Saturday, September 19, 2009

[Milis_Iqra] Di Indonesia, Buruh Diupah Main Game Online

Di Indonesia, Buruh Diupah Main Game Online

Kamis, 17 September 2009 - 10:13 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Thomas Joko - Okezone
gamers online (foto: telecom-it)

JAKARTA - Ada-ada saja bisnis zaman sekarang. Sebuah perusahaan mengupah karyawannya hanya untuk bermain game online.

Perusahaan itu adalah PT AMI Jaya Mandiri, sebuah perusahaan di Semarang yang merekrut karyawan hanya untuk bermain dan mengumpulkan poin game online. Nantinya, poin-poin tersebut akan dijual kepada para gamers di seluruh dunia dengan harga yang cukup menggiurkan.

"Kami setiap hari bekerja selama 8 jam tanpa istirahat untuk bermain game online apa saja. Dari hasil permainan itu kami akan mendapatkan poin. Poin-poin itulah yang akan menjadi pemasukan bagi keuangan kantor," ujar Tri Murwati (21), saat dihubungi okezone beberapa waktu lalu.

Menurut Tri, harga per 1.000 gold poin bernilai 12.000 euro. Poin tersebut sangat laris manis di komunitas game online dunia. Tidak heran jika para pembeli poin 'gamers' PT AMI berasal dari negara-neraga seperti Perancis, Spanyol, Kanada, Amerika dan negara lainnya.

"Salah satu yang diminati adalah poin-poin dari game Arator. Mereka membutuhkan poin tersebut untuk membeli atribut. Cara paling mudah untuk mendapatkannya adalah dengan membelinya," papar Tri yang mengaku mendapatkan upah sekira Rp800.000 setiap bulannya, hanya dengan bermain game.

Sayangnya, lanjut Tri, saking mereka membutuhkan poin tersebut, para gamer tersebut tidak mengetahui jika mereka membeli poin tersebut dari PT AMI. Yang mereka tahu, poin-poin tersebut dibeli dari sesama gamers online.

Demi mendapatkan poin-poin dalam waktu cepat, para buruh tidak hanya dilepas begitu saja. Mereka harus menjalani pelatihan selama tiga bulan terlebih dahulu di masa-masa awal kerja mereka. Dalam waktu tiga bulan tersebut mereka dilatih untuk bisa menjadi gamers profesional, lengkap dengan strategi jitu dalam mendapatkan poin. Setelah lihai, mereka pun bekerja dengan status kontrak dan terbagi dalam 4 shift waktu kerja.

"Shift 1 antara pukul 06.00 - 14.00, shift 2 pukul 14.00 - 22.00, shift 3 dimulai pukul 22.00 - 06.00, sedangkan shift 4 menggantikan karyawan yang libur. Kami bekerja 5 hari dalam seminggu," kata Tri Murwati yang bekerja di PT AMI berdasarkan info lowongan kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Untuk memperlancar kinerja, PT AMI menyediakan sekira 200 unit komputer yang digunakan para karyawan untuk bermain game. (srn)



--
Follow me on twitter : http://twitter.com/nugraha212

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

[Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.

Dari Addin:
Saya belum pernah membaca injil, kecuali yang disampaikan oleh teman2 milis, oleh karena itu saya ingin bertanya beberapa hal

1.       Adakah di Injil dijelaskan kisah2 nabi terdahulu..?

Tidak. Injil yang menjelaskan dan menggenapkan tulisan nabi2 terdahulu, karena Injil datang belakangan.

Koreksi:
Maaf, setelah saya baca ulang, komentar saya diatas keliru. Ini yang benarnya:

Ada dan banyak. Tentang Abraham atau Ibrahim, Musa, Daud, dan banyak lagi yang lain. Lihat Ibrani fs 11. Namun bukan hanya diceritakan ulang, namun diberikan juga makna dari perbuatan mereka. Jika itu perbuatan negatif, maka sebagai peringatan agar tidak diperbuat lagi. Jika itu positif maka agar menjadi teladan untuk dilakukan.


Saya memang tidak malu mengaku salah kalau memang salah.



--- On Sat, 9/19/09, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> wrote:

From: rizal lingga <nyomet123@yahoo.com>
Subject: Re: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Saturday, September 19, 2009, 7:50 PM

Lihat dibawah komentar saya. Maaf baru sekarang sempat dibalas.

--- On Tue, 7/21/09, Addin <addinkesmas@gmail.com> wrote:

From: Addin <addinkesmas@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 21, 2009, 1:36 PM

Kamu selalu berargumen berdasarkan dalil kesaksian… Kesaksian yang belum tentu benar..

 

Saya belum pernah membaca injil, kecuali yang disampaikan oleh teman2 milis, oleh karena itu saya ingin bertanya beberapa hal

1.       Adakah di Injil dijelaskan kisah2 nabi terdahulu..?

Tidak. Injil yang menjelaskan dan menggenapkan tulisan nabi2 terdahulu, karena Injil datang belakangan.


2.       Jika ada, siapa yang menceritakan? Allah, Jesus, atau siapa?

Yang menceritakan Injil adalah para penulis Injil itu sendiri. Yesus adalah narasumber, tapi bukan penulis.


3.       Jika jawaban no 1 ada, pertanyaan selanjutnya apakah kamu yakin dan percaya  dengan kisah para nabi yang terdapat dalam AlKitab(kalau ada)???

Tentu saja saya percaya.


4.       Jika no 3 jawaban kamu yakin dan percaya, maka atas dasar apa kamu yakin dan percaya??

Seperti kamu juga terhadap alquran, atas dasar IMAN dan kesaksian sejarah. Beberapa yang dikatakan Injil bisa diverifikasi secara obyektif, misalnya jika berbicara mengenai nama tempat dan waktu kejadian.

 

Terima Kasih

 

 

 

 

From: Milis_Iqra@googlegroups.com [mailto:Milis_Iqra@googlegroups.com] On Behalf Of rizal lingga
Sent: 18 Juli 2009 21:05
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.

 

Maaf, yang Juni baru saya balas sekarang Arman.
Kalau begitu, saya akan baca kembali tanggapan2 soal kesaksian dari para rasul akan peristiwa2 mulai dari di taman getsemane ssampai Yesus disalib dan dikuburkan di makam Yusuf Arimatea. Nanti pelan2 kita akan lihat.

Argumen saya adalah: Terlepas dari keyakinan agama, secara hukum saya mempercayai kesaksian dari saksi2 akan apa yang mereka lihat dan kemudian tuliskan. Sedangkan kalian, karena alquran sudah mengatakan sesuatu tanpa saksi namun hanya pernyataan Muhammad yang diterima sebagai kebenaran, sekalipun Muhammad bukan saksi dan perkataannya lebih dari 600 tahun dari peristiwa yang sebenarnya terjadi, maka kalian tak punya pilihan lain kecuali percaya akan apa yang alquran katakan, jika tidak maka alquran menjadi dusta, dan itu adalah tak mungkin bagi Islam. Karena itu maka pernyataan alkitab, sekalipun ditulis oleh para saksi, harus kalian tolak.

Namun alquran sendiri mempunyai 2 pernyatan tentang Yesus: Diubahkan, dan satunya lagi wafat. Nah, mana yang benar? Atau, bagaimana merangkaikan penjelasannya agar keduanya bisa masuk akal, Arman?

