Friday, February 26, 2010

[Milis_Iqra] Temukan Rumus Angka Piramida, Remaja RI Disorot Media Jerman

Bersih, Peduli dan Professional

Temukan Rumus Angka Piramida, Remaja RI Disorot Media Jerman
Posted by: "Wido Supraha" wido.supraha@yahoo.com.sg wido.supraha
Thu Feb 25, 2010 2:28 am (PST)

Kamis, 25/02/2010 05:18 WIB
Temukan Rumus Angka Piramida, Remaja RI Disorot
Media Jerman
Priyanto - detikNews

Ibrahim Handoko (derwesten.de)
Berlin - Seorang remaja Indonesia Ibrahim Handoko (15) mencuri perhatian
media-media di Jerman. Ibrahim berhasil memformulasikan persamaan untuk
menyelesaikan perhitungan angka piramida dengan jumlah tidak terbatas.

Ibrahim, remaja santun yang juga aktif di berbagai kegiatan masjid ini
mengundang decak kagum dari para pengajarnya di Jerman.

Seperti
yang dilansir dari situs berita jerman www.derwesten.de, Kamis
(25/2/2010) guru matematika dan pembimbing Ibrahim, Michael Wallau
mengatakan muridnya adalah seorang yang luar biasa.

“Ini adalah
temuan yang luar biasa bagi seorang remaja berusia 15 tahun, terlebih
lagi ia menyelesaikan persamaan ini hanya disela-sela waktu luangnya,“
ujar Wallau pada derwesten.de.

Pada awalnya, Ibrahim hanya
berniat membantu adik perempuannya menyelesaikan tugas sekolah tentang
piramida. Persoalan ini pada intinya adalah menghitung jumlah angka pada
elemen teratas suatu piramida.

Biasanya, persoalan ini
diselesaikan dengan cara menjumlahkan satu persatu angka di setiap
elemen penyusun paramida sehingga ditemukan jumlah total dalam piramida
tersebut. Dengan rumus temuan Ibrahim, persoalan ini bisa diselesaikan
dengan cepat dan tepat tanpa harus menghitung satu persatu.

Berkat penemuannya ini, Ibrahim menjadi salah satu nominasi peneliti remaja
terbaik tahun 2010 di Jerman. Selain itu, putra pasangan Bapak Budi
Handoko dan Ibu Nuningsih ini, juga terpilih sebagai matematikawan
terbaik dan berhak mewakili distriknya dalam olimpiade matematika di
tingkat negara bagian.

*) Priyanto adalah Mahasiswa S3
Universität Duisburg-Essen Jerman

(nwk/nwk)

Source :
http://www.detiknews.com/read/2010/02/25/051841/1306363/10/temukan-rumus-ang
ka-piramida-remaja-ri-disorot-media-jerman


--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Mahasiswa AS Ditahan 5 Jam di Bandara Karena Punya Kartu Dengan Tulisan Arab

Bersih, Peduli dan Professional
Mahasiswa AS Ditahan 5 Jam di Bandara Karena Punya Kartu Dengan Tulisan Arab
Posted by: "Gene Netto" genenetto@gmail.com genenetto
Wed Feb 24, 2010 11:47 pm (PST)


Mahasiswa AS Ditahan 5 Jam di Bandara Karena Punya Kartu Dengan Tulisan
Arab<http://genenetto.blogspot.com/2010/02/mahasiswa-as-ditahan-5-jam-di-ban
dara.html
>

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Banyak orang bertanya kenapa saya tidak ganti nama, dengan nama yang Muslim
setelah masuk Islam. Anak ini punya nama orang barat yang biasa. Bagaimana
kalau dia berkulit putih dengan mata biri, tetapi namanya Muhammad Yusuf,
dan dia beragama Islam? Kira-kira perilaku petugas terhadap dia lebih baik
atau lebih buruk dari ini?

Hati-hati kalau ke negara barat, dan membawa Al Qur'an, tulisan Arab, atau
memiliki nama Muslim. Jangan heran kalau anda juga ditahan.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,

Gene

* *

*Mahasiswa AS **Ditahan 5 Jam di Bandara Karena Punya Kartu Dengan Tulisan
Arab*

Jumat 12 February, 2010

Seorang mahasiswa asal Amerika, yang sedang belajar bahasa Arab dalam
kuliahnya, ditahan di bandara Philadelphia, AS, karena membawa kartu-kartu
dengan tulisan Arab di atasnya.

Nicholas George, 22 tahun, seorang mahasiswa di Pomona College, sedang
kembali ke kampus, ketika dia dihentikan oleh petugas bandara di tempat
pemeriksaan, dan disuruh mengeluarkan seluruh isi dari kantong-kantongnya.

Di dalam kantongnya, ada sebungkus "flashcards", yaitu kartu kecil yang
digunakan untuk menghafalkan kosa kata, dengan bahasa Arab di depan, dan
bahasa Inggris di belakang. George ditanyakan oleh petugas tentang bagaimana
perasaannya terhadap kejadian "9/11" (September 11)? Apakah George tahu
siapa yang melakukannya? Dan bahasa apa yang mereka gunakan? Setelah George
menjawab, petugas mengangkat kartu2 itu dan bertanya, "Apa kamu paham kenapa
kartu2 ini membuat kami curiga pada kamu?"

Setelah itu, seorang polisi memborgol George dan mengantar dia ke sel
tahanan (dengan melintas daerah umum di terminal bandara). George ditahan di
situ selama 4 jam: dua jam dalam keadaan diborgol, dua jam dengan borgol
dilepaskan. Petugas tetap memeriksa semua barang milik George, dan sekaligus
memanggil 2 petugas FBI untuk bantu menyelidiki dia.

Ketika ditanyakan apakah dia paham kenapa dirinya ditahan, George menjawab
"tidak". Petugas FBI membalas bahwa George adalah "fu*king idiot!" Lalu
George ditanya kalau dia adalah anggota kelompok pro-Islam di kampusnya.
Setelah diinterogasi oleh FBI selama 30 minit, akhirnya petugas mengatakan,
"Kamu ini bukan sebuah ancaman!" dan George dipersilahkan pergi. Tanpa ada
yang minta maaf kepadanya.

Setelah kembali ke terminal bandara, George diberitahu bahwa dia harus
menunggu besok hari untuk dapat penerbangan berikut.

Selama diinterogasi, George mengatakan bahwa dia berusaha untuk menjawab
semua pertanyaan dari petugas dengan baik dan jujur, karena tidak ada yang
perlu dia sembunyikan (dia hanya seorang mahasiswa biasa, yang kebetulan
belajar bahasa Arab). Walaupun begitu, dia masih ditahan 5 jam dan tidak
bisa naik pesawat sampai besok hari. Hanya karena membawa flashcard untuk
belajar bahasa Arab.

George sedang dibantu oleh pengacara dari sebuah LBH untuk menunut petugas
bandara dan FBI. Setelah ditahan, George tidak diberitahu kenapa dia
diborgol (kaya penjahat), kenapa ditahan, dan tidak dibacakan hak-haknya
(seperti berhak menelfon pengacara).

Kata pengacaranya, Nicholas George diborgal dan ditahan selama beberapa jam,
diinterogasi tentang penyerangan September 11, hanya karena dia mau belajar
bahasa Arab, sebuah bahasa yang digunakan oleh ratusan juta orang di dunia
ini. Pelanggaran seperti ini oleh petugas sangat membuang waktu dan juga
melanggar Konstitusi, katanya.

Sumber: Truthout.org

http://www.truthout.org/student-detained-airport-over-possession-arabic-flas
hcards56850


--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] FW: kube

border_right border border_r
 
OLLO
 
btn_bar
| | | |  


pfeature
productinfo
arrow Features

arrow

Product Specs
arrow Package content
arrow Manual

greyline
PRODUCT INFO > Features

theKube : Direct music from your memory!

theKube presents you incredible sound couple in a nano size cube player. It is ready music on the move, giving you awesome sound in ultra light weight.

The scalable design allows you to store the number of songs to your content, in a commonly available microSD card with sizes ranging from 512MB up to 32GB giving you 8000 songs!

With many colors to choose from, you will never be running out of ideas to mix and match your wardrobe with awesome sound.

With 6 hours of continuous play, your music is with you all the time!

techicon

 

 
 
bot
    
     Warranty & Returns | Privacy & Legal | Terms of Use  
 
 

Assalamu alaikum wr wb.

