Wednesday, April 29, 2009

[Milis_Iqra] Re: Jilbab Buka-tutup

Ahen
Sebenarnya niat awal saya adalah cuma ingin menyampaikan pendapat saya ke mba Laila eh jadi panjang ya?, bahwa yang terkena kewajiban memakai jilbab, no excuse harus memakainya, atau tidak bisa keluar rumah bertemu dengan orang yang bukan mahramnya.
Entah dia centil, entah tidak
entah dia pelacur atau lainnya
harus memakai karena saya belum menemukan bahwa profesi bisa menggugurkan kewajiban berjilbab.
Jadi harusnya tidak ada pendapat bahwa yang berjilbab punya kewajiban yang lebih
yang ada yang belum berjilbablah yang kewajibannya lebih, karena belum memakai
Bayangkan saja, sudah melaksanakan salah satu perintah Allah koq jadi tambah beban tambah kewajiban, kalo begitu siapa yang mau memakainya? :-D :-D
Dan yang panjang menutup dada itulah jilbab yang benar.
 
hadits nabi sendiri bukankah menyuruh meminjamkan jilbab? bukan memperbolehkan seseorang keluar dengan pakaian seadanya tidak menutup aurat.
pada zaman Rasul ketika beliau memerintahkan kaum wanita untuk ikut keluar menuju tempat shalat, ada yang berkata :
Ya, Rasulullah, di antara kami ada yang tidak mempunyai jilbab. Beliau menjawab : Hendaknya temannya meminjamkan jilbabnya padanya [Hadits Riwayat Bukhari, Kitab Haidh, bab wanita haidh menghadiri shalat dua hari raya dan do'a kaum muslimin (324), Muslim, Kitab Shalat 'iedain, bab kebolehan wanta keluar pada dua hari raya (890)]
Dalam kasus yang Ahen sebutkan, saya setuju pendapat mas Fahmi.
Kalau memang kita mampu, kita sumbang
kalo kita tidak mampu, tapi kita punya, atau keluarga kita punya, kita pinjami
Saya yakin kita biasanya punya lebih dari 3 baju.
Bagaimana  mungkin tetangganya membiarkan dia dalam kedaan tidak memenuhi perintah Allah padahal orang tersebut berniat sekali melaksanakan perintah Allah.
Bagaimana jawaban tetangganya jika ditanya Allah, baju baju kamu gunakan untuk apa?
apakah ada yang jawabannya disimpan di lemari karena sayang memakainya?
Harganya mahal? dsb? :-D
 
Ada hal yang mungkin selalu kita lewatkan.  Selama ini kita sholat pake mukena, padahal apa yang kita pake itulah sebenarnya bisa kita buat sholat, ga perlu pake mukena lagi.  jadi ya pakaian sehari hari itulah yang buat sholat.
ga perlu beli mukena lagi kan?
jadi uang buat beli mukena bisa buat beli baju dan jilbab.
Sayangnya tadi ga mampu ya? tapi kan yang mampu beli mukena duitnya bisa dialokasikan kepada mereka?
Apalagi jika ada yang punya mukena sampai lebih dari 5, buah, sudah lebih dari 5 buah semua harganya beratus2 ribu, bisa jadi diatas 1 jutaan? :-D
 
Sayangnya lagi, jilbab di beberapa orang dikenakan ketika mereka pergi dari rumah, arisan, ke mall dsb.
Saya mengalami sendiri bahwa beberapa orang tidak sabar menunggu dibukain pintu pagar kita ketika datang ke rumah karena saya harus berganti baju, yang ada adalah, dah gitu saja, ga ada orang koq, bahkan pernyataan tersebut pernah terlontar dari seseorang yang menggunakan jilbab lebih syar'i dari saya :-), akhirnya solusi saya, mulai minggu yang lalu pintu pagar tidak lagi saya kunci :-), masuk saja bu, ga dikunci :-D
 
jadi kesimpulan saya, jilbab bukan menunjukkah kesholehan kita, melaksanakan salah satu perintah Allah, iya, saya terutama :-), tapi pengetahuan tentang agama yang diaplikasikan ke perbuatan itulah bukti kesholehan kita.
 
Kalo sebagian cewe menganggap memakai jilbab mengungkung keinginan mereka tampil seksi saya pikir salah juga.  Kita bisa memakai pakaian seksi, memakai celana pendek, memakai tanktop tetapi tentusaja di rumah ketika tidak ada seorangpun non mahram di rumah kita.  Mo rambut dimodel agnes, dimodel aura kasih dsb,mau dipirang? mau dihighlight? bisa koq :-) [jawaban ini bukan buat Ahen loch :-D]
 
Demikian Ahen :-)
[bukan berarti jilbab saya pun sudah benar loch :-), tapi kalo kita tidak pernah memulainya, tidak akan pernah ada kata memperbaiki :-) ]
 
 
Whe~en
http://wheen.blogsome.com/
 
"Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (QS 20 : 25-28)
"Ya Allah jadikan Aku hamba yang selalu bersyukur dan penyabar"
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, April 29, 2009 3:42 PM
Subject: [Milis_Iqra] Re: Jilbab Buka-tutup

 
Mas Ndy sering lihat kasus kaya di atas? Saran saya sih kalo orangnya niat tapi gak mampu kita sumbang aja, itu pun kalo kita mampu. sama-sama jadi ibadah kan?

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
  Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
  Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
     Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

No comments:

Post a Comment