Kamu katakan misterius, itu karena adanya kedua pernyataan alquran yang tidak tegas tersebut. Beda dengan alkitab, tegas dan jelas keempat Injil menyatakan bahwa Yesus mati disalib, dikuburkan, dan pada hari yang ketiga kuburan itu kosong, dan pada hari2 yang lain sesudahnya berkali-kali, Yesus memperlihatkan dirinya kepada para murid2nya. berarti saksi mata lagi.
Bahkan para ateis dan orang agamna2 lain kecuali Islam, tidak pernah menyangsikan bahwa Yesus itu ada secara historis, dan wafat diatas kayu salib. tentu saja mereka tidak percaya dia bangkit.
Sedangkan alquran tidak jelas karena memang tak ada saksinya. Namun kalian harus percaya kata alquran sebagai Muslim. YOU HAVE NO CHOICE.




--- On Sat, 6/20/09, Arman <armansyah.skom@gmail.com> wrote:


From: Arman <armansyah.skom@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
Date: Saturday, June 20, 2009, 10:34 PM




On 19 Jun, 19:02, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
> Betul Arman, tapi Yohanes dan Matius adalah witnesses on the spot. Sebabnya kalian tak bisa menerima kesaksian Matius dan Yohanes, sederhana saja, karena yang mereka katakan tidak seperti yang Alquran katakan. Dan karena bagi kalian Alquran adalah kebenaran final, maka haruslah kalian menyangkal  kesaksian Yohanes dan Matius, sebab jika kedua hawarij Isa itu yang benar, maka Alquran jadi salah, dan tentu saja kalian tak mungkin menerima itu.
>


Pernahkah saya menghindari pembahasan mengenai topik-topik tersebut
dari sudut pandang Bible ? Seingat saya belum pernah Rizal.
Saya bahkan dengan lapang dada selalu mengajak anda berdiskusi secara
sehat dan ilmiah mengenai sejarah kitab suci anda dan doktrin
ketuhanan yesus yang anda imani tanpa ada pretensi apapun.

Kita bicara data per data, tapi faktanya sebagian besar diskusi kita
dimasa lalu justru raib tanpa ada kejelasan dari anda.
Jadi, mungkin anda salah bila menujukan kalimat diatas pada saya.




> --- On Thu, 6/18/09, Arman <armansyah.s...@gmail.com> wrote:
>
> From: Arman <armansyah.s...@gmail.com>
> Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
> To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
> Date: Thursday, June 18, 2009, 10:57 PM
>
> On Jun 18, 3:16 pm, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
>
> > Makanya sudah dari dahulu saya katakan Allah yang disembah Islam itu beda dengan yang kami sembah, karena Allah yang disembah Muhammad mengatakan kepadanya hal2 yang sudah 600 tahun lebih. Jadi saksi bagi kalian adalah Allah, sedangkan bagi kami suatu peristiwa sejarah saksi2nya adalah manusia2 nyata yang ada pada waktu itu, dimana secara pengadilan manusia universal, kata saksi mata itu diakui sebagai kebenaran peristiwa yang obyektif.
>
> Maaf menyela sedikit Rizal ...
> Hemat saya saksi mata manusia itu tidak selamanya obyektif ... bisa
> direkayasa, bisa dimanipulasi, bisa dianulir, bisa dipolitisir dan
> lain sebagainya sehingga ia menjadi subyektif.
>
> Saya tidak akan mengintervensi diskusi anda tentang yesus yang
> tersalib atau tidaknya dan juga content sejenisnya, dahulu sekali kita
> juga pernah panjang lebar mendiskusikannya ... sayapun sudah
> menuliskannya dalam bentuk buku bahkan ketiga buku saya yang ada
> dipasaran ada menyinggung masalah ini, jadi mohon maafnya bila saya
> menjadi pembaca yang baik saja sementara ini.
>
> O.ya beberapa diskusi kita dan tulisan saya yang berkaitan dengan
> masalah ini masih bisa diakses pada blog saya, misalnya :
>
> http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/06/24/misteri-penyaliban-nab...http://arsiparmansyah.wordpress.com/2007/10/04/mengapa-isa-itu-bukan-...

 






--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

[Milis_Iqra] Re: ingin bertanya sama rizal

Saya ingin bertemu dengan Bapa, Yesus, malaikat2, semua orang2 kudus, dan semua orang2 yang pernah saya kenal di bumi ini, di SURGA.

Tentu saja Yesus bukan Tuhan bagimu, karena kamu Islam.

--- On Wed, 7/1/09, wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> wrote:

From: wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: ingin bertanya sama rizal
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Wednesday, July 1, 2009, 2:59 PM

Hi Rizal,
 
 Mau masuk sorga ketemu Bapak Allah atau Yesus?
 

"Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk disebelah kanan Allah." (Markus 16:19).


Whatever besides God is not God.Setiap yang duduk disebelah kanan Tuhan, pasti bukan Tuhan
 
  • Setiap yang diangkat ke surga, pasti yang mengangkatnya, yaitu Tuhan.

  • Yesus di angkat ke surga oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.

  • Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.

Pada 30 Juni 2009 17:56, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> menulis:
Karena saya memilihnya setelah menyadari bahwa saya orang berdosa, dan tidak ada manusia atau nabi lain yang berani mengklaim bisa menyelesaikan masalah dosa2 saya, kecuali Yesus.
 
Hanya Dia yang berani mengatakan: Akulah Jalan, dan Kebenaran dan Hidup, tak seorangpun yang bisa sampai kepada Bapa (selamat masuk sorga) kalau tidak melalui  melalui Aku. Yohanes  14: 6.
Tak ada manusia  lain yang berani  mengatakan begitu jelas dan tegas mengenal soal Keselamatan dan pengampunan dosa, termasuk Muhammad, selain Yesus Kristus yang dari Nazaret itu.
 

--- On Sat, 6/20/09, aendangzr@yahoo.co.id <aendangzr@yahoo.co.id> wrote:

From: aendangzr@yahoo.co.id <aendangzr@yahoo.co.id>
Subject: [Milis_Iqra] ingin bertanya sama rizal
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Saturday, June 20, 2009, 5:55 AM

zal, saya ingin bertanya pertanyaan yg sangat sederhana

ketika kita kecil kita tidak memlih agama,karena cap agama tersebut udah kita dapatkan dari warisan orang tua.tetapi setelah kita dewasa kita baru menyadari bahwa ternyata pilihan agama itu banyak dan semuanya mengklaim agama mereka adalah agama yg benar. nah, kira2 apa yg membuat mu memilih agama yg dianut sekarang?
terima kasih kl mau menjawab



 

"




Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi!
Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox.. Coba



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


[Milis_Iqra] Re: Steven Indra Terpikat Islam Karena Shalat

Tentu saja ada yang pindah agama karena lapar. Tapi jika demikian, sesudah masuk Kristen, siapa lagi yang menjamin makanan mereka ini untuk seterusnya? Dan berapa lama si pembujuk dan penyuap itu bisa memberi makan mereka sang murtadin karena lapar ini? Pakailah akal sehatmu untuk menjawab pertanyaan ini, Asdeddy.

--- On Sat, 7/18/09, Asdeddy Syam <syam.deddy.syh@gmail.com> wrote:

From: Asdeddy Syam <syam.deddy.syh@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Steven Indra Terpikat Islam Karena Shalat
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Cc: nyomet123@yahoo.com
Date: Saturday, July 18, 2009, 11:35 AM

Zal... biasanya orang non Muslim pindah ke Islam disebabkan karena pemikiran, kajian, dan hal hal ilmiah lainnya....

Tapi kalo ada orang Islam pindah ke Kristen ato yg lai biasanya karena LAPER.....he...he..he..

Ini bisa dibuktikan.....



Pada 15 Juli 2009 19:49, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> menulis:
Kalian memuat tulisan2 tentang para mualaf, tapi kalian tak tahu bahwa jauh lebih banyak lagi yang jadi murtadin.
Perpindahan agama itu biasa saja bagi saya, wajar bagi manusia yang bebas untuk memilih agamanya. Tidak seperti di Malaysia dan Saudi Arabia yang melarang warganya unutk jadi murtadin.