 

Numpang iklan……mungkin ada yang tertarik dengan produk ini

Bisa japri ke saya langsung

 

Regards

Heriyadi

Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this message

Thursday, February 25, 2010

[Milis_Iqra] Free Download Video dan Audio MP3 “Ya Nabi Salam ‘alayka”

Assalamu'alaikum wr.wb
Dalam Rangka Maulid Nabi Besar Muhammad saw, kami telah mengupload
Audio MP3 Ya Nabi Salam 'alayka:
4. Ya Nabi Salam 'alayka (Haddad Alwi & Sundari Sukoco)
5. Ya Nabi Salam 'alayka (Haddad Alwi & Sulis)
6. Ya Nabi Salam 'alayka (Haddad saja)
Yang berminat silahkan download di:
http://www.tokoku99.com/product-islami/dowload-audio.html

Yang ingin menyaksikan dan download videonya, klik di sini:
http://alfusalam.web.id/index.php?option=com_content&view=category&id=73&Itemid=99

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Perayaan Maulid Rasulullah dalam sorotan Islam

Ya ini menurut wahabi

Pada 24 Februari 2010 19:06, Dedy Iskandar <dysar06@gmail.com> menulis:

Perayaan Maulid Rasulullah dalam sorotan Islam

Segala puji bagi Allah, semoga sholawat dan salam selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, keluarganya, dan para sahabatnya, serta orang orang yang mendapat petunjuk dari Allah.

Telah berulang kali muncul pertanyaan tentang hukum upacara (ceremoni ) peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam ; mengadakan ibadah tertentu pada malam itu, mengucapkan salam atas beliau dan berbagai macam perbuatan lainnya.

Jawabnya : Harus dikatakan, bahwa tidak boleh mengadakan kumpul kumpul / pesta pesta pada malam kelahiran Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, dan juga malam lainnya, karena hal itu merupakan suatu perbuatan baru (bid'ah ) dalam agama, selain Rasulullah belum pernah mengerjakanya, begitu pula Khulafaaurrasyidin, para sahabat lain dan para Tabi'in yang hidup pada kurun paling baik, mereka adalah kalangan orang orang yang lebih mengerti terhadap sunnah, lebih banyak mencintai Rasulullah dari pada generasi setelahnya, dan benar benar menjalankan syariatnya.

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Barang siapa mengada adakan ( sesuatu hal baru ) dalam urusan ( agama ) kami yang ( sebelumnya ) tidak pernah ada, maka akan ditolak".

Dalam hadits lain beliau bersabda :

"Kamu semua harus berpegang teguh pada sunnahku (setelah Al qur'an) dan sunnah Khulafaurrasyidin yang mendapatkan petunjuk Allah sesudahku, berpeganglah dengan sunnah itu, dan gigitlah dengan gigi geraham kalian sekuat kuatnya, serta jauhilah perbuatan baru ( dalam agama ), karena setiap perbuatan baru itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu sesat" ( HR. Abu Daud dan Turmudzi ).

Maka dalam dua hadits ini kita dapatkan suatu peringatan keras, yaitu agar kita senantiasa waspada, jangan sampai mengadakan perbuatan bid'ah apapun, begitu pula mengerjakannya.

Firman Allah ta'ala dalam kitab-Nya :

"Dan apa yang dibawa Rasul kepadamu, maka terimalah ia, dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah ia, dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah keras siksaan- Nya" ( QS. Al Hasyr 7 ).

"Karena itu hendaklah orang orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau adzab yang pedih" ( QS. An Nur, 63 ).

"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang orang yang mengharap (rahmat ) Allah, dan ( kedatangan ) hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah" ( QS. Al Ahzab,21 ).

"Orang orang terdahulu lagi pertama kali (masuk Islam ) diantara orang orang Muhajirin dan Anshor dan orang orang yang mengikuti mereka dalam kebaikan itu, Allah ridho kepada mereka, dan merekapun ridho kepadaNya, serta Ia sediakan bagi mereka syurga syurga yang disana mengalir beberapa sungai, mereka kekal didalamnya, itulah kemenangan yang besar" ( QS, At taubah, 100 ).

"Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu ni'matKu, dan telah Kuridlai Islam itu sebagai agama bagimu" ( QS. Al Maidah, 3 ).

Dan masih banyak lagi ayat ayat yang menerangkan kesempurnaan Islam dan melarang melakukan bid'ah karena mengada-adakan sesuatu hal baru dalam agama, seperti peringatan peringatan ulang tahun, berarti menunjukkan bahwasanya Allah belum menyempurnakan agamaNya buat umat ini, berarti juga Rasulullah itu belum menyampaikan apa apa yang wajib dikerjakan umatnya, sehingga datang orang orang yang kemudian mengada adakan sesuatu hal baru yang tidak diperkenankan oleh Allah, dengan anggapan bahwa cara tersebut merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tidak diragukan lagi, bahwa cara tersebut terdapat bahaya yang besar, lantaran menentang Allah ta'ala, begitu pula ( lantaran ) menentang Rasulullah. Karena sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama ini bagi hamba-Nya, dan telah mencukupkan ni'mat-Nya untuk mereka.

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam telah menyampaikan risalahnya secara keseluruhan, tidaklah beliau meninggalkan suatu jalan menuju syurga, serta menjauhi diri dari neraka, kecuali telah diterangkan oleh beliau kepada seluruh ummatnya sejelas jelasnya.

Sebagaimana telah disabdakan dalam haditsnya, dari Ibnu Umar rodhiAllah 'anhu bahwa beliau bersabda:

"Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi, melainkan diwajibkan baginya agar menunjukkan kepada umatnya jalan kebaikan yang telah diajarkan kepada mereka, dan memperingatkan mereka dari kejahatan ( hal hal tidak baik ) yang telah ditunjukkan kepada mereka" ( HR. Muslim ).

Tidak dapat dipungkiri, bahwasanya Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam adalah Nabi terbaik diantara Nabi Nabi lain, beliau merupakan penutup bagi mereka ; seorang Nabi paling lengkap dalam menyampaikan da'wah dan nasehatnya diantara mereka itu semua.

Jika seandainya upacara peringatan maulid Nabi itu betul betul datang dari agama yang diridloi Allah, niscaya Rasulullah menerangkan kepada umatnya, atau beliau menjalankan semasa hidupnya, atau paling tidak, dikerjakan oleh para sahabat. Maka jika semua itu belum pernah terjadi, jelaslah bahwa hal itu bukan dari ajaran Islam sama sekali, dan merupakan seuatu hal yang diada adakan ( bid'ah ), dimana Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam sudah memperingatkan kepada umatnya agar supaya dijauhi, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam dua hadits diatas, dan masih banyak hadits hadits lain yang senada dengan hadits tersebut, seperti sabda beliau dalam salah satu khutbah Jum'at nya :

"Adapun sesudahnya, sesungguhnya sebaik baik perkataan ialah kitab Allah (Al Qur'an), dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam, dan sejelek jelek perbuatan ( dalam agama) ialah yang diada adakan (bid'ah), sedang tiap tiap bid'ah itu kesesatan" ( HR. Muslim ).

Masih banyak lagi ayat ayat Al Qur'an serta hadits hadits yang menjelaskan masalah ini, berdasarkan dalil dalil inilah para ulama bersepakat untuk mengingkari upacara peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam, dan memperingatkan agar waspada terhadapnya.

Tetapi orang orang yang datang kemudian menyalahinya, yaitu dengan membolehkan hal itu semua selama di dalam acara itu tidak terdapat kemungkaran seperti berlebih lebihan dalam memuji Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, bercampurnya laki laki dan perempuan (yang bukan mahram), pemakaian alat alat musik dan lain sebagainya dari hal hal yang menyalahi syariat, mereka beranggapan bahwa ini semua termasuk bid'ah hasanah padahal kaidah syariat mengatakan bahwa segala sesuatu yang diperselisihkan oleh manusia hendaknya dikembalikan kepada Al Qur'an dan sunnah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam.

Allah subhaanahu wa ta'ala berfirman :

"Hai orang orang yang beriman, taatilah Allah, dan taatilah Rasul (Nya), dan Ulil Amri ( pemimpin) diantara kamu, kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah ( Al Qur'an ) dan Rasul ( Al Hadits), jika kamu benar benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama ( bagimu ) dan lebih baik akibatnya" ( QS. An nisa', 59 ).

"Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah ) kepada Allah ( yang mempunyai sifat sifat demikian ), itulah Tuhanku, Kepada -Nya- lah aku bertawakkal dan kepada –Nya- lah aku kembali" ( QS. Asy syuro, 10 ).

Ternyata setelah masalah ini (hukum upacara maulid Nabi) kita kembalikan kepada kitab Allah ( Al Qur'an ), kita dapatkan suatu perintah yang menganjurkan kita agar mengikuti apa apa yang dibawa oleh Rasulullah, menjauhi apa apa yang dilarang oleh beliau, dan (Al Qur'an ) memberi penjelasan pula kepada kita bahwasanya Allah subhaanahu wa ta'ala telah menyempurnakan agama umat ini.

Dengan demikian upacara peringatan maulid Nabi ini tidak sesuai dengan apa yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, maka ia bukan dari ajaran agama yang telah disempurnakan oleh Allah subhaanahu wa ta'ala kepada kita, dan diperintahkan agar mengikuti sunnah Rasul, ternyata tidak terdapat keterangan bahwa beliau telah menjalankannya, (tidak) memerintahkannya, dan (tidak pula) dikerjakan oleh sahabat sahabatnya.

