandang usia,
>> he...he...he
>>
>> Dari semua ayat yang mas Nandang posting kok belum ada informasi mengenai
>> diciptakannya perempuan dari tulang rusuk pria?
>>
>> Dengan segala keterbatasan saya telah mencari dalam Quran juga belum nemu
>> ayat tersebut.
>>
>> 2011/1/17 Nandang Sudrajat
>> <aendangzr@yahoo.co.id<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=aendangzr@yahoo.co.id>
>> >
>>
>> pak andri ,....
>> masa senior bertanya sama junior ?.....hehehee
>>
>> informasi yg saya dapat manusia diciptakan adalah :
>>
>> *[6:2]* Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya
>> ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang
>> Dia
>> sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang
>> berbangkit
>> itu).
>>
>> *[15:26]* Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari
>> tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
>>
>> Kemudian dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina"(QS:32/8)
>> "dan kami jadikan air yang hina itu disimpan dalam tempat yang kokoh
>> (rahim),"lalu air yang hina itu kami jadikan sesuatu yang melekat menjadi
>> daging kemudian menjadi tulang-belulang dan tulang belulang itu kami
>> bungkus
>> dengan daging. Maka kamipun menjadikannya makhluk ketiga " (Qs: 32/14
>>
>>
>>
>> *... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam
>> tiga kegelapan. Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan
>> yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu
>> dapat dipalingkan?" (Qur'an Surah 39 Zumar:6*
>> **
>> itu beberapa informasi yg saya dapat pak andri......lebih lanjut mungkin
>> pak andri bisa menjelaskan hubunganya yg satu dgn yg lain......maaf malah
>> balik bertanya......karena sudah sepantasnya saya yg bertanya kepada pak
>> andri*.*
>>
>>
>> --- Pada *Sen, 17/1/11, andri subandrio
>> <subandrio.andri@gmail.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=subandrio.andri@gmail.com>
>> >* menulis:
>>
>>
>> Dari: andri subandrio
>> <subandrio.andri@gmail.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=subandrio.andri@gmail.com>
>> >
>> Judul: Re: [Milis_Iqra] Apa Makna Wanita Diciptakan dari Tulang Rusuk yang
>> Paling Bengkok?
>>
>> Kepada:
>> milis_iqra@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=milis_iqra@googlegroups.com>
>> Tanggal: Senin, 17 Januari, 2011, 10:53 AM
>>
>>
>> Mohon pencerahan dari mas Nandang, mas sesuai dengan pengetahuan yang ada
>> pada mas, dari tulang rusuk siapakah wanita diciptakan? karena saya masih
>> belum paham tentang hadist ini, apakah didalam Al Quran ada ayat yang
>> menjelaskan bahwa wanita itu buat dari tulang rusuk?
>>
>> Terima kasih
>>
>> 2011/1/13 Nandang Sudrajat
>> <aendangzr@yahoo.co.id<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=aendangzr@yahoo.co.id>
>> >
>>
>> Apa Makna Wanita Diciptakan dari Tulang Rusuk yang Paling Bengkok?
>> *Pertanyaan:*
>> Disebutkan dalam sebuah hadits, "Berbuat baiklah kepada wanita, karena
>> wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, sedangkan tulang
>> rusuk
>> yang paling bengkok adalah yang paling atas," dst. Mohon penjelasan makna
>> hadits dan makna 'tulang rusuk yang paling bengkok adalah tulang rusuk
>> yang
>> paling atas'?
>> *Jawaban:*
>> Ini adalah hadits shahih yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim di masing
>> masing kitab Shahih mereka, dari Nabi *shalallahu 'alayhi wasallam*. Dari
>> hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa nabi *shalallahu 'alayhi
>> wasallam* bersabda,
>> *
>> "Berbuat baiklah kepada wanita, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari
>> tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah
>> yang
>> paling atas.Maka sikapilah para wanita dengan baik." *(HR al-Bukhari Kitab
>> an-Nikah no 5186)
>> Ini adalah perintah untuk para suami, para ayah, saudara saudara laki laki
>> dan lainnya untuk menghendaki kebaikan untuk kaum wanita, berbuat baik
>> terhadap mereka , tidak mendzalimi mereka dan senantiasa memberikan ha-hak
>> mereka serta mengarahkan mereka kepada kebaikan. Ini yang diwajibkan atas
>> semua orang berdasarkan sabda Nabi *shalallahu 'alayhi wasallam*,*"Berbuat
>> baiklah kepada wanita."