Di negara2 Barat yang demokratis adalah wajar pindah agama. Namun tidak demikian di negara2 Islam. Pindah agama bisa berarti pengusiran atau bahkan kematian.


--- On Fri, 7/10/09, Slamet Hariyanto <Slamet.Hariyanto@id.flextronics.com> wrote:

From: Slamet Hariyanto <Slamet.Hariyanto@id.flextronics.com>
Subject: [Milis_Iqra] Steven Indra Terpikat Islam Karena Shalat
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Friday, July 10, 2009, 7:49 AM


Steven Indra Terpikat Islam Karena Shalat

By Republika Newsroom
Steven Indra Terpikat Islam Karena Shalat

Seorang mualaf ibarat besi yang baru jadi. Saatnya Allah menempa kita dan menjadikannya sebilah pedang. Kalau tidak ditempa, tidak akan tajam.
 

Bagi Steven Indra Wibowo, agama adalah sebuah pilihan hidup. Seperti filosofi yang dianut oleh para leluhurnya, setiap pilihan inilah yang nantinya menjadi pegangan dalam mengarungi bahtera kehidupan. ''Bagi saya, Islam adalah pegangan hidup,'' ujar pria kelahiran Jakarta , 14 Juli 1981 ini kepada Republika.

Sebelum memutuskan memeluk Islam, Indra adalah seorang penganut Katolik yang taat. Ayahnya adalah salah seorang aktivis di GKI (Gereja Kristen Indonesia) dan Gereja Bethel. Di kalangan para aktivis GKI dan Gereja Bethel, ayahnya bertugas sebagai pencari dana di luar negeri bagi pembangunan gereja-gereja di Indonesia . Karena itu, tak mengherankan jika sang ayah menginginkan Indra kelak mengikuti jejaknya dengan menjadi seorang bruder (penyebar ajaran Katolik—Red).

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sejak usia dini ia sudah digembleng untuk menjadi seorang bruder. Oleh sang ayah, Indra kecil kemudian dimasukkan ke sekolah khusus para calon bruder Pangudi Luhur di Ambarawa, Jawa Tengah. Hari-harinya ia habiskan di sekolah berasrama itu. Pendidikan kebruderan tersebut ia jalani hingga jenjang SMP. ''Setamat dari Pangudi Luhur, saya harus melanjutkan ke sebuah sekolah teologi SMA di bawah Yayasan Pangudi Luhur,'' ujarnya.

Karena untuk menjadi seorang bruder, minimal harus memiliki ijazah diploma tiga (D3), selepas menamatkan pendidikan teologia di SMA tahun 1999, Indra didaftarkan ke Saint Michael's College di Worcestershire, Inggris, yaitu sebuah sekolah tinggi khusus Katolik. Di negeri Ratu Elizabeth itu, pria yang kini menjabat sebagai sekretaris I Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) ini mengambil jurusan Islamologi.

Selama menempuh pendidikan di Saint Michael's College ini, Indra mempelajari mengenai hadis dalam ajaran Islam. ''Intinya, kita mempelajari hadis dan riwayatnya itu untuk mencari celah agar orang Muslim percaya, bahwa apa yang diajarkan dalam agama mereka tidak benar. Memang kita disiapkan untuk menjadi seorang penginjil atau misionaris,'' paparnya. Bahkan, untuk mengemban tugas sebagai seorang penginjil, ia harus melakoni prosesi disumpah tidak boleh menikah dan harus mengabdikan seluruh hidupnya untuk Tuhan.

Namun, seiring dengan aktivitasnya sebagai seorang penginjil, justru mulai timbul keraguan dalam dirinya atas apa yang ia pelajari selama ini. Apa yang dipelajarinya, bertolak belakang dengan buku-buku yang ia temui di toko-toko buku. Hingga akhirnya, suatu hari tatkala mendatangi sebuah toko buku ternama di Jakarta , ia menemukan sebuah buku karangan Imam Ghazali. Buku yang mengulas mengenai hadis dan sejarah periwayatannya itu cukup menarik perhatiannya.

Dari semula hanya sekadar iseng membaca gratis sambil berdiri di toko buku tersebut, Indra akhirnya memutuskan untuk membelinya. ''Setelah saya baca dan pelajari buku tersebut, ternyata banyak referensi dan penjelasan mengenai hadis yang diriwa -yatkan oleh Bukhari dan Muslim. Akhirnya, saya juga memutuskan untuk membeli buku kumpulan hadis-hadis Bukhari dan Muslim,'' kata dia.

Berawal dari sinilah, Indra mulai mengetahui bahwa hadishadis yang selama ini dipelajarinya di Saint Michael's College, ternyata tidak diakui oleh umat Islam sendiri. ''Hadis-hadis yang saya pelajari tersebut ternyata maudhu' (palsu). Dari sana , kemudian saya mulai mencari-cari hadis yang sahih,'' tukasnya.''

Dari Katedral ke Istiqlal

Keinginan Indra untuk mempelajari ajaran Islam, tak hanya sampai di situ. Di sela-sela tugasnya sebagai seorang penganut Katolik, diam-diam Indra mulai mempelajari gerakan shalat. Kegiatan belajar shalat itu ia lakukan selepas menjalankan ritual ibadah Minggu di gereja Katedral, Jakarta . Tak ada yang mengetahui kegiatan 'mengintipnya' itu, kecuali seorang adik laki-lakinya. Namun, sang adik diam saja atas perilakunya itu.

''Ketika waktu shalat zuhur datang dan azan berkumandang dari seberang (Masjid Istiqlal—Red), kalung salib saya masukkan ke dalam baju, sepatu saya lepas dan titipkan. Kemudian, saya pinjam sandal tukang sapu kebun di Katedral. Setelah habis shalat, saya balik lagi mengenakan kalung salib dan kembali ke Katedral,'' paparnya.

Aktivitasnya yang 'konyol' di mata sang adik itu, ia lakoni selama dua bulan. Dan, berkat kerja sama sang adik pula, tindakan yang ia lakukan tersebut tidak sampai ketahuan oleh ayahnya. Dari situ, lanjut Indra, ia baru sebatas mengetahui orang Islam itu shalat empat rakaat dan selama shalat diam semua. Tahap berikutnya, ayah satu orang putri ini mulai belajar shalat maghrib di sebuah masjid di daerah Muara Karang, Jakarta Utara. Ketika itu, ia beserta keluarganya tinggal di wilayah tersebut.
 
''Dari situ, saya mulai mengetahui ternyata ada juga shalat yang bacaannya keras. Kemudian, saya mulai mempelajari shalat-shalat apa saja yang bacaannya dikeraskan dan tidak.'' Setelah belajar shalat zuhur dan maghrib, ia melanjutkan dengan shalat isya, subuh, dan ashar. Kesemua gerakan dan bacaan shalat lima waktu tersebut ia pelajari secara otodidak, yakni dengan cara mengikuti apa yang dilakukan oleh jamaah shalat. Sampai tata cara berwudhu pun, menurut penuturannya, ia pelajari dan hafal dengan menirukan apa yang dilakukan oleh para jamaah shalat.

''Saya lihat orang berwudhu, ingat-ingat gerakannya, baru setelah sepi saya mempraktikkannya. Dan, Alhamdulillah dalam waktu seminggu saya sudah bisa hafal gerakan berwu -dhu. Begitu juga, dengan gerakan shalat dan bacaannya. Saya melihat gerakan imam dan mendengar bacaannya sambil berusaha mengingat dan menghafalnya,'' terang Direktur Operasional Mustika (Muslim Tionghoa dan Keluarga), sebuah lembaga yang mewadahi silahturahim, informasi, konsultasi, dan pembinaan agama Islam.