Berarti jelaslah bahwasanya hal ini bukan dari agama, tetapi ia adalah merupakan suatu perbuatan yang diada adakan, perbuatan yang menyerupai hari hari besar ahli kitab, Yahudi dan Nasrani. Hal ini jelas bagi mereka yang mau berfikir, berkemauan mendapatkan yang haq, dan mempunyai keobyektifan dalam membahas ; bahwa upacara peringatan maulid Nabi bukan dari ajaran agama Islam, melainkan merupakan bid'ah bid'ah yang diada adakan, dimana Allah memerintahkan RasulNya agar meninggalkanya dan memperingatkan agar waspada terhadapnya, tak layak bagi orang yang berakal tertipu karena perbuatan perbuatan tersebut banyak dikerjakan oleh orang banyak diseluruh jagat raya, sebab kebenaran (Al Haq) tidak bisa dilihat dari banyaknya pelaku (yang mengerjakannya), tetapi diketahui atas dasar dalil dalil syara'.
Sebagaimana Allah subhaanahu wa ta'ala berfirman tentang orang orang Yahudi dan Nasrani :

"Dan mereka ( Yahudi dan Nasrani ) berkata : sekali kali tak (seorangpun ) akan masuk sorga, kecuali orang orang yang beragama Yahudi dan Nasrani. Demikian itu (hanya) angan angan mereka yang kosong belaka ; katakanlah : tunjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang orang yang benar" ( QS. Al Baqarah, 111 ).

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang orang yang berada dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah ; mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak lain hanyalah menyangka-nyangka" ( QS. Al An'am, 116 ).

Lebih dari itu, upacara peringatan maulid Nabi ini – selain bid'ah –tidak lepas dari kemungkaran kemungkaran, seperti bercampurnya laki laki dan perempuan ( yang bukan mahram ), pemakaian lagu lagu dan bunyi bunyian, minum minuman yang memabukkan, dan kejahatan kejahatan lainya yang serupa.

Kadangkala terjadi juga hal yang lebih besar dari pada itu, yaitu perbuatan syirik besar, dengan sebab mengagung agungkan Rasulullah secara berlebih lebihan atau mengagung agungkan para wali, berupa permohonan do'a, pertolongan dan rizki. Mereka percaya bahwa Rasul dan para wali mengetahui hal hal yang ghoib, dan macam macam kekufuran lainnya yang sudah biasa dilakukan orang banyak dalam upacara malam peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam itu.

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Janganlah kalian berlebih lebihan dalam agama, karena berlebih lebihan dalam agama itu telah menghancurkan orang orang sebelum kalian".

"Janganlah kalian berlebih lebihan dalam memujiku sebagaimana orang orang Nasrani memuji anak Maryam, Aku tidak lain hanyalah seorang hamba, maka katakanlah : hamba Allah dan Rasul Allah" ( HR. Bukhori dalam kitab shohihnya, dari hadits Umar, Radliyallahu 'anhu ).

Yang lebih mengherankan lagi yaitu banyak diantara manusia itu ada yang betul betul giat dan bersemangat dalam rangka menghadiri upacara bid'ah ini, bahkan sampai membelanya, sedang mereka berani meninggalkan sholat Jum'at dan sholat jama'ah yang telah diwajibkan oleh Allah kepada mereka, dan sekali kali tidak mereka indahkan. Mereka tidak sadar kalau mereka itu telah mendatangkan kemungkaran yang besar, disebabkan karena lemahnya iman kurangnya berfikir, dan berkaratnya hati mereka, karena bermacam macam dosa dan perbuatan maksiat. Marilah kita sama sama meminta kepada Allah agar tetap memberikan limpahan karuniaNya kepada kita dan kaum muslimin.

Diantara pendukung maulid itu ada yang mengira, bahwa pada malam upacara peringatan tersebut Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam datang, oleh kerena itu mereka berdiri menghormati dan menyambutnya, ini merupakan kebatilan yang paling besar, dan kebodohan yang paling nyata. Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam tidak akan bangkit dari kuburnya sebelum hari kiamat, tidak berkomunikasi kepada seorangpun, dan tidak menghadiri pertemuan pertemuan umatnya, tetapi beliau tetap tinggal didalam kuburnya sampai datang hari kiamat, sedangkan ruhnya ditempatkan pada tempat yang paling tinggi ('Illiyyin ) di sisi TuhanNya, itulah tempat kemuliaan.

Firman Allah dalam Al Qur'an :

"Kemudian sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian pasti mati, kemudian sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan ( dari kuburmu ) di hari kiamat" ( QS. Al Mu'minun, 15-16 ).

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Aku adalah orang yang pertama kali dibangkitkan / dibangunkan diantara ahli kubur pada hari kiamat, dan aku adalah orang yang pertama kali memberi syafa'at dan diizinkan memberikan syafa'at".

Ayat dan hadits diatas, serta ayat ayat dan hadits hadits yang lain yang semakna menunjukkan bahwa Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam dan mayat mayat yang lainnya tidak akan bangkit kembali kecuali sesudah datangnya hari kebangkitan. Hal ini sudah menjadi kesepakatan para ulama, tidak ada pertentangan diantara mereka.

Maka wajib bagi setiap individu muslim memperhatikan masalah masalah seperti ini, dan waspada terhadap apa apa yang diada adakan oleh orang orang bodoh dan kelompoknya, dari perbuatan perbuatan bid'ah dan khurafat khurafat, yang tidak diturunkan oleh Allah subhaanahu wa ta'ala. Hanya Allah lah sebaik baik pelindung kita, kepada-Nyalah kita berserah diri dan tidak ada kekuatan serta kekuasaan apapun kecuali kepunyaan-Nya.

Sedangkan ucapan sholawat dan salam atas Rasulullah adalah merupakan pendekatan diri kepada Allah yang paling baik, dan merupakan perbuatan yang baik, sebagaimana firman Allah dalam Al Qur'an :

"Sesungguhnya Allah dan Malaikat malaikatNya bersholawat kepada Nabi, hai orang orang yang beriman, bersholawatlah kalian atas Nabi dan ucapkanlah salam dengan penghormatan kepadanya" ( QS. Al Ahzab, 56 ).

Dan Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Barang siapa yang mengucapkan sholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat ( memberi rahmat ) kepadanya sepuluh kali lipat."

Sholawat itu disyariatkan pada setiap waktu, dan hukumnya Muakkad jika diamalkan pada ahir setiap sholat, bahkan sebagian para ulama mewajibkannya pada tasyahud ahir di setiap sholat, dan sunnah muakkadah pada tempat lainnya, diantaranya setelah adzan, ketika disebut nama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, pada hari Jum'at dan malamnya, sebagaimana hal itu diterangkan oleh hadits hadits yang cukup banyak jumlahnya.

Allah lah tempat kita memohon, untuk memberi taufiq kepada kita sekalian dan kaum muslimin, dalam memahami agama Nya, dan memberi mereka ketetapan iman, semoga Allah memberi petunjuk kepada kita agar tetap kosisten dalam mengikuti sunnah, dan waspada terhadap bid'ah, karena Dialah MahaPemurah dan MahaMulia, semoga pula sholawat dan salam selalu dilimpahkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam.

Sumber: Darussalaf

Tambahan:

Apa yang salah dari perayaan maulid Nabi, bukankah acara tersebut merupakan ungkapan kegembiraan kita dengan Nabi kita sendiri?! Dengannya kita bisa melakukan napak tilas sejarah kehidupan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam?! Mempelajari sunnah-sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam?! Semua ini adalah niatan baik yang melatar belakangi perayaan tersebut, tapi seperti yang dikatakan oleh Ibnu Mas'ud radiyallahu 'anhu kepada orang-orang yang didapatinya di masjid Kufah, ketika itu mereka terbagi-bagi dalam kelompok-kelompok majlis dzikir, majlis memuji dan mengingat Allah Ta'ala, kata Ibnu Mas'ud radiyallahu 'anhu , "Berapa banyak orang yang menginginkan kebaikan tapi tidak mendapatkannya". Hal ini karena mereka melakukan suatu yang tidak pernah dikerjakan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam semasa hidupnya.

Ungkapan kegembiraan yang tepat, yakni napak tilas kehidupan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan mempelajari sunnah-sunnah beliau caranya dengan menerapkan ajarannya dalam kehidupan kita, dengan belajar ilmu agama diantaranya sirah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bukan dengan cara-cara yang baru yang hanya dikenal setelah berlalunya tiga generasi yang mulia, shahabat, tabi'in dan tabi'it tabi'in.

Adapun perayaan Maulid ini tidak dikenal di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, generasi pertama ummat ini dan tidak dikenal dalam mazhab yang empat, Hanafiah, Malikiyah, Syafi'iyah dan Hambaliyah. Lantas siapa orang yang menanggung dosa pertama dari bid'ah maulid ini? Orang yang pertama kali mengadakan perayaan ini adalah kelompok Fatimiyyun disebut juga Ubaidiyyun ajaran mereka adalah kebatinan. Adapun perkataan bahwa yang pertama kali mengadakan perayaan tersebut adalah seorang raja yang adil yang alim yaitu Raja Mudhofir, penguasa Ibril adalah pernyataan yang salah. Abu Syamah menjelaskan bahwa Raja Al Mudhofir (hanya) mengikuti jejak Asy-Syaikh Umar bin Muhammad Al Mulaa tokoh kebatinan dan dialah orang yang pertama kali mengadakan perayaan tersebut.