>> *
>> Hal ini jangan sampai terhalangi oleh perilaku mereka yang adakalanya
>> bersikap buruk terhadap suaminya dan kerabatnya, baik berupa perkataan
>> maupun perbuatan karena para wanita itu diciptakan dari tulang rusuk,
>> sebagaimana dikatakan oleh Nabi *shalallahu 'alayhi wasallam* bahwa tulang
>> rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.
>> Sebagaimana diketahui, bahwa yang paling atas itu adalah yang setelah
>> pangkal rusuk, itulah tulang rusuk yang paling bengkok, itu jelas.
>> Maknanya,
>> pasti dalam kenyataannya ada kebengkokkan dan kekurangan. Karena itulah
>> disebutkan dalam hadits lain dalam ash-Shahihain.
>> *
>> "Aku tidak melihat orang orang yang kurang akal dan kurang agama yang
>> lebih
>> bias menghilangkan akal laki laki yang teguh daripada salah seorang
>> diantara
>> kalian (para wanita)." *(HR. Al Bukhari no 304 dan Muslim no. 80)
>> Hadits Nabi *shalallahu 'alayhi wasallam* yang disebutkan dalam ash
>> shahihain dari hadits Abu Said al-Khudri radhiyallahu 'anhu. Makna "kurang
>> akal" dalam sabda Nabi *shalallahu 'alayhi wasallam* adalah bahwa
>> persaksian dua wanita sebanding dengan persaksian seorang laki laki.
>> Sedangkan makna "kurang agama" dalam sabda beliau adalah bahwa wanita itu
>> kadang selama beberapa hari dan beberapa malam tidak shalat, yaitu ketika
>> sedang haidh dan nifas. Kekurangan ini merupakan ketetapan Allah pada kaum
>> wanita sehingga wanita tidak berdosa dalam hal ini.
>> Maka hendaknya wanita mengakui hal ini sesuai dengan petunjuk nabi
>> *shalallahu
>> 'alayhi wasallam* walaupun ia berilmu dan bertaqwa, karena nabi
>> *shalallahu
>> 'alayhi wasallam* tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu, tapi berdasar
>> wahyu yang Allah berikan kepadanya, lalu beliau sampaikan kepada ummatnya,
>> sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,
>> *
>> "Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak
>> keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.
>> Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)."
>> *(Qs.
>> An-Najm:4)
>> Sumber:
>> Majmu Fatawa wa Maqadat Mutanawwi'ah juz 5 hall 300-301, Syaikh Ibn Baaz
>> Fatwa fatwa Terkini Jilid 1 Bab Perlakuan Terhadap Istri penerbit Darul
>> Haq
>> ***
>> Artikel
>> muslimah.or.id<http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/apa-makna-wani%E2%80%A6paling-bengkok.html>
>>
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung :
>> Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com>
>> Keluar :
>> Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com>
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod :
>> moderator.milis.iqra@gmail.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=moderator.milis.iqra@gmail.com>
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>>
>>
>>
>> --
>> Wassalaamu'alaikum
>>
>> Thank you
>>
>> Best regards
>>
>> Andri Subandrio
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung :
>> Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com>
>> Keluar :
>> Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com>
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod :
>> moderator.milis.iqra@gmail.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=moderator.milis.iqra@gmail.com>
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung :
>> Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com>
>> Keluar :
>> Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com>
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod :
>> moderator.milis.iqra@gmail.com<http://id.mc761.mail.yahoo.com/mc/compose?to=moderator.milis.iqra@gmail.com>
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>>
>>
>>
>> --
>> Wassalaamu'alaikum
>>
>> Thank you
>>
>> Best regards
>>
>> Andri Subandrio
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>>
>> --
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
>> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>>
>> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
>> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>>
>> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
>> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
>> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
>> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>>
>> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>>
>
>
>
> --
> Wassalaamu'alaikum
>
> Thank you
>
> Best regards
>
> Andri Subandrio
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-