Untuk memperdalam pengetahuannya mengenai tata cara ibadah shalat, Indra pun mencoba mencari tahu arti dan makna dari setiap gerakan serta bacaan dalam shalat, melalui buku-buku panduan shalat yang harganya relatif murah. Melalui shalat ini, ungkap Indra, ia menemukan suatu ibadah yang lebih bermakna, lebih dari hanya sekadar duduk, kemudian mendengarkan orang ceramah dan kadang sambil tertidur, akhirnya tidak dapat apa-apa dan hampa.

''Ibaratnya sebuah bola bowling, tampak di permukaan luar -nya keras dan kokoh, tetapi di dalamnya kosong. Berbeda de ngan ibadah shalat yang ibaratnya sebuah kelereng kecil, wa lau pun kecil, di dalamnya padat. Saya lebih memilih menjadi se buah kelereng kecil daripada bola bowling tersebut,'' ujar nya mengumpamakan ibadah yang pernah ia lakoni sebelum menjadi Muslim dan sesudahnya.


Tujuh jahitan
Setelah merasa mantap, Indra pun memutuskan untuk masuk Islam dengan dibantu oleh seorang temannya di Serang, Banten. Peristiwa itu terjadi sebelum datangnya bulan Ramadhan di tahun 2000. Keislamannya ini, kata dia, baru diketahui oleh kedua orang tuanya setelah ia memutuskan untuk kembali ke Jakarta . Kabar mengenai keislamannya ini diketahui orang tuanya dari para rekan bisnis sang ayah.

Karena mungkin pada waktu itu, papa saya sedang mengerjakan proyek pembangunan resort di wilayah Muara Karang dan Pluit, makanya papa punya banyak kenalan dan teman. Dan, mungkin orang-orang itu sering melihat saya datang ke masjid dan mengenakan peci, makanya dilaporkan ke papa, kenangnya. Ayahnya pun memutuskan untuk mengirim orang untuk memata-matai setiap aktivitas Indra sehari-hari. Setelah ada bukti nyata, ia kemudian dipanggil dan disidang oleh ayahnya. Saya beri penjelasan kepada beliau bahwa Islam itu bagi saya adalah pegangan hidup.

Di hadapan ayahnya, Indra mengatakan bahwa selama menjalani pendidikan calon bruder, dirinya mendapatkan kenyataan bahwa pastur yang selama ini ia hormati ternyata melakukan perbuatan asusila terhadap para suster. Demikian juga, dengan para frater yang menghamili siswinya dan para bruder yang menjadi homo. Ibaratnya saya pegangan ke sebuah pohon yang rantingranting daunnya pada patah, dan saya rasa pohon itu sudah mau tumbang kalau diterpa angin. Sampai akhirnya, saya ketemu dengan sebatang bambu kecil, yang tidak akan patah meski diterpa angin.

Seakan tidak terima dengan penjelasan sang anak, ayahnya pun menampar Indra hingga kepalanya terbentur ke kaca. Beruntung saat kejadian tersebut sang ibu langsung membawa Indra ke Rumah Sakit Atmajaya. Sebagai akibatnya, ia mendapatkan tujuh jahitan di bagian dahinya. Kendati begitu, ibunya tetap tidak bisa menerima keputusan putra pertamanya tersebut.

Tidak hanya mendapatkan tujuh jahitan, oleh ayahnya kemudian Indra diusir setelah dipaksa harus menandatangani surat pernyataan di hadapan notaris, mengenai pelepasan haknya seba gai salah satu pewaris dalam keluarga. Saya tidak boleh menerima semua fasilitas keluarga yang menjadi hak saya,ujarnya. Meski hidup dengan penuh cobaan, ungkap Indra, masih ada Allah SWT yang menyayanginya dan membukakan pintu rezeki untuknya. Salah satunya, proposal pengajuan beasiswa yang ia sampaikan ke Universitas Bina Nusantara (Binus) disetujui. Di Binus juga, ia mempunyai waktu luang dan kesempatan untuk menyampaikan syiar Islam, baik melalui forumforum pengajian maupun internet.

Karena itu, saya melihat mualaf itu ibaratnya sebuah besi yang baru jadi. Jadi, saatnya Allah menempa kita dan menjadikannya sebilah pedang. Jadi, kalau tidak ditempa, tidak akan tajam, katanya.  nidia zuraya

Biodata
Nama : Indra Wibowo
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta , 14 Juli 1981
Masuk Islam : 2000
Status : Menikah dan mempunyai satu orang putri
Pendidikan Akhir : Sarjana (S1) Komunikasi Universitas Padjadjaran
Aktivitas :
- Sekretaris I Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI)
- Direktur Operasional Mustika (Muslim Tionghoa dan Keluarga)

 

Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this message




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


[Milis_Iqra] Re: The rival to the Bible

Kenalkah kamu dengan nabi Yeremia dan Yehezkiel? Dan dalam konteks bagaimana nabi-nabi ini menulis ayat-ayat itu?

Konteksnya adalah kerajaan Israel dan Yehuda sudah jatuh terlalu dalam kepada penyembahan berhala. Dan sebagian besar umat Israel dan Yehuda adalah penyembah berhala, sudah rusak moral dan perilakunya. Itulah sebabnya mereka kemudian diserahkan untuk ditaklukkan oleh  Raja Sanherib dari Asyur, daerahnya namanya Babel atau Irak dan Iran sekarang.Kemudian oleh Raja Nebukadnezar. Mereka dibuang kesana 70 tahun lamanya. Kemudian kembali lagi ke Palestina. Setelah mereka kembali mereka sudah tidak lagi menyembah berhala.
Pada masa kegelapan itu banyak nabi2 palsu yang berbohong dan mengubah pesan Tuhan yang asli. Yang kalian Islam ingat adalah ketika Israel dalam kegelapan, tapi ketika Israel pulih dan bertobat dari menyembah berhala, Islam tidak ingat lagi, lupa total. Kena amnesia sampai hari ini.
Kalian tetap ingat kejahatan Israel tapi tidak ingat akan pengampunan dan pemulihan Tuhan kepada mereka.

--- On Tue, 7/21/09, satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com> wrote:

From: satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: The rival to the Bible
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 21, 2009, 8:44 AM

Rizal - tolong kembali ke Injil anda, di sana banyak ayat yang menyatakan orang Yahudi suka mengubah kitab suci, bahkan dibilang memeperkosa hukum Tuhan.
 