Kelompok yang membolehkan Maulid Nabi beralasan;
1- Perayaan Maulid merupakan ekspresi kebahagiaan dan kegembiraan dengan diutusnya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan hal ini termasuk perkara yang diharuskan karena Al-Qur'an memerintahkannya sebagaimana yang terdapat di dalam firman Allah Ta'ala :
"Katakanlah, dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah dengan itu mereka bergembira" (Qs. Yunus; 58).
Ayat ini memerintahkan kita untuk bergembira disebabkan rahmat-Nya, sedangkan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah rahmat Allah yang paling agung, Allah Ta'ala berfirman :
"Dan tidaklah kami utus kamu melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam" (Qs. Al Anbiya'; 107)

Sanggahannya :
Bergembira dengan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam, kelahirannya, syariat-syariatnya pada umumnya adalah wajib. Dan penerapannya di setiap situasi, waktu dan tempat, bukan pada malam-malam tertentu.
Kedua, pengambilan dalil surat Yunus ayat ke 58 untuk melegalkan acara Maulid nyata sangat dipaksakan. Karena para ahli tafsir seperti Ibnu Jarir, Ibnu Katsir, Al Baghawi, Al Qurthubi dan Ibnul Arabi serta yang lainnya tidak seorangpun dari mereka yang menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan kata rahmat pada ayat tersebut adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, namun yang dimaksud dengan rahmat adalah Al Qur'an. Seperti yang diterangkan dalam ayat sebelumnya.
"Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabb kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman". (Qs. Yunus; 57).

Ibnu Katsir menerangkan; "Firman Allah Ta'ala "rahmat dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman" maksudnya dengan Al-Qur'an, petunjuk dan rahmat bisa didapatkan dari Allah Ta'ala. Ini hanya dapat dicapai oleh orang-orang yang beriman dengan Al-Qur'an dan membenarkannya serta meyakini kandungannya. Hal ini senada dengan firman Allah Ta'ala;
"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman" (Qs. Al Israa'; 82).

2- Syubhat kedua, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sendiri mengagungkan hari kelahirannya, beliau mengekspresikan hal itu dengan berpuasa, seperti diriwayatkan dari Abu Qatadahradiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ditanya tentang puasa hari senin, beliau menjawab; "Pada hari itu aku dilahirkan, aku diutus atau diwahyukan kepadaku".

Sanggahannya :
Hadist Abu Qatadah radiyallahu 'anha di atas adalah hadits yang shahih, tapi menjadikannya sebagai dalil bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam merayakan sendiri kelahirannya, ini yang salah. Kesimpulannya dalilnya shahih, pendalilannya salah. Dikarenakan beberapa alasan;
1- Diriwayatkan dalam hadits yang lain, bahwa puasa beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam di hari Senin, karena amalan di hari itu diperlihatkan kepada Allah Ta'ala.
2- Kalau ucapan mereka benar, kenapa tidak ada seorang pun dari shahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang memahami sabda diatas dengan pemahaman demikian. Kemudian datang orang-orang belakangan yang memahami puasa beliau di hari Senin sebagai ekspresi pengagungan terhadap hari kelahirannya, lalu dari situ mereka mengadakan acara yang dinamakan Maulid!! Apakah mereka lebih mengetahui kebenaran dari para shahabat yang mulia?! Dan kebenaran itu luput dari mereka dan hanya diketahui oleh orang yang datang belakangan?! Sungguh ajaib logika orang-orang pintar akhir zaman, hasbunallahu wani'mal wakiil.

3- Syubhat ketiga, perkataan mereka : Perayaan Maulid memang bid'ah, tapi bid'ah hasanah (baik)."

Sanggahannya :
Cukup dengan sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "Setiap bid'ah adalah sesat". Dan seperti itu pulalah yang disampaikan Ibnu Umar radiyallahu 'anhuma kepada orang-orang yang memiliki anggapan salah ini, kata beliau; "Setiap bid'ah adalah sesat walaupun orang menganggapnya baik".

Al Imam Malik rahimahullah berkata; "Barangsiapa yang membuat bid'ah di dalam Islam yang dianggapnya baik, ia telah menuduh Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam khianat dalam menyampaikan risalah. Karena Allah Ta'ala berfirman;
"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu". (Qs. Al Maidah; 3), maka segala sesuatu yang bukan agama dihari itu, bukan pula agama di hari ini.

Apabila ajaran maulid adalah petunjuk dan kebenaran, kenapa Rasululah SAW dan para shahabatnya, tidak pernah menganjurkannya?! Apakah mereka tidak tahu?! Kemungkinan yang lain, mereka tahu tapi menyembunyikan kebenaran. Dua kemungkinan ini sama batilnya!! Alangkah dzalim apa yang mereka perbuat kepada nabinya dengan alasan cinta kepadanya?!

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Wednesday, February 24, 2010

Re: {MS-Spam-6} Re: {MS-Spam-6} Re: [Milis_Iqra] Re: Pokok-Pokok Keimanan Kepada Hari Akhir

Alhamdulillah.


Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan
Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (An
Nuur :24)

On 2/25/10, F a i z a L <Faizal@busanagroup.com> wrote:
> terima kasih atas jawabannya mas dang
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Dang
> To: milis_iqra@googlegroups.com
> Sent: Wednesday, February 24, 2010 5:48 PM
> Subject: {MS-Spam-6} Re: {MS-Spam-6} Re: [Milis_Iqra] Re: Pokok-Pokok
> Keimanan Kepada Hari Akhir
>
>
> Alhamdulillah.
>
>
> >>Yang disiksa di dalam kubur itu apakah jasad atau ruh?
>
> Bukan ruh dan bukan jasad yg tersiksa tapi jiwanya. Jasadnya sudah tdk
> ada lagi karena tertinggal dan hancur di bumi. Keadaan orang mati itu
> seperti keadaan orang tidur berdasarkan firman-Nya ini:
>
> "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa
> (orang) yang belum mati diwaktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa
> (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa
> yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang
> demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang
> berfikir." (Az Zumar: 42)
>
>
> Ruh itu hanyalah ciptaan Allah swt (katakanlah seperti alat) utk
> menghidupkan manusia, perhatikan firmanNya ini:
>
> "Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan kedalam (tubuh)nya ruh
> (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan
> dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." (As Sajdah 9)
>
> Dgn adanya ruh dlm tubuh manusia, maka jantungnya berdetak, lalu semua
> sel-sel dan organ-organ dlm tubuh tumbuh membesar sesuai dgn takdir
> Allah, yaitu dari janin sampai bayi terus anak-anak lalu dewasa dan
> tua. Kalau takdir matinya sudah datang maka ruh itu akan dicabut
> keluar dari tubuhnya, sehingga semua sel-sel dan organ-organ dalam
> tubuh berhenti bekerja dan jasadnya tdk berfungsi lagi. Itulah mati.
>
> Bersamaan dgn ditiupkan ruh kedalam tubuh manusia, maka jiwanya juga
> dimasukkan Allah swt sesuai dgn firmanNya ini:
>
> "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam
> dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka
> (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab:
> "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang
> demikian itu) agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya
> kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan
> Tuhan)", Atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang
> tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini
> adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah
> Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat
> dahulu?" (Al A'rof: 172-173)
>
> Jiwa itulah yg sebenarnya manusia. Sedangkan jasad tubuhnya hanyalah
> pakaian jiwa dengan segala perangkat yg ada pada tubuhnya. Selain itu,
> jiwa juga diberi Allah swt dgn penglihatan, pendengaran dan hati,
> seperti firmanNya ini:
>
> "Dan Dia-lah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran,
> penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur." (Al Mu'minuun
> 78)
>
> "Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah dan dua
> buah bibir." (Al Balad 8-9)
>
> "Dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis."
> (An Najm: 43)
>
> Jiwa dpt mendengar dgn telinganya, melihat atau menangis dgn matanya,
> berbicara atau tertawa dgn mulutnya, merasakan suka duka dgn hatinya,
> dimana semua itu terjadi karena adanya ruh dlm tubuhnya. Begitu juga
> dgn jiwa dpt berfikir dgn akalnya setelah melihat dan mendengar
> sesuatu yg menarik hatinya lalu memutuskan apa yg telah dipikirkannya
> itu yg diikuti dgn gerakan tangan atau kakinya (atau anggauta
> tubuhnya), semua itu juga terjadi karena adanya ruh dlm tubuhnya. Dgn
> demikian, ruh itu bukan saja menghidupkan sel-sel dan organ-organ dlm
> tubuh, tapi juga membuat jiwa dpt melihat, mendengar, berbicara,
> merasakan (atau berperasaan), berfikir, bergerak, tidur, makan, minum.
>
> Pada waktu orang tidur, maka jiwa tdk dpt memakai anggota tubuhnya
> karena mata dan telinganya tertutup. Tapi ruhnya tetap dalam tubuhnya
> karena terbukti semua sel-sel dan organ-organ tubuh tetap bekerja.
> Jiwa itulah yg dlm firmanNya di atas berada dalam kekuasaan Allah swt.
> Jiwa inilah yang merasakan seram indahnya mimpi dan bukan jasadnya
> atau ruhnya. Kadang-kadang, selama mimpi tubuh bergerak berjalan atau
> mengigau padahal mata dan telinga tertutup. Itulah bukti jiwa yg
> menggerakkan jasadnya. Karena jiwa yg merasakan seram indahnya mimpi,
> maka jiwa pula yg merasakan pada waktu nyawanya dicabut malaikat maut
> seperti firmannya ini:
>
> "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada
> Kami kamu dikembalikan." (Al 'Ankabuut 57)
>
> Jiwa itulah yg merasakan sakitnya pada waktu sakratul maut hingga
> nyawanya dicabut, seperti firmanNya ini:
>
> "Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang
> yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata):
> "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan
> merasa ngeri)." (Al Anfaal: 50)
>
> Pada waktu jiwa itu dicabut, maka ruhnya juga tercabut bersama-sama
> dgn jiwa. Buktinya adalah, setelah ruh dicabut keluar dari tubuh maka
> berhenti berfungsi semua sel-sel dan organ-organ tubuhnya. ruh
> tercabut bersama jiwa terbukti jiwa tetap masih dpt merasakan sakitnya
> ketika jiwanya dicabut. Karena itu, yg dikatakan nyawa dicabut
> maksudnya adalah jiwa dan ruh bersamaan dicabut. ruh tdk akan
> merasakan apa-apa karena ruh hanyalah alat seperti juga kulit manusia
> yg dijadikan Allah swt agar jiwa dapat merasakan sakit, perhatikan
> firmanNya ini:
>
> "Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan
> Kami masukkan mereka kedalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus,
> Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka
> merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
> (An Nisaa': 56)
>
> Karena jiwa dan ruh tetap bersatu di alam kubur, maka jiwa atau
> manusia itu tetap dpt merasakan siksa kubur atau nikmat kubur seperti
> jiwa itu merasakan seram indahnya mimpi pada waktu tidur di dunia.
>
>
>
> >> siapakah yg jadi hakim di alam kubur?
> >> Adilkah sebelum hari pembalasan tapi sudah disiksa dahulu sebelum
> dihisab? (ibaratnya malaikat main hakim sendiri)
>
>
> Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya,
> dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila
> datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan
> oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- malaikat Kami itu tidak
> melalaikan kewajibannya.
> Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa
> mereka yang sebenarnya. Ketahuilah bahwa segala hukum (pada hari itu)
> kepunyaanNya. Dan Dialah Pembuat Perhitungan yang paling cepat.
> (QS. Al An'am:61-62)
>
> Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di
> antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan
> di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di
> antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara
> mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak
> menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka
> sendiri. (Al 'Ankabuut 29)
>
> Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang
> kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata):
> "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan
> merasa ngeri).
> Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya
> Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya,
> (Al Anfaal 50:51)
>
> Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah.
> Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al 'Ankabuut 42)
>
>
>
> >> bagaimana dengan jasad yg dibakar atau tanpa dikubur. apakah mendapat
> siksaan juga?
>
>
>
> Ketahuilah, bahwa siksa kubur adalah siksa di alam Barzakh.
> Barangsiapa yang mati, dan berhak mendapatkan adzab, ia akan menerima
> bagiannya. Baik ia dikubur maupun tidak. Meski dimangsa binatang buas,
> atau terbakar hangus hingga menjadi abu dan bertaburan dibawa angin;
> atau disalib dan tenggelam di dasar laut.
>
> Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang
> mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di
> daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan
> Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam
> kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering,
> melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"
> Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa
> yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada
> siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan,
> kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan
> kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. (QS. Al An'am:59-60)
>
>
> Banyak hadits-hadits mutawatir dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam
> tentang pembuktian adzab dan nikmat kubur bagi mereka yang berhak
> mengecapnya. Demikian juga pertanyaan Munkar dan Nakir. Semua itu
> harus diyakini dan diimani keberadaannya. Dan kita tidak boleh
> mempertanyakan bagaimananya. Sebab akal memang tidak dapat memahami
> bentuk sesungguhnya. Karena memang tak pernah mereka alami di dunia
> ini.
>
> Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam
> keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk
> (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan
> memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah
> memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena
> itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman
> dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar. (Ali 'Imran: 179)
>
>
> Semoga Allah Melindungi kita dari adzab kubur dan memudahkan
> perjalanan setelahnya. Seringan apapun adzab kubur, tidak ada satupun
> dari kita yang sanggup menahan penderitaannya. Begitu banyak dosa
> telah kita kerjakan… maka jangan siakan waktu lagi untuk bertaubat.
> Janganlah lagi menunda berbuat kebaikan. Amal perbuatan kita, kita
> sendirilah yang akan mempertanggungjawabkannya dan mendapatkan
> balasannya. Jika bukan kita sendiri yang beramal shalih demi
> keselamatan dunia dan akhirat kita, maka siapa lagi ???
>
>
> Wallahu a'lam bish-shawab.
>
>
>
>
>
>
> On 2/24/10, F a i z a L <Faizal@busanagroup.com> wrote:
> > maaf saya masih belum mudeng
> >
> > - yg disiksa di dalam kubur itu apakah jasad atau roh?
> > - siapakah yg jadi hakim di alam kubur?
> > - Adilkah sebelum hari pembalasan tapi sudah disiksa dahulu sebelum
> dihisab?
> > (ibaratnya malaikat main hakim sendiri)
> > - bagaimana dengan jasad yg dibakar atau tanpa dikubur. apakah mendapat
> > siksaan juga?
> >
> > terima kasih
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: Dang
> > To: milis_iqra@googlegroups.com
> > Sent: Wednesday, February 24, 2010 11:16 AM
> > Subject: {MS-Spam-6} Re: [Milis_Iqra] Re: Pokok-Pokok Keimanan Kepada
> Hari
> > Akhir
> >
> >
> > Assalamu'alaikum,
> >
> > Alhamdulillah.
> >
> >
> > Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang
> kamu
> > kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya,
> dan
> > Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk. (Al
> > Qashash:56)
> >
> > Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat
> > petunjuk. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di
> sisi
> > Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.
> > (Maryam :19)
> >
> > Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi
> > Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang
> dikehendaki-Nya.
> > Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan allah), maka
> > pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan
> sesuatu
> > melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik
> yang
> > kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang
> kamu
> > sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan).
> > (Al Baqarah : 272)
> >
> >
> >
> > Mengenai Azab Kubur :
> >
> >
> > Sebenarnya adanya azab kubur itu sesuatu yang sudah qath'i dan pasti
> > sifatnya.
> > Dalam banyak ayat Al-Quran Al-Kariem dan juga tentunya hadits
> Rasulullah
> > SAW.
> >
> > Tidak perlu dipermasalahkan lagi !
> >
> >
> >
> > Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang
> > kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah
> > olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).
> > Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya
> > Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya,
> >
> > (Al Anfaal :50-51)
> >
> > Jelaslah sudah dari dua ayat diatas bahwa, kita tidak bisa melihat apa
> > yang terjadi pada kurun waktu itu. Bahkan Nabi Muhammad SAW pun tidak
> bisa
> > menyaksikan bagaimana para malaikat menyiksa orang-orang kafir di
> > pertempuran Badar. Peristiwa yang tidak tampak oleh mata ini di jelaskan
> > kepada kita sebagai wujud kasih-sayang Allah SWT, untuk petunjuk bagi
> kita.
> > Lebih lanjut para ulama menjelaskan, bagian ayat "rasakanlah olehmu
> siksa
> > yang membakar", bahwa para malaikat mencambuk para kafirin dengan batang
> > baja yang membara ke wajah dan punggung mereka.
> >
> > (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan
> pengikut-pengikutnya
> > serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah,
> maka
> > Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha
> Kuat
> > lagi amat keras siksaan-Nya.
> > (Al Anfaal :52)
> >
> >
> > Keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya :
> >
> >
> > Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu
> > dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi
> > mereka selain dari Allah.
> > (nuh : 25)
> >
> > Disini lebih jelas disebutkan bahwa pengikut Fir'aun dilemparkan
> kedalam
> > api neraka setelah mereka ditenggelamkan didalam air (laut), menunjukkan
> > bahwa ada hukuman yang langsung dijatuhkan ketika kematian itu datang.
> > Menarik untuk digaris-bawahi bahwa hukuman api neraka disebutkan
> > bersama-sama dengan penenggelaman kedalam air.
> >
> > Imam Razi mengatakan bahwa hal ini merupakan bukti kuat adanya hukuman
> di
> > alam Barzah maupun didalam kubur. Beliau menegaskan, penggunaan kata
> "fa"
> > dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa hukuman api neraka itu telah
> > ditimpakan segera setelah penenggelaman mereka. Jadi, disini tidak
> merujuk
> > pada hukuman pada Hari Pembalasan.
> >
> > Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan
> > terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya",
> padahal
> > tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: "Saya
> > akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah." Alangkah dahsyatnya
> > sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam
> tekanan
> > sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil
> > berkata): "Keluarkanlah nyawamu" Di hari ini kamu dibalas dengan siksa
> yang
> > sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah
> (perkataan)
> > yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap
> > ayat-ayatNya. (Al An'aam :93)
> >
> > Siksa kubur adalah perkara yang pasti ada. Perkara ini termasuk
> masalah
> > aqidah yang telah lama diyakini oleh Nabi -Shallallahu 'alaihi wa
> sallam-
> > dan pengikutnya.
> > A'isyah -radhiyallahu 'anha- menuturkan,
> >
> > "Seorang wanita Yahudi pernah masuk menemui A'isyah. Wanita itu
> > menyebutkan siksa kubur seraya berkata kepada A'isyah, "Semoga Allah
> > menjagamu dari siksa kubur. Kemudian A'isyah bertanya (kepada Nabi
> > -Shallallahu 'alaihi wa sallam- ) tentang siksa kubur, maka Nabi
> > -Shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Ya, siksa kubur benar ada".
> > A'isyah berkata, "Aku tak pernah melihat Rasulullah -Shallallahu 'alaihi
> wa
> > sallam- sholat setelah itu, kecuali beliau meminta perlindungan dari
> siksa
> > kubur". [HR. Al-Bukhariy dalam Shahih-nya (1372)]
> >
> > Wallahu a'lam bish-shawab.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > --
> >
> >
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> > Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> > dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
> >
> > Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> > berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
> >
> > Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> > Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> > Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> > Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> >
> >
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> > --
> > This message has been scanned for viruses and
> > dangerous content by MailScanner, and is
> > believed to be clean.
> > --
> > This message has been scanned for viruses and
> > dangerous content by MailScanner, and is
> > believed to be clean.
> >
> > --
> >
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> > Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> > dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
> >
> > Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> > berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
> >
> > Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> > Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> > Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> > Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> >
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
>
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
>
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
>
> --
> This message has been scanned for viruses and
> dangerous content by MailScanner, and is
> believed to be clean.
>
> --
> This message has been scanned for viruses and
> dangerous content by MailScanner, and is
> believed to be clean.
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Eropa Segera Bangun Sebuah Pusat Industri Produk Halal