Silakan belajar bible lagi.
 

yeremia 8:8 (BB edisi Indonesia)
8:8 Berani benar kamu berkata bahwa kamu bijaksana, dan tahu hukum-hukum-Ku! Coba lihat bagaimana hukum-hukum-Ku itu diubah oleh ahli-ahli agama yang curang!

yezekhiel 22:26-28
22:26 Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka. 22:27 Pemuka-pemukanya di tengah-tengahnya adalah seperti serigala-serigala yang menerkam mangsanya dalam kehausan akan darah, yang membinasakan orang-orang untuk menguntungkan diri sendiri secara haram. 22:28 Dan nabi-nabinya mengoles mereka dengan kapur dengan melihat penglihatan yang menipu dan memberi tenungan bohong bagi mereka; nabi-nabi itu berkata: Beginilah firman Tuhan ALLAH! --tetapi TUHAN tidak berfirman.

yehezkiel 13:1-13
13:1. Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: 13:2 "Hai anak manusia, bernubuatlah melawan nabi-nabi Israel, bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka yang bernubuat sesuka hatinya saja: Dengarlah firman TUHAN! 13:3 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan. 13:4 Seperti anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan, begitulah nabi-nabimu, hai Israel! 13:5 Kamu tidak mempertahankan lobang-lobang pada tembokmu dan tidak mendirikan tembok sekeliling rumah Israel, supaya mereka dapat tetap berdiri di dalam peperangan pada hari TUHAN. 13:6 Penglihatan mereka menipu dan tenungan mereka adalah bohong; mereka berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal TUHAN tidak mengutus mereka, dan mereka menanti firman itu digenapi-Nya. 13:7 Bukankah penglihatan tipuan yang kamu lihat dan tenungan bohong yang kamu katakan, kalau kamu berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal Aku tidak berbicara? 13:8 Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. 13:9 Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan nabi-nabi yang melihat perkara-perkara yang menipu dan yang mengucapkan tenungan-tenungan bohong; mereka tidak termasuk perkumpulan umat-Ku dan tidak akan tercatat dalam daftar kaum Israel, dan tidak akan masuk lagi di tanah Israel; dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.
13:10. Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera--mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya-- 13:11 katakanlah kepada mereka yang mengapur tembok itu: Hujan lebat akan membanjir, rambun akan jatuh dan angin tofan akan bertiup! 13:12 Kalau tembok itu sudah runtuh, apakah orang tidak akan berkata kepadamu: Di mana sekarang kapur, yang kamu oleskan itu? 13:13 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Di dalam amarah-Ku Aku akan membuat angin tofan bertiup dan di dalam murka-Ku hujan lebat akan membanjir, dan di dalam amarah-Ku rambun yang membinasakan akan jatuh.

ulangan 31:28-29
31:28 Suruhlah berkumpul kepadaku segala tua-tua sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal yang berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka. 31:29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila kamu berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya dengan perbuatan tanganmu."

kisah para rasul 6:13-14
6:13 Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu yang berkata: "Orang ini terus-menerus mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hukum Taurat, 6:14 sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita."

ulangan 4:2
4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

On Sun, Jul 19, 2009 at 1:17 AM, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> wrote:
Intinya adalah kata MENGUBAH, jelas ada di alquran...ntar kucarikan dulu
Pertanyaan kedua: mengapa pendeta itu mengubah kitab sucinya sendiri? belum anda jawab...

--- On Thu, 7/16/09, andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com> wrote:

From: andri subandrio <subandrio.andri@gmail.com>

Subject: [Milis_Iqra] Re: The rival to the Bible
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Thursday, July 16, 2009, 11:01 AM


Tuan Rizal Nyomet 123 sang penginjil, kalau anda belum membaca Quran jangan suka berkomentar dengan dalil Quran, dalam Quran tidak ada atupun kata Kristen, tunjukan kepada saya kalau ada satu kata Kristen kepada saya di ayat yang mana?

On Wed, Jul 15, 2009 at 8:05 PM, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> wrote:
Carilah di Alquran, maka akan ada ayat2 yang mengatakan pendeta2 Kristen mengubah kitab suci mereka sendiri. Sekarang saya belum sempat cari, tapi akan saya cari, kalau kamu tidak bisa menemukannya di alquranmu sendiri.

Pertanyaannya masih sama: Apa maksud dan motivasinya pendeta2 Kristen itu mengubah
Kitab Suci mereka sendiri?


--- On Thu, 7/9/09, satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com> wrote:

From: satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: The rival to the Bible
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Thursday, July 9, 2009, 9:05 AM




On Tue, Jul 7, 2009 at 2:15 PM, rizal lingga <nyomet123@yahoo.com> wrote:
tanggapan:
1. yang tepat adalah adanya perbedaan, bukan perubahan. Kata perubahan sangat cocok dengan alam pikiran Islam, yang baru ada lebih dari 600 tahun setelah Injil. Karena Alquran ditafsirkan bahwa orang2 Kristen mengubah sendiri kitab suci mereka, namun tanpa penjelasan yang masuk akal mengapa orang2 Kristen harus mengubah kitab suci mereka
 
Hi Rizal - yang ngomong bahwa Alkitab sudah dirubah-rubah itu adalah article yang dikirim saudara Wawan diambil dari BBC - Roger Bolton - Orang Inggris- Non Muslim, bukan alam pikiran orang Islam (kenapa ya udah apatis duluan kalau comment)
 
Coba baca sekelumit data dari article dari tersebut :
 
It shows there have been thousands of alterations to today's bible.
The Codex, probably the oldest Bible we have, also has books which are missing from the Authorised Version that most Christians are familiar with today - and it does not have crucial verses relating to the Resurrection.
 
For those who believe the Bible is the inerrant, unaltered word of God, there will be some very uncomfortable questions to answer. It shows there have been thousands of alterations to today's bible. 
 
Para ahli non muslim sendiri yang mengatakan bahwa Alkitab sudah dirubah rubah dan di injil codex tertua tidak disebutkan tantang kebangkitan (yang tentu tidak sesuai dengan keimanan anda)
 
Tambahan pengetahuan aja buat Rizal BBC itu kantor berita dari UK (Inggris) bukan punyanya orang Muslim.
 
Kalau Rizal mau melihat Alkitab tertua didunia yang ternyata dalam bahasa Yunani untuk dibandingkan dengan Alkitab terbitan terbaru yang anda pegang, please refer online to:
 
The Codex Sinaiticus goes online
Images of more than half of the 4th century biblical manuscript have been made available online by the British Library. Here's some background history on this extraordinary document. Use the search
 
 
2. benar, jika referensinya adakah injil barnabas yang ditulis dalam bahasa italia
3. Sudah disebutkan, referensi anda adalah inJil barnabas, yang jika anda mengetahui sejarahnya adalah suatu Injil ciptaan orang Italia Muslim yang menyedihkan 
 4. Coba sebutkan codex apa, dan saya akan sebutkan codex yang menyebutkan adanya kematian yesus dan kebangkitannya.
5. Pertanyaan ini menunjukkan dengan jelas anda tak mengerti sejarah kitab suci orang Kristen. Semua naskah asli new testament adalah berbahasa Gerika (yunani).

Inilah kata pakar kristologi 1 tim 17 

--- On Tue, 7/7/09, satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com> wrote:

From: satutimotius tujuhbelas <satutimotius.tujuhbelas@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: The rival to the Bible
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 7, 2009, 8:29 AM


Ada beberapa hal yang bisa dicermati dari artikel ini:
  1. Ada banyak perubahan dari kitab tertua yang ada
  2. Tidak ada ayat-ayat tentang kebangkitan.
  3. Di barnabas disebutkan yang membunuh Yesus orang the Jews, not the Romans, who killed Jesus.
  4. Tidak disebutkan adanya kebangkitan ke sorga dan kebangkitan. The Codex - and other early manuscripts - omit some mentions of ascension of Jesus into heaven, and key references to the Resurrection, which the Archbishop of Canterbury has said is essential for Christian belief.
  5. Bahasanya Yunani, bukankah Yesus seoarang berbahasa Ibrani? the Greek Bible


On Mon, Jul 6, 2009 at 11:15 AM, wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> wrote:
 
Just little note from BBC site:
 
For those who believe the Bible is the inerrant, unaltered word of God, there will be some very uncomfortable questions to answer. It shows there have been thousands of alterations to today's bible.
 
 
Mudah-mudahan article ini menunjukkan wacana keilmuwan kita bahwa yang menulis justru ilmuwan non moslem sendiri.
 
 

The rival to the Bible

Codex Sinaiticus

By Roger Bolton

What is probably the oldest known Bible is being digitised, reuniting its scattered parts for the first time since its discovery 160 years ago. It is markedly different from its modern equivalent. What's left out?
The world's oldest surviving Bible is in bits.
For 1,500 years, the Codex Sinaiticus lay undisturbed in a Sinai monastery, until it was found - or stolen, as the monks say - in 1844 and split between Egypt, Russia, Germany and Britain.
Now these different parts are to be united online and, from next July, anyone, anywhere in the world with internet access will be able to view the complete text and read a translation.
FIND OUT MORE
Roger Bolton presents the Oldest Bible on Radio 4 on Monday, 6 October, at 1100 BST
For those who believe the Bible is the inerrant, unaltered word of God, there will be some very uncomfortable questions to answer. It shows there have been thousands of alterations to today's bible.
The Codex, probably the oldest Bible we have, also has books which are missing from the Authorised Version that most Christians are familiar with today - and it does not have crucial verses relating to the Resurrection.
Anti-Semitic writings
The fact this book has survived at all is a miracle. Before its discovery in the early 19th Century by the Indiana Jones of his day, it remained hidden in St Catherine's Monastery since at least the 4th Century.
Pope at St Catherine's Monastery
The monastery at the base of Mt Sinai
It survived because the desert air is ideal for preservation and because the monastery, on a Christian island in a Muslim sea, remained untouched, its walls unconquered.
Today, 30 mainly Greek Orthodox monks, dedicated to prayer, worship there, helped as in ages past by the Muslim Bedouin. For this place is holy to three great religions: Judaism, Christianity and Islam; a land where you can still see the Burning Bush where God spoke to Moses.
The monastery itself has the greatest library of early manuscripts outside the Vatican - some 33,000, and a collection of icons second to none.
Not surprisingly, it is now a World Heritage Site and has been called a veritable Ark, bringing spiritual treasures safely through the turbulent centuries. In many people's eyes the greatest treasure is the Codex, written around the time of the first Christian Emperor Constantine.
When the different parts are digitally united next year in a £1m project, anyone will be able to compare and contrast the Codex and the modern Bible.
Firstly, the Codex contains two extra books in the New Testament.
One is the little-known Shepherd of Hermas, written in Rome in the 2nd Century - the other, the Epistle of Barnabas. This goes out of its way to claim that it was the Jews, not the Romans, who killed Jesus, and is full of anti-Semitic kindling ready to be lit. "His blood be upon us," Barnabas has the Jews cry.
Discrepancies
Had this remained in subsequent versions, "the suffering of Jews in the subsequent centuries would, if possible, have been even worse", says the distinguished New Testament scholar Professor Bart Ehrman.
Memorial to child deportations in the Holocaust
The suffering of Jews in the subsequent centuries would, if possible, have been even worse had the Epistle of Barnabas remained
Professor Bart Ehrman
And although many of the other alterations and differences are minor, these may take some explaining for those who believe every word comes from God.
Faced with differing texts, which is the truly authentic one?
Mr Ehrman was a born again Bible-believing Evangelical until he read the original Greek texts and noticed some discrepancies.
The Bible we now use can't be the inerrant word of God, he says, since what we have are the sometimes mistaken words copied by fallible scribes.
"When people ask me if the Bible is the word of God I answer 'which Bible?'"
The Codex - and other early manuscripts - omit some mentions of ascension of Jesus into heaven, and key references to the Resurrection, which the Archbishop of Canterbury has said is essential for Christian belief.
Other differences concern how Jesus behaved. In one passage of the Codex, Jesus is said to be "angry" as he healed a leper, whereas the modern text records him as healing with "compassion".
Also missing is the story of the woman taken in adultery and about to be stoned - until Jesus rebuked the Pharisees (a Jewish sect), inviting anyone without sin to cast the first stone.
Nor are there words of forgiveness from the cross. compassionFundamentalists, who believe every word in the Bible is true, may find these differences unsettling.
But the picture is complicated. Some argue that another early Bible, the Codex Vaticanus, is in fact older. And there are other earlier texts of almost all the books in the bible, though none pulled together into a single volume.
Many Christians have long accepted that, while the Bible is the authoritative word of God, it is not inerrant. Human hands always make mistakes.
"It should be regarded as a living text, something constantly changing as generation and generation tries to understand the mind of God," says David Parker, a Christian working on digitising the Codex.
Others may take it as more evidence that the Bible is the word of man, not God.














--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


[Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.

Lihat dibawah komentar saya. Maaf baru sekarang sempat dibalas.

--- On Tue, 7/21/09, Addin <addinkesmas@gmail.com> wrote:

From: Addin <addinkesmas@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 21, 2009, 1:36 PM

Kamu selalu berargumen berdasarkan dalil kesaksian… Kesaksian yang belum tentu benar..

 

Saya belum pernah membaca injil, kecuali yang disampaikan oleh teman2 milis, oleh karena itu saya ingin bertanya beberapa hal

1.       Adakah di Injil dijelaskan kisah2 nabi terdahulu..?

Tidak. Injil yang menjelaskan dan menggenapkan tulisan nabi2 terdahulu, karena Injil datang belakangan.


2.       Jika ada, siapa yang menceritakan? Allah, Jesus, atau siapa?

Yang menceritakan Injil adalah para penulis Injil itu sendiri. Yesus adalah narasumber, tapi bukan penulis.


3.       Jika jawaban no 1 ada, pertanyaan selanjutnya apakah kamu yakin dan percaya  dengan kisah para nabi yang terdapat dalam AlKitab(kalau ada)???

Tentu saja saya percaya.


4.       Jika no 3 jawaban kamu yakin dan percaya, maka atas dasar apa kamu yakin dan percaya??

Seperti kamu juga terhadap alquran, atas dasar IMAN dan kesaksian sejarah. Beberapa yang dikatakan Injil bisa diverifikasi secara obyektif, misalnya jika berbicara mengenai nama tempat dan waktu kejadian.

 

Terima Kasih

 

 

 

 

From: Milis_Iqra@googlegroups.com [mailto:Milis_Iqra@googlegroups.com] On Behalf Of rizal lingga
Sent: 18 Juli 2009 21:05
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.

 

Maaf, yang Juni baru saya balas sekarang Arman.
Kalau begitu, saya akan baca kembali tanggapan2 soal kesaksian dari para rasul akan peristiwa2 mulai dari di taman getsemane ssampai Yesus disalib dan dikuburkan di makam Yusuf Arimatea. Nanti pelan2 kita akan lihat.

Argumen saya adalah: Terlepas dari keyakinan agama, secara hukum saya mempercayai kesaksian dari saksi2 akan apa yang mereka lihat dan kemudian tuliskan. Sedangkan kalian, karena alquran sudah mengatakan sesuatu tanpa saksi namun hanya pernyataan Muhammad yang diterima sebagai kebenaran, sekalipun Muhammad bukan saksi dan perkataannya lebih dari 600 tahun dari peristiwa yang sebenarnya terjadi, maka kalian tak punya pilihan lain kecuali percaya akan apa yang alquran katakan, jika tidak maka alquran menjadi dusta, dan itu adalah tak mungkin bagi Islam. Karena itu maka pernyataan alkitab, sekalipun ditulis oleh para saksi, harus kalian tolak.

Namun alquran sendiri mempunyai 2 pernyatan tentang Yesus: Diubahkan, dan satunya lagi wafat. Nah, mana yang benar? Atau, bagaimana merangkaikan penjelasannya agar keduanya bisa masuk akal, Arman?