Eropa Segera Bangun Sebuah Pusat Industri Produk Halal
Kamis, 25 Februari 10
 
LONDON -- Sebuah perusahaan investasi di Inggris akan membangun sebuah pusat industri produk halal, yang akan menjadi pusat industri produk halal pertama di kawasan Eropa. Keberadaan pusat industri ini diharapkan bisa memenuhi kekurangan kebutuhan pasar Eropa akan produk-produk halal sebesar 6,27 miliar dolar AS setiap tahunnya.

''Jika Anda perhatikan, sektor produk halal di Inggris nilainya mencapai 2 hingga 4 miliar poundsterling dan mayoritas produk halal itu adalah produk impor,'' ujar Mahesh Jayanarayan, pimpinan Halal Industries, kepada Reuters, baru-baru ini.

Menurut Jayanarayan, pusat industri yang akan diberi nama Super Halal Industrial Park (SHIP) ini akan dibangun di wilayah South Wales. Wilayah itu dipilih sebagai lokasi SHIP karena harga tanahnya terjangkau.

Selain juga karena South Wales dikenal sebagai produsen daging di Inggris. Kompleks industri itu, sambung dia, nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti gudang-gudang penyimpanan, fasilitas pengemasan produk, pemilihan dan pengolahan daging, serta fasilitas riset dan pengembangan.

Pembangunannya sendiri, ungkap Jayanarayan, tidak lepas dari bisnis produk halal yang makin berkembang dan menguntungkan. Mengingat di kawasan Eropa saat ini belum berdiri pusat industri halal semacam ini, sementara wilayah benua ini menjadi tempat tinggal bagi jutaan Muslim.

Lebih jauh ia menuturkan, pembangunan proyek ini akan memakan waktu tiga hingga lima tahun dengan menelan biaya sekitar 150 juta poundsterling. Untuk memenuhi seluruh kebutuhan biaya itu, terang dia, pihaknya akan mencari pinjaman dari pemerintah, pasar modal, dan menggandeng partner bisnis.

Salah satu lembaga yang akan diajak kerja sama adalah Penang International Halal Hub (PIHH), sebuah lembaga yang dibentuk negara Malaysia untuk mempromosikan produk-produk halal. ''Ini akan menjadi penyertaan modal swasta, namun masyarakat tetap bisa ikut dilibatkan di dalamnya.''

Permintaan meningkat
Keberadaan SHIP, kata Jayanarayan, akan menjadikan Inggris sebagai pusat produk halal di kawasan Eropa. ''Secara langsung atau tidak langsung, ada 2,5 miliar penduduk dunia yang mengonsumsi produk halal,'' tukasnya.

Sementara itu, pasar produk halal di Eropa nilainya mencapai 66 miliar dollar AS, yang meliputi produk makanan segar, produk dalam kemasan, dan produk daging. Sedangkan, total nilai transaksi produk halal di seluruh dunia mencapai 634 miliar dolar AS.

Menurutnya, jika proyek SHIP ini berjalan sukses, tidak menutup kemungkinan proyek serupa juga akan diluncurkan di negara-negara Eropa lainnya yang memiliki populasi Muslim dalam jumlah besar, seperti Prancis dan Jerman. ''Kami juga merencanakan untuk membangun pusat industri serupa di Bosnia, tempat di mana mayoritas Muslim tinggal,'' ujarnya.

Selain membangun SHIP, Halal Industries juga akan mendirikan bursa saham Islami untuk mendorong pertumbuhan perusahaan-perusahaan Islam. Ada dua kota yang menjadi pilihan tempat didirikannya bursa saham syariah ini, yakni antara London atau Luxemburg.

Beberapa tahun belakangan ini, perkembangan industri keuangan syariah berkembang pesat di Inggris, khususnya di Kota London. Di Inggris saat ini terdapat empat bank Islam dan 21 bank konvensional yang menawarkan produk bank berbasis syariah, sehingga menjadikan Inggris sebagai pusat industri keuangan syariah di seluruh Uni Eropa.(iol/an)

 
 
 
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/

"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra]

Assalamualaikum WW.
Rekan2 milis, saya heran, kawin siri/poligami dipermasalahkan dengan  alasan anaknya terlantarlah, padahal yang nikah resmi juga menelantarkan anak juga banyak, kumpul kebo oleh bule2 di hotel2 juga banyak, perzinahan, pelacuran juga kasat mata, ada apa ya sebenarnya yang terjadi?
Sampai2 Sarumpaet di TV menyatakan nggak peduli undang2 dari Allah Swt. atau undang2 apapun dia tidak peduli.
Wassalam,

2010/2/25 Andy Wahyudi <packetsnuke@gmail.com>
Ini baru hal siri atau poligami.
Harusnya hal perzinaan lebih dipersulit lagi...

2010/2/24 Bondan <bondan.jahdi@gmail.com>:
> susah bener, ya? mungkin masalah Siri dan Poligami ini, sebaiknya,
>
> - RUU itu cukup diberi nama RUU Perkawinan, yang salah satunya mengatur
> perkawinan Siri dan Poligami
>
> - di dalam RUU itu pernikahan Siri dan Poligami tidak perlu diberi sanksi
> pidana, cukup sanksi kewajiban mengadministrasikan/mencatatkan bagi negara,
> pelaku dan pihak2 yang hadir.
>
> - mengatur akan adanya kewajiban negara, dalam hal ini kantor pencatatan,
> agar reaktif untuk mengadministrasikan bila di ketahui ada pernikahan siri.
> Bila RUU itu memang ditujukan agar dapat menguntungkan pihak perempuan dan
> anak yang di nikah secara Siri,
>
> mungkin yang meributkan dan bersuara keras RUU Nikah Siri dan Poligami itu
> adalah orang yang takut akan tertib administrasi.
>
> Bila org yg telah melakukan perkawinan Siri dapat di daftarkan, maka pihak
> perempuan / anak keturunannya yang sebelumnya dirugikan, statusnya menjadi
> jelas, yang akhirnya perkawinan incest ( sedarah) dapat terhindari.
>
> - Bila orang yang berpoligami, melalaikan kewajibannya (berdasarkankan
> putusan pengadilan) atas istri2nya, anak2nya atau salah satunya, barulah
> diberi sanksi.
>
> --
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
> Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
> dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
>
> Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
> berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
>
> Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
> Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
> Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
> Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
 Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
 Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
    Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Re: [Milis_Iqra] Pokok-Pokok Keimanan Kepada Hari Akhir

Assalamualikum..

Saya seagai anggota milis ini menyarankan moderator2 atau siapapun yang bersitegang mohon cooling down dan tabayyun, bertemu langsung menyelesaikan masalah bila ada, tapi saya menyarankan semua untuk tetap aktif di milis. Sebagai sumbang saran dari member. Cobalah kembali ke Qur'an semua untuk mengatasi "pertengkaran" ini, memalukan di milis agama Islam ada perkara seperti ini.

Wassalam,
Hadi M,.

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Salam, Talam, dan Kalam dalam Konservasi Alam

Bekerja dengan masyarakat dalam hal konservasi ini banyak sekali melibatkan hati dan perasaan. Oleh karena itu dalam melaksanakannya perlu sekali untuk hati-hati dan berperasaan. Seringkali kita harus mengesampingkan aturan-aturan untuk tarik ulur kepentingan, dan patkannya ya itu tadi : hati dan perasaan.


Nah, kalau sudah begini terkadang kuat sekali (menurutku) relasi dan kemiripan kerja konservasi ini dengan dakwah ataupun tugas misionari. Sebab, dua bidang ini yang memang mutlak memiliki lahan kerja di hati.


Oleh karena itu, ada satu 'jurus' dalam dakwah yang pernah kugeluti di masa perkuliahan dulu yang kurasa cocok juga diterapkan dalam kampanye bangga ini. Kami menyebutnya 'tiga Am', kalau dipanjangkan ya seperti judul tulisan ini : Salam-Talam-Kalam.


Salam, walaupun arti per katanya berbeda, dimaknai sebagai ucapan perkenalan atau bahasa pembuka percakapan. Saat mendatangi sebuah desa, rumah, site, komunitas, atau perkumpulan orang-orang tentulah salam yang baik akan membawa suasana yang baik selanjutnya.


Dengan salam ini kita memperkenalkan diri dan memperkenalkan program kita kepada khalayak. Isinya beragam mulai dari siapa, dimana apa, mengapa, bilamana, dan bagaimana diri maupun kita akan bekerja. Salam yang baik akan menghindarkan prasangka dan gunjingan yang tidak-tidak, yang kalau terjadi akan menghancurkan pekerjaan bahkan sebelum kerja ini dimulai.


Hal yang kedua adalah Talam. Talam arti langsungnya adalah nampan ataupun pinggan. Itu tempat makanan, makanya pemaknaan talam ini adalah membawakan makanan ataupun buah tangan bagi khalayak yang didatangi. Kalau di kampus dulu memang benar-benar makanan seperti keripik atau bakwan yang kami bawakan untuk silaturahim ke kamar-kamar kos untuk mengajak teman-teman bersembahyang di musholla, misalnya.


Kalau dalam kerja konservasi ini mungkin bisa diperluas lagi makna talam ini. Menyediakan hidangan dan akomodasi dalam undangan workshop, misalnya, sudah bisa menjadi pengikat hati khalayak yang diundang. Menyediakan suvenir saat enumerasi atau dalam festival-festival juga mungkin bisa kita masukkan ke ranah ini.


Untuk hal yang lebih luas, tangga manfaat yang kita pasarkan kepada khalayak untuk membuat perubahan juga rasanya bisa dijadikan 'buah tangan' yang bagus buat masyarakat. Banyak lagi mungkin bentuk-bentuk 'bingkisan' yang bisa kita bawakan kepada para pemangku kepentingan yang belum terpikirkan. Kreativitas yang memang dituntut dalam kampanye bangga insyaallah akan melahirkan banyak ide-ide yang unik dan menawan.


Nah, hal terakhir adalah Kalam. Inilah sebenarnya inti kegiatan. Kalam adalah perkataan atau pesan-pesan. Dalam kampanye bangga tentu hal inilah yang harus kita balut dengan berbagai media pemasaran.  


Mengapa disebut belakangan ? Ya, itu tadi. Kembali ke masalah hati tadi. Bekerja dengan masyarakat ini harus hati-hati dan penuh perasaan. Perubahanpun adanya dalam hati dan sangat kuat pengaruhnya dengan perasaan.


Salam kiranya dapat melunakkan hati khalayak dan menjauhkan prasangkan yang bukan-bukan. Talam mudah-mudahan akan mengikat hati khalayak sehingga bisa melahirkan dukungan. Lalu, Kalam adalah 'pukulan' terakhir yang diharapkan akan merangsang perubahan. Baik pada pengetahuan, sikap, ataupun percakapan. Syukur-syukur kalau juga efektif untuk merubah kelakuan. Cocok bukan ?


Yah, inilah akibat bekerja waktu Ramadhan. Semua jadi terkait dengan aktifitas rohani dan keimanan. Mohon maaf bila tidak berkenan, kawan. Salam dan Selamat Lebaran !!!_bn


http://www.rareplanet.org/en/blog-post/salam-talam-dan-kalam-dalam-konservasi-alam

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Benarkah Sholahuddin Al-Ayyubi Merayakan Maulid Nabi (Bedah Buku di Indramayu 28-Februari)

~~  From Milis Sebelah  ~~

From: taufik taufike@pertamina.com
 

Assalamu'alaikum,

InsyaAllah akan diadakan Bedah Buku di Indramayu

Tema : Benarkah Sholahuddin Al-Ayyubi Merayakan Maulid Nabi
Tempat : Masjid An-Nuur Karang Malang - Indramayu
(Depan Warung Sate Barokah)
Waktu : Ahad, 28 Februari 2010
Jam : 09.00 - Dhuhur
Pemateri : Ust. Ibnu Saini Lc (dari Bekasi)

Informasi hub :
- Fuad Ahmad 0811 2023 53
- Taufik 0811 241 0 412

Wassalamu'alaikum,

__._,_.___Whe~en
http://wheen.blogsome.com/

"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

[Milis_Iqra] Jangan Hanya Taklid Buta!

~~  From Milis sebelah  ~~
Any Comment??

 

Jangan Hanya Taklid Buta!

Posted: 24 Feb 2010 12:00 AM PST

Agama Islam memerintahkan para pemeluknya untuk mengikuti dalil dan tidak memperkenankan seorang untuk bertaklid (baca: mengekor/membeo) kecuali dalam keadaan darurat (mendesak), yaitu tatkala seorang tidak mampu mengetahui dan mengenal dalil dengan pasti. Hal ini berlaku dalam seluruh permasalahan agama, baik yang terkait dengan akidah maupun hukum (fikih).

Oleh karena itu, seorang yang mampu berijtihad dalam permasalahan fikih, misalnya, tidak diperkenankan untuk bertaklid. Demikian pula seorang yang mampu untuk meneliti berbagai nash-nash syari'at yang terkait dengan permasalahan akidah, tidak diperbolehkan untuk bertaklid.

Mengapa Taklid Tidak Diperkenankan?

Agama ini tidak memperkenankan seorang untuk bertaklid pada suatu pendapat tanpa memperhatikan dalilnya. Hal ini dikarenakan beberapa alasan sebagai berikut:

Pertama: Allah ta'alla memerintahkan para hamba-Nya untuk memikirkan (bertafakkur) dan merenungi (bertadabbur) ayat-ayat-Nya. Allah ta'alla berfirman,

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ (190) الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (191)

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran: 190-191).

Kedua: Allah ta'alla mencela taklid dan kaum musyrikin jahiliyah yang mengekor perbuatan nenek moyang mereka tanpa didasari ilmu. Allah ta'alla berfirman,

بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آَبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آَثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ

"Mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka." (QS. Az Zukhruf: 22).

Allah ta'alla juga berfirman,

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

"Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Rabb selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan." (QS. At-Taubah: 31).

Ayat ini turun terkait dengan orang-orang Yahudi yang mempertuhankan para ulama dan rahib mereka dalam hal ketaatan dan ketundukan. Hal ini dikarenakan mereka mematuhi ajaran-ajaran ulama dan rahib tersebut dengan membabi buta, walaupun para ulama dan rahib tersebut memerintahkan kemaksiatan dengan mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram [lihat hadits riwayat. At-Tirmidzi no. 3096 dari sahabat 'Ady bin Hatim].

Ketiga: Taklid hanya menghasilkan zhan (prasangka) semata dan Allah telah melarang untuk mengikuti prasangka. Allah ta'alla berfirman,

إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

"Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (QS. Al-An'am: 116).

Namun, yang patut diperhatikan adalah zhan yang tercela dalam agama ini adalah praduga yang tidak dilandasi ilmu. Adapun zhan yang berlandaskan pengetahuan, maka ini tergolong sebagai ilmu yang membuahkan keyakinan sebagaimana firman Allah,

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

"(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." (QS. Al-Baqarah: 46).

Inilah beberapa ayat al-Quran yang menerangkan bahwa taklid buta tidak semestinya dilakukan oleh seorang muslim dan kewajiban yang mesti dilakukan oleh seorang muslim adalah mengikuti dalil.