Kamu katakan misterius, itu karena adanya kedua pernyataan alquran yang tidak tegas tersebut. Beda dengan alkitab, tegas dan jelas keempat Injil menyatakan bahwa Yesus mati disalib, dikuburkan, dan pada hari yang ketiga kuburan itu kosong, dan pada hari2 yang lain sesudahnya berkali-kali, Yesus memperlihatkan dirinya kepada para murid2nya. berarti saksi mata lagi.
Bahkan para ateis dan orang agamna2 lain kecuali Islam, tidak pernah menyangsikan bahwa Yesus itu ada secara historis, dan wafat diatas kayu salib. tentu saja mereka tidak percaya dia bangkit.
Sedangkan alquran tidak jelas karena memang tak ada saksinya. Namun kalian harus percaya kata alquran sebagai Muslim. YOU HAVE NO CHOICE.




--- On Sat, 6/20/09, Arman <armansyah.skom@gmail.com> wrote:


From: Arman <armansyah.skom@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
Date: Saturday, June 20, 2009, 10:34 PM




On 19 Jun, 19:02, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
> Betul Arman, tapi Yohanes dan Matius adalah witnesses on the spot. Sebabnya kalian tak bisa menerima kesaksian Matius dan Yohanes, sederhana saja, karena yang mereka katakan tidak seperti yang Alquran katakan. Dan karena bagi kalian Alquran adalah kebenaran final, maka haruslah kalian menyangkal  kesaksian Yohanes dan Matius, sebab jika kedua hawarij Isa itu yang benar, maka Alquran jadi salah, dan tentu saja kalian tak mungkin menerima itu.
>


Pernahkah saya menghindari pembahasan mengenai topik-topik tersebut
dari sudut pandang Bible ? Seingat saya belum pernah Rizal.
Saya bahkan dengan lapang dada selalu mengajak anda berdiskusi secara
sehat dan ilmiah mengenai sejarah kitab suci anda dan doktrin
ketuhanan yesus yang anda imani tanpa ada pretensi apapun.

Kita bicara data per data, tapi faktanya sebagian besar diskusi kita
dimasa lalu justru raib tanpa ada kejelasan dari anda.
Jadi, mungkin anda salah bila menujukan kalimat diatas pada saya.




> --- On Thu, 6/18/09, Arman <armansyah.s...@gmail.com> wrote:
>
> From: Arman <armansyah.s...@gmail.com>
> Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
> To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
> Date: Thursday, June 18, 2009, 10:57 PM
>
> On Jun 18, 3:16 pm, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
>
> > Makanya sudah dari dahulu saya katakan Allah yang disembah Islam itu beda dengan yang kami sembah, karena Allah yang disembah Muhammad mengatakan kepadanya hal2 yang sudah 600 tahun lebih. Jadi saksi bagi kalian adalah Allah, sedangkan bagi kami suatu peristiwa sejarah saksi2nya adalah manusia2 nyata yang ada pada waktu itu, dimana secara pengadilan manusia universal, kata saksi mata itu diakui sebagai kebenaran peristiwa yang obyektif.
>
> Maaf menyela sedikit Rizal ...
> Hemat saya saksi mata manusia itu tidak selamanya obyektif ... bisa
> direkayasa, bisa dimanipulasi, bisa dianulir, bisa dipolitisir dan
> lain sebagainya sehingga ia menjadi subyektif.
>
> Saya tidak akan mengintervensi diskusi anda tentang yesus yang
> tersalib atau tidaknya dan juga content sejenisnya, dahulu sekali kita
> juga pernah panjang lebar mendiskusikannya ... sayapun sudah
> menuliskannya dalam bentuk buku bahkan ketiga buku saya yang ada
> dipasaran ada menyinggung masalah ini, jadi mohon maafnya bila saya
> menjadi pembaca yang baik saja sementara ini.
>
> O.ya beberapa diskusi kita dan tulisan saya yang berkaitan dengan
> masalah ini masih bisa diakses pada blog saya, misalnya :
>
> http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/06/24/misteri-penyaliban-nab...http://arsiparmansyah.wordpress.com/2007/10/04/mengapa-isa-itu-bukan-...

 





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

[Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.

Benar sekali. Alkitab bukan kitab suci yang jatuh PLOK! dari surga. Makanya tidak 100% dari surga datangnya. Tapi ditulis oleh manusia, dalam bahasa manusia, termasuk disitu gaya bahasa si penulis. Manusia2 penulis Alkitab itu diilhamkan, bukan didiktekan seperti mesin tik yang tanpa perasaan.
Alkitab adalah satu-satunya kitab suci yang sangat jujur menulis tentang manusia. Bahkan kesalahan2 para nabi dan raja-raja pun ditulis apa adanya. Apakah itu kamu bilang pornografi, terserah, Yang pasti jujur, apa adanya.

Apakah Alquran itu kitab suci yang jatuh PLOK! dari surga dan tanpa cacat cela sedikitpun juga? Itukah yang kalian percaya? Apakah gaya bahasa Alquran itu datangnya dari surga? apakah kosa kata alquran itu 100% dari surga?  Bukankah alquran yang asli tidak tertulis tapi dihafal? Bukankah huruf2 aslinya itu GUNDUL? Lantas apakah surga yang memberikan tanda2 bacanya? Seperti itukah yang kamu percaya Wawan? Begitukah naifnya kamu akan proses terjadinya alquran?
Sama sekali tidak intetektual keyakinan yang seperti itu. Mengenyampingkan sama sekali proses manusiawi dalam terjadinya pembentukan kitab suci dari lisan menjadi tertulis. Kalau seperti itu yang kalian mau percaya, terserah. Makanya kaum fundamentalis muslim sangat menentang intelektualitas, wajar saja kalau seperti itu keyakinan kalian.

--- On Tue, 7/21/09, wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com> wrote:

From: wawan wahyu <wawan.wahyu@gmail.com>
Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: Milis_Iqra@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 21, 2009, 2:29 PM

Kitab suci agama Kristen yang bernama Bible, yang dalam bahasa Indonesia umatnya menyebut Alkitab bersumber dari :
 

1. Wahyu / Firman Allah

2. Sabda para Nabi Allah

3. Dari Penulis Alkitab / Bible / Injil

4. Dari orang-orang yang dikenal maupun tidak dikenal

 

Sedangkan kandungan Alkitab :
 

1. Perintah dan larangan Allah

2. Perintah dan larangan dari Nabi-Nya

3. Ajaran dari penulis kitab tersebut

4. Cerita-cerita sejarah

5. Cerita tahayul dan khurafat

6. Surat-surat percintaan

7. Cerita pornografi dan lain-lain

 

Jika kita baca Alkitab dengan seksama, ternyata kandungannya adalah 100% kitab Ilahi, dan sekaligus 100% kitab insani, artinya bercampur antara wahyu dan bukan.

Kalau kita teliti membaca Alkitab, kemudian kita pilah-pilah antara firman Allah dan yang bukan, maka akan jelas sekali terlihat Alkitab sebagian besar bukan wahyu Allah.

Ayat-ayat di bawah ini dapat dibedakan mana yang dari Allah, NabiNya, dari penulis Alkitab, dari orang yang dikenal maupun tidak dikenal.

Wahyu Allah :
Lagi firman Allah kepada Abraham :

"Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat…" (Kejadian 17 : 9 – 10)

Dari penulis Alkitab : Dan ketika genap delapan hari & Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yangj disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya (Lukas 2 : 21)

Dari Nabi-Nya : Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15 : 24)

Dari orang yang dikenal maupun tidak dikenal : Teofilus yang mulia, Banyak orang kita, seperti yang disamaikan kepada kita telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. (Lukas 1 : 1-3)

 

Perhatikan dan bedakan lagi contoh ayat-ayat seperti di bawah ini, maka akan terlihat jelas, mana yang wahyu Allah, mana yang dari nabi-Nya, yang dari penulis Alkitab, maupun yang dari orang yang dikenal maupun tidak.