Perkataan Para Imam tentang Taklid

Para imam juga menegaskan kepada para pengikutnya untuk mengikuti dalil, dan tidak bertaklid.  Berikut perkataan mereka:

Pertama: Imam Abu Hanifah rahimahullah

Beliau mengatakan,

لا يحل لأحد أن يأخذ بقولنا ما لم يعلم من أين أخذناه

"Tidak boleh bagi seorangpun berpendapat dengan pendapat kami hingga dia mengetahui dalil bagi pendapat tersebut."

Diriwayatkan juga bahwa beliau mengatakan,

حرام على من لم يعرف دليلي أن يفتي بكلامي

"Haram bagi seorang berfatwa dengan pendapatku sedang dia tidak mengetahui dalilnya."

Kedua: Imam Malik bin Anas rahimahullah

Beliau mengatakan,

إنما أنا بشر أخطئ وأصيب فانظروا في رأيي فكل ما وافق الكتاب والسنة فخذوه وكل ما لم يوافق الكتاب والسنة فاتركوه

"Aku hanyalah seorang manusia, terkadang benar dan salah. Maka, telitilah pendapatku. Setiap pendapat yang sesuai dengan al-Quran dan sunnah nabi, maka ambillah. Dan jika tidak sesuai dengan keduanya, maka tinggalkanlah." (Jami' Bayan al-'Ilmi wa Fadhlih 2/32).

Beliau juga mengatakan,

ليس أحد بعد النبي صلى الله عليه وسلم إلا ويؤخذ من قوله ويترك إلا النبي صلى الله عليه وسلم

"Setiap orang sesudah nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dapat diambil dan ditinggalkan perkataannya, kecuali perkataan nabi shallallahu 'alaihi wa sallam." (Jami' Bayan al-'Ilmi wa Fadhlih 2/91).

Ketiga: Imam Asy-Syafi'i rahimahullah

Beliau mengatakan,

إذا وجدتم في كتابي خلاف سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فقولوا بسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم ودعوا ما قلت

"Apabila kalian menemukan pendapat di dalam kitabku yang berseberangan dengan sunnah rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka ambillah sunnah tersebut dan tinggalkan pendapatku." (Al-Majmu' 1/63).

Keempat: Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah

Beliau mengatakan,

لا تقلدني ولا تقلد مالكا ولا الثوري ولا الأوزاعي وخذ من حيث أخذوا

"Janganlah kalian taklid kepadaku, jangan pula bertaklid kepada Malik, ats-Tsauri, al-Auza'i, tapi ikutilah dalil." (I'lam al-Muwaqqi'in 2/201;Asy-Syamilah,).

Beberapa Pertanyaan Seputar Taklid

Mungkin ada yang bertanya, "Sesungguhnya Allah hanya mencela taklid kepada orang-orang kafir dan nenek moyang mereka yang tidak mengetahui sesuatu apapun dan tidak pula berada di atas petunjuk. Allah tidak mencela taqlid orang yang taklid kepada ulama yang memperoleh petunjuk. Bahkan, Allah memerintahkan untuk bertanya kepada ahlu adz-dzikr, yaitu ulama. Ini taklid dan disinyalir Allah dalam firman-Nya,

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS. An-Nahl: 43).

Jawaban pertanyaan ini dikemukakan oleh imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah. Beliau mengatakan,

"Sesungguhnya Allah ta'alla mencela orang-orang yang berpaling dari apa yang diturunkan oleh Allah kemudian bertaklid kepada perbuatan nenek moyang. Taklid semacam inilah yang dicela dan diharamkan menurut kesepakatan para ulama salaf dan imam yang empat (Abu Hanifah, Malik, Ays-Syafi'i, dan Ahmad bin Hambal). Adapun taklid yang dilakukan oleh orang yang sudah mengerahkan segenap upaya untuk mengikuti apa yang diturunkan oleh Allah (dalil), namun sebagian permasalahan luput dari pengetahuannya, kemudian dia pun bertaklid kepada seseorang yang lebih alim dari dirinya, maka taklid semacam ini terpuji, tidak dicela, diberi pahala dan tidak berdosa." (I'lam al-Muwaqqi'in 2/188;Asy-Syamilah,).

Beliau juga pernah menjawab suatu pertanyaan yang redaksinya sebagai berikut, "Sesungguhnya yang dicela adalah orang yang bertaklid kepada seorang yang menyesatkan dari jalan yang lurus, sedangkan  bertaklid kepada seorang yang menunjukkan jalan yang lurus, dimana letak celaan Allah kepada orang tersebut?"

Maka beliau pun menjawab,

"Jawabannya terdapat pada pertanyaan itu sendiri. Seorang hamba tidak akan memperoleh petunjuk sampai dia mengikuti apa yang diturunkan oleh Allah kepada rasul-Nya (dalil). Orang yang bertaklid (muqallid) ini, apabila dia mengetahui dalil (dari pendapat orang yang diikutinya), maka dia telah memperoleh petunjuk dan (hakekatnya) dia bukanlah seorang muqallid. Jika dia tidak mengetahui dalil (pendapat orang yang diikutinya), maka dia adalah seorang yang jahil (bodoh) dan tersesat dengan tindakannya yang menerapkan taklid bagi dirinya. Bagaimana bisa dia mengetahui bahwa dirinya berada di atas petunjuk dalam tindakan taklidnya tersebut? Inilah jawaban untuk seluruh persoalan yang terdapat dalam bab ini (yaitu bab taklid). Mereka itu hanya (diperintahkan) untuk bertaklid kepada orang yang berada di atas petunjuk, sehingga taklid mereka pun berada di atas petunjuk." (I'lam al-Muwaqqi'in 2/189;Asy-Syamilah,).

Mengikuti Ustadz pun Harus Berdalil!

Dari pemaparan di atas, seorang yang mengikuti pendapat seorang imam, seyogyanya dia mengetahui dalil yang dijadikan sandaran oleh imam tersebut. Sehingga, meski tindakannya tersebut termasuk ke dalam taklid, namun taklid yang dilakukannya adalah taklid yang terpuji. Taklid jenis ini, seperti yang dikatakan oleh para ulama, tetap tergolong sebagai ittiba' (mengikuti dalil).

Oleh karenanya, setiap muslim meskipun dia mengikuti pendapat seorang imam, kyai, ustadz, ataupun da'i, betapa pun tingginya kedudukan orang tersebut, dia tetap berkewajiban untuk mengetahui dalil dari al-Quran dan sunnah yang menjadi landasan orang yang diikutinya tersebut. Inilah kewajiban yang mesti dilaksanakannya. Terakhir, kami kutip perkataan Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah yang penulis harap bisa menjelaskan kewajiban kita dalam permasalahan ini. Beliau berkata,

"Oleh karena itu, para ulama berkonsensus, apabila seorang mengetahui kebenaran, dia tidak boleh bertaklid kepada pendapat seorang yang berseberangan (dengan kebenaran yang telah diketahuinya). Para ulama hanya berbeda pendapat mengenai legitimasi taklid yang dilakukan oleh seorang yang mampu untuk berisitidlal (mencari dan membahas dalil).

Apabila orang tersebut tidak mampu untuk menampakkan kebenaran yang telah diketahuinya, maka kondisinya layaknya seorang yang mengetahui agama Islam itu adalah agama yang benar, namun dia hidup di lingkungan kaum Nasrani. Apabila orang ini melaksanakan kebenaran sebatas kemampuannya, maka dia tidak disiksa atas kebenaran yang belum sanggup untuk dikerjakannya. Kondisinya seperti Najasyi dan semisalnya.

Adapun jika dia mengikuti seorang mujtahid dan dia tidak mampu mengetahui kebenaran secara terperinci serta dirinya setelah dirinya berusaha dengan sungguh-sungguh, maka dirinya tidaklah disiksa (berdosa), meski ternyata pendapat mujtahid tadi keliru.

Namun, apabila seorang mengikuti (pendapat) suatu individu (ustadz, kyai, dan semisalnya) tanpa mempertimbangkan (pendapat) orang lain (yang semisal dengan individu tadi), semata-mata karena hawa nafsu dan dia membelanya dengan lisan serta tangannya tanpa mempertimbangkan bahwa individu tersebut berada dalam kebenaran atau tidak, maka orang ini tergolong ke dalam kalangan jahiliyah. Meskipun (pendapat) individu yang diikutinya tersebut benar, amalan yang dikerjakannya tetap tidak terhitung sebagai amalan yang shalih. Apabila ternyata yang diikutinya keliru, maka orang (yang bertaklid) tadi berdosa." (Majmu' al-Fatawa 7/71;Asy-Syamilah).

Wallahu al-muwaffiq.

Jum'at sore, menjelang Pemantapan Tahfizh siswa-siswi SDIT Al-Hanif

Cilegon, 28 Shofar 1431 H bertepatan dengan tanggal 12 Februari 2010.

Penulis: Muhammad Nur Ichwan Muslim

Artikel www.muslim.or.id




Whe~en
http://wheen.blogsome.com/

"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"

--
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
 
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
 
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-