Wahyu Allah : Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau  tidak mengenal Aku, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, (Yesaya 45 : 5/6)

Dari Nabi-Nya : Jawab Yesus : "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. " (Markus 12 : 29)

Dari orang yang dikenal maupun tidak : Lalu kata ahli Taurat itu berkata kepada Yesus : "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia Esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. (Markus 12 : 23)

Dari penulis Alkitab : Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." (Lukas / Kis 2 : 36)

Sangat berbeda jauh dengan Al Qur'an, sebab kitab suci umat Islam ini terpisah antara ucapan dan perbuatan nabi-Nya.

Dalam Islam, semua wahyu atau firman Allah dibukukan dalam satu kitab yaitu Al Qur'an. Semua ucapan, tindakan, perbuatan dan aturan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. dibukukan dalam satu kitab tersendiri yaitu kitab Hadits. Dan sejarah perjalanan hidup beliau juga dibukukan dalam kitab yang lain lagi, yaitu kitab Sirah Nabawiyah. Jadi jelas tidak bercampur, sehingga siapapun bisa menilai perbedaannya antara kitab suci Al Qur'an dan Alkitab (Bible).

Di dalam kitab suci agama Kristen (Alkitab) semuanya bercampurh menyatu di dalamnya, sehingga sulit dibedakan mana yang benar-benar wahyu atau firman Allah, mana yang ucapan rasul atau nabi-Nya, mana ucapan atau pendapat penulis Alkitab itu sendiri, mana cerita-cerita sejarah, mana yang hanya cerita atau informasi dari orang-orang yang dikenal maupun yang tidak dikenal dan lain-lain. Semuanya menyatu dan tidak dipisahkan.

 



2009/7/18 rizal lingga <nyomet123@yahoo.com>
Maaf, yang Juni baru saya balas sekarang Arman.
Kalau begitu, saya akan baca kembali tanggapan2 soal kesaksian dari para rasul akan peristiwa2 mulai dari di taman getsemane ssampai Yesus disalib dan dikuburkan di makam Yusuf Arimatea. Nanti pelan2 kita akan lihat.

Argumen saya adalah: Terlepas dari keyakinan agama, secara hukum saya mempercayai kesaksian dari saksi2 akan apa yang mereka lihat dan kemudian tuliskan. Sedangkan kalian, karena alquran sudah mengatakan sesuatu tanpa saksi namun hanya pernyataan Muhammad yang diterima sebagai kebenaran, sekalipun Muhammad bukan saksi dan perkataannya lebih dari 600 tahun dari peristiwa yang sebenarnya terjadi, maka kalian tak punya pilihan lain kecuali percaya akan apa yang alquran katakan, jika tidak maka alquran menjadi dusta, dan itu adalah tak mungkin bagi Islam. Karena itu maka pernyataan alkitab, sekalipun ditulis oleh para saksi, harus kalian tolak.

Namun alquran sendiri mempunyai 2 pernyatan tentang Yesus: Diubahkan, dan satunya lagi wafat. Nah, mana yang benar? Atau, bagaimana merangkaikan penjelasannya agar keduanya bisa masuk akal, Arman?

Kamu katakan misterius, itu karena adanya kedua pernyataan alquran yang tidak tegas tersebut. Beda dengan alkitab, tegas dan jelas keempat Injil menyatakan bahwa Yesus mati disalib, dikuburkan, dan pada hari yang ketiga kuburan itu kosong, dan pada hari2 yang lain sesudahnya berkali-kali, Yesus memperlihatkan dirinya kepada para murid2nya. berarti saksi mata lagi.
Bahkan para ateis dan orang agamna2 lain kecuali Islam, tidak pernah menyangsikan bahwa Yesus itu ada secara historis, dan wafat diatas kayu salib. tentu saja mereka tidak percaya dia bangkit.
Sedangkan alquran tidak jelas karena memang tak ada saksinya. Namun kalian harus percaya kata alquran sebagai Muslim. YOU HAVE NO CHOICE.




--- On Sat, 6/20/09, Arman <armansyah.skom@gmail.com> wrote:

From: Arman <armansyah.skom@gmail.com>

Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
Date: Saturday, June 20, 2009, 10:34 PM





On 19 Jun, 19:02, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
> Betul Arman, tapi Yohanes dan Matius adalah witnesses on the spot. Sebabnya kalian tak bisa menerima kesaksian Matius dan Yohanes, sederhana saja, karena yang mereka katakan tidak seperti yang Alquran katakan. Dan karena bagi kalian Alquran adalah kebenaran final, maka haruslah kalian menyangkal  kesaksian Yohanes dan Matius, sebab jika kedua hawarij Isa itu yang benar, maka Alquran jadi salah, dan tentu saja kalian tak mungkin menerima itu.
>


Pernahkah saya menghindari pembahasan mengenai topik-topik tersebut
dari sudut pandang Bible ? Seingat saya belum pernah Rizal.
Saya bahkan dengan lapang dada selalu mengajak anda berdiskusi secara
sehat dan ilmiah mengenai sejarah kitab suci anda dan doktrin
ketuhanan yesus yang anda imani tanpa ada pretensi apapun.

Kita bicara data per data, tapi faktanya sebagian besar diskusi kita
dimasa lalu justru raib tanpa ada kejelasan dari anda.
Jadi, mungkin anda salah bila menujukan kalimat diatas pada saya.




> --- On Thu, 6/18/09, Arman <armansyah.s...@gmail.com> wrote:
>
> From: Arman <armansyah.s...@gmail.com>
> Subject: [Milis_Iqra] Re: Sejarah Nabi Isa Al-Masih A.s.
> To: "Milis_Iqra" <Milis_Iqra@googlegroups.com>
> Date: Thursday, June 18, 2009, 10:57 PM
>
> On Jun 18, 3:16 pm, rizal lingga <nyomet...@yahoo.com> wrote:
>
> > Makanya sudah dari dahulu saya katakan Allah yang disembah Islam itu beda dengan yang kami sembah, karena Allah yang disembah Muhammad mengatakan kepadanya hal2 yang sudah 600 tahun lebih. Jadi saksi bagi kalian adalah Allah, sedangkan bagi kami suatu peristiwa sejarah saksi2nya adalah manusia2 nyata yang ada pada waktu itu, dimana secara pengadilan manusia universal, kata saksi mata itu diakui sebagai kebenaran peristiwa yang obyektif.
>
> Maaf menyela sedikit Rizal ...
> Hemat saya saksi mata manusia itu tidak selamanya obyektif ... bisa
> direkayasa, bisa dimanipulasi, bisa dianulir, bisa dipolitisir dan
> lain sebagainya sehingga ia menjadi subyektif.
>
> Saya tidak akan mengintervensi diskusi anda tentang yesus yang
> tersalib atau tidaknya dan juga content sejenisnya, dahulu sekali kita
> juga pernah panjang lebar mendiskusikannya ... sayapun sudah
> menuliskannya dalam bentuk buku bahkan ketiga buku saya yang ada
> dipasaran ada menyinggung masalah ini, jadi mohon maafnya bila saya
> menjadi pembaca yang baik saja sementara ini.
>
> O.ya beberapa diskusi kita dan tulisan saya yang berkaitan dengan
> masalah ini masih bisa diakses pada blog saya, misalnya :
>
> http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/06/24/misteri-penyaliban-nab...http://arsiparmansyah.wordpress.com/2007/10/04/mengapa-isa-itu-bukan-...






